Risiko-risiko utama yang timbul dari instrument keuangan yang dimiliki Perusahaan adalah risiko modal, risiko nilai tukar, risiko kredit dan risiko likuiditas. Kegiatan operasional Perusahaan dijalankan secara hati-hati dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi Perusahaan.
The main risks arising from financial instruments owned by the Company are equity risk, exchange rate risk, credit risk and liquidity risk. The Company’s operational activities carried out carefully to manage these risks in order to minimize potential losses for the company.
a. Manajemen Risiko Modal a. Capital Risk Management Perusahaan mengelola risiko modal untuk
memastikan bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan keberlangsungan hidup, serta memaksimalkan kesejahteraan pemegang saham dengan mengoptimalisasi saldo hutang dan modal. Struktur modal Perusahaan terdiri dari utang (Catatan 15) yang diimbangi oleh kas dan setara kas (Catatan 5), dan ekuitas pemegang saham, yang terdiri dari modal yang ditempatkan dan disetor (Catatan 24) dan saldo laba.
The Company manages capital risk to ensure that it will be able to continue as going concern, in addition to maximizing the profits of the shareholders through the optimization of the balance of debt and equity. The Company's capital structure consists of debt (Note 15) offset by cash and cash equivalents (Note 5), equity consisting of paid-in capital (Note 24) and retained earnings.
b. Risiko Nilai Tukar b. Exchange Rate Risk Risiko nilai tukar adalah risiko dimana nilai wajar
atau arus kontraktual masa datang dari suatu instrumen keuangan akan terpengaruh akibat perubahan nilai tukar.
Exchange rate risk is the risk that the fair value or future contractual flows of a financial instrument will fluctuate due to changes in exchange rates
Perusahaan memiliki eksposur dalam mata uang asing yang timbul dari transaksi operasionalnya.
Eksposur tersebut timbul karena transaksi yang bersangkutan dilakukan dalam mata uang selain mata uang fungsional.
The Company has foreign currency exposure arising from operations. The exposure arising from such transaction conducted in currencies other than the functional currency.
Analisis sensitivitas mata uang asing Foreign currency sensitivity analysis Perusahaan terutama terekspos terhadap mata
uang USD dan JPY. Transaksi seperti saldo bank, piutang usaha dan utang usaha Perusahaan dalam mata uang USD dan JPY pada akhir periode pelaporan.
The Company is mainly exposed to USD and JPY currency. Transactions like cash in banks, account receivables and payables are using USD and JPY at the end of the reporting period.
Sensitivitas Perusahaan terhadap mata uang asing telah meningkat selama tahun berjalan terutama disebabkan oleh bank, piutang usaha dan utang usaha Perusahaan dalam mata uang USD dan JPY.
This is mainly attributable to the exposure outstanding on USD and JPY denominated cash in banks, account receivables and payables in the Company at the end of the reporting period.
Tabel berikut menunjukkan dampak dari kemungkinan perubahan kurs mata uang USD dan JPY terhadap Rupiah terhadap laba sebelum pajak untuk periode 31 Desember 2017, 2016 dan 2015.
The following tables set forth for the year indicated, the impact of reasonably possible changes in the USD and JPY exchange rate per Indonesian Rupiah on pre-tax income in December 31, 2017, 2016 and 2015.
