PROMOTER 1. Kepala PPSB
3.1. Fasilitas Pelabuhan
Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi Pelabuhan terkait dengan pelayanan tambat labuh kapal, PPS Belawan dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana antara lain :
a) Lahan Pelabuhan
Luas Lahan Peruntukan PPS Belawan seluruhnya 54.94 Ha sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : KM.08/LL/PHB/78 pada tanggal 13 Januari Tahun 1978 tentang pemberian izin untuk mendirikan dan mengoperasionalkan pelabuhan khusus perikanan kepada Departemen Pertanian Cq. Direktorat Jenderal Perikanan di Belawan Sumatera Utara, untuk wilayah kerja dan pengoperasian PPS Belawan dapat dilihat pada gambar 1, berikut :
Gambar 12. Denah Wilayah Kerja dan Pengoperasian PPS Belawan
b) Dermaga
Pembangunan dermaga berfungsi sebagai tempat bersandar kapal perikanan, memuat perbekalan melaut dan pendaratan ikan. Dermaga yang ada mempunyai luas 1.232 M2 dengan panjang 154 M dan lebar 8 M yang terbuat dari kontruksi beton.
c) Jetty
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 43 Jetty PPS Belawan berfungsi sebagai tempat bersandarnya kapal perikanan. Jetty yang ada di PPS Belawan sebanyak 3 (tiga) Unit seluas 336 M² dengan panjang 48 M dan lebar 7 M²
d) Turap/Revetment
Turap/Revetment berfungsi sebagai penahan air agar tidak terjadi abrasi terhadap kondisi tanah. Turap/Revetment di PPS Belawan sepanjang 265 M’.
e) Perairan Alur Pelayaran Masuk Keluar Pelabuhan
Perairan alur pelayaran masuk keluar pelabuhan merupakan alur pelayaran nelayan bagi kapal nelayan/kapal perikanan yang masuk/keluar pelabuhan, dengan adanya pengembangan dan pembangunan proyek Petikemas PT. Pelindo – II Belawan, bagi kapal nelayan/kapal perikanan yang akan masuk dan keluar melalui perairan alur nelayan lama menuju perairan wilayah gabion pangkalan di PPS Belawan, Pangkalan Kampung Kurnia dan Pangkalan Labuhan Deli, akan terjadi perubahan pengalihan alur yang semula menggunakan perairan alur nelayan lama dialihkan ke perairan alur nelayan yang baru untuk informasi pengalihan alur tersebut telah beberapa kali dilakukan sosialisasi dan rapat koordinasi instansi terkait.
f) Perairan Kolam Pelabuhan
Perairan kolam pelabuhan merupakan wilayah kerja perairan PPS Belawan, lokasi perairan tersebut berada di muara sungai dan perairan pantainya adalah pertemuan air laut dan air aliran Sungai Deli yang digunakan oleh kapal nelayan/kapal perikanan yang bersandar, berlabuh serta olah gerak kapal. Kapal yang bersandar di dermaga/tangkahan atau kegiatan berlabuh di wilayah kerja perairan maupun di wilayah pengoperasian perairan pelabuhan, wilayah perairan untuk berlabuh kapal tersebut telah ditentukan berdasarkan perairan area aman sebagai tempat berlabuh kapal. Untuk itu nakhoda kapal/nelayan harus mengetahui dan menguasai wilayah perairan tersebut mulai dari memasuki perairan alur masuk/keluar pelabuhan dan kolam pelabuhan dengan cermat dan teliti
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 44 terutama untuk waktu perjalanan kapal pada malam hari dan kondisi air laut pasang surut.
g) Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (Rambu Suar)
Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) dimaksudkan untuk mengatur gerak lalu lintas kapal perikanan agar tidak terjadi kecelakaan kapal perikanan. Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) yang di bangun oleh PPS Belawan berupa Lampu Pelabuhan (rambu suar) sebanyak 1 (satu) unit dan lampu navigasi sebanyak 2 (dua) unit.
