Apabila dalam pembuktian kualifikasi ditemui hal-hal yang tidak benar/palsu, maka penyedia jasa dinyatakan gugur dan dikenakan sanksi administrasi yaitu
SURAT PERJANJIAN
A. Ketentuan Umum
B.1 Pelaksanaan Pekerjaan
27. Perpanjangan W aktu
27.1 Jika ter jadi Per istiw a Kompensasi sehingga penyelesaian peker jaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia ber hak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian ber dasar kan data penunjang. PPK ber dasar kan per timbangan Pengaw as Peker jaan memper panjang Tanggal Penyelesaian Peker jaan secar a ter tulis. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian har us dilakukan melalui adendum Kontr ak jika per panjangan ter sebut mengubah M asa Kontr ak.
27.2 PPK ber dasar kan per timbangan Pengaw as Peker jaan har us telah menetapkan ada tidaknya per panjangan dan untuk ber apa lama, dalam jangka w aktu 21 (dua puluh satu) har i setelah penyedia meminta perpanjangan. Jika penyedia lalai untuk memberikan per ingatan dini atas keter lambatan atau tidak dapat beker ja sama untuk mencegah keter lambatan maka keter lambatan seper ti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian.
28. Penundaan
oleh Pengaw as Pekerjaan
Pengaw as Peker jaan dapat memer intahkan secar a ter tulis penyedia untuk menunda pelaksanaan peker jaan. Setiap per intah penundaan ini har us seger a ditembuskan kepada PPK.
29. Rapat
Pemantauan
29.1 Pengaw as Peker jaan atau penyedia dapat menyelenggar akan r apat pemantauan, dan meminta satu sama lain untuk menghadiri r apat ter sebut. Rapat pemantauan diselenggar akan untuk membahas per kembangan peker jaan dan per encanaaan atas sisa peker jaan ser ta untuk menindaklanjuti per ingatan dini.
29.2 Hasil r apat pemantauan akan dituangkan oleh Pengaw as Peker jaan dalam ber ita acar a r apat, dan r ekamannya diser ahkan kepada PPK dan pihak- pihak yang menghadir i r apat.
29.3 M engenai hal- hal dalam r apat yang perlu diputuskan, Pengaw as Peker jaan dapat memutuskan baik dalam r apat atau setelah r apat melalui per nyataan ter tulis kepada semua pihak yang menghadiri r apat.
per istiw a atau kondisi ter tentu yang dapat mempengar uhi mutu peker jaan, menaikkan Nilai Kontr ak atau menunda penyelesaian peker jaan. Pengaw as Peker jaan dapat
memer intahkan penyedia untuk
menyampaikan secar a ter tulis per kir aan dampak per istiw a atau kondisi ter sebut di atas ter hadap Nilai Kontr ak dan Tanggal Penyelesaian. Per nyataan per kir aan ini har us seseger a mungkin disampaikan oleh penyedia. 30.2 Penyedia ber kew ajiban untuk beker ja sama
dengan Pengaw as Peker jaan untuk mencegah atau mengur angi dampak peristiw a atau kondisi ter sebut.
B.3 Penyelesaian Kontrak
31. Serah Terima
Pekerjaan
31.1 Setelah peker jaan selesai 100% (ser atus per ser atus), penyedia mengajukan per mintaan secar a ter tulis kepada PPK untuk penyer ahan peker jaan.
31.2 Dalam r angka penilaian hasil peker jaan, PPK menugaskan Panitia/ Pejabat Pener ima Hasil Peker jaan.
31.3 Panitia/ Pejabat Pener ima Hasil Peker jaan melakukan penilaian terhadap hasil peker jaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila ter dapat kekur angan- kekur angan dan/ atau cacat hasil peker jaan, penyedia w ajib memper baiki/ menyelesaikannya, atas per intah PPK.
