har ga satuan atau kontr ak gabungan har ga satuan dan lump sum dilakukan kor eksi ar itmatik dengan ketentuan:
a. volume peker jaan yang ter cantum dalam daftar kuantitas dan har ga disesuaikan dengan yang ter cantum dalam Dokumen Pengadaan;
b. apabila ter jadi kesalahan hasil per kalian antar a volume dengan har ga satuan peker jaan, maka dilakukan pembetulan, dengan ketentuan har ga satuan peker jaan yang ditaw ar kan tidak boleh diubah; dan c. jenis peker jaan yang tidak diberi har ga
satuan dianggap sudah ter masuk dalam har ga satuan peker jaan yang lain dan har ga satuan pada daftar kuantitas dan har ga tetap dibiar kan kosong.]
28.3 [Hasil kor eksi ar itmatik untuk penaw ar an kontr ak har ga satuan dapat mengubah nilai penaw ar an sehingga urutan per ingkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih r endah dar i ur utan per ingkat semula.]
[Kor eksi ar itmatik untuk penaw ar an kontr ak lump sum yang melampir kan daftar kuantitas dan har ga hanya dilakukan untuk menyesuaikan volume peker jaan yang ter cantum dalam daftar kuantitas dan har ga dengan yang ter cantum dalam Dokumen pengadaan tanpa mengubah nilai penaw ar an.] 28.4 [Penaw ar an setelah kor eksi ar itmatik yang
melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur .] 28.5 [Ber dasar kan hasil kor eksi ar itmatik Pokja ULP
menyusun ur utan dar i penaw ar an ter endah.] 28.6 [Hasil kor eksi ar itmatik diumumkan melalui
w ebsite sebagaimana ter cantum dalam LDP.]
28.7 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penaw ar an yang memenuhi syar at yang dimulai dengan penaw ar an ter endah setelah kor eksi ar itmatik.
28.8 Apabila setelah kor eksi ar itmatik ter dapat kur ang dar i 3 (tiga) penaw ar yang menaw ar har ga kur ang dar i HPS maka pr oses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penaw ar an.
28.9 Pokja ULP melakukan evaluasi penaw ar an yang meliputi:
a. evaluasi administr asi; b. evaluasi teknis; dan c. evaluasi har ga.
28.10 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut:
a. Pokja ULP dilar ang menambah, mengur angi, mengganti dan/ atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini;
b. Pokja ULP dan/ atau peser ta dilar ang menambah, mengur angi, mengganti, dan/ atau mengubah isi Dokumen Penaw ar an;
c. penaw ar an yang memenuhi syar at adalah penaw ar an yang sesuai dengan ketentuan, syar at- syar at, dan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini, tanpa ada penyimpangan yang ber sifat penting/ pokok atau penaw ar an ber syar at; d. penyimpangan yang ber sifat penting/ pokok
atau penaw ar an ber syar at adalah:
1) penyimpangan dari Dokumen
Pengadaan ini yang mempengar uhi lingkup, kualitas dan hasil/ kiner ja peker jaan; dan/ atau
2) penaw ar an dar i peser ta dengan per syar atan tambahan yang akan menimbulkan per saingan usaha tidak sehat dan/ atau tidak adil diantar a peser ta yang memenuhi syar at.
e. par a pihak dilar ang mempengar uhi atau melakukan inter vensi kepada Pokja ULP selama pr oses evaluasi;
f. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya per saingan usaha yang tidak sehat dan/ atau ter jadi pengatur an ber sama (kolusi/ per sekongkolan) antar a peser ta, Pokja ULP dan/ atau PPK, dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peser ta, maka:
1) peser ta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam; 2) pr oses evaluasi tetap dilanjutkan dengan
menetapkan peser ta lainnya yang tidak ter libat (apabila ada); dan
3) apabila tidak ada peser ta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2), maka pelelangan dinyatakan gagal. 28.11 Evaluasi Administr asi:
a. evaluasi ter hadap data administr asi hanya dilakukan ter hadap hal- hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi;
per syar atan administr asi, apabila:
1) syar at- syar at substansial yang diminta ber dasar kan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/ dilengkapi (khusus untuk peser ta yang tidak menyampaikan for mulir TKDN, maka penaw ar annya tidak digugur kan dan nilai TKDN- nya dianggap nol);
2) sur at penaw ar an memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a) ditandatangani oleh:
(1) dir ektur utama/ pimpinan per usahaan;
(2) penerima kuasa dar i dir ektur utama/ pimpinan per usahaan yang nama pener ima kuasanya ter cantum dalam akta pendirian atau perubahannya;
(3) kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik;
(4) pejabat yang menur ut per janjian ker ja sama ber hak mew akili per usahaan yang beker ja sama; atau
(5) peser ta per or angan.
