Risiko-risiko utama yang timbul dari instrument keuangan yang dimiliki Perusahaan adalah risiko modal, risiko nilai tukar, risiko kredit dan risiko likuiditas. Kegiatan operasional Perusahaan dijalankan secara hati-hati dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi Perusahaan.
The main risks arising from financial instruments owned by the Company are equity risk, exchange rate risk, credit risk and liquidity risk. The Company’s operational activities carried out carefully to manage these risks in order to minimize potential losses for the company.
a. Manajemen Risiko Modal a. Capital Risk Management Perusahaan mengelola risiko modal untuk
memastikan bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan keberlangsungan hidup, serta memaksimalkan kesejahteraan pemegang saham dengan mengoptimalisasi saldo hutang dan modal. Struktur modal Perusahaan terdiri dari utang (Catatan 15) yang diimbangi oleh kas dan setara kas (Catatan 5), dan ekuitas pemegang saham, yang terdiri dari modal yang ditempatkan dan disetor (Catatan 23) dan saldo laba.
The Company manages capital risk to ensure that it will be able to continue as going concern, in addition to maximizing the profits of the shareholders through the optimization of the balance of debt and equity. The Company's capital structure consists of debt (Note 15) offset by cash and cash equivalents (Note 5), equity consisting of paid-in capital (Note 23) and retained earnings.
b. Risiko Nilai Tukar b. Exchange Rate Risk Risiko nilai tukar adalah risiko dimana nilai wajar
atau arus kontraktual masa datang dari suatu instrumen keuangan akan terpengaruh akibat perubahan nilai tukar.
Exchange rate risk is the risk that the fair value or future contractual flows of a financial instrument will fluctuate due to changes in exchange rates
Perusahaan memiliki eksposur dalam mata uang asing yang timbul dari transaksi operasionalnya.
Eksposur tersebut timbul karena transaksi yang bersangkutan dilakukan dalam mata uang selain mata uang fungsional.
The Company has foreign currency exposure arising from operations. The exposure arising from such transaction conducted in currencies other than the functional currency.
Analisis sensitivitas mata uang asing Foreign currency sensitivity analysis Perusahaan terutama terekspos terhadap mata
uang USD dan JPY. Transaksi seperti saldo bank dan utang usaha Perusahaan dalam mata uang USD dan JPY pada akhir periode pelaporan.
The Company is mainly exposed to USD and JPY currency. Transactions like cash in banks and payables are using USD and JPY at the end of the reporting period.
Sensitivitas Perusahaan terhadap mata uang asing telah meningkat selama tahun berjalan terutama disebabkan oleh bank dan utang usaha Perusahaan dalam mata uang USD dan JPY.
This is mainly attributable to the exposure outstanding on USD and JPY denominated cash in banks and payables in the Company at the end of the reporting period.
Tabel berikut menunjukkan dampak dari kemungkinan perubahan kurs mata uang USD dan JPY terhadap Rupiah terhadap laba sebelum pajak untuk periode 31 Desember 2018 dan 2017.
The following tables set forth for the year indicated, the impact of reasonably possible changes in the USD and JPY exchange rate per Indonesian Rupiah on pre-tax income in December 31, 2018 and 2017.
Sensitivitas dari Kenaikan (laba) rugi sebelum pajak 2017/
(penurunan)/ Sensitivity of (profit)/loss
Mata uang asing Increase (decrease) before taxes for 2017 Currencies Rp'000
Dollar Amerika Serikat 2,35%/(2,35%) 257.043/(257.043) U.S. Dollar
Yen Jepang 2,74%/(2,74%) 8.597/(8.597) Japan Yen
31 Desember/December 31 , 2018
Sensitivitas dari Kenaikan (laba) rugi sebelum pajak 2017/
(penurunan)/ Sensitivity of (profit)/loss
Mata uang asing Increase (decrease) before taxes for 2017 Currencies Rp'000
Dollar Amerika Serikat 0,45%/(0,45%) 24.101/(24.101) U.S. Dollar
Yen Jepang 0,70%/(0,70%) 7.659/(7.659) Japan Yen
31 Desember/December 31 , 2017
c. Risiko Pasar c. Market Risk
Risiko pasar merupakan risiko yang terutama disebabkan karena perubahan tingkat bunga, harga komoditas dan harga modal atau pinjaman, yang dapat menimbulkan kerugian bagi Perusahaan. Dalam perencanaan usaha Perusahaan, risiko pasar yang memiliki dampak langsung kepada Perusahaan adalah dalam hal pengelolaan tingkat bunga.
