IV. Standar Penilaian Pembelajaran
4.2 Evaluasi Kurikulum
kegiatan dosen mengajar. Pembelajaran yang diranvang adalah pembelajaran yang
berpusat pada mahasiswa (student center learning/SCL). RPS wajib ditinjau dan disesuaikan secara berkala dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Diktat dan Buku Ajar
Diktat dan Buku Ajar merupakan bentukan terinci dari topik-topik pengajaran yang dikembangkan pada RPS. Diktat dapat disusun sendiri oleh dosen pengampu mata kuliah tertentu berupa kumpulan bahan ajar. Sedangkan Buku Ajar yang dapat disusun sendiri pula oleh dosen pengampu mata kuliah merupakan tulisan ilmiah baik merupakan kumpulan teori maupun hasil penelitian, baik yang dipublikasikan secara lokal maupun nasional.
4.2 Evaluasi Kurikulum
Sesuai dengan visi, misi dan tujuannya, serta maknanya dalam penyelenggaraan secara integral dan utuh dalam program tridharma perguruan tinggi, evaluasi kurikulum harus menyentuh seluruh rangkaian kurikulum yang dirancang baik pada program diploma, sarjana maupun program pascasarajana. Dengan diberlakukannya KKNI pada tahun 2013 dan SN DIKTI pada tahun 2014 dan 2015 maka UNIKOM bertanggung jawab menyesuaikan dengan kurikulum baru yang disebut Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT).
Berdasarkan Permendikbud No. 81A tahun 2013 menyatakan bahwa evaluasi kurikulum adalah serangkaian tindakan sistemantis dalam mengumpulkan informasi, pemberian pertimbangan dan keputusan mengenai nilai dan makna kurikulum. Pertimbangan dan keputusan mengenai nilai berkenaan dengan keajekan ide, desain, implementasi dan hasil kurikulum. Pertimbangan dan keputusan mengenai arti berkenaan dengan dampak kurikulum terhadap masyarakat. Dampak dimaknai sebagai sesuatu yang positif.
Evaluasi terhadap kebijakan dan standar mutu kurikulum dilaksanakan oleh universitas, sedangkan pengembangan dan implementasi serta luaran/dampaknya dilaksanakan oleh program studi sendiri.
43 1. Evaluasi Kebijakan, Standar dan Pedoman Pengembangan Kurikulum
Evaluasi kebijakan, standar dan pedoman pengembangan kurikulum dilaksanakan pada tingkat universitas oleh divisi kurikulum. Komponen evaluasi mencakup : (1) peninjauan kebijakan dan standar mutu kurikulum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku; (2) penyesuaian dengan visi dan misi universitas/ fakultas/program studi; dan (3) penyesuaian dengan kebutuhan masyarakat/pengguna lulusan.
Peninjauan kebijakan mutu kurikulum dilakukan jika terjadi perubahan peraturan oleh pemerintah/kementerian/dirjen DIKTI. UNIKOM menyesuaikan kebijakan dan standar mutu kurikulum yang akan diberlakukan di lingkungan UNIKOM.
Pengembangan standar mutu kurikulum berpegang pada prinsip yang melebihi standar nasional sesuai dengan dukungan kekuatan internal. Hal ini bertujuan agar lulusan UNIKOM memiliki karakteristik dan kelebihan khusus sehingga memiliki daya saing tinggi untuk mendapatkan pekerjaan dan mendapat pengakuan di lingkungan kerjanya. Selanjutnya, penyesuaian pengembangan kurikulum dengan visi dan misi universitas/ fakultas/program studi dilakukan secara periodik setiap kali penyusunan Renstra. Penyesuaian dengan visi dan misi tersebut bertujuan agar pengembangan kurikulum sejalan dan mendukung target capaian pendidikan menurut Renstra. Disamping itu, penyesuaian pengembangan kurikulum dengan kebutuhan masyarakat/pengguna lulusan dapat dilakukan sewaktu- waktu, tergantung pada perubahan perilaku pasar kerja. Perubahan perilaku pasar kerja yang sangat dinamis pada era global perlu diantisipasi dengan penyesuaian pengembangan kurikulum sehingga lulusan UNIKOM mampu bersaing secara global.
