• Tidak ada hasil yang ditemukan

USHULUDDIN DAN

DAKWAH

S1 Ilmu Alquran dan Tafsir 111

S1 Aqidah dan Filsafat Islam 112

S1 Tasawuf dan Psikoterapi 113

S1 Psikologi Islam 114

S1 Komunikasi Penyiaran Islam 121

S1 Bimbingan Konseling Islam 122

S1 Manajemen Dakwah 123

EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

S1 Manajemen Bisnis Syariah 521

S1 Akutansi Syariah 522

S1 Perbankan Syariah 523

SYARIAH

S1 Hukum Ekonomi Syariah 211

S1 Hukum Keluarga Islam 212

S1 Hukum Pidana Islam 213

S1 Manajemen Zakat dan Wakaf 214

ILMU TARBIYAH

S1 Pendidikan Agama Islam 311

S1 Pendidikan Bahasa Arab 312

S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini 313 S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 314

Kelas reguler/profesi

Kode fakultas-program studi/jurusan Tahun masuk/angkatan

Nomor Urut

FAKULTAS PROGRAM STUDI/JURUSAN KODE

ADAB DAN BAHASA

S1 Sastra Inggris 611

S1 Pendidikan Bahasa Inggris 612

S1 Sejarah Peradaban Islam 613

S1 Bahasa dan Sastra Arab 614

S1 Tadris Bahasa Indonesia 615

2.2 Pendidikan dan Pengajaran 2.2.1 Sistem Kredit Semester

1. Penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di IAIN Surakarta dilakukan dengan sistem kredit semester, dengan tujuan :

a. Memberi kesempatan kepada mahasiswa yang maju untuk menyelesaikan studi secepat mungkin.

b. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuannya.

c. Mempermudah penyesuaian kurikulum dengan perkembangan baru ilmu pengetahuan dan teknologi.

d. Memungkinkan kemajuan hasil belajar mahasiswa dapat dievaluasi dengan baik.

2. Tahun akademik dibagi dalam 2 (dua) semester :

a. Semester Gasal : Agustus - Desember (16 minggu) b. Semester Genap : Januari - Juli (16 minggu)

3. Mahasiswa dapat menempuh remidi mata kuliah pada penawaran mata kuliah semester berikutnya.

2.2.2 Kurikulum

1. Kurikulum IAIN Surakarta adalah Kurikulum Berbasis Outcomes (Outcomes-based Curriculum) dengan merujuk pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

2. Kurikulum Berbasis Outcomes, gambaran mengenai sosok profil lulusan sangat ditekankan dengan berbagai kompetensi yang menunjukkan kemampuan dari seorang lulusan.

3. Kurikulum di tingkat institut yang berisi mengenai garis besar kebijakan kurikulum institut. Untuk selanjutnya, kurikulum di tingkat institut ini menjadi acuan bagi fakultas atau jurusan (program studi) untuk mengembangkan dan melengkapi naskah kurikulum secara keseluruhan.

4. Setiap mata kuliah diberi kode berupa huruf-huruf kapital yang menunjukan kode mata kuliah jurusan/program studi dan nomor angka tertentu.

5. Nilai kredit setiap mata kuliah diberi harga yang dinamakan nilai kredit.

6. Banyaknya nilai kredit untuk masing-masing mata kuliah ditentukan atas besarnya usaha untuk menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan, praktikum, maupun tugas-tugas lainnya.

7. Nilai kredit perkuliahan, setiap 1 (satu) sks setara dengan : a. 50 (lima puluh) menit kegiatan tatap muka terjadual;

b. 60 (enam puluh) menit kegiatan akademik terstruktur;

c. 60 (enam puluh) menit kegiatan akademik mandiri.

2.2.3 Beban Studi Mahasiswa

1. Beban studi bagi mahasiswa semester 1 (satu) ditetapkan maksimal 20 SKS dengan sistem paket;

2. Pengambilan mata kuliah melebihi beban dapat dilakukan pada awal semester 3 (tiga);

3. Jumlah beban studi pada semester 2 (dua) dan seterusnya ditentukan berdasarkan Indeks Prestasi (IP) mahasiswa pada semester terakhir dengan pedoman sebagai berikut:

Tabel 2.2 Kode Program Studi/Jurusan

4. Mata kuliah yang diambil adalah mata kuliah yang ditawarkan pada semester tersebut dengan mempertimbangkan beban SKS maksimum;

5. Keputusan pengambilan mata kuliah dilakukan oleh mahasiswa di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Akademik;

6. Mahasiswa yang aktif kembali setelah masa cuti kuliah maka beban studi ditentukan berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terakhir.

2.2.4 Perkuliahan

1. Perkuliahan dilaksanakan sesuai dengan Pedoman yang telah ditentukan yaitu 16 kali tatap muka (termasuk UTS dan UAS). Untuk 2 (dua) sks adalah 100 menit, 3 (tiga) sks adalah 150 menit, dan untuk 4 (empat) sks adalah 200 menit.

2. Satuan Acara Perkuliahan (SAP) disampaikan kepada mahasiswa setiap awal semester oleh dosen yang bersangkutan.

3. Dosen yang berhalangan hadir dalam perkuliahan wajib memberitahukan/izin kepada Dekan atau pihak terkait di Fakultas.

4. Mahasiswa wajib mengikuti perkuliahan sekurang-kurangnya 75 % dari kehadiran dosen.

5. Kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan, kerja praktek, PPL, KKL, dan ujian-ujian, dicatat dalam daftar hadir/presensi serta dibuat Berita Acara Perkuliahan.

6. Kegiatan perkuliahan dimonitor oleh administrasi Fakultas.

No Perolehan IPK Beban Maksimum

1 3,5 – 4,0 24 sks

2 3,0 – 3,4 22 sks

3 2,5 – 2,9 20 sks

4 2,0 – 2,4 18 sks

5 Kurang dari 1,9 16 sks

2.2.5 Pembimbing Akademik (PA)

1. Pembimbing Akademik adalah dosen tetap IAIN Surakarta;

2. Mahasiswa selama studi dibimbing oleh PA, yang ditunjuk berdasarkan Keputusan Dekan;

3. Tugas dan tanggung jawab PA sebagai berikut :

a. Membimbing mahasiswa menentukan beban kredit maksimum dan merencanakan pengambilan mata kuliahnya.

b. Membantu kelancaran administrasi akademik seperti mengesahkan Kartu Rencana Studi (KRS), dan Kartu Perubahan Rencana Studi (KPRS).

c. Menanamkan kesadaran untuk bertanggung jawab terhadap studi dan memiliki akhlak yang luhur.

d. Mengikuti perkembangan studi mahasiswa bimbingannya dengan cara melakukan pertemuan periodik untuk membantu mahasiswa memecahkan kesulitan mahasiswa dan memeriksa laporan kemajuan belajar mahasiswa.

4. Masa tugas PA sejak awal pengangkatan PA sampai dengan mahasiswa yang bersangkutan telah lulus studi;

5. Dekan berwenang memberi peringatan kepada PA yang tidak dapat menjalankan tugas dengan baik.

2.2.6 Ujian

1. Jenis-jenis ujian adalah ujian mata kuliah, ujian praktikum, ujian Proposal/seminar, dan ujian munaqosah/skripsi. Pelaksanaan ujian tersebut diatur oleh Fakultas;

2. Ujian Mata Kuliah

a. Ujian mata kuliah dilaksanakan pada setiap pertengahan semester yang disebut Tes Tengah Semester (TTS) dan setiap akhir semester yang disebut Tes Akhir Semester (TAS).

b. Ujian mata kuliah dapat berbentuk tes lisan/tes tertulis/membuat karya tulis, atau dengan berbagai kombinasi sesuai dengan jenis mata kuliah dan pertimbangan dosen yang bersangkutan.

c. Ujian mata kuliah diselenggarakan oleh dosen mata kuliah yang bersangkutan sesuai dengan kewenangannya masing-masing dan teknis pelaksanaannya dibantu oleh panitia yang diangkat oleh Rektor IAIN Surakarta berdasarkan usulan Dekan.

d. Waktu dan jadwal ujian mata kuliah ditetapkan oleh Dekan berdasarkan kalender akademik.

e. Syarat-syarat mahasiswa dapat mengikuti ujian mata kuliah adalah:

➢ Terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada semester yang bersangkutan;

➢ Mengikuti kuliah pada mata kuliah tersebut minimal 75 % dari jumlah kehadiran dosen.

f. Mahasiswa yang tidak hadir dalam ujian tanpa alasan yang dapat dibenarkan dan diterima, dianggap tidak menggunakan haknya dan kepadanya dinyatakan gagal ujian.

g. Mahasiswa yang tidak hadir dalam ujian dengan alasan yang dapat dibenarkan dan diterima, diberikan kesempatan mengikuti ujian khusus setelah mendapat persetujuan Dekan.

h. Tata tertib dan berbagai ketentuan mengenai penyelenggaraan ujian mata kuliah ditentukan oleh Dekan.

i. Mahasiswa yang memperoleh nilai D dan E dinyatakan gagal ujian dan harus memperbaiki/mengulang dengan mengikuti kuliah dan ujian perbaikan sebelum ujian komprehensif atau ujian seminar.

j. Nilai hasil ujian perbaikan adalah nilai terakhir.

3. Ujian Praktikum merupakan pengujian terhadap pencapaian hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah yang menuntut keterampilan dalam praktek.

Pelaksanaan ujian praktikum diatur oleh Fakultas.

4. Ujian Seminar merupakan ujian untuk mematangkan proposal skripsi mahasiswa. Pelaksanaan ujian seminar diatur oleh Fakultas (bagi Fakultas yang melaksanakannya).

5. Ujian Munaqosah merupakan ujian untuk mempertanggungjawabkan secara ilmiah penulisan skripsi kepada pembimbing dan penguji. Pelaksanaan ujian munaqosah diatur oleh Fakultas.

2.2.7 Sistem Penilaian 1. Bobot penilaian

Pada akhir perkuliahan, mahasiswa mendapat nilai hasil belajar yang diberikan berdasarkan nilai tengah semester (TTS), akhir semester (TAS), tugas terstruktur dari dosen, dan nilai praktik (jika terintegrasi dengan kuliah).

Bobot masing-masing komponen ditetapkan oleh dosen berdasarkan bobot tugas masing-masing komponen.

2. Kriteria Penilaian

Pemberian nilai hasil studi mahasiswa berdasarkan kriteria pada Tabel 2.3 berikut:

Tabel 2.3 Kode Program Studi/Jurusan NILAI HURUF