b) jangka w aktu ber lakunya sur at penaw ar an tidak kur ang dar i w aktu sebagaimana ter cantum dalam LDP; c) jangka w aktu pelaksanaan
peker jaan yang ditaw ar kan tidak melebihi jangka w aktu sebagaimana ter cantum dalam LDP; dan
d) ber tanggal;
3) Jaminan Penaw ar an memenuhi ketentuan sebagai ber ikut:
a) diterbitkan oleh Bank Umum, per usahaan penjaminan atau per usahaan asur ansi yang mempunyai pr ogr am asur ansi ker ugian (sur etyship) sebagaimana ditetapkan oleh M enter i Keuangan; b) Jaminan Penaw ar an dimulai sejak
tanggal ter akhir pemasukan penaw ar an dan masa ber lakunya tidak kur ang dar i w aktu sebagaimana ter cantum dalam LDP; c) nama peser ta sama dengan nama
Penaw ar an;
d) besar an nilai Jaminan Penaw ar an tidak kur ang dar i nilai sebagaimana ter cantum dalam LDP;
e) besar an nilai Jaminan Penaw ar an dicantumkan dalam angka dan hur uf;
f) nama Pokja ULP yang mener ima Jaminan Penaw ar an sama dengan nama Pokja ULP yang mengadakan pelelangan;
g) paket peker jaan yang dijamin sama dengan paket peker jaan yang dilelangkan;
h) Jaminan Penaw ar an har us dapat dicair kan tanpa syar at (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam w aktu paling lambat 14 (empat belas) har i ker ja, setelah sur at pernyataan w anpr estasi dar i Pokja ULP diter ima oleh Pener bit Jaminan;
i) Jaminan Penaw ar an atas nama per usahaan kemitr aan (Ker ja Sama Oper asi/ KSO) har us ditulis atas nama per usahaan kemitr aan/ KSO; j) substansi dan keabsahan/ keaslian
Jaminan Penaw ar an telah dikonfir masi dan diklar ifikasi secar a ter tulis oleh Pokja ULP kepada penerbit jaminan;
c. Pokja ULP dapat melakukan klar ifikasi ter hadap hal- hal yang kur ang jelas dan mer agukan;
d. peser ta yang memenuhi per syar atan administr asi dilanjutkan dengan evaluasi teknis;
e. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peser ta yang memenuhi per syar atan administr asi, maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis;
f. apabila tidak ada peser ta yang memenuhi per syar atan administr asi, maka pelelangan dinyatakan gagal.
28.12 Evaluasi Teknis:
a. unsur - unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan;
b. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan:
minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan per syar atan teknis sebagaimana ter cantum dalam LDP;
2)penilaian per syar atan teknis minimal dilakukan ter hadap:
a) metode pelaksanaan peker jaan yang ditaw ar kan menggambar kan penguasaan dalam penyelesaian peker jaan dan spesifikasi teknis yang ditaw ar kan memenuhi per syar atan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini;
b) jadw al w aktu pelaksanaan peker jaan yang ditaw ar kan tidak melampaui batas w aktu sebagaimana ter cantum dalam LDP;
c) jenis, kapasitas, komposisi dan jumlah per alatan minimal yang disediakan sebagaimana ter cantum dalam LDP; d) per sonil inti yang akan ditempatkan
secar a penuh sesuai dengan per syar atan sebagaimana ter cantum dalam LDP ser ta posisinya dalam manajemen pelaksanaan peker jaan sesuai dengan or ganisasi pelaksanaan yang diajukan;
e) bagian peker jaan yang akan disubkontr akkan sesuai dengan per syar atan sebagaimana ter cantum dalam LDP;
3)[evaluasi teknis dalam sistem gugur dapat menggunakan sistem ambang batas ter hadap unsur teknis yang dinilai;] 4)[dalam hal evaluasi teknis dengan sistem
gugur menggunakan ambang batas nilai teknis, penaw ar an dinyatakan lulus teknis apabila masing- masing unsur maupun nilai total keseluruhan unsur memenuhi ambang batas minimal sebagaimana ter cantum dalam LDP;]
5)Pokja ULP dapat meminta uji mutu/ teknis/ fungsi untuk bahan/ alat ter tentu sebagaimana ter cantum dalam LDP;
6)apabila dalam evaluasi teknis ter dapat hal- hal yang kur ang jelas atau mer agukan, Pokja ULP melakukan klar ifikasi dengan peser ta. Dalam
