• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

BOGOR 2012

95

DAFTAR PUSTAKA

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2011. Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi. Jakarta.

[BPPP] Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 2009. Teknologi Pengolahan Susu. Bogor.

Budiyanto A, Usmiati S. 2008. Pemerahan Susu Secara Higienis Menggunakan Alat Perah Sederhana. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner; Bogor, 11-12 Nov 2008. hlm 327-334.

Dewi, Rika Arianika.2008. Analisis Ekuitas Merek Produk Susu Cimory [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor. Engel et.al.1994. Perilaku Konsumen (F.X Budiyanto, Penterjemaah). Jakarta:

Binarupa Aksara.

Haris, Zakaria. 2008. Analisis Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Kapsul Herbal Dr Liza (studi kasus hotel salak the heritage bogor) [skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Harnasari, Artayati. 2009. Analisis Proses Keputusan Pembelian Dan Kepuasan Konsumen Cimory Yoghurt Drink Di Cimory Shop Bogor [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor. Istijanto. 2005. Aplikasi Praktis Riset Pemasaran. Jakarta: Penerbit PT Gramedia

Pustaka Utama.

Kartika, Erna. 2008. Analisis Faktor Eksternal Yang Mempengaruhi Keputusan Membeli Mobil Totota Avanza Dan Daihatsu Xenia Di Medan [tesis]. Medan: Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara.

Kotler, P.1997. Manajemen Pemasaran, Analisis, Perencanaan, Implementasi, dan Kontrol. Terjemahan. Jakarta: PT Prehallindo.

Misgiyarta, Budiyanto A, Sunarlim R. 2008. Pengaruh Lama Waktu Transportasi Susu Segar Terhadap Tingkat Kontaminan Mikroba (Studi Kasus di Wilayah KUD Sarwamukti, Lembang, Jawa Barat. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner; Bogor, 11-12 Nov 2008. hlm 264-269.

Muharastri, Yustika. 2008. Analisis Kepuasan Konsumen Susu UHT Merek Real Good Di Kota Bogor. [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

96 Musanto, T. 2004. Faktor-Faktor Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas Pelanggan: Studi Kasus pada CV. Sarana Media Advertising Surabaya. Jurnal Manajemen & Kewirausahaan Vol. 6, No. 2, September 2004: 123 – 136 Nugrahani, Diade Riva. 2011. Susu Cair Makin Dicari, Produsen Giat Produksi.

Kontan. 6 (kolom 1-5).

Nugroho, BA. 2005. Strategi Jitu Memilih Metode Statistik Penelitian dengan SPSS. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Nugroho, E Agung. 2002. Analisis Pola Pikir Konsumen Dalam Proses Keputusan Pembelian Di Pasar Swalayan Studi Empiris: Pembelian Barang-Barang Rumah Tangga Pada Pasar Swalayan Dikota Semarang [tesis]. Program Pasca Sarjana, Universitas Diponegoro.

Putri, Cut Diah Kartika. 2009. Analisis Sikap Dan Kepuasan Konsumen Terhadap Minuman Susu Frementasi Probiotik Vitacharm (Studi Kasus: Giant Botani Square Bogor) [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Rusdiana S, Sejati WK. 2009. Usaha Pengembangan Agribisnis Susu Sapi Perah Dan Peningkatan Produksi Susu Melalui Pemberdayaan Koperasi Susu. Forum Penelitian agro ekonomi. Volume 27 no. 1 p: 43-51.

Rahman, Arief. 2008. Analisis Kepuasan Konsumen Produk Susu Ultra Milk. [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Saleh, Eniza. 2004. Dasar Pengolahan Susu Dan Hasil Ikutan Ternak. Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.

Sijabat, Herlinda Iva Br. 2007. Analisis Proses Keputusan Konsumen Susu Cair Dalam Kemasan Untuk Anak-Anak. [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Sudarmiatin. 2009. Model Perilaku Konsumen dalam Perspektif Teori dan Empiris pada Jasa Pariwisata. Jurnal ekonomi dan bisnis tahun 14 no. 1. Sumarwan, Ujang. 2011. Riset Pemasaran Dan Konsumen. Bogor: IPB Press. Supranto, J. 2006. Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan Untuk Menaikkan

Pangsa Pasar. Jakarta: Penerbit PT Rineka Cipta.

Supranto J, Limakrisna Nandan. 2011. Perilaku Konsumen & Strategi Pemasaran Untuk Memenangkan Persaingan Bisnis. Jakarta: Penerbit Mitra Wacana Media.

97 Tjiptono, F. 1996. Strategi Pemasaran(Edisi I, Cetakan Pertama), Yogyakarta: Andi

Offset.

Wasini. 2009. Analisis Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Minuman Bandrek Serbuk Merk Starbandrek PT Liza Herbal Internasional (Studi Kasus Wilayah Bogor) [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Yusdja, Yusmichad. 2005. Kebijakan Ekonomi Industri Agribisnis Sapi Perah di Indonesia. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian Vol. 3, No. 3, September 2005: 257 - 268

ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN SUSU PASTEURISASI

UMKM MILKFOOD BAROKAH

SKRIPSI

MUHAMMAD AURUDY HASIBUAN H34096063

DEPARTEMEN AGRIBISNIS

FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

BOGOR 2012

2

RINGKASAN

MUHAMMAD AURUDY HASIBUAN. Analisis Kepuasan Konsumen Susu Pasteurisasi UMKM Milkfood Barokah. Skripsi. Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (Di bawah bimbingan POPONG NURHAYATI).

Sektor pertanian dan peternakan sejak dahulu memberikaan peranan yang besar dalam upaya pembangunan di Indonesia. Subsektor peternakan merupakan salah satu sumber pertumbuhan baru khususnya bagi sektor pertanian dan perekonomian nasional pada umumnya. Susu merupakan komoditas dari subsektor peternakan yang memiliki peranan penting dan strategis. Dari aspek kandungan nilai gizi, susu dapat memenuhi kebutuhan gizi bagi masyarakat dan mencegah terjadinya

lost generation (generasi yang penuh dengan keterbatasan, seperti kualitas individu yang rendah, baik ditinjau dari segi kesehatan, kecerdasan dan kemampuan berpikir, maupun mental). Susu juga memiliki nilai ekonomi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai penyedia lapangan kerja. Permintaan terhadap komoditi susu meningkat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengkonsumsi susu, peningkatan pendapatan atau daya beli dan juga peningkatan populasi penduduk Indonesia. Seiring dengan tingginya permintaan susu, saat ini jumlah industri pengolahan susu tumbuh dengan signifikan setiap tahunnya. UMKM Milkfood Barokah adalah perusahaan baru yang bergerak dalam bidang produksi susu sapi pasteurisasi di kota Bogor dan memiliki kendala dalam pemasaran produknya. Permasalahan yang dihadapai oleh UMKM Milkfood Barokah adalah terjadi penurunan penjualan produk susu pasteurisasi Milkfood Barokah. Disamping terjadinya penurunan penjualan, perusahaan juga memiliki permasalahan lain yaitu produk sering ditolak oleh calon konsumen dan juga pelanggan susu pasteurisasi Milkfood Barokah sering berganti-ganti. Oleh sebab itu UMKM Milkfood Barokah membutuhkan suatu riset untuk mengukur kepuasan konsumen.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik konsumen, menganalisis kepuasan konsumen terhadap atribut-atribut susu pasteurisasi Milkfood Barokah dan merumuskan alternatif kebijakan bauran pemasaran yang tepat untuk meningkatkan kepuasan konsumen terhadap susu pasteurisasi Milkfood Barokah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2011. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Metode pengambilan responden dilakukan dengan metode judgement sampling dengan jumlah responden sebanyak 94 orang yang ditentukan melalui metode slovin. Metode pengolahan data yang digunakan adalah analisis deskriptif, Importance Performance Analysis (IPA) dan Costumer Satisfaction Index (CSI).

Karakteristik responden susu pasteurisasi Milkfood Barokah adalah sebagian besarnya berjenis kelamin laki-laki yakni sebanyak 52 orang dan sisanya adalah perempuan sebanyak 42 orang. Umumnya usia responden adalah berkisar 20 – 27 tahun dan jumlah responden yang sudah menikah dengan responden yang belum menikah sama banyak. Mayoritas responden berpendidikan sekolah menengah umum (SMU), bekerja sebagai pegawai swasta atau wirausaha, dengan pendapatan sebesar Rp 1000.000 – Rp 2000.000.

3 Berdasarkan hasil analisis IPA atribut-atribut produk susu pasteurisasi Milkfood Barokah diketahui bahwa atribut yang oleh responden dinilai sangat penting namun kinerjanya tidak memuaskan adalah kemudahan memperoleh produk, informasi pada produk dan desain kemasan. Atribut yang harus dipertahankan kinerjanya adalah rasa, aroma, kandungan gizi, kesegaran, jumlah kandungan bahan pengawet, kekentalan, dan higienitas. Atribut yang memiliki prioritas rendah untuk diperbaiki adalah variasi pilihan rasa, warna produk, kepraktisan, merek dan promo penjualan. Sedangkan atribut yang kinerjanya berlebihan adalah harga, sumber peternakan dan volume. Hasil analisis CSI sebesar 0,74 yang berada pada rentang skala 0,66-0,80 menunjukkan bahwa indeks kepuasan keseluruhan terhadap atribut- atribut susu pasteurisasi Milkfood Barokah berada pada kriteria puas.

Rekomendasi alternatif kebijakan bauran pemasaran susu pasteurisasi Milkfood Barokah adalah perbaikan kemasan dan informasi pada kemasan produk tersebut. Disamping itu UMKM Milkfood Barokah perlu menjaga kelancaran dan memperluas jangkauan distribusi. Sedangkan untuk strategi promosi perlu meningkatkan promo penjualan dan promosi di internet misalnya melalui website social networking (situs jaringan sosial). UMKM Milkfood Barokah harus memperhatikan ketersediaan dan kemudahan memperoleh produknya dipasaran mengingat pada saat ini banyak produk olahan susu yang tersedia di pasar. Untuk menjaga ketersediaan produk perusahaan harus senantiasa berproduksi. Perusahaan juga sebaiknya meningkatkan perluasan jangkauan distribusi dengan cara bekerja sama dengan pengusaha lain dalam menyediakan tempat untuk penjualan produk sehingga produk susu pasteurisasi mudah ditemukan di berbagai tempat (toko makanan). Selanjutnya UMKM Milkfood Barokah harus memperbaiki desain kemasan produknya agar lebih menarik karena bagi responden kemasan yang menarik adalah sangat penting. Disamping itu, UMKM Milkfood Barokah harus menyediakan informasi yang jelas pada produknya berupa informasi izin produksi dari badan pengawas obat dan makanan (BPOM), dan keterangan halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Responden menilai informasi pada produk adalah atribut yang sangat penting karena informasi tersebut menunjukkan bahwa produk tersebut aman dikonsumsi.

4

ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN SUSU PASTEURISASI