31.4 PPK mener ima penyer ahan pertama peker jaan setelah selur uh hasil peker jaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontr ak dan diter ima oleh Panitia/ Pejabat Pener ima Hasil Peker jaan. 31.5 Pembayar an dilakukan sebesar 95% (sembilan
puluh lima per ser atus) dar i nilai kontr ak, sedangkan yang 5% (lima per ser atus) mer upakan r etensi selama masa pemelihar aan, atau pembayar an dilakukan sebesar 100% (ser atus per ser atus) dari nilai kontr ak dan penyedia harus menyer ahkan Jaminan Pemelihar aan sebesar 5% (lima per ser atus) dar i nilai kontr ak.
31.7 Setelah masa pemelihar aan ber akhir , penyedia mengajukan per mintaan secar a ter tulis kepada PPK untuk penyer ahan akhir peker jaan.
31.8 PPK mener ima penyer ahan akhir peker jaan setelah penyedia melaksanakan semua kew ajibannya selama masa pemelihar aan dengan baik. PPK w ajib melakukan pembayar an sisa nilai kontr ak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemelihar aan.
31.9 Apabila penyedia tidak melaksanakan kew ajiban pemelihar aan sebagaimana mestinya, maka PPK ber hak menggunakan
uang r etensi untuk membiayai
per baikan/ pemelihar aan atau mencair kan Jaminan Pemelihar aan.
31.10 Jika Hasil Peker jaan ber upa bangunan maka umur konstr uksi bangunan ditetapkan dalam SSKK.
32. Pengambilalih
an
PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil peker jaan dalam jangka w aktu ter tentu setelah dikeluar kan sur at keter angan selesai/ pengakhir an peker jaan.
33. Pedoman
Pengoperasian dan
Peraw atan
33.1 Penyedia diw ajibkan member ikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoper asian dan per aw atan sesuai dengan SSKK.
33.2 Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoper asian dan per aw atan, PPK ber hak menahan uang r etensi atau Jaminan Pemelihar aan.
B.4 Adendum
34. Perubahan
Kontrak
34.1 Kontr ak hanya dapat diubah melalui adendum kontr ak.
34.2 Per ubahan Kontr ak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh par a pihak, meliputi:
a. per ubahan peker jaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh par a pihak dalam kontr ak sehingga mengubah lingkup peker jaan dalam kontr ak;
pelaksanaan peker jaan dan/ atau penyesuaian har ga.
34.3 Untuk kepentingan perubahan kontr ak, PA/ KPA dapat membentuk Panitia/ Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontr ak atas usul PPK.
34.4 Apabila diperlukan adanya amandemen kontr ak, maka penyelenggar aan SM K3 Konstr uksi har us menjadi bagian dar i amandemen kontr ak ter sebut.
35. Perubahan
Lingkup Pekerjaan
35.1 Apabila ter dapat per bedaan yang signifikan antar a kondisi lokasi peker jaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontr ak, maka PPK ber sama penyedia dapat melakukan per ubahan kontr ak yang meliputi antar a lain : a. menambah atau mengur angi volume
peker jaan yang ter cantum dalam kontr ak; b. mengur angi atau menambah jenis
peker jaan;
c. mengubah spesifikasi teknis dan gambar peker jaan sesuai dengan kebutuhan lokasi peker jaan; dan/ atau
d. melaksanakan peker jaan tambah yang belum ter cantum dalam kontr ak yang diperlukan untuk menyelesaikan selur uh peker jaan.
35.2 Peker jaan tambah har us memper timbangkan ter sedianya anggar an dan paling tinggi 10% (sepuluh per ser atus) dar i nilai kontr ak aw al. 35.3 Per intah per ubahan peker jaan dibuat oleh PPK
secar a ter tulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan har ga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang ter cantum dalam kontr ak aw al.
