• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV : GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN

LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS

B. Pengertian Manajemen Pemasaran

2. Faktor-fak

Per ruhi oleh

faktor- n eksternal (Kotler, 1997:153-166).

Faktor-faktor inter

a. Motiva

kebutuhan, dorongan dan tujuan (Anoraga, 1992:77). Kebutuhan yang

merupa

merasa untuk mengetahui

ada biasanya melahirkan dorongan, berarti

dorong

onsumen

Pengertian peri

1987;9) adalah sebagai berikut:

rilaku konsumen adalah kegiatan-kegiatan individu secara

ang dan jasa-jasa, termasu

ibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan

akan tersebut”.

tor Yang mempengaruhi Perilaku Konsumen.

ilaku konsumen dalam pembentukannya dipenga

faktor internal maupu

nal yang mempengaruhi perilaku konsumen:

si

Motivasi didefinisikan menjadi tiga komponen utama, yaitu

kan segi utama dari motivasi timbul dari seseorang apabila ia

ada kekurangan dalam dirinya. Usaha

nya ketidakseimbangan

Dalam

terpenu

tivasi adalah keberadaan kejiwaan dan sikap mental manusia yang memberikan energi mendorong kegiatan dan m

memberikan kepuasan”.

b. Sikap

Sikap menurut Kotler (1997:167) adalah evaluasi perasaan

emosional dan kecenderungan yang menguntungkan atau tidak

menguntungkan dan bertahan lama dari seseorang terhadap

beberapa objek dan gagasan.

c. Pengamatan dan Persepsi

Pengamatan adalah suatu proses yang manusia menyadari

dan mengiterpretasikan aspek lingkungannya. Hasil pengamatan

individu terhadap suatu produk akan membentuk pandangan atau

persepsi tertentu terhadap produk tersebut.

Perbedaan persepsi atas suatu produk akan menciptakan

proses pengamatan dalam perilaku pembelian yang berbeda-beda.

Karena itu apa yang kita persepai pada suatu waktu tertentu

tergantung bukan saja pada stimulus sendiri, tetapi pada latar

belakang beradanya stimulus itu, seperti pengalaman-pengalaman

sensoritas kita yang terdahulu, prasangka-prasangka,

keinginan-keinginan, sikap dan tujuan kita.

usaha mencapai tujuan berarti keseimbangan dirinya seseorang

hi.

Menurut Muchhdarsyah (1997:134):

“Mo

Hal-hal yang mempengaruhi persepsi (Bimo Walgito,

4:56): 199

) Kesadaran

a senang atau murung kita akan menghasilkan

suatu p

2)

rti secara teratur akan menyimpan data-data

yan

men derung untuk terus-menerus

den

3) Pro

enentukan dan memutuskan data mana yang

aka sep 4) Bahasa ng. Penguj 1

Pada saat kit

ersepsi yang berbeda tergantung kesadaran kita pada

saat melihat suatu benda.

Ingatan

Indera kita sepe

g kita terima. Dalam rangka memberikan arti secara

terus-erus orang cen

membandingkan penglihatan, suara dan penginderaan lainnya

gan ingatan-ingatan pengalaman lalu yang mirip.

ses Informasi

Kita sudah dapat m

n dihadapi berikutnya, dibandingkan dengan situasi lalu

erti saat itu, lalu membuat interpretasi dan evaluasi.

Bahasa dapat jelas mempengaruhi kognisi kita, memberikan

bentuk pada persepsi secara tidak langsu

5) Pengujian Hipotesis

ian hipotesis merupakan komponen yang mengolah

penginderaan hanya mempunyai kemungkinan saja sehingga

‘pencarian’ untuk hipotesis yang tepat dilakukan dengan sangat

cepat, otomatis berada sedikit dibawah kesadaran.

d. Belajar

adalah perubahan-perubahan perilaku yang terjadi

sebagai a

me

ran

e. Kep

psikologis dan sosiologis yang mendasari perilaku individu.

Kepr

pola perilaku normatif termasuk pola piker

m njalankan dan bertindak. Perilaku manusia sangat ditentukan

oleh kebudayaan yang melingkupinya dan pengaruhnya akan Belajar

kibat adanya pengalaman. Hasil belajar itu akan

mberikan tanggapan tertentu yang cocok dengan

rangsangan-gsangan dan yang mempunyai tujuan tertentu.

ribadian

Kepribadian adalah organisasi dari faktor-faktor biologis,

ibadian mencakup kebiasaan-kebiasaan sikap perilaku dari

tiap individu.

Adapun faktor eksternal meliputi:

1) Kebudayaan

Kebudayaan adalah kesatuan dari pengetahuan,

kepercayaan, kesenian, moral, adap istiadat dan kebiasaan.

Kebiasaan lain yang diperoleh manusia sebagai anggota

masyarakat. Kebudayaan terdiri dari segala sesuatu yang

dipelajari dari

selalu berubah setiap waktu sesuai dengan kemajuan atau

perkembangan jaman.

2) Kelas Sosial

pat dikelompokkan

kedalam tiga kelas yaitu:

a) Kelas Atas

Yang termasuk kelas atas adalah para pengusaha dan

pejabat-pejabat tinggi.

b) Kelas Menengah

Yang termasuk kelas ini adalah para karyawan di instansi

pemerintahan dan swasta serta pengusaha menengah.

c) Kelas Rendah

Yang tergolong dalam kelas ini adalah para buruh pabrik,

tukang becak, pedagang kecil, petani dan sebagainya.

Perilaku konsumen antara kelas sosial satu akan

berbeda dengan kelas sosial lain, karena golongan sosial ini

mempunyai sikap yang berebeda-beda.

3) Kelas Sosial

Kelas sosial terbentuk karena adanya keinginan

manusia untuk menjadi satu dan berinteraksi satu sama lain dan Menurut Basu Swastha dan Hani Handoko (1997: 58),

juga dengan suas sekelilingnya. Biasanya kelompok

sosial te atas perasaan senasib,

tujuan, ideologi, profesi dan sebagainya.

tetapi juga orang-orang yang secara langsung masih

mempunyai hubungan keluarga seperti kakek, nenek, paman,

an sebagainya.

lainnya, keluarga

memainkan peranan penting dalam dalam membentuk perilaku

keluarga, masing-masing anggota mempunyai

eputusan membeli

produk. Beberapa hal yang perlu diketahui oleh seorang pemasar

h siapa saja yang mempengaruhi keputusan

siapa saja yang membuat keputusan untuk membeli,

G. Hipotesis

ana lam

rbentuk karena didasarkan

4) Keluarga

Di dalam pembentukan sikap dan perilaku manusia,

keluarga mempunyai peran yang sangat besar, sebab keluarga

yang dimaksud disini tidaklah terbatas pada suami, isteri, anak,

bibi d

Jika dibangdingkan dengan faktor eksternal

konsumen. Dalam

peran yang berbeda-beda dalam menentukan k

dalam hal ini adala

pembelian,

siapa saja yang melakukan pembelian dan siapa saja yang

Berdasarkan pokok permasalahan yang ada dalam penelitian ini, maka

pen

ber uk mempermudah jalannya penelitian. Untuk

rum san masalah pertama tanpa hipotesis. Adapun hipotesis untuk rumusan

:

Terdapat p

ulis mengajukan hipotesis yang merupakan anggapan sementara yang

fungsi sebagai pedoman unt

u

masalah kedua adalah

erbedaan persepsi konsumen tentang ekuitas merek sepeda motor

BAB III

Dokumen terkait