Dalam merevisi/mengembangkan kurikulum program studi, mekanisme yang paling penting dilakukan adalah evaluasi diri terhadap semua komponen- komponen pendidikan baik masukan, proses dan luaran serta dampak dari kurikulum yang dijalankan sebelumnya. Evaluasi terhadap setiap komponen- komponen tersebut harus dipetakan dalam bentuk Analisis SWOT (strength, weakness, oppurtunity, threath). Kekuatan (strength) internal harus dijadikan keunggulan komponen masukan dan proses dalam pengembangan kurikulum.
44 Peluang (oppurtunity) lulusan perlu diraih melalui penetapan kompetensi lulusan/capaian pembelajaran yang akan menetapkan profil lulusan. Sementara kelemahan (weakness) perlu segera diperbaiki agar program pendidikan berjalan efektif, dan ancaman (threath) eksternal harus diantispasi dengan kekuatan yang dimilki sehingga ancaman tersebut dapat diperbaharui menjadi peluang.
Evaluasi kurikulum meliputi evaluasi berbagai komponen/unsur pembelajaran yang mendukung dilaksanakannya kurikulum tersebut, demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Selain dari pada itu, evaluasi kurikulum harus juga memperhatikan hal-hal berikut:
a. Kesesuaian dengan visi, misi dan tujuan program studi.
b. Kelayakan dengan profil dengan kompetensi/capaian pembelajaran lulusan.
c. Kesesuaian antara capaian pembelajaran dan isi pembelajaran/bahan kajian.
d. Kesesuaian antara isi pembelajaran/bahan kajian dan mata kuliah.
e. Ketepatan strategi/metode proses pembelajaran dengan capaian pembelajaran.
f. Ketepatan sistem penilaian untuk mengukur capaian pembelajaran.
Kurikulum yang baru ditetapkan bukanlah bersifat statis sepanjang pelaksanaannya, melainkan harus dinamis sesuai dengan perkembangan IPTEKS.
Perkembangan IPTEKS yang begitu pesat akhir-akhir dekade ini akan berdampak terhadap perubahan kedalaman dan keluasan standar isi pembelajaran serta koherensinya. Oleh karena itu, unsur kurikulum yang selalu akan berubah adalah isi pembelajaran pada setiap mata kuliah. Meskipun tidak tertutup kemungkinan terjadi pengembangan strategi proses pembelajaran dan sistem penilaian pada matakuliah tertentu. Oleh karenanya, program studi perlu memperhatikan kedinamisan isi pembelajaran mata kuliah sesuai dengan perkembangan IPTEKS terbaru. Setiap kali perubahannya harus dicantumkan dalam RPS sebagai bukti peninjauan terhadap kurikulum yang sedang dijalankan.
45 2. Evaluasi Implementasi Kurikulum
Evaluasi terhadap pencapaian standar mutu kurikulum yang sedang dijalankan pada semua program studi penting dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.
Evaluasi kurikulum program studi menggunakan instrumen monitoring dan evaluasi kurikulum. Hasilnya didiseminasikan terhadap semua pengelola pendidikan baik pada tingkat universitas, fakultas/pascasarjana dan program studi.
Hasil pemantauan dan evaluasi dimaksudkan untuk :
a. Mengkaji metode pembelajaran suatu materi rencana pembelajaran semester (RPS) per mata kuliah pada kurikulum yang sedang berjalan.
b. Sebagai acuan bagi perbaikan rencana pembelajaran semester (RPS) mata kuliah pada kurikulum yang sedang berjalan.
c. Sebagai acuan bagi penyusunan kurikulum yang akan datang.
Evaluasi dilakukan oleh pengembang kurikulum masing-masing program studi berkoordinasi dengan divisi kurikulum dan sudah dapat dilakukan sejak awal implementasi kurikulum, serta dijalankan dengan intensif. Untuk mendapatkan hasil yang lebih tajam dan sesuai dengan kekhasan cakupan bidang ilmunya, analisis dan evaluasi dilakukan dengan setidaknya memperhatikan aspek:
1) Internal : terkait dengan penyelenggaraan kurikulum yang lalu, ketersediaan sumber daya, pemenuhan standar pendidikan, kesesuaian dengan visi & misi universitas, fakultas dan program studi.
2) Eksternal : terkait dengan kepuasan pengguna (dari data tracer study) yang mencerminkan kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja, strategi pembangunan nasional (dari dokumen resmi pemerintah), tren perkembangan ilmu dan teknologi (studi literatur, rekomendasi asosiasi profesi, dan diskusi dengan pakar).