Market risk is the risk that arises primarily from changes in interest rates, commodity prices, and the price of capital or loans, which could incur losses to the Company. In the Company's business planning, the market risk with direct impact to the Company is in terms of interest rate management.
Peningkatan/ Penurunan/
Increase by Decrease by
36 bps 36 bps
Rp'000 Rp'000
Pengaruh terhadap laba Affecting the net profit before
sebelum pajak (2.600.022) 2.600.022 taxes 31 Desember/December 31 , 2018
Peningkatan/ Penurunan/
Increase by Decrease by
36 bps 36 bps
Rp'000 Rp'000
Pengaruh terhadap laba Affecting the net profit before
sebelum pajak (566.107) 566.107 taxes 31 Desember/December 31 , 2017
d. Risiko Kredit d. Credit Risk Risiko kredit adalah risiko bahwa Perusahaan
akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau pihak lawan akibat gagal memenuhi liabilitas kontraktualnya. Perusahaan menetapkan batasan jumlah kredit untuk masing-masing pelanggan, melakukan pengawasan terhadap umur piutang, dan melakukan penagihan secara berkesinambungan. Terkait dengan simpanan di bank, Perusahaan memonitor reputasi bank yang bersangkutan.
Credit risk is the risk that the Company will incur a loss arising from a customer or counterparty as result of failing to meet its contractual obligations.
Company sets limits on the amount of credit for each customer, monitoring the aging of receivables, and to collect on an ongoing basis.
In relation with bank deposits, the Company monitors the bank’s reputation.
Tabel berikut menyajikan eksposur maksimum Perusahaan terhadap risiko kredit untuk instrumen keuangan pada laporan posisi keuangan tanpa memperhitungkan perlindungan kredit lainnya:
The following table presents the Company’s maximum exposure to credit risk for financial instruments in the statement of financial position regardless of credit protection:
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo Jatuh tempo dan tidak mengalami dan tidak mengalami dan mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ penurunan nilai/
Neither pas due Past due but Past due and Jumlah/
nor impaired not impaired Impaired Total
Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Kas dan setara kas 190.024.633 - - 190.024.633 Cash and cash equivalent Piutang usaha - bersih 227.693.862 9.538.489 1.321.685 235.910.666 Account receivables - net Piutang lain-lain 6.898.021 - - 6.898.021 Other receivables Aset lain-lain 62.112.966 - - 62.112.966 Other assets Jumlah aset keuangan 486.729.482 9.538.489 1.321.685 494.946.286 Total financial assets
31 Desember/December 31 , 2018
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo Jatuh tempo dan tidak mengalami dan tidak mengalami dan mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ penurunan nilai/
Neither pas due Past due but Past due and Jumlah/
nor impaired not impaired Impaired Total
Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Kas dan setara kas 424.952.870 - - 424.952.870 Cash and cash equivalent Piutang usaha - bersih 117.739.015 2.767.193 184.459 120.690.667 Account receivables - net Piutang lain-lain 10.857.858 - - 10.857.858 Other receivables Aset lain-lain 90.086.133 - - 90.086.133 Other assets Jumlah aset keuangan 643.635.876 2.767.193 184.459 646.587.528 Total financial assets
31 Desember/December 31 , 2017
e. Manajemen risiko likuiditas e. Liquidity risk management Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang
timbul karena Perusahaan tidak memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi likuiditasnya.
Perusahaan mengelola risiko likuiditas dalam memenuhi komitmen Perusahaan untuk menjalankan operasional normal Perusahaan.
