• Tidak ada hasil yang ditemukan

FORMAT/BENTUK-BENTUK LAPORAN LAIN

Dalam dokumen Materi Bahasa Indonesia Manfaat penelitian (Halaman 77-82)

BAB VIII LAPORAN ILMIAH

C. FORMAT/BENTUK-BENTUK LAPORAN LAIN

Pada dasarnya sebuah laporan dipandang lengkap apabila telah memuat 5W + 1 H (What, Who, When, Where, Why, dan How). Namun karena maksud/tujuan dan sifat objek laporan bermacam-macam, format/bentuk laporan menjadi sangat beragam sesuai dengan maksud/tujuan dan sifat objek yang dilaporkan.

1. Laporan dalam bentuk Memo dan Surat.

Tidak jarang laporan-laporan pendek dibuat dalam bentuk memo ataupun surat. Memo dipakai untuk laporan internal dalam suatu organisasi. Untuk laporan eksternal yang formal hendaknya tidak menggunakan memo, tetapi menggunakan surat.

Contoh: Kalimat pembuka surat laporan:

- Dengan ini kami laporkan kepada Saudara bahwa diinstansi kami ada sejumlah karyawan yang akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat ini. Oleh karena itu ….

- Berkenaan dengan surat Saudara nomor … tanggal …, perihal prestasi belajar siswa penerima beasiswa, dengan ini kami laporkan bahwa ….

Contoh: Kalimat penutup surat laporan: - Semoga laporan ini dapat diterima. - Mudah-mudahan laporan ini bermanfaat.

2. Laporan Kunjungan/Perjalanan

- Judul (Misal, Laporan Kunjungan ke … oleh ….) - Waktu/lama kunjungan

- Latar Belakang - Tujuan Kunjungan

- Bentuj,Jenis kegiatan (observasi, wawancara, memberi bantuan, memperoleh gambaran, dsb)

- Hasil yang diperoleh: paparan/gambaran lokasi berbagai aspek (misal, kunjungan ke suatu daerah yang dilanda banjir, maka yang dilaporkan antara lain gambaran geografis lokasi, sebab-sebab terjadinya, junlah korban, kerugian yang diderita, usaha menolong para korban, upaya antisipasi, dll)

- Kesimpulan dan saran - Lampiran

3. Laporan Kegiatan (Diskusi/Seminar) - Judul

Latar Belakang penyelenggaraan - Tujuan

- Pembicara/pemrasaran - Moderator

- Penyelenggara - Hasil yang diperoleh - Penutup

- Lampiran

4. Laporan Percobaan

- Judul praktikum/percobaan

- Latar belakang perlunya percobaan - Alat dan bahan

- Waktu pelaksanaan - Langkah kerja - Data yang diperoleh - Kesimpulan 5. Laporan Wawancara - Judul wawancara - Tujuan wawancara - Pelaksanaan - Narasumber - Hasil wawancara 6. Laporan Peristiwa - Judul - Tempat terjadinya - Waktu - Sebab-sebab terjadinya - Akibat/dampak - Upaya mengatasi

Laporan peristiwa di berbagai media masa pada umumnya menggunakan format 5 W = 1H.

7. Laporan Pertanggungjawaban - Judul

- pengantar/pendahuluan - Kegiatan yang diprigramkan - Kegiatan-kegiatan yang terlaksana - Biaya pelaksanaan kegiatan - Tingkat keterlaksanaan kegiatan

- Hambatan-hambatan dalam pelaksanaan - Penutup

C. CARA MENYAMPAIKAN LAPORAN

Dilihat dari gayanya dalam melaporkan sesuatu dapat menggunakan gaya narasi, deskripsi, ataupun eksposisi.

- Gaya Narasi (Penceritaan atau Pengisahan).

Gaya ini berfokus pada aktivitas orang yang dilaporkan. Pola alamiahnya ialah kronologis, tetapi bisa juga disajikan dengan retorika flsh back (kilas balik).

- Gaya Deskripsi (Pelukisan keadaan atau kejadian)

Gaya ini berfokus pada gambaran wujud suatu keadaan yang dilaporkan sehingga penerima laporan seolah-olah menyaksikan sendiri keadaan atau kejadian itu. Polanya bisa spasial, umum khusus, atau khusus-umum.

- Gaya Ekspositoris (Pemaparan Hal)

Gaya ini berfokus pada proses kejadian yang dilaporkan. Untuk melaporkan suatu kegiatan atau proses, kita dapat menerangkan bagaimana langkah/tahapannya secara runtut dari awal hingga akhir dengan tujuan agar penerima laporan mendapat wawasan atau pengalaman baru tentang kegiatan atau proses tersebut. Pola alamiahnya ialah proses-hasil secara kronologis, tetapi retorikanya bisa saja hasil-proses.

Contoh 1: Laporan Narasi

Pada tahun 1980-an IBM menjadi penjual Personal Computer (PC) yang sukses dan tak tertandingi. IBM menawarkan merek, kualitas, keamanan, dan kepercayaan. Pada waktu itu IBM memperoleh 70% keuntungan industri komputer dunia.

Namun, ketika konsumen mulai sadar bahwa PC buatan IBM tidak jauh beda dengan PC buatan perusahaan lainnya, maka konsumen mulai berpikir mengapa harus membayar lebih kepada merek IBM kalau mutu tidak jauh beda. Tahun 90-an mulai bermunculan merek-merek PC tiruan yang mengakibatkan keuntungan IBM menurun dari 55% pada 1990 menjadi 38% pda 1993.

Akhirnya merek IBM turun dari singgasan dan hanya berada pada urutan ketiga. Pada tahun 1994, keuntungan IBM mendekati nilai negatif dan hampir jatuh ke jurang. Padahal IBM merupakan penguasa teknologi informasi selama dua dasawarsa.

Contoh 2: Laporan Deskripsi

Matahari mulai menggigit kulit ketika sekawanan banteng tampak bergerak ke padang alang-alang. Sementara itu, di belakang – dalam jarak yang jauh – suara kentongan bambu yang menggiring hewan-hewan itu tetap bertalu-talu. Pintu Cagar Leuweung Sancang – hutan tempat banteng seharusnya tinggal, tinggal beberapa meter lagi ketika tiba-tiba banteng terkejut dan membalikkan tubuhnya untuk kemudian menghilang ke hutan cadangan, tempat persembunyian semula.

Inilah hari pertama penggiringan banteng di Garut Selatan yang gagal, Rabu, 20 Maret lalu. Wartawan TVRI yang meliput penggiringan itu, konon, tanpa setahu tim penggiring banteng mengacungkan moncong kamera sedemikian rupa hingga banteng-banteng itu kaget. Padahal sudah sejak subuh tim penggiring – yang antara lain para anggota Polsus Perlindungan Hutan Alam – menggiring binatang itu.

Contoh 3: Laporan Eksposisi

Pemasakan ikan bandeng diawali dengan memilih ikan bandeng yang masih segar. Supaya dihasilkan masakan ikan yang sedap aromanya dan nikmat cita rasanya, ikan bandeng yang akan diolah harus dipilih ikan yang baik dan belum layu. Ikan yang baik itu dapat dikenali dari matanya yang cerah (tidak kusam), kulit/sisiknya kesat dan tidak berlendir, tidak berbau lumpur atau berbau bangkai ikan.

Ikan yang telah diyakini baik untuk dimasak selanjutnya dicuci hingga betul- betul bersih, kemudian digesek perutnya dengan pisau yang tajam untuk dikeluarkan kotorannya. Penggunaan pisau yang tajam dimaksudkan agar tidak merusak dagingnya. Ikan yang telah terbelah dan telah bersih isi perutnya itu tidak boleh terkena air karena hal itu dapat memengaruhi cita rasanya setelah matang.

Latihan

1. Buatlah format/kerangka dasar laporan ilmiah (mulai dari cover sampai isi bagian penutup), formatnya saja.

2. Buatlah contoh laporan kunjungan / perjalanan

3. Buatlah gaya laporan eksposisi dan deskripsi masing-masing satu paragraf sesuai dengan fakultas Anda!

BAB IX

Dalam dokumen Materi Bahasa Indonesia Manfaat penelitian (Halaman 77-82)

Dokumen terkait