• Tidak ada hasil yang ditemukan

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar

Dalam dokumen RPL Gr BK 8 Klasikal 0 (Halaman 35-50)

LEMBAR REFLEKSI DIR

C. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar

Untuk mencapai prestasi belajar siswa sebagaimana yang diharapkan, maka perlu diperhatikan beberapa faktor yang mempengaruhi prestasi belajar antara lain; faktor yang terdapat dalam diri siswa (faktor intern), dan faktor yang terdiri dari luar siswa (faktor ekstern).

1. Faktor Intern

Faktor intern adalah faktor yang timbul dari dalam diri individu itu sendiri, adapun yang dapat digolongkan ke dalam faktor intern yaitu kecedersan/intelegensi, bakat, minat dan motivasi.

Kecerdasan/intelegensi

Kecerdasan adalah kemampuan belajar disertai kecakapan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan yang dihadapinya. Kemampuan ini sangat ditentukan oleh tinggi rendahnya intelegensi. Perkembangan

keceerdasan, berbeda antara satu anak dengan anak yang lainnya, sehingga seseorang anak pada usia tertentu sudah memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kawan sebayanya.

Jelaslah sekarang, faktor intelegensi merupakan suatu hal yang tidak diabaikan dalam kegiatan pembelajaran. Intelegensi merupakan faktor yang sangat penting bagi seorang anak dalam usaha belajar.

2. Faktor Ekstern

Faktor ekstern adalah faktor-faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar yang sifatnya di luar diri siswa, yaitu beberapa pengalaman-pengalaman, keadaan keluarga, lingkungan sekitarnya dan sebagainya. Pengaruh lingkungan ini pada umumnya bersifat positif dan tidak memberikan paksaan kepada individu. Menurut Slameto (1995:60) faktor ekstern yang dapat mempengaruhi belajar adalah “keadaan keluarga, keadaan sekolah dan lingkungan masyarakat.”

a. Keadaan Keluarga

Keluarga merupakan lingkungan terkecil dalam masyarakat tempat seseorang dilahirkan dan dibesarkan. pendidikan pertama dan utama. Keluarga yang sehat, besar artinya untuk pendidikan kecil, tetapi bersifat menentukan dalam ukuran besar yaitu pendidikan bangsa, negara dan dunia.”

Orang tua hendaknya menyadari bahwa pendidikan dimulai dari keluarga. Sedangkan sekolah merupakan pendidikan lanjutan. Peralihan pendidikan informal ke lembaga-lembaga formal memerlukan kerjasama yang baik antara orang tua dan guru sebagai pendidik dalam usaha meningkatkan hasil belajar anak. Jalan

kerjasama yang perlu ditingkatkan, dimana orang tua harus menaruh perhatian yang serius tentang cara belajar anak di rumah. Perhatian orang tua dapat memberikan dorongan dan motivasi sehingga anak dapat belajar dengan tekun. Karena anak memerlukan waktu, tempat dan keadaan yang baik untuk belajar.

b. Keadaan Sekolah

Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal pertama yang sangat penting dalam menentukan

keberhasilan belajar siswa, karena itu lingkungan sekolah yang baik dapat mendorong untuk belajar yang lebih giat. Keadaan sekolah ini meliputi cara penyajian pelajaran, hubungan guru dengan siswa, alat-alat pelajaran dan kurikulum. Hubungan antara guru dan siswa kurang baik akan mempengaruhi hasil-hasil belajarnya.

Guru harus dituntut untuk menguasai bahan pelajaran yang disajikan, dan memiliki metode yang tepat dalam mengajar.

c. Lingkungan Masyarakat

Dalam hal ini Kartono (1995:5) berpendapat:

Lingkungan masyarakat dapat menimbulkan kesukaran belajar anak, terutama anak-anak yang sebayanya. Apabila anak-anak yang sebaya merupakan anak-anak yang rajin belajar, maka anak akan terangsang untuk mengikuti jejak mereka. Sebaliknya bila anak-anak di sekitarnya merupakan kumpulan anak-anak nakal yang berkeliaran maka anakpun dapat terpengaruh pula.

Dengan demikian dapat dikatakan lingkungan membentuk kepribadian anak, karena dalam pergaulan sehari- hari seorang anak akan selalu menyesuaikan dirinya dengan kebiasaan-kebiasaan lingkungannya. Oleh karena itu, apabila seorang siswa bertempat tinggal di suatu lingkungan temannya yang rajin belajar maka kemungkinan besar hal tersebut akan membawa pengaruh pada dirinya, sehingga ia akan turut belajar sebagaimana temannya.

Lampiran : 2 Lembar Kerja Siswa

16. Apa yang dimaksud dengan motivasi belar ? 17. Apa yang dimaksud dengan prestasi ?

18. Sebutkan hal-halyang mempengaruhi prestasi belajar !

No Pernyataan Ya Tidak

1 Peserta didik dapat menjelaskan tentang motivasi belajar

2 Peserta didik dapat menjelaskan tentang prestasi 3 Peserta didik dapat menyebutkan hal-hal yang

mempengaruhi prestasi belajar

Pedoman Penilaian

Kriteria Kategori

67% -100% jawaban Ya Tinggi 34% - 66% jawaban Ya Sedang 0% - 33% jawaban Ya Kurang

Lampiran : 3 Instrumen Penilaian

Pilihlah dengan cara mencentang ( √ ) jawaban “YA” apabila anda setuju dan jawaban “ TIDAK” apabila anda tidak setuju

R E F L E K S I YA TIDAK

Saya merasa sangat perlu dengan materi ini

Menurut saya materi ini sangat menarik

Saya sangat memahami materi yang telah diberikan Saya merasa sangat perlu bantuan dari guru BK untuk mengetahui cara memotivasi diri agar prestasi belajar saya meningkat Pedoman Penilaian Kriteria Kategori 67% - 100% pilihan ya Baik 34% - 66% pilihan ya Cukup 0% - 33% pilihan ya Kurang

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN ( RPL ) BIMBINGAN KLASIKAL

98. Bidang Bimbingan : Sosial

99. Jenis Layanan : Penguasaan Konten

100. Tujuan Layanan : 1. Membantu peserta didik dalam memahami penting- nya berbagi dengan orang lain dalam kehidupan di masyarakat

2. Peserta didik dapat belajar bernbagi dengan orang lain dalam kehidupan sehari

101. Fungsi Layanan : Pemahaman

102. Sasaran Layanan/Semester : Kelas VIII/ Ganjil 103. Tempat Penyelenggaraan : Ruang Kelas 104. Waktu Penyelenggaraan : 1 X 40 menit 105. Penyelenggara Layanan : Guru BK 106.Pihak-pihak yang Dilibatkan : -

107.Metode : Bermain peran, diskusi

108.Media dan Alat : Audio visual, LCD, Laptop 109.Uraian Kegiatan/Skenario :

TAHAP URAIAN KEGIATAN WAKTU

Pembukaan - Salam

- Doa sebelum mengikuti layanan

- Menanyakan kabar

- Kontrak layanan ( kesepakatan layanan ), hari ini kita akan melakukan kegiatan selama 1 jam pelayanan, kita sepakat akan melakukan dengan baik. - Ice breaker ( berbagai macam

variasi).

5’

Kegiatan inti - Peserta didik mengamati tayangan video tentang Berbagi dengan orang lain

- Guru BK membagi kelas menjadi 4 kelompok, 1 kelompok 9 orang

- Peserta didik mendiskusikan video yang ditayangkan dalam kelompok kecil.

- Ada kelompok diberi tugas untuk memerankan bagaimana berbagi dengan orang lain

- Kelompok yang lain memberikan kesimpulan atas tampilnya kelompok yang ditunjuk.

- Guru BK menanyakan tentang perasaan setelah berperan menjadi orang diberi dan yang memberi.

30’

Penutup - Guru BK memberi kesimpulan materi

- Evaluasi : Refleksi hasil , setiap peserta didik menuliskan di kertas yang sudah disiapkan. - Membuat kontrak untuk pertemuan

selanjutnya.

5’

2. Video ( koleksi Layanan BK)

111.Rencana Penilaian :

- Laiseg

Penilaian proses : Antusias peserta didik dalam mengikuti kegiatan layanan

Penilaian hasil : (Understanding) Pemahaman peserta didik terhadap

Pentingnya berbagi dengan orang lain (Comportable) Perasaan yang dialami peserta didik

setelah menerima layanan penguasaan konten tentang belajar berbagi dengan orang lain (Action) Rencana tindakan yang akan diambil peserta didik setelah menerima layanan ini. - Laijapen : (Pengamatan terhadap peserta didik dalam waktu 1 minggu sampai 1 Bulan ).Peserta didik mulai dapat berbagi dengan teman - Laijapan : (Pengamatan terhadap peserta didik dalam waktu 1 bulan sampai 1 semester ). Peserta didik dapat selalu berbagi dengan orang lain dalam pergaulan sehari- hari 112.Catatan Khusus : ……… Prambon, Agustus 2014 Mengetahui,

Kepala Sekolah, Guru BK

Drs. H. SA’DULLAH, MM Drs. MINTO TULUS

NIP.19600721 198202 1 003 NIP. 19671012 200501 1 003 LAMPIRAN-LAMPIRAN

25. Uraian materi 26. Lembar kerja siswa 27.Instrumen penilaian

Lampiran :1. Uraian Materi

Belajar Berbagi Dengan Orang lain

Manusia sejak dia dilahirkan kedunia hingga sekarang menginjak masa remaja, menjadi dewasa, tua dan sampai meninggal dunia. Tidak ada yang bisa dikerjakan sendiri, semua aktifitas kehidupannya selalu membutuhkan bantuan orang lain. Seorang pejabat, pengusaha, konglomerat yang kaya raya dalam hal materi tidak kekurangan. Dia bisa berbuat apa saja dengan hartanya, sampai dia mengatakan tidak butuh dengan orang lain, karena hartanya dia bisa berbuat apa saja.

Manusia semacam ini pada hakekatnya tidak menyadari awal kejadian penciptaan dirinya, bahwa manusia selain sebagai makhluk individu juga sebagai makhluk sosial. Sebagai makhluk individu, manusia memiliki hak dan kewajiban terhadap dirinya sendiri sedangkan sebagai makhluk sosial, manusia mempunyai hak dan kewajiban terhadap orang lain. Hak dan kewajiban itu muncul karena manusia mempunyai kebutuhan dan kebutuhan itu tidak dapat ia kerjakan sendiri.

Salah satu tanda seorang remaja yang mempunyai pemikiran yang matang adalah menyadari bahwa dia merupakan bagian dari anggota masyarakat dan harus berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan kemasyarakatan itu bisa bermacam-macam bentuknya, kalau kegiatan itu melibatkan remaja bisa berbentuk sosial kemasyarakatan antara lain: Remas ( remaja masjid ), Karang taruna dan sebagainya. Organisasi tersebut bisa mengadakan kegiatan penggalangan dana untuk anak-anak yatim piatu, orang-orang miskin, bencana alam dan sebagainya.

Aspek –aspek Kehidupan :

Di dalam aspek-aspek kehidupan yang mengambarkan beberapa tindakan manusia. Bagi anda tentu tidak semua penting, ada juga yang kurang penting bahkan tidak penting.

Dewi mengatakan bahwa nilai kekayaan kurang penting, karena Dewi berpendapat kekayaan dapat membuat orang menjadi sombong. Maka sikap saling menghormati perlu ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, demikian juga dengan sikap menghargai orang lain.

Dalam kehidupan di masyarakat masih banyak yang serba kekurangan, melihat yang demikian hati kita dituntut untuk peka, apabila kita ingin berbagi dengan mereka seyogyanya dalam memberi tidak merendahkannya sehingga yang kita beri tidak merasa direndahkan.

Lampiran : 2 Lembar Kerja Siswa

19. Pernahkan anda berbagi dengan orang lain ?

20. Bagaimana perasaan anda setelah berbagi dengan orang lain ! 21. Mengapa kita harus berbagi dengan orang lain !

No Pernyataan Ya Tidak

1 Peserta didik dapat menceritakan pengalaman saat berbagi

2 Peserta didik dapat mengungkapkan perasaan setelah berbagi dengan orang lain

3 Peserta didik dapat menjelaskan mengapa dia harus berbagi dengan orang lain

Pedoman Penilaian Kriteria Kategori 67% -100% jawaban Ya Tinggi 34% - 66% jawaban Ya Sedang 0% - 33% jawaban Ya Kurang SMP NEGERI 1

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN ( RPL ) BIMBINGAN KLASIKAL

113. Materi /Topik Bahasan : Belajar Berempati Dengan Orang lain 114. Bidang Bimbingan : Sosial

115. Jenis Layanan : Penguasaan Konten

116. Tujuan Layanan : 1. Membantu peserta didik dalam memahami penting- nya berempati dengan orang lain dalam kehidupan di masyarakat

2. Peserta didik dapat menerapkan dalam pergaulan di kehidupan sehari-hari

117. Fungsi Layanan : Pengembangan dan Pemeliharaan 118. Sasaran Layanan/Semester : Kelas VIII/ Ganjil

119. Tempat Penyelenggaraan : Ruang Kelas 120. Waktu Penyelenggaraan : 1 X 40 menit 121. Penyelenggara Layanan : Guru BK 122.Pihak-pihak yang Dilibatkan : -

123.Metode : Diskusi, penugasan

124.Media dan Alat : Audi visual, LCD, Laptop 125.Uraian Kegiatan/Skenario :

TAHAP URAIAN KEGIATAN WAKTU

Pembukaan - Salam

- Doa sebelum mengikuti layanan

- Menanyakan kabar

- Kontrak layanan ( kesepakatan layanan ), hari ini kita akan melakukan kegiatan selama 1 jam pelayanan, kita sepakat akan melakukan dengan baik. - Ice breaker ( berbagai macam

variasi).