klar ifikasi peser ta tidak diper kenankan mengubah substansi penaw ar an. Hasil klar ifikasi dapat menggugur kan penaw ar an;
c. peser ta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi har ga; d. apabila peserta yang lulus evaluasi teknis
kur ang dar i 3 (tiga), maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi har ga;
e. apabila tidak ada peser ta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. 28.13 Evaluasi Har ga:
a. Unsur - unsur yang per lu dievaluasi adalah hal- hal yang pokok atau penting, dengan ketentuan:
1)total har ga penaw ar an atau penaw ar an ter kor eksi dibandingkan ter hadap nilai total HPS:
a) apabila total har ga penaw ar an atau penaw ar an ter kor eksi melebihi nilai total HPS, dinyatakan gugur ; dan b) apabila semua har ga penaw ar an atau
penaw ar an ter kor eksi di atas nilai total HPS, pelelangan dinyatakan gagal; 2)har ga satuan penaw ar an yang nilainya
lebih besar dar i 110% (ser atus sepuluh per ser atus) dar i har ga satuan yang ter cantum dalam HPS, dilakukan klar ifikasi. Har ga satuan penaw ar an ter sebut dinyatakan timpang dan hanya ber laku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Har ga;
3)mata pembayar an yang har ga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klar ifikasi dan kegiatan ter sebut harus tetap dilaksanakan. Har ganya dianggap ter masuk dalam har ga satuan peker jaan lainnya;
4)[untuk kontr ak lump sum:
a) apabila ada per bedaan antar a penulisan nilai har ga penaw ar an antar a angka dan hur uf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan hur uf;
b) apabila penaw ar an dalam angka ter tulis dengan jelas sedangkan dalam hur uf tidak jelas, maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka; atau
hur uf tidak jelas, maka penaw ar an dinyatakan gugur].
b. Dilakukan klar ifikasi kew ajar an har ga dengan ketentuan sebagai ber ikut:
1)klar ifikasi dalam hal penaw ar an komponen dalam neger i ber beda dibandingkan dengan per kir aan Pokja ULP;
2)klar ifikasi kew ajar an har ga apabila har ga penaw ar an dibaw ah 80% (delapan puluh per ser atus) HPS dengan ketentuan:
a) apabila peser ta ter sebut ditunjuk sebagai pemenang lelang, har us ber sedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima per ser atus) dar i nilai total HPS; dan b) apabila peserta yang ber sangkutan
tidak ber sedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan, maka penaw ar annya digugur kan dan Jaminan Penaw ar an disita untuk negar a ser ta dimasukkan dalam Daftar Hitam.
c. M emper hitungkan pr efer ensi har ga atas penggunaan pr oduksi dalam neger i dengan ketentuan:
1)r umus penghitungan sebagai ber ikut:
HP
KP
HEA
1
1
HEA = Har ga Evaluasi Akhir .
KP = Koefisien Pr efer ensi (Tingkat Komponen Dalam Neger i (TKDN) dikali Pr efer ensi ter tinggi Bar ang/ Jasa).
HP = Har ga Penaw ar an (Har ga Penaw ar an yang memenuhi per syar atan lelang dan telah dievaluasi).
2)dalam hal ter dapat 2 (dua) atau lebih penaw ar an dengan HEA yang sama, penaw ar dengan TKDN terbesar adalah sebagai pemenang;
3)pemberian Pr efer ensi Har ga tidak mengubah Har ga Penaw ar an dan hanya digunakan oleh Pokja ULP untuk keper luan per hitungan HEA guna menetapkan peringkat pemenang.
d. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti har ga tidak w ajar akibat ter jadinya per saingan usaha tidak sehat dan/ atau
ter jadi pengatur an ber sama (kolusi/ per sekongkolan), maka pelelangan dinyatakan gagal dan peser ta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam.
e. Dalam hal ter dapat 2 (dua) calon pemenang memiliki har ga penaw ar an yang sama, maka Pokja ULP memilih peser ta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Ber ita Acar a. f. Pokja ULP menyusun ur utan 3 (tiga)
penaw ar an sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada).
29. Evaluasi