h) Kantor Pelayanan Terpadu Kesyahbandaran
Kantor pelayanan terpadu kesyahbandaran dengan luas 200 M² dimaksudkan untuk melayani kegiatan administrasi masyarakat perikanan berupa pelayanan teknis Operasional kepelabuhanan berupa ; penerbitan surat tanda bukti lapor kedatangan kapal, penerbitan surat tanda bukti lapor keberangkatan kapal, penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) , pelayanan tambat labuh kapal dan pelayanan administrasi pelabuhan lainnya.
i) Balai Pertemuan Nelayan
Balai Pertemuan Nelayan dengan luas 150 M2 digunakan untuk kegiatan pertemuan dengan para pengusaha perikanan, nelayan dan masyarakat perikanan serta instansi terkait lainnya. Jenis kegiatan yang dilakukan antara lain : sosialisasi, kegiatan pelatihan, rapat dengan pengusaha perikanan dan instansi terkait, Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi PPS Belawan dan kegiatan lainnya.
3.2. Kegiatan Operasional Pelabuhan
Selama ini kapal yang bersandar di dermaga setiap hari dihitung menurut frekwensi kunjungan kapalnya. Tetapi sejak tahun 2016 hanya kapal yang melakukan aktifitas ke Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan saja yang dihitung berkunjung. Pada tahun 2016 frekwensi kapal yang berkunjung sebanyak 10.663 trip kapal. Sedangkan kapal yang berangkat ke laut untuk menangkap ikan pada tahun 2016 sebanyak 11.002 trip kapal. Rendahnya kegiatan kunjungan kapal biasanya
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 45 disebabkan karena cuaca yang kurang baik sehingga banyak kapal yang tidak melaut.
1. Melakukan Analisis Hasil dan Temuan
Dalam melaksanakan pelayanan tambat labuh kapal bagi kapal perikanan diwilayah PPS Belawan, fasilitas yang dimiliki PPS Belawan untuk menunjang kegiatan pelayanan tersebut berupa ; alur masuk keluar pelabuhan, kolam pelabuhan, dermaga, jetty, rambu suar, turap, tanah pelabuhan, balai pertemuan, kantor pelayanan dan fasilitas lainnya, sedangkan jumlah kapal yang beroperasi dan berpangkalan di PPS Belawan berjumlah sekitar 507 unit kapal dari berbagai alat tangkap seperti ; kapal pukat cincin, kapal gill net, kapal bouke ami, kapal pukat apung, dan kapal pancing. Kapal nelayan/kapal perikanan tersebut melakukan operasi penagkapan diwilayah pengelolaan perikanan di perairan Selat Malaka, Laut Andaman dan perairan Kepulauan Natuna dan pulang ke pangkalan di PPS Belawan melakukan kunjungan dan tambat labuh kapal untuk membongkar ikan hasil tangkapannya. Selama kegiatan implementasi laboratorium kepemimpinan proyek perubahan pelayanan tambat labuh mengalami peningkatan aktivitas kapal perikanan dan aktivitas pelayanan terutama penerapan pencatatan jurnal harian kapal di dermaga oleh petugas kesyahbandaran. Adapun ada beberapa permasalahan yang ditemukan dalam pelaksanaan pelayanan tambat labuh kapal, antara lain ; kesadaran nakhoda untuk melaporkan kedatangan kapalnya masih kurang, sarana dan prasarana kurang mendukung, kondisi alam terkait dengan terjadinya air laut pasang surut naik.
2. Menyusun Laporan Proyek Perubahan
Kegiatan pelaporan suatu kegiatan merupakan salah satu tahapan monitoring yang sering sekali digunakan untuk melihat suatu kegiatan terjadi peningkatan maupun penurunan kegiatan suatu program tersebut, kegiatan pelaporan kegiatan dapat dilaksanakan bulanan, triwulanan, semester, atau tahunan. Untuk kegiatan pelaksanakan proyek perubahan
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 46 laporan dibuat berdasarakan laporan dari informasi petugas pelayanan yang disampaikan ke atasan langsung dan diteruskan dengan ditindaklanjut untuk penyelesaian tahap kegiatan selanjutnya.
BAB VI PENUTUP
C. Kesimpulan
3. Kegiatan implementasi optimalisasi pelayanan tambat labuh kapal yang telah dilaksanakan dari tanggal 20 Maret s.d. 12 Mei 2017 di PPS Belawan, Medan Sumatera Utara secara umum berjalan dengan lancar sesuai dengan Milestone/ tahapan yang telah penulis tentukan.
4. Pelayanan tambat labuh kapal yang merupakan salah satu pelayanan teknis operasional kepelabuhanan pada seksi kesyahbandaran yang diberikan kepada pemilik / pengurus kapal / nelayan dan juga pelayanan untuk melaksanakan pengendalian terhadap kapal nelayan/kapal perikanan dalam rangka pemanfa’atan sumberdaya kelautan dan perikanan serta yang memanfa’atkan fasilitas pelabuhan dapat dilaksanakan dengan baik dan optimal di PPS Belawan.
D. Saran
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 47 4. Dalam rangka implementasi optimalisasi pelayanan tambat labuh kapal pada PPS Belawan diperlukan komitmen yang kuat dari aparatur pelabuhan untuk melaksanakan pelayanan dimaksud.
5. Dalam penyempurnaan dan pengembangan optimalisasi pelayanan tambat labuh kapal pada PPS Belawan sangat diperlukan adanya dukungan sumber daya manusia aparatur pelabuhan, anggaran, pembinaan/sosialisasi dan sarana dan prasarana yang memadai.
6. Dalam rangka mendukung pelaksanaan birokrasi yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel serta meningkatkan pelayanan kepada para stakeholder, maka PPS Belawan diharapkan agar melaksanakan pelayanan tambat labuh kapal yang optimal dan terus melakukan upaya-upaya perbaikan pelayanan dan melakukan monitoring pelayanan secara intensif.
PERSETUJUAN
Sukamandi, Mei 2017 Project Sponsor / Mentor
Ir. Arief Rahman Lamatta, MM.
NIP. 19581001 198603 1 003
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 48 Daftar Pustaka
Anonymous, 2017, Agenda Inovasi Pengembangan Potensi Diri, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Wahyu Suprapti, Dr,MM, M. Psi-T dan Tim, Agenda Inovasi Inovasi, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Anonymous, 2017, Agenda Inovasi Budaya Kerja Dalam Efektifitas Kepemimpinan, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Anonymous, 2017, Agenda Membangun Tim Efektif Jejaring Kerja, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III Lembaga Administrasi Negara 2017
Anonymous, 2017, Agenda Proyek Perubahan Merancang Proyek Perubahan, Anonymous, 2009, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 49 Anonymous, 2017, Agenda Membangun Tim Efektif Membangun Tim Efektif, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Anonymous, 2017, Agenda Diagnostic Reading Diagnostic Reading, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Anonymous, 2017, Orientasi Peserta Diklat Pengarahan Program, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Anonymous, 2017, Orientasi Peserta Diklat Dinamika Kelompok, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Anonymous, 2017, Agenda Self Mastery Wawasan Kebangsaan, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Anonymous, 2017, Agenda Self Mastery Integritas, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Anonymous, 2009, Undang Undang Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2009, Undang Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran, Jakarta.
Anonymous, 2015, Peraturan Pemerintah Nomor : 75 Tahun 2015 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2012, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : PER. 08/MEN/2012 tentang Kepelabuhanan Perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2013, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 03/PERMEN-KP/2013 tentang Kesyahbandaran di Pelabuhan Perikanan, Jakarta.
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 50 Anonymous, 2012, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : PER. 30/MEN/2012 tentang Usaha Perikanan Tangkap di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indinesia, Jakarta.
Anonymous, 2012, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : PER. 13/MEN/2012 tentang Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan, Jakarta.
Anonymous, 2014, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 20/PERMEN-KP/2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2014, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 48/PERMEN-KP/2014 tentang log Book Penangkapan Ikan, Jakarta.
Anonymous, 2017, Peraturan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Nomor : 4/PER-DJPT/2017 tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Pungutan Penerimaan negara Bukan Pajak di Luar Pungutan Perikanan di Pelabuhan Perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2014, Laporan Tahunan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Belawan.
Anonymous, 2015, Laporan Tahunan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Belawan.
Anonymous, 2016, Laporan Tahunan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Belawan.
Sutopo dan Suryanto Adi, 2006, Pelayanan Prima, Jakarta
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 51 Daftar Pustaka
Agenda Inovasi Pengembangan Potensi Diri, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Wahyu Suprapti, Dr,MM, M. Psi-T dan Tim, Agenda Inovasi Inovasi, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Agenda Inovasi Budaya Kerja Dalam Efektifitas Kepemimpinan, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Agenda Membangun Tim Efektif Jejaring Kerja, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III Lembaga Administrasi Negara 2017
Agenda Proyek Perubahan Merancang Proyek Perubahan, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017 Agenda Membangun Tim Efektif Membangun Tim Efektif, Bahan Ajar
Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017 Agenda Diagnostic Reading Diagnostic Reading, Bahan Ajar Diklat
Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Orientasi Peserta Diklat Pengarahan Program, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 52 Orientasi Peserta Diklat Dinamika Kelompok, Bahan Ajar Diklat
Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Agenda Self Mastery Wawasan Kebangsaan, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Agenda Self Mastery Integritas, Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat III, Lembaga Administrasi Negara 2017
Anonymous, 2009, Undang Undang Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2009, Undang Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran, Jakarta.
Anonymous, 2015, Peraturan Pemerintah Nomor : 75 Tahun 2015 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2012, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : PER. 08/MEN/2012 tentang Kepelabuhanan Perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2013, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 03/PERMEN-KP/2013 tentang Kesyahbandaran di Pelabuhan Perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2012, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : PER. 30/MEN/2012 tentang Usaha Perikanan Tangkap di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indinesia, Jakarta.
Anonymous, 2012, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : PER. 13/MEN/2012 tentang Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan, Jakarta.
Anonymous, 2014, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 20/PERMEN-KP/2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2014, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 48/PERMEN-KP/2014 tentang log Book Penangkapan Ikan, Jakarta.
Anonymous, 2017, Peraturan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Nomor : 4/PER-DJPT/2017 tentang Petunjuk Teknis Tata Cara
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 53 Pungutan Penerimaan negara Bukan Pajak di Luar Pungutan Perikanan di Pelabuhan Perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2014, Laporan Tahunan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Belawan.
Anonymous, 2015, Laporan Tahunan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Belawan.
Anonymous, 2016, Laporan Tahunan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Belawan.
Sutopo dan Suryanto Adi, 2006, Pelayanan Prima, Jakarta
Daftar Pustaka
Anonymous, 2009, Undang Undang Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2015, Peraturan Pemerintah Nomor : 75 Tahun 2015 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta.
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 54 Anonymous, 2012, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : PER. 08/MEN/2012 tentang Kepelabuhanan Perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2013, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 03/PERMEN-KP/2013 tentang Kesyahbandaran di Pelabuhan Perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2012, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : PER. 30/MEN/2012 tentang Usaha Perikanan Tangkap di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indinesia, Jakarta.
Anonymous, 2012, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : PER. 13/MEN/2012 tentang Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan, Jakarta.
Anonymous, 2014, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 20/PERMEN-KP/2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan, Jakarta.
Anonymous, 2014, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 48/PERMEN-KP/2014 tentang log Book Penangkapan Ikan, Jakarta.
Anonymous, 2014, Laporan Tahunan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Belawan.
Anonymous, 2015, Laporan Tahunan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Belawan.