Sensitivitas dari Kenaikan (laba) rugi sebelum pajak 2017/
(penurunan)/ Sensitivity of (profit)/loss
Mata uang asing Increase (decrease) before taxes for 2017 Currencies Rp'000
Dollar Amerika Serikat 0,45%/(0,45%) 24.101/(24.101) U.S. Dollar
Yen Jepang 0,70%/(0,70%) 7.659/(7.659) Japan Yen
2017
Sensitivitas dari Kenaikan (laba) rugi sebelum pajak 2016/
(penurunan)/ Sensitivity of (profit)/loss
Mata uang asing Increase (decrease) before taxes for 2016 Currencies Rp'000
Dollar Amerika Serikat 2,25%/(2,25%) 269.440/(269.440) U.S. Dollar
Yen Jepang 2,92%/(2,92%) 97.198/(97.198) Japan Yen
2016
Sensitivitas dari Kenaikan (laba) rugi sebelum pajak 2015/
(penurunan)/ Sensitivity of (profit)/loss
Mata uang asing Increase (decrease) before taxes for 2015 Currencies Rp'000
Dollar Amerika Serikat 2,96%/(2,96%) 175.684/(175.684) U.S. Dollar
Yen Jepang 3,65%/(3,65%) 13/(13) Japan Yen
2015
c. Risiko Pasar c. Market Risk
Risiko pasar merupakan risiko yang terutama disebabkan karena perubahan tingkat bunga, harga komoditas dan harga modal atau pinjaman, yang dapat menimbulkan kerugian bagi Perusahaan. Dalam perencanaan usaha Perusahaan, risiko pasar yang memiliki dampak langsung kepada Perusahaan adalah dalam hal pengelolaan tingkat bunga.
Market risk is the risk that arises primarily from changes in interest rates, commodity prices, and the price of capital or loans, which could incur losses to the Company. In the Company's business planning, the market risk with direct impact to the Company is in terms of interest rate management.
Peningkatan/ Penurunan/
Increase by Decrease by
36 bps 36 bps
Rp'000 Rp'000
Pengaruh terhadap laba Affecting the net profit before
sebelum pajak (566.107) 566.107 taxes 2017
Peningkatan/ Penurunan/
Increase by Decrease by
34 bps 34 bps
Rp'000 Rp'000
Pengaruh terhadap laba Affecting the net profit before
sebelum pajak (546.105) 546.105 taxes 2016
Peningkatan/ Penurunan/
Increase by Decrease by
50 bps 50 bps
Rp'000 Rp'000
Pengaruh terhadap laba Affecting the net profit before
sebelum pajak (421.921) 421.921 taxes 2015
d. Risiko Kredit d. Credit Risk
Risiko kredit adalah risiko bahwa Perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau pihak lawan akibat gagal memenuhi liabilitas kontraktualnya. Perusahaan menetapkan batasan jumlah kredit untuk masing-masing pelanggan, melakukan pengawasan terhadap umur piutang, dan melakukan penagihan secara berkesinambungan. Terkait dengan simpanan di bank, Perusahaan memonitor reputasi bank yang bersangkutan.
Credit risk is the risk that the Company will incur a loss arising from a customer or counterparty as result of failing to meet its contractual obligations.
Company sets limits on the amount of credit for each customer, monitoring the aging of receivables, and to collect on an ongoing basis.
In relation with bank deposits, the Company monitors the bank’s reputation.
Tabel berikut menyajikan eksposur maksimum Perusahaan terhadap risiko kredit untuk instrumen keuangan pada laporan posisi keuangan tanpa memperhitungkan perlindungan kredit lainnya:
The following table presents the Company’s maximum exposure to credit risk for financial instruments in the statement of financial position regardless of credit protection:
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo Jatuh tempo dan tidak mengalami dan tidak mengalami dan mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ penurunan nilai/
Neither pas due Past due but Past due and Jumlah/
nor impaired not impaired Impaired Total
Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Kas dan bank 424.952.870 - - 424.952.870 Cash and banks
Piutang usaha 118.273.697 2.416.970 184.459 120.875.126 Account receivables Piutang lain-lain 10.857.858 - - 10.857.858 Other receivables
Uang muka 4.147.830 - - 4.147.830 Advances
Aset lain-lain 90.086.133 - - 90.086.133 Other assets
Jumlah aset keuangan 648.318.388 2.416.970 184.459 650.919.817 Total financial assets 2017
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo Jatuh tempo dan tidak mengalami dan tidak mengalami dan mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ penurunan nilai/
Neither pas due Past due but Past due and Jumlah/
nor impaired not impaired Impaired Total
Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Kas dan bank 125.727.650 - - 125.727.650 Cash and banks
Piutang usaha 18.691.697 87.322.461 1.572.242 107.586.400 Account receivables Piutang lain-lain 5.471.395 - - 5.471.395 Other receivables
Uang muka 1.587.493 - - 1.587.493 Advances
Aset lain-lain 25.108.961 - - 25.108.961 Other assets
Jumlah aset keuangan 176.587.196 87.322.461 1.572.242 265.481.899 Total financial assets 2016
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo Jatuh tempo dan tidak mengalami dan tidak mengalami dan mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ penurunan nilai/
Neither pas due Past due but Past due and Jumlah/
nor impaired not impaired Impaired Total
Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Kas dan bank 100.793.455 - - 100.793.455 Cash and banks
Piutang usaha 19.595.112 79.421.645 75.104 99.091.861 Account receivables Piutang lain-lain 6.444.265 - - 6.444.265 Other receivables
Uang muka 4.544.926 - - 4.544.926 Advances
Aset lain-lain 20.579.309 - - 20.579.309 Other assets
Jumlah aset keuangan 151.957.067 79.421.645 75.104 231.453.816 Total financial assets 2015
e. Manajemen risiko likuiditas d. Liquidity risk management Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang
timbul karena Perusahaan tidak memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi likuiditasnya.
Perusahaan mengelola risiko likuiditas dalam memenuhi komitmen Perusahaan untuk menjalankan operasional normal Perusahaan.
Liquidity risk is the risk of loss arising from the Company does not have sufficient cash flow to meet its labilities. The Company manages liquidity risk in fulfilling the company’s commitment to carry out the normal operations of the Company.
Berikut adalah jadwal jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan pada tanggal 31 Desember 2017, 2016 dan 2015:
Below shows the contractual undiscounted cash flows of the Company financial assets and liabilities based on the contractual payment as of December 31, 2017, 2016 and 2015:
Hingga 1 tahun/ 1-2 tahun/ 3-5 tahun/ Lebih dari 5 tahun/ Jumlah/
Up to 1 year 1-2 years 3-5 years More than 5 years Total
Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000
Aset Assets
Tanpa suku bunga Non-interest bearing
Kas 720.876 - - - 720.876 Cash on hand
Piutang usaha 118.425.583 2.449.543 - - 120.875.126 Account receivables
Piutang lain-lain 10.857.858 - - - 10.857.858 Other receivables
Uang muka 4.147.830 - - - 4.147.830 Advances
Aset lain-lain 90.086.133 - - - 90.086.133 Other assets
Suku bunga variabel Variable interest rate
Kas di bank 84.231.994 - - - 84.231.994 Cash in banks
Suku bunga tetap Fixed Interest rate
Deposito berjangka 340.000.000 - - - 340.000.000 Time deposits
Jumlah aset 648.470.274 2.449.543 - - 650.919.817 Total assets
Liabilitas Liabilities
Tanpa suku bunga Non-interest bearing
Utang usaha 640.328.983 12.472.024 - - 652.801.007 Account payables
Utang lain-lain 49.570 - - - 49.570 Other payables
Biaya yang masih
harus dibayar 12.213.262 - - - 12.213.262 Accrued expenses
Suku bunga variabel Variable interest rate
Utang bank jangka pendek 171.627.339 - - - 171.627.339 Short term bank loan
Utang dari lembaga keuangan 18.113.000 - - - 18.113.000 Loan from financial institution
Utang pembelian kendaraan 52.710 - - - 52.710 Purchase of vehicles
Utang bank jangka panjang 7.767.876 13.034.391 9.182.987 - 29.985.254 Long term bank loan
Jumlah liabilitas 850.152.740 25.506.415 9.182.987 - 884.842.142 Total liabilities Posisi Neto (201.682.466) (23.056.872) (9.182.987) - (233.922.325) Net Position
2017
Hingga 1 tahun/ 1-2 tahun/ 3-5 tahun/ Lebih dari 5 tahun/ Jumlah/
Up to 1 year 1-2 years 3-5 years More than 5 years Total
Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000
Aset Assets
Tanpa suku bunga Non-interest bearing
Kas 510.119 - - - 510.119 Cash on hand
Piutang usaha 107.586.400 - - - 107.586.400 Account receivables
Piutang lain-lain 5.471.395 - - - 5.471.395 Other receivables
Uang muka 1.587.493 - - - 1.587.493 Advances
Aset lain-lain 25.108.961 - - - 25.108.961 Other assets
Suku bunga variabel Variable interest rate
Kas di bank 125.217.531 - - - 125.217.531 Cash in banks
Jumlah aset 265.481.899 - - - 265.481.899 Total assets
Liabilitas Liabilities
Tanpa suku bunga Non-interest bearing
Utang usaha 251.839.261 - - - 251.839.261 Account payables
Utang lain-lain 75.952 - - - 75.952 Other payables
Biaya yang masih
harus dibayar 3.836.828 - - - 3.836.828 Accrued expenses
Suku bunga variabel Variable interest rate
Utang bank jangka pendek 184.523.068 - - - 184.523.068 Short term bank loan
Utang pembelian kendaraan 161.391 50.390 - - 211.781 Purchase of vehicles Utang bank jangka panjang 2.556.463 3.168.027 - - 5.724.490 Long term bank loan
Jumlah liabilitas 442.992.963 3.218.417 - - 446.211.380 Total liabilities
Posisi Neto (177.511.064) (3.218.417) - - (180.729.481) Net Position 2016
Hingga 1 tahun/ 1-2 tahun/ 3-5 tahun/ Lebih dari 5 tahun/ Jumlah/
Up to 1 year 1-2 years 3-5 years More than 5 years Total
Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000 Rp '000
Aset Assets
Tanpa suku bunga Non-interest bearing
Kas 529.539 - - - 529.539 Cash on hand
Piutang usaha 99.091.861 - - - 99.091.861 Account receivables
Piutang lain-lain 4.094.265 - - - 4.094.265 Other receivables
Uang muka 4.544.926 - - - 4.544.926 Advances
Aset lain-lain 20.579.309 - - - 20.579.309 Other assets
Suku bunga variabel Variable interest rate
Kas di bank 80.263.916 - - - 80.263.916 Cash in banks
Suku bunga tetap Fixed interest rate
Deposito berjangka 20.000.000 - - - 20.000.000 Time deposits
Piutang lain-lain 2.350.000 - - - 2.350.000 Other receivables
Jumlah aset 231.453.816 - - - 231.453.816 Total assets
Liabilitas Liabilities
Tanpa suku bunga Non-interest bearing
Utang usaha 157.236.049 - - - 157.236.049 Account payables
Utang lain-lain 819.474 - - - 819.474 Other payables
Biaya yang masih
harus dibayar 921.558 - - - 921.558 Accrued expenses
Suku bunga variabel Variable interest rate
Utang bank jangka pendek 89.611.660 - - - 89.611.660 Short term bank loan
Utang pembelian kendaraan 176.131 - - - 176.131 Purchase of vehicles
Utang bank jangka panjang 2.689.796 4.446.259 1.278.231 - 8.414.286 Long term bank loan Utang pihak berelasi 4.210.000 4.860.580 2.429.420 - 11.500.000 Due to related parties Jumlah liabilitas 255.664.668 9.306.839 3.707.651 - 268.679.158 Total liabilities Posisi Neto (24.210.852) (9.306.839) (3.707.651) - (37.225.342) Net Position
2015
38. PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS AKTIVITAS