Sesuai SN-Dikti pasal 39 ayat (2) bahwa unit pengelola program studi dan perguruan tinggi, wajib :
a) Melakukan penyusunan kurikulum dan rencana pembelajaran dalam setiap
46 mata kuliah.
b) Menyelenggarakan program pembelajaran sesuai standar isi, standar proses, standar penilaian yang telah ditetapkan dalam rangka mencapai capaian pembelajaran lulusan.
c) Melakukan kegiatan sistemik yang menciptakan suasana akademik dan budaya mutu yang baik.
d) Melakukan kegiatan pemantauan dan evaluasi secara periodik dalam rangka menjaga dan meningkatkan mutu proses pembelajaran.
e) Melaporkan hasil program pembelajaran secara periodik sebagai sumber data dan informasi dalam pengambilan keputusan perbaikan dan pengembangan mutu pembelajaran.
Perguruan tinggi dalam mengelola pembelajaran salah satunya juga wajib melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan program studi dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran (SN-Dikti, pasal 39 ayat 3). Oleh sebab itu diperlukan kegiatan evaluasi program pembelajaran yang dapat digunakan sebagai tolok ukur keberhasilan dan perbaikan mutu pembelajaran atau pengembangan kurikulum program studi. Pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan program studi dimonitor dan dievaluasi oleh quality assurance baik di tingkat program studi, fakultas dan universitas secara berkala, dengan penjelasan sebagai berikut :
a. Dalam setiap bulannya, quality assurance tingkat program studi dan fakultas memonitor dan mengevaluasi dengan membuat laporan mencakup Tridarma Perguruan Tinggi (Pengajaran, Penelitian dan PKM) yang diselenggarakan di tingkat program studi dan fakultas seperti memonitor dan mengevaluasi silabus on line. Secara berkala, direktorat quality assurance mengadakan pertemuan dengan quality assurance tingkat fakultas dan program studi untuk berkoordinasi dan mendiskusikan apabila terjadi permasalahan terkait Tridarma Perguruan Tinggi di program studi.
b. Dalam setiap semester, seluruh program studi melaporkan lembar kerja penjaminan mutu program studi terkait kurikulum, antara lain : kompetensi lulusan, isi kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian pembelajaran.
47 Informasi dari laporan tersebut menjadi dasar bagi divisi kurikulum dan quality
assurance untuk memonitor dan mengevaluasi kurikulum yang saat ini diimplementasikan di program studi secara berkesinambungan untuk memastikan bahwa kurikulum yang diimplementasikan sesuai dengan kebijakan pemerintah dan peraturan universitas.
48
BAB V
PENINJAUAN (REVIEW) KURIKULUM
4.1 Peninjauan (Review) Kurikulum
Apabila perubahan kurikulum diperlukan setelah dilakukan evaluasi kurikulum dan hal ini disebabkan oleh tuntutan para stakeholders, maka pihak universitas/fakultas/program studi sebaiknya segera meninjau dan merubah kurikulumnya apabila tidak ingin ditinggalkan oleh para stakeholders-nya selain agar visi dan misinya dapat tercapai dengan baik. Stakeholders dalam konteks ini meliputi seluruh pihak yang berkepentingan atau mempertaruhkan kepentingannya atas terselenggaranya suatu proses pendidikan dengan baik, dalam hal ini pendidikan tinggi.
Dengan demikian akan melibatkan mahasiswa, orang tua mahasiswa, calon pengguna alumni, dan alumni itu sendiri.
Salah satu cara sistematis atau mekanisme untuk mengetahui dampak baik positif maupun negatif akibat implementasi kurikulum adalah melalui tracer study (studi pelacakan) yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat mengetahui tuntutan di lapangan yang perkembangannya sangat dinamis. Tracer study yang dilakukan untuk mengetahui dampak tersebut dapat dilakukan melalui tingkat kepuasan mahasiswa, alumni, pengguna alumni, dan pihak-pihak lain atas terselenggaranya suatu program pendidikan. Hal ini merupakan cara yang cukup ampuh untuk mengetahui tuntutan- tuntutan di lapangan yang akan diterjemahkan sebagai masukan bagi penyempurnaan dan/atau perubahan terhadap kurikulum.