Sutopo dan Suryanto Adi, 2006, Pelayanan Prima, Jakarta
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 55 1. Mengarahkan kepada petugas untuk memiliki komitmen yang kuat dalam melaksanakan tugas dan memberikan pembinaa dan pelayanan kepelabuhanan dengan tertib dan cermat khususnya pelayanan tambat labuh kapal perikanan kepada nelayan/kapal perikanan.
4. Kendala Internal dan Eksternal
Beberapa kendala muncul selama pelaksanaan proyek perubahan yaitu kendala internal dan kendala eksternal.
Kendala Internal antara lain lebih kepada pengaturan jadwal waktu yang bergesekan dengan kegiatan pokok pemeriksaan yang memang harus lebih
diutamakan. Selain itu juga masalah ketersediaan data-data yang belum lengkap yang selama ini masih tercecer tersimpan di berbagai tempat.
Sementara kendala eksternal lebih kepada kesiapan pihak eksternal untuk mensuplai data-data yang dibutuhkan. Selain itu juga terkait dengan layanan teknologi informasi yang tidak mudah untuk segera diatasi dan butuh keahlian khusus.
5. Strategi Mengatasi Masalah
Dalam pelaksanaan proyek perubahan pasti mengalami masalah, namun demikian semua masalah dapat diselesaikan dengan baik.
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 56 Strategi untuk mengatasi semua permasalahan antara lain dengan membangun pola komunikasi yang baik dengan para stakeholder.
Selain itu juga perencanaan tahapan yang matang dan pengaturan waktu pelaksanaan. Namun demikian masih ada beberapa permasalahan yang mungkin memang tidak dapat diselesaikan dalam jangka pandek karena di luar kemampuan. Kondisi ini akan selalu dikomunikasikan dan dicarikan solusinya karena memang proyek ini dilaksanakan untuk jangka panjang dan berkesinambungan.
6. Capaian
Sesuai dengan kriteria keberhasilan, maka capaian pelaksanaan proyek perubahan ini telah sesuai dengan target jangka pendek yang ditetapkan selama 60 hari pelaksanaan yaitu tersedianya database yang lengkap dan mutakhir pada entitas Kota Mataram, meskipun masih terdapat kekurangsempurnaan.
Ukuran capaian ini antara lain berdasarkan hasil akhir database Kota Mataram yang telah diinput, diupdate dan mudah diakses seperti dapat dilihat pada lampiran 8.
Selain itu, kriteria keberhasilan juga dapat dilihat dari adanya dukungan dari para stakeholder serta berdasarkan survey diperoleh hasil adanya peningkatan pandangan stakeholder dari sebelum ada proyek perubahan database dengan E-Drive dengan setelah ada proyek perubahan yaitu dari sisi kelengkapan data, kemutakhiran data, kemudahan akses dan kepuasan stakeholder serta manfaat.
Rekapitulasi hasil survey dapat dilihat pada lampiran 10a.
7. Instrumen Monitoring yang Digunakan
Dalam rangka menjaga agar proyek perubahan tetap berjalan secara berkelanjutan untuk jangka panjang, maka salah satu instrumen yang
Laporan Proyek Perubahan-Diklatpim III Angkatan XI Page 57 kami buat adalah melalui Surat Keputusan Tim Kerja dan Instruksi Kerja. Penetapan pegawai untuk menginput database tertuang dalam SK Tim Kerja melalui Keputusan Kepala Perwakilan yang berlaku selama setahun ke depan dan setiap tahun direncanakan untuk dibuat surat keputusan yang baru dengan menyesuaikan personil yang ada.
Selain itu juga melalui Instruksi Kerja yang mewajibkan setiap pemegang DIW untuk selalu mengupdate e-drive setiap bulan atau setiap ada perubahan data. Kelengkapan update database di masing-masing DIW kami masukkan sebagai catatan dalam Instruksi Kerja sebagai bagian dari penilaian prestasi kerja pegawai di akhir tahun.
C. KENDALA IMPLEMENTASI PROYEK PERUBAHAN (INTERNAL