5’

Kegiatan inti - Peserta didik mengamati tayangan video tentang Sikap empati terhadap orang lain

- Guru BK membagi kelas menjadi 4 kelompok, 1 kelompok 9 orang

- Peserta didik mendiskusikan video yang ditayangkan dalam kelompok kecil.

- Setiap kelompok diberi tugas mendiskripsikan kembali tentang beberapa Sikap yang merupakan sikap empati dan sikap antipati

- Masing-masing anggota kelompok menuliskan Beberapa perilaku yang empati dan yang tidak simpati

- Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas secara bergantian ,kelompok yang lain memberi tanggapan.

Penutup - Guru BK memberi kesimpulan materi

- Evaluasi : Refleksi hasil , setiap peserta didik menuliskan di kertas yang sudah disiapkan. - Membuat kontrak untuk pertemuan

selanjutnya.

5’

126.Sumber Materi : 1. Media Bimbingan dan Konseling 2. video ( koleksi layanan BK ) 127.Rencana Penilaian :

- Laiseg

Penilaian proses : Antusias peserta didik dalam mengikuti kegiatan layanan

Penilaian hasil : (Understanding) Pemahaman peserta didik terhadap

Rasa empati terhadap orang lain (Comportable) Perasaan yang dialami peserta didik

setelah menerima layanan informasi tentang belajar berempati dengan orang lain (Action) Rencana tindakan yang akan diambil peserta didik setelah menerima layanan ini. - Laijapen : (Pengamatan terhadap peserta didik dalam waktu 1 minggu sampai 1 Bulan ).Peserta didik dapat menumbuhkan rasa empati dengan orang lain - Laijapan : (Pengamatan terhadap peserta didik dalam waktu 1 bulan sampai 1 semester ). Peserta didik dapat menerapkan rasa empati dalam pergaulan baik di sekolah atau di masyarakat 128.Catatan Khusus : ……… Prambon, Agustus 2014 Mengetahui,

Kepala Sekolah, Guru BK

Drs. H. SA’DULLAH, MM Drs. MINTO TULUS

NIP.19600721 198202 1 003 NIP. 19671012 200501 1 003 LAMPIRAN-LAMPIRAN

29. Uraian materi 30. Lembar kerja siswa 31. Instrumen penilaian 32.Media

Lampiran :1. Uraian Materi

Belajar Berempati Dengan Orang Lain

Sadarkah kita bahwa, kita dilahirkan dengan dua mata di depan, karena seharusnya kita melihat yang ada di depan, kita lahir dengan dua telinga, satu kiri dan satu di kanan sehingga kita dapat mendengar dari kedua sisi. Menangkap pujian maupun kritikan dan melihat mana yang benar.

Kita dilahirkan dengan otak tersembunyi di kepala, sehingga bagaimanapun miskinnya kita, kita tetap kaya. Tak seorang pun yang dapat mencuri isi otak kita, yang lebih berharga dari segala permata yang ada.

Kita dilahirkan dengan dua mata, dua telinga, namun cukup dengan satu mulut. Karena mulut tadi adalah senjata yang tajam, yang dapat melukai, memfitnah, bahkan membunuh. Lebih baik sedikit bicara, tapi banyak mendengar dan melihat.

Kita dilahirkan dengan satu hati, yang mengingatkan kita untuk menghargai dan memberikan cinta kasih dari dalam lubuk hati. Belajar untuk mencintai dan menikmati dicintai, tetapi jangan mengharapkan orang lain mencintai anda dengan cara dan sebanyak yang sudah anda berikan. Berikanlah cinta tanpa mengharapkan balasan, maka anda akan menemukan bahwa hidup ini akan menjadi indah.

Anda akan melihat tayangan video tentang sikap empati dengan orang lain. Sumber : - Buku Media Layanan Bimbingan dan Konseling

Lampiran : 2 Lembar Kerja Siswa 22. Apa yang dimaksud dengan empati ? 23. Mengapa hidup harus berempati ?

24. Sebutkan beberapa sikap yang berhubungan dengan empati !

No Pernyataan Ya Tidak

1 Peserta didik dapat menyebutkan difinisi empati 2 Peserta didik dapat menjelaskan mengapapa hidup

harus berempati

3 Peserta didik dapat menyebutkan beberapa sikap yang berhubungan dengan empati

Pedoman Penilaian

Kriteria Kategori

67% -100% jawaban Ya Tinggi 34% - 66% jawaban Ya Sedang 0% - 33% jawaban Ya Kurang

Lampiran : 3 Instrumen Penilaian

Pilihlah dengan cara mencentang ( √ ) jawaban “YA” apabila anda setuju dan jawaban “ TIDAK” apabila anda tidak setuju

R E F L E K S I YA TIDAK

Saya merasa sangat perlu dengan materi ini

Menurut saya materi ini sangat menarik

Saya sangat memahami materi yang telah diberikan Saya merasa sangat perlu bantuan dari guru BK untuk menumbuhkan rasa empati pada diri saya

Pedoman Penilaian

Kriteria Kategori

67% - 100% pilihan ya Baik 34% - 66% pilihan ya Cukup 0% - 33% pilihan ya Kurang

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN ( RPL ) BIMBINGAN KLASIKAL

129. Materi /Topik Bahasan : Menjadi Pribadi Mandiri 130. Bidang Bimbingan : Pribadi

131. Jenis Layanan : Penguasaan Konten

132. Tujuan Layanan : 1. Membantu peserta didik agar berusaha untuk bisa Menjadi pribadi yang mandiri

2. Peserta didik mampu menerapkan dalam kehidupan pribadinya

133. Fungsi Layanan : Pengembangan dan Pemeliharaan 134. Sasaran Layanan/Semester : Kelas VIII/ Ganjil

135. Tempat Penyelenggaraan : Ruang Kelas 136. Waktu Penyelenggaraan : 1 X 40 menit 137. Penyelenggara Layanan : Guru BK 138.Pihak-pihak yang Dilibatkan : -

139.Metode : Diskusi, penugasan

140.Media dan Alat : Power point, LCD, Laptop 141.Uraian Kegiatan/Skenario :

TAHAP URAIAN KEGIATAN WAKTU

Pembukaan - Salam

- Doa sebelum mengikuti layanan

- Menanyakan kabar

- Kontrak layanan ( kesepakatan layanan ), hari ini kita akan melakukan kegiatan selama 1 jam pelayanan, kita sepakat akan melakukan dengan baik. - Ice breaker ( berbagai macam

variasi).

5’

Kegiatan inti - Peserta didik mengamati tayangan power point tentang Menjadi Pribadi yang mandiri

- Guru BK membagi kelas menjadi 4 kelompok, 1 kelompok 9 orang

- Peserta didik mendiskusikan

tayangan power point yang ditayangkan dalam kelompok kecil.

- Setiap kelompok diberi tugas mendiskripsikan kembali tentang beberapa bentuk perilaku mandiri

- Masing-masing anggota kelompok menuliskan Beberapa perilaku yang dianggap perilaku yang kurang mandiri di kalangan pelajar dan cara mengatasinya

- Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas secara bergantian ,kelompok yang lain memberi tanggapan.

30’

Penutup - Guru BK memberi kesimpulan materi

- Evaluasi : Refleksi hasil , setiap peserta didik menuliskan di kertas yang sudah disiapkan.

- Membuat kontrak untuk pertemuan selanjutnya.

142.Sumber Materi : 1. Media Bimbingan dan Konseling 2. http://sebuahkaryailmiah.blogspot.com/

143.Rencana Penilaian : - Laiseg

Penilaian proses : Antusias peserta didik dalam mengikuti kegiatan layanan

Penilaian hasil : (Understanding) Pemahaman peserta didik terhadap

Pribadi yang mandiri (Comportable) Perasaan yang dialami peserta didik

setelah menerima layanan informasi tentang Menjadi pribadi mandiri (Action) Rencana tindakan yang akan diambil peserta didik setelah menerima layanan ini. - Laijapen : (Pengamatan terhadap peserta didik dalam waktu 1 minggu sampai 1 Bulan ).Peserta didik dapat berperilaku sebagai pribadi yang mandiri - Laijapan : (Pengamatan terhadap peserta didik dalam waktu 1 bulan sampai 1 semester ). Peserta didik dapat menerapkan perilaku mandiri dalam kehidupan sehari 144.Catatan Khusus : ……… Prambon, Agustus 2014 Mengetahui,

Kepala Sekolah, Guru BK

Drs. H. SA’DULLAH, MM Drs. MINTO TULUS

NIP.19600721 198202 1 003 NIP. 19671012 200501 1 003 LAMPIRAN-LAMPIRAN

33. Uraian materi 34. Lembar kerja siswa 35.Instrumen penilaian

Lampiran :1. Uraian Materi

Dalam dokumen RPL Gr BK 8 Klasikal 0 (Halaman 35-50)

Dokumen terkait