Dalam kegiatan evaluasi peninjauan kurikulum untuk perubahan sebaiknya melibatkan pihak eksternal seperti para stakeholders tersebut dan Advisory Committees Course Boards, External Examiners (Assessors), Feedback from Industry serta pihak-pihak lain diperkirakan akan memberi masukan signifikan pada perubahan kurikulum. Sedangkan secara internal sebaiknya melibatkan seluruh civitas academica dan staf administrasi, adapun unit-unit pelaksana teknis lembaga pendidikan seperti fakultas/program studi sebaiknya telah mempersiapkan instrumen-instrumen pelacakan. Kebijakan untuk
49 melakukan studi pelacakan di UNIKOM telah dikeluarkan, dengan demikian pelaksanaan
studi tersebut diharapkan akan berhasil apabila seluruh unit kerja di UNIKOM dapat bekerjasama untuk mengajak para alumni peduli terhadap almamaternya dengan bersedia untuk berpartisipasi dalam studi pelacakan ini.
Dengan adanya penetapan dari BAN – PT tentang rentang waktu peninjauan kurikulum, ada baiknya seluruh Program Studi di UNIKOM mengikuti ketentuan tersebut, adapun tujuannya tidak hanya karena taat secara administratif akan tetapi penetapan rentang waktu tersebut sudah disesuaikan dengan ketentuan dari lembaga-lembaga independen akreditasi baik nasional maupun internasional.
4.2 Tracer Study
Tracer study (studi pelacakan) adalah suatu studi yang digunakan untuk mengetahui kondisi tertentu dari setiap sasaran yang dilacak. Kondisi dalam hal apapun yang ingin diketahui tersebut dapat dirancang sedemikian rupa sehingga hasilnya dapat diketahui dengan jelas dan dapat digunakan sebagai umpan balik guna perbaikan suatu sistem.
Sistem dalam konteks ini adalah kurikulum, sedangkan kondisi yang ingin diketahui adalah tingkat kepuasan pengguna para lulusan, yang telah berhasil melalui proses pembelajaran berdasarkan kurikulum tersebut. Sasaran pelacakan tidak terbatas pada satu kondisi atau pun satu sasaran, memang dalam kenyataan tracer study yang dilakukan terhadap kinerja lulusan di perusahaan pengguna merupakan studi yang sementara ini cukup ampuh untuk mengetahui tuntutan di lapangan.
Setiap cara tentunya memiliki kekuatan dan kelemahan. Selain membutuhkan biaya yang besar kelemahan studi ini adalah sangat tergantung kepada partisipasi aktif para lulusan sehingga proses untuk mendapatkan informasi yang representatif guna masukan bagi perubahan kurikulum sulit dicapai. Kendala serta kelemahan studi pelacakan telah membawa perguruan tinggi memilih alternatif lain guna mengumpulkan informasi yaitu melalui lokakarya (workshop) untuk mendapatkan masukan tentang kebutuhan stakeholders. Pada dasarnya banyak cara untuk melakukan studi pelacakan selain melalui kuesioner dan/ atau wawancara, terlebih UNIKOM memiliki jaringan komputer yang dilengkapi dengan akses internet yang tidak dibatasi dalam hal waktu penggunaan sehingga dapat dimanfaatkan secara efektif.
50
BAB VI PENUTUP
Kurikulum dituangkan dalam sebuah dokumen kurikulum yang terdiri dari standar kompetensi lulusan berisi profil lulusan dan capaian pembelajaran, standar isi pembelajaran berisi bahan kajian dan mata kuliah, standar proses pembelajaran berisi struktur kurikulum dan rencana pembelajaran semester (RPS) serta standar penilaian pembelajaran berisi rubrik penilaian. Seluruh standar disusun secara bertahap dan terintegrasi selanjutnya dituangkan dan dijadikan pedoman penyusunan dan peninjauan kurikulum. Buku pedoman ini juga merupakan standar mutu program yang menentukan kualitas lulusan seperti apa yang ingin dihasilkan oleh program studi.
Semoga pedoman penyusunan dan peninjauan kurikulum ini dapat memberi gambaran bagi seluruh program studi di UNIKOM dalam rangka menyusun, mengevaluasi dan meninjau kurikulum dalam dalam upaya peningkatan kualitas lulusan di Universitas Komputer Indonesia.
51
DAFTAR PUSTAKA
1. Panduan Penyusunan Kurikulum Perguruan Tinggi. 2016. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Pembelajaran.
2. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No 73 Tahun 2013 Tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pendidikan Tinggi.
3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 81 Tahun 2014 tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi, dan Sertifikat Profesi Pendidikan Tinggi.
4. Peraturan Presiden Republik Indonesia No 8 Tahun 2012 Tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
5. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
6. Undang-undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
7. Undang-undang Republik Indonesia No 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi.
LAMPIRAN
Buku Panduan Penyusunan dan Peninjauan Kurikulum
Universitas Komputer Indonesia
Lampiran 1
Formulir
Tim Pengembang
TIM PENGEMBANG
ALASAN PENGEMBANGAN : KESESUAIAN KURIKULUM TERHADAP :
1. UU NO. 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI
2. PERPRES NO. 08 TAHUN 2012 TENTANG KKNI
3. PERMEN NO. 73 TAHUN 2013 TENTANG PENERAPAN
KKNI BIDANG PENDIDIKAN TINGGI
Lampiran 2
Formulir Visi, Misi, dan
Tujuan Program Studi
VISI, MISI DAN TUJUAN
PROGRAM STUDI
PROGRAM STUDI :
VISI PROGRAM STUDI :
MISI PROGRAM STUDI :
1 2 3 4 5
TUJUAN PROGRAM STUDI : 1
2 3 4 5
6
Lampiran 3
Formulir Profil Lulusan
PROFIL LULUSAN DAN
PERAN LULUSAN DI MASYARAKAT
Lampiran 4
Formulir Capaian
Pembelajaran
CAPAIAN PEMBELAJARAN
1. PENYUSUNAN PROFIL LULUSAN PROGRAM STUDI
PROFIL UMUM (fungsi di masyarakat)
DESKRIPSI GENERIK PROFIL LULUSAN SPESIFIK SESUAI PS
2. PENYUSUNAN CAPAIAN PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI
DESKRIPSI GENERIK CP KKNI SESUAI JENJANG PENDIDIKAN (LEVEL 5 KKNI)
DESKRIPSI CP SESUAI PROFIL LULUSAN SPESIFIK PS
1. SIKAP
S1 Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius
Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius
S2 Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika
Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika
S3
Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila
Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila
S4
Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa
Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa
S5 Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain
Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain
S6 Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan
Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan
S7 Saat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
Saat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
S8 Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik
S9 Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri
S10 Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan
Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan
S11 Menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis dan
profesi akuntan
DESKRIPSI GENERIK CP KKNI SESUAI JENJANG PENDIDIKAN DESKRIPSI CP SESUAI PROFIL LULUSAN SPESIFIK PS
2. KETERAMPILAN UMUM
KU1
Mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas dan menganalisis data dengan beragam metode yang sesuai, baik yang belum maupun yang sudah baku
Mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas dan menganalisis data dengan beragam metode yang sesuai, baik yang belum maupun yang sudah baku
KU2 Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur
dan seterusnya
KU3
Mampu memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya didasarkan pada pemikiran logis, inovatif, dan bertanggung jawab atas hasilnya secara mandiri
KU4
Mampu menyusun laporan hasil dan proses kerja secara akurat dan sahih serta mengomunikasikannya secara efektif kepada pihak lain yang membutuhkan
KU5 Mampu bekerja sama, berkomunikasi, dan berinovatif dalam
pekerjaannya
KU6
Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah
tanggungjawabnya
KU7
Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mengelola pengembangan kompetensi kerja secara mandiri
KU8
Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi
DESKRIPSI GENERIK CP KKNI SESUAI JENJANG PENDIDIKAN DESKRIPSI CP SESUAI PROFIL LULUSAN
SPESIFIK PS
3. KETERAMPILAN KHUSUS
KK1
KK2
KK3
KK4
KK5
KK6
KK7
KK8
KK9
KK10
KK11
KK12
KK13
4. PENGETAHUAN
P1
P2
P3
P4
P5
P6
P7
P8
P9
P10
P11
KK dan P = http://kknikemenristekdikti.org/pendidikan/CP_draft
Lampiran 5
Formulir Capaian Pembelajaran
Lulusan dan Profil Lulusan
CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN DAN PROFIL LULUSAN
CPL PROFIL LULUSAN
PL 1 PL 2 PL3 PL4 PL5 PL6
KK7
KK8
KK9
KK10
KK11
KK12
KK13
4. PENGETAHUAN
P2
P3
P4
P5
P6
P7
P8
P9
P10
P11
Lampiran 6
Formulir Bahan kajian
PEMBENTUKAN MATA KULIAH
PEMBELAJARAN BAHAN KAJIAN PENGUASAAN
KOGNITIF MATA KULIAH SKS
KK7
KK8
KK9
KK10
KK11
KK12
KK13
P
P2
P3
P4
P5
P6
P7
P8
P9
P10
P11
KET : UNTUK MEMENUHI CP , DIPERLUKAN 12 BAHAN KAJIAN YANG DIKEMAS DALAM 45 MATA KULIAH
PENGUASAAN
KOGNITIF : 1 Remember
2 Understand
3 Application
4 Analize
5 Evaluate
6 Create
Lampiran 7
Formulir Matrik Capaian Pembelajaran Lulusan dan
Bahan Kajian
PROFIL
LULUSAN CAPAIAN PEMBELAJARAN PRODI
BAHAN KAJIAN
Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada pendapat atau temuan orisinal orang lain
P6 S6 yang sesuai, baik yang belum maupun yang sudah
baku
KU3
Mampu memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya didasarkan pada pemikiran logis, inovatif, dan bertanggung jawab atas hasilnya secara mandiri
KU4
Mampu menyusun laporan hasil dan proses kerja secara akurat dan sahih serta atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan
KU8
P7
P8
P9
P10
P11
Lampiran 8
Formulir Matrik Bahan
Kajian – Mata Kuliah – CPMK
BAHAN KAJIAN, MATA KULIAH DAN CP MK
Lampiran 9
Formulir Matrik
Capaian Pembelajaran Lulusan
dan Mata Kuliah
Lampiran 10
Formulir Sebaran Mata Kuliah
DAFTAR MATA KULIAH PROGRAM STUDI AKUNTANSI
2
Jumlah SKS Kumulatif / Total Credit Kumulatif 0
Lampiran 11
Formulir Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Rubrik
Penilaian
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)
PENGANTAR AKUNTANSI – I Ak 21101
Disusun oleh :
Dr. Sri Dewi Anggadini, SE.,M.Si., Ak., CA Wati Aris Astuti, SE., M. Si., Ak., CA
PROGRAM STUDI DIPLOMA 3 AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
2017
LEMBAR PENGESAHAN
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini telah disahkan untuk mata kuliah sebagai berikut :
Mata Kuliah : Pengantar Akuntansi I Kode Mata Kuliah : Ak 21101
SKS / semester : 3 SKS/I
Status / Prasyarat : Inti Keilmuan / - Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Program Studi : Akuntansi
Dosen Pengampu : Dr. Sri Dewi Anggadini, SE., M.Si., Ak., CA Wati Aris Astuti, SE., M. Si., Ak., CA
Bandung, 13 Nopember 2017 Mengetahui
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Prof. Dr. Hj.Dwi Kartini, SE., SpecLic NIP: 4127.70.019
Menyetujui
Ketua Program Studi D3 Akuntansi
Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak, CA NIP : 4127.34.03.015
I. DESKRIPSI SINGKAT MATA KULIAH :
Mata kuliah Pengantar Akuntansi I merupakan mata kuliah yang memberikan dasar pemahaman mahasiswa dalam membuat Laporan Keuangan baik di perusahaan jasa maupun perusahaan dagang. Pada mata kuliah ini diberikan pengetahuan terkait akuntansi, bidang-bidang akuntansi, jenis perusahaan dan bentuk perusahaan secara mendasar sebagai landasan pemahaman dalam kajian berikutnya mengenai pengkajian tentang persamaan akuntansi serta pencatatan penggolongan serta pelaporan. Dengan penyelenggaraan mata kuliah pengantar akuntansi I di perguruan tinggi diharapkan dapat tercipta wahana pembelajaran bagi para mahasiswa untuk mengetahui, mengkaji, dan memahami selanjutnya bisa membuat Laporan Keuangan baik di perusahaan jasa maupun perusahaan dagang. Diharapkan lulusannya menjadi Teknisi Akuntansi Madya yaitu akuntan yang menguasai konsep dan implementasi pelaporan keuangan untuk internal dan eksternal pada perusahaan manufaktur dan jasa, berskala kecil, menengah, besar yang belum go public maupun perusahaan besar yang sudah go public. Keahlian ini berdasarkan SAK dan SAK-ETAP yang didukung dengan kemampuan manajemen, teknologi informasi komunikasi, keahlian interpersonal komunikasi dan komunikasi massa yang baik.
II. CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (CPL) YANG DIBEBANKAN PADA MATA KULIAH INI :
II. CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (CPL) YANG DIBEBANKAN PADA MATA KULIAH INI :