Liquidity risk is the risk of loss arising from the Company does not have sufficient cash flow to meet its labilities. The Company manages liquidity risk in fulfilling the company’s commitment to carry out the normal operations of the Company.
Berikut adalah jadwal jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017:
Below shows the contractual undiscounted cash flows of the Company financial assets and liabilities based on the contractual payment as of December 31, 2018 and 2017:
Hingga 1 tahun/ 1-2 tahun/ 3-5 tahun/ Lebih dari 5 tahun/ Jumlah/
Up to 1 year 1-2 years 3-5 years More than 5 years Total
Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000
Aset Assets
Tanpa suku bunga Non-interest bearing
Kas 325.659 - - - 325.659 Cash on hand
Piutang usaha - bersih 227.693.862 8.216.804 - - 235.910.666 Account receivables - net
Piutang lain-lain 6.898.021 - - - 6.898.021 Other receivables
Aset lain-lain 62.112.967 -- - -- 62.112.967 Other assets
Suku bunga variabel Variable interest rate
Kas di bank 85.697.974 - - - 85.697.974 Cash in banks
Suku bunga tetap Fixed Interest rate
Deposito berjangka 104.001.000 - - - 104.001.000 Time deposits
Jumlah aset 486.729.483 8.216.804 - - 494.946.287 Total assets
Liabilitas Liabilities
Tanpa suku bunga Non-interest bearing
Utang usaha 418.252.237 - - - 418.252.237 Account payables
Utang lain-lain 5.785 5.785 Other payable
Biaya yang masih
harus dibayar 19.299.075 - - - 19.299.075 Accrued expenses
Suku bunga variabel Variable interest rate
Utang bank jangka pendek 279.823.164 - - - 279.823.164 Short-term bank loan
Utang dari lembaga keuangan 29.340.348 1.092.084 - - 30.432.432 Loan from financial institution Utang bank jangka panjang 7.851.399 7.562.192 13.216.660 - 28.630.251 Long term bank loan
Jumlah liabilitas 754.572.008 8.654.276 13.216.660 - 776.442.944 Total liabilities
Posisi Neto (267.842.525) (437.472) (13.216.660) - (281.496.657) Net Position 31 Desember/December 31 , 2018
Hingga 1 tahun/ 1-2 tahun/ 3-5 tahun/ Lebih dari 5 tahun/ Jumlah/
Up to 1 year 1-2 years 3-5 years More than 5 years Total
Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000
Aset Assets
Tanpa suku bunga Non-interest bearing
Kas 720.876 - - - 720.876 Cash on hand
Piutang usaha - bersih 118.273.801 2.416.866 - - 120.690.667 Account receivables - net
Piutang lain-lain 10.857.858 - - - 10.857.858 Other receivables
Aset lain-lain 90.086.133 - - - 90.086.133 Other assets
Suku bunga variabel Variable interest rate
Kas di bank 84.231.994 - - - 84.231.994 Cash in banks
Suku bunga tetap Fixed Interest rate
Deposito berjangka 340.000.000 - - - 340.000.000 Time deposits
Jumlah aset 644.170.662 2.416.866 - - 646.587.528 Total assets
Liabilitas Liabilities
Tanpa suku bunga Non-interest bearing
Utang usaha 640.328.983 12.472.024 - - 652.801.007 Account payables
Utang lain-lain 49.570 - - - 49.570 Other payables
Biaya yang masih
harus dibayar 12.213.262 - - - 12.213.262 Accrued expenses
Suku bunga variabel Variable interest rate
Utang bank jangka pendek 171.627.339 - - - 171.627.339 Short-term bank loan
Utang dari lembaga keuangan 18.113.000 - - - 18.113.000 Loan from financial institution
Utang pembelian kendaraan 52.710 - - - 52.710 Purchase of vehicles
Utang bank jangka panjang 7.767.876 13.034.391 9.182.987 - 29.985.254 Long term bank loan
Jumlah liabilitas 850.152.740 25.506.415 9.182.987 - 884.842.142 Total liabilities
Posisi Neto (205.982.078) (23.089.549) (9.182.987) - (238.254.614) Net Position 31 Desember/December 31 , 2017
35. REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI