• Tidak ada hasil yang ditemukan

FASAL 2—SATU PANGGILAN KEPADA ORANG-ORANG MUDA

Dalam dokumen Berbagai Amanat Kepada Orang-orang Muda (Halaman 32-37)

[22]

Tuhan mau supaja orang-orang muda mendjadi orang jang te-kun berpikir disediakan dengan sungguh-sungguh, akan mengambil bahagian dalam pekerdjaanNja jang mulia dan paham menanggung djawab atas perkara jang ditanggungkan Tuhan kepadanja. Tuhan memanggil orang-orang muda jang berhati tulus, kuat dan bera-ni, jang sudah mengambil ketentuan akan bergumul dengan berani menghadapi perdjuangan jang dihadapannja untuk kemuliaan Tuh-an, dan mendjadi berkat bagi sesamanja manusia. Djikalau sadja orang muda suka mempeladjari Alkitab, dan suka menahankan se-gala nafsu keinginannja serta suka mendengar akan suara Chalik dan Penebusnja maka mereka itu bukan sadja mendapat perdamaian dengan Tuhan, tetapi dirinja pun akan dimuliakan dan ditinggikan. Hai sahabatku jang muda, inilah satu keuntungan jang kekal bagimu, djikalau engkau mentjamkan akan segala nasihat dalam Sabda Allah, karena harganja tiada ternilai bagaimu.

Saja bermohon kepadamu: biarlah engkau berakal budi dan me-nimbang baik-baik akan segala buah-buah kehidupan tjabul, jang tiada diperintahkan oleh Roch Allah. “Djanganlah kamu tersesat: Allah tiada boleh diolok-olokkan; karena barang jang ditabur orang, itu djuga akan disabitnja. Karena barang siapa jang menabur didalam hawa nafsunja itu akan menjabit kebinasaan dari pada hawa nafsun-ja.” Karena djiwamu, dan karena Krisuts, jang telah menjerahkan diriNja akan memeliharakan dirimu daripada kebinasaan, biarlah engkau pada masa mudamu memikirkan baik-baik akan tanggunga-nmu, akan segala kesempatanmu dan akan segala kemungkinanmu. Tuhan sudah memberi satu kesempatan kepadamu, supaja eng-kau bisa memenuhkan satu takdir jang tinggi. Pengaruh jang keluar daripadamu boleh menjaksikan kebenaran Allah: engkau boleh men-djadi pengerdja bersama dengan Tuhan dalam pekerdjaanNja jang besar akan menjelamatkan djiwa-djiwa. . . .

FASAL 2—SATU PANGGILAN KEPADA ORANG-ORANG MUDA 29

Dipanggil Pada Satu Takdir Jang Tinggi

C! Alangkah baiknja kalau orang muda menghargai akan takdir jang tinggi itu, kemana mereka sudah dipanggil! Kiranja kamu insjaf

akan djalan, dimana kamu harus berdja- lan. Mulaikanlah pekerdja- [23]

anmu dengan satu maksud jang tinggi dan sutji dan biarlalh kamu tahu dengan tentu, bahwa dengan kuasa dari karunia Allah, kamu tidak akan menjimpang daripada djalan jang benar. Djikalau kamu mulai menudju kepada djalan jang salah, maka tjelaka dan bahaja nanti beserta dengan tiap-tiap djedjakmu, dan kamu nanti lama kela-maan tersesat daripada djalan kebenaran, keselamatan dan bahagia. Kuasa pikiranmu perlu dikuatkan, dan tenaga batin dihidupkan oleh kuasa Allah.

Pekerdjaan Tuhan menuntut segala kuat kuasa jang setinggi-ting-ginja, dan dalam banjak ladang pekerdjaan Tu-han ada sangat perlu orang-orang muda jang paham dalam ilmu kitab-kitab. Ada perlu orang-orang, kepada siapa boleh ditanggungkan pekerdjaan dalam ladang-ladang jang luas, jang telah sedia akan disabit. Orang-orang muda, jang berpengetahuan tjukup, jang menjerahkan diri sepenuh-penuhnja pada Tuhan, jang belum dirusakkan oleh ketjemaran dan pertjabulan, akan beruntung dalam pekerdjaannja, dan akan disang-gupkan mengadakan pekerdjaan besar bagi Tuhan Allalh. Biarlah orang-orang muda memperhatikan nasihat ini dan sadarlah.

Berapa banjak orang-orang muda laki-laki dan perempuan telah menjia-njiakan kuasa, jang telah diberikan oleh Tuhan kepadanja, oleh gila-gilaan dan pemborosan. Beberapa hikajat jang sedih teri-ngat oleh saja dari beberapa orang muda, jang telah rusak pikiran, batin dan tubuhnja oleh karena mereka sudah menurut hawa nafsun-ja dalam kebiasaan-kebiasaan nafsun-jang tidak baik! Oleh karena mereka telah mentjeburkan dirinja dalam kesukaan-kesukaan jang terlarang, maka keadaan tubuhnja sudah rusak, dan guna kehidupan mereka itu banjak berkurang.

Hai, orang-orang muda zaman sekarang, jang kurang berdja-ga dan berhati-hati, saja bermohon kepadamu, tobatlah kamu dan djadilah pengerdja-pengerdja Tuhan.

Biarlah engkau beladjar seumur hidupmu untuk mendjadi berkat dan menjelamatkan orang lain. Djikalau engkau minta pertolongan Tuhan, maka kuasaNja jang bekerdja dalam hatimu akan

membina-30 Berbagai Amanat Kepada Orang-orang Muda

sakan segala perlawanan, dan engkau akan disutjikan oleh kebenaran. Dosa-dosa diantara orang-orang muda pada zaman ini amat hebat adanja, tetapi biarlah tudjuanmu itu bekerdja dengan segenap kuat kuasamu untuk menjelamatkan djiwa-djiwa daripada gengigaman kuasa Setan.

Mendjadi Pembawa-pembawa Terang.

Pantjarkanlah terang dimana sadja engkau pergi; tundjukkanlah bahwa engkau mempunjai kekuatan dalam maksud, bahwa engkau bukan seorang jang tak berpendirian dan mu- dah dipengaruhi oleh

[24]

teman-teman-mu jang djahat. Djanganlah dengar akan budjukan orang jang menghinakan Allah teiapi baiklah berusaha mengubahk-an dmengubahk-an memperbaiki dmengubahk-an membalikkmengubahk-an djiwa-djiwa daripada kedja-hatan.

Gunakanlah permintaan doa, budjuklah dengan roh lemah lembut dan kerendahan akan barang siapa jang mengadukan dirinja. Satu djiwa, jang diselamatkan dari kesalahan dan dihantarkan kebawah pandji Kristus, akan mengadakan kesukaan dalam surga, dan akan menaroh satu bintang pada makota kesukaanmu. Satu djiwa jang telah diselamatkan, akan membawa pengetahuan akan hal selamat kepada djiwa jang lain-lain oleh pengaruh kebaktiannja, dan dengan begitu pekerdjaan ini akan berlipat ganda, dan hanja hari pehukuman sadja akan menjatakan keluasan pekerdjaan itu.

Djangan bimbang akan bekerdja bagi Tuhan, karena engkau pi-kir bahwa engkau bisa buat hanja sedikit. Buatlah jang sedikit itu dengan setia, karena Tuhan mau bekerdja dengan engkau dalam segala usahamu. Dia akan menulis namamu dalam buku kehidupan sebagai seorang, jang lajak masuk dalam kesukaan Tuhan. Biarlah kita mohon’kan dengan sungguh-sungguh supaja kiranja lebih ban-jak pengerdja-pengerdja dibangkitkan karena ladang sudah matang akan disabit; perhumaan besar, tetapi pengerdjanja kurang. . . .

Tumbuhkan Tjita-tjita Jang Luas

Orang-orang muda harus punja tjita-tjita jang luas, dan maksud-maksud jang bidjaksana, supaja mereka bisa beruntung dalam segala kesempatannja dan mereka bisa mendapat ilham dan keberanian

FASAL 2—SATU PANGGILAN KEPADA ORANG-ORANG MUDA 31

jang menghidupkan ras’ul-ul dahulukala. Jahja menulis: “Hai segala orang muda, aku telah menjuratkan bagimu sebab kamu kuat, dan firman Allah tinggal didalam kamu, dan kamu sudah mengalahkan si djahat itu.” Satu daradjat jang tinggi telah dihadapkan kepada orang-orang muda, dan Tuhan mengundang mereka supaja bekerdja dengan sungguh-sungguh bagi Dia. Orang-orang muda jang setia, jang merasa kesukaan mendjadi murid-murid dalam sekolah Kristus, bisa mengerdjakan satu pekerdjaan jang besar bagi Gurunja, djikalau sadja mereka mentjamkan akan perintah Kapitennja seperti jang diseruhkan kepada tentara dari dahulu sampai pada zaman kita sekarang ini: “Lakukanlah dirimu seperti laki-laki, biarlah kamu djadi gagah.”

Kamu harus mendjadi orang, jang mau hidup rendah dihadapan fuhan, dan berdiri dihadapanNja seperti laki-laki dan gagah berani, bersih daripada ketjemaran, bersih daripada segala pikiran-pikiran

pertjabulan, jang merusakkan keturu- nan ini. Kamu mesti mendjadi [25]

orang-orang jang membentji segala perkara jang palsu dan djahat, dan jang berani hidup tulus dan benar, serta mengangkat tinggi akan pandji jang berlumur dengan darah radja Immanuel. Talentamu akan bertambah-tambah sementara engkau memakai dia dalam pekerdja-an Tuhpekerdja-anmu, dpekerdja-an itu akpekerdja-an dihargakpekerdja-an tinggi oleh Dia jpekerdja-ang telah membelinja dengan harga jang tidak ternilai. Djanganlah tinggal duduk diam dan lalai melakukan sesuatu apa pun, hanja oleh karena engkau tidak bisa mengadakan satu perkara jang besar, tetapi buatlah segala sesuatu jang didapat oleh tanganmu hendak dibuat, dengan sempurna dan sekuat tenaga. . . .

Panggilan Masuk Tentara

Kristus memanggil orang-orang sukarela masuk kedalam tenta-raNja, dan memikul pandji salibNja dihadapan dunia. Sidang sedang mendjadi lesu akan bantuan orang-orang muda jang berani men-jaksikan namaNja, dan jang mau gerakkan tenaga umat Allah jang mulai lengah itu dengan kegiatannja jang bernjala-njala, dan dengan begitu kuasa geredja akan bertambah-tambah dalam dunia. Ada sa-ngat perlu orang-orang muda jang mau melawan aliran kesukaan dunia ini, dan mau memberi amaran kepada orang-orang muda jang mulai menudju pada djalan ketjemaran dan pertjabulan.

32 Berbagai Amanat Kepada Orang-orang Muda

Tetapi lebih dulu harus orang muda itu, jang mau menurut Tuhan dan serahkan diri buat bekerdja bagiNja, menjutjikan kaabah djiwan-ja dari segala ketjemaran, dan biarkan Kristus berkeraddjiwan-jaan dalam hatinja, kemudian dia akan diberikan kesanggupan memasang tena-ga kedalam setena-gala daja upajanja, dan dia akan menjatakan kegiatan besar dalam menasihatkan orang-orang supaja mereka berdamai dengan Kristus. Apakah orang-orang muda tidak mau menjambut undangan Kristus dan mendjawab: “Aku ini hambamu, suruhka-nlah aku.”? Hai orang-orang muda, marilah kita tampil kemuka, dan perkenalkanlah dirimu sebagai pengerdja-pengerdja bersama-sama dengan Kristus, meneruskan pekerdjaan jang ditinggalkanNja itu dan menghabiskan dia. — Review and Herald. 16 Juni 1891.

Anasir-anasir Penting Dalam Tabiat

Tuhan Allah tidak titahkan supaja orang-orang muda kurang bertjita-tjita. Anasir-anasir tabiat jang membawa keuntungan dan kehormatan kepada sesuatu manusia, — jaitu keinginan keras jang tidak bisa dipadamkan pada perkara-perkara jang lebih baik, kemau-an keras, usaha jkemau-ang tidak kenal pajah, dkemau-an ketetapkemau-an hati jkemau-ang tidak tahu lelah, — semua itu djangan dihantjurkan. — Patriarchs and Prophets, h. 602.

FASAL 3—BERUSAHA MENJENANGKAN

Dalam dokumen Berbagai Amanat Kepada Orang-orang Muda (Halaman 32-37)