35.4 Hasil negosiasi ter sebut dituangkan dalam Ber ita Acar a sebagai dasar penyusunan adendum kontr ak.
36. Perubahan
Jadw al Pelaksanaan Pekerjaan
36.1 Per panjangan w aktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas per timbangan yang layak dan w ajar untuk hal- hal sebagai ber ikut: a. peker jaan tambah;
b. per ubahan disain;
36.2 W aktu penyelesaian peker jaan dapat diperpanjang sekur ang- kur angnya sama dengan w aktu ter hentinya kontr ak akibat keadaan kahar atau w aktu yang diperlukan untuk menyelesaikan peker jaan pada pasal 39.1.
36.3 PPK dapat menyetujui perpanjangan w aktu pelaksanaan atas kontr ak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia.
36.4 PPK dapat menugaskan Panitia/ Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontr ak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan w aktu pelaksanaan. 36.5 Per setujuan perpanjangan w aktu pelaksanaan
dituangkan dalam adendum kontr ak.
B.5 Keadaan Kahar
37. Keadaan
Kahar
37.1 suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak
para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya, sehingga kew ajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.
37.2 Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi: a. bencana alam;
b. bencana non alam; c. bencana sosial; d. pemogokan;
e. kebakar an; dan/ atau
f. gangguan industr i lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan ber sama M enter i Keuangan dan menter i teknis ter kait.
37.3 Apabila ter jadi Keadaan Kahar , maka penyedia member itahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) har i sejak ter jadinya Keadaan Kahar , dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dar i pejabat yang berw enang. 37.4 Jangka w aktu yang ditetapkan dalam Kontr ak
untuk pemenuhan kew ajiban Pihak yang ter timpa Keadaan Kahar har us diper panjang sekur ang- kur angnya sama dengan jangka w aktu terhentinya Kontr ak akibat Keadaan Kahar .
Kahar , tidak dikenakan sanksi.
37.6 Pada saat ter jadinya Keadaan Kahar , Kontr ak ini akan dihentikan sementar a hingga Keadaan Kahar ber akhir dengan ketentuan, Penyedia ber hak untuk mener ima pembayar an sesuai dengan pr estasi atau kemajuan pelaksanaan peker jaan yang telah dicapai. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memer intahkan secar a ter tulis kepada Penyedia untuk mener uskan peker jaan sedapat mungkin maka Penyedia ber hak untuk mener ima pembayar an sebagaimana ditentukan dalam Kontr ak dan mendapat penggantian biaya yang w ajar sesuai dengan yang telah dikeluar kan untuk beker ja dalam situasi demikian. Penggantian biaya ini har us diatur dalam suatu adendum Kontr ak.
B.6 Penghentian dan Pemutusan Kontrak
38. Penghentian
dan
Pemutusan Kontrak
38.1 Penghentian kontr ak dapat dilakukan kar ena peker jaan sudah selesai atau ter jadi Keadaan Kahar .
38.2 Dalam hal kontr ak dihentikan, maka PPK w ajib membayar kepada penyedia sesuai dengan pr estasi peker jaan yang telah dicapai, ter masuk: a. biaya langsung pengadaan Bahan dan Per lengkapan untuk peker jaan ini. Bahan dan Per lengkapan ini har us diser ahkan oleh Penyedia kepada PPK, dan selanjutnya menjadi hak milik PPK;
b. biaya langsung pembongkar an dan demobilisasi Hasil Peker jaan Sementar a dan Per alatan;
c. biaya langsung demobilisasi Per sonil.
38.3 Pemutusan kontr ak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK.
38.4 M enyimpang dar i Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang- Undang Hukum Per data, pemutusan Kontr ak melalui pember itahuan ter tulis dapat dilakukan apabila:
a. penyedia lalai/ cider a janji dalam melaksanakan kew ajibannya dan tidak memper baiki kelalaiannya dalam jangka w aktu yang telah ditetapkan;
b. penyedia tanpa per setujuan Pengaw as Peker jaan, tidak memulai pelaksanaan peker jaan;
Pengaw as Peker jaan;
d. penyedia ber ada dalam keadaan pailit; e. penyedia selama M asa Kontr ak gagal
memper baiki Cacat M utu dalam jangka w aktu yang ditetapkan oleh PPK;
f. penyedia tidak mempertahankan keber lakuan Jaminan Pelaksanaan;
g. denda keter lambatan pelaksanaan peker jaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima per ser atus) dar i nilai Kontr ak dan PPK menilai bahw a Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa peker jaan; h. Pengaw as Peker jaan memer intahkan
penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan peker jaan, dan per intah ter sebut tidak ditar ik selama 28 (dua puluh delapan) har i;
i. PPK tidak mener bitkan SPP untuk pembayar an tagihan angsur an sesuai dengan yang disepakati sebagaimana ter cantum dalam SSKK;
j. penyedia terbukti melakukan KKN, kecur angan dan/ atau pemalsuan dalam pr oses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang ber w enang; dan/ atau
k. pengaduan tentang penyimpangan pr osedur , dugaan KKN dan/ atau pelanggar an per saingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang ber w enang.
38.5 Dalam hal pemutusan Kontr ak dilakukan kar ena kesalahan penyedia:
a. Jaminan Pelaksanaan dicair kan;
b. sisa Uang M uka har us dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang M uka dicair kan;
c. penyedia membayar denda; dan/ atau d. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. 38.6 Dalam hal pemutusan Kontr ak dilakukan
kar ena PPK ter libat penyimpangan pr osedur , melakukan KKN dan/ atau pelanggar ar an per saingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan, maka PPK dikenakan sanksi ber dasar kan per atur an per undang- undangan.
39. Peninggalan Semua Bahan, Per lengkapan, Per alatan, Hasil
Peker jaan Sementar a yang masih ber ada di lokasi ker ja setelah pemutusan Kontr ak akibat kelalaian atau
kepentingan PPK.
C. Hak dan Kew ajiban Para Pihak
40. Hak dan
Kew ajiban Para Pihak
Hak- hak yang dimiliki ser ta kew ajiban- kew ajiban yang har us dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontr ak, meliputi:
40.1 Hak dan kew ajiban PPK:
a. mengaw asi dan memer iksa peker jaan yang dilaksanakan oleh penyedia;
b. meminta lapor an- lapor an secar a per iodik mengenai pelaksanaan peker jaan yang dilakukan oleh penyedia;
c. membayar peker jaan sesuai dengan har ga yang ter cantum dalam kontr ak yang telah ditetapkan kepada penyedia; dan
d. member ikan fasilitas berupa sar ana dan pr asar ana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancar an pelaksanaan peker jaan sesuai ketentuan kontr ak.
e. M emastikan bahw a per syar atan SM K3, per atur an per undangan K3 dan per syar atan ser ta standar K3 yang ter kait dengan konstr uksi, telah ditetapkan dalam dokumen kontr ak.
40.2 Hak dan kew ajiban penyedia:
a. mener ima pembayar an untuk pelaksanaan peker jaan sesuai dengan har ga yang telah ditentukan dalam kontr ak;
b. ber hak meminta fasilitas- fasilitas dalam bentuk sar ana dan pr asar ana dar i PPK untuk kelancar an pelaksanaan peker jaan sesuai ketentuan kontr ak;
c. melapor kan pelaksanaan peker jaan secar a per iodik kepada PPK;
d. melaksanakan dan menyelesaikan peker jaan sesuai dengan jadw al pelaksanaan peker jaan yang telah ditetapkan dalam kontr ak; e. melaksanakan dan menyelesaikan peker jaan
secar a cer mat, akur at dan penuh tanggung jaw ab dengan menyediakan tenaga ker ja, bahan- bahan, per alatan, angkutan ke atau dar i lapangan, dan segala peker jaan per manen maupun sementar a yang diperlukan untuk pelaksanaan, penyelesaian dan per baikan peker jaan yang dir inci dalam kontr ak;
ditetapkan dalam kontr ak; dan
h. mengambil langkah- langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat ker ja dan membatasi per usakan dan gangguan kepada masyar akat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia.