• Tidak ada hasil yang ditemukan

Format tampilan SpreadKeys

Dalam dokumen Cover A -2. Oleh Tim YapYappa (Halaman 48-52)

1 . Mencatat posisi kemunculan simbol angka

6. Format tampilan SpreadKeys

Langkah terakhir yang perlu dilakukan adalah menggunakan Conditional Formatting untuk menandai nilai-nilai dalam area SpreadKeys dengan warna Stabilo.

Ketikkan "G8:FD8" dalam Name Box sehingga seluruh tuts putih dalam area SpreadKeys

ter-highlight. KlikHome → Styles → Conditional Formatting → Highlight Cells Rules → Equal To. . ., kemudian klik sel B22 sehingga "=$B$22" tertulis dalam kotak input Format cells that are EQUAL TO:. Klik ikon panah bawah di sudut kanan kotak input with untuk memilih opsi format tampilan yang sesuai dengan warna yang Anda pergunakan pada sel B22 (mungkin Anda perlu memilih opsi Custom Format... dan memilih warna Stabilo yang sesuai dari jendela dialog Format Cells, tab Fill).

Ulangi langkah-langkah Conditional Formatting tuts putih untuk setiap sel berwarna dalam range B22:D23.

Diperlukan langkah-langkah yang berbeda untuk mengaktifkan fitur Stabilo bagi tuts-tuts hitam. Sebagai persiapan, aturlah posisi batang scroll bar B2 pada posisi paling kiri sehingga nada C ditampilkan dalam sel C2. Gunakan opsi tampilan Fungsi dengan meng-klik option button C5, lalu centang semua check boxes dalam range B8:B19. Isikan atau pilih fungsi nada b2, b3, b5, b6, dan b7 masing-masing pada 5 sel sembarang dalam range B22:D23 sehingga Anda memperoleh tampilan menyerupai Gambar 3.13.

Gambar 3.13. Persiapan Conditional Formatting untuk tuts-tuts hitam.

Letakkan kursor pada sel I6 (fungsi nada b7 pada tuts hitam pertama). Gunakan kombinasi tombol Ctrl+klik untuk meng-highlight sel-sel O6, R6, X6, AA6, dan AD6 (yakni sel-sel yang memuat tuts hitam dari fungsi nada b7 pertama hingga b7 kedua). Dengan menggunakan kombinasi Ctrl+klik, kelima sel tersebut akan terpilih bersamaan dengan sel I6 yang sebelumnya telah Anda pilih dengan cara meletakkan kursor.

Setelah keenam sel tersebut terpilih, lakukanlah kembali langkah-langkah Conditional

B. Pembuatan fitur Stabilo

Jangan melewatkan pengaturan Conditional Formatting untuk sel Stabilo D23 meskipun sel tersebut tidak memuat nilai apapun dalam langkah-langkah ini. Gambar 3.14 menunjukkan contoh hasil yang Anda peroleh setelah melakukan langkah-langkah Conditional Formatting untuk keenam tuts hitam pertama dalam area SpreadKeys:

Gambar 3.14. Hasil Conditional Formatting pada 6 tuts hitam pertama.

Ketikkan "M4:AE8" dalam Name Box sehingga range tersebut ter-highlight. Tekan Ctrl+c, pindahkan kursor ke sel pertama dalam wilayah oktaf 2 (yakni sel AH4) kemudian tekanlah tombol Enter. Ulangi langkah penyalinan ini untuk setiap sel pertama dalam wilayah oktaf 3, 4, dan seterusnya hingga wilayah oktaf 7 (dapat dilakukan cukup dengan menggunakan rangkaian shortcut Ctrl+c dan Ctrl+v saja). Ketika Anda telah mencapai wilayah oktaf 7, maka Anda telah menyelesaikan seluruh pengaturan Conditional Formatting untuk tuts-tuts hitam. Lakukanlah ujicoba fungsionalitas Conditional Formatting tuts hitam ini dengan cara mengubah nada Root (klik ikon panah kanan dalam scroll bar B2 beberapa kali sambil melihat hasil yang ditunjukkan dalam area SpreadKeys).

3.2. Stabilo

Untuk memeriksa konsistensi warna dan pengaturan Conditional Formatting yang Anda lakukan dalam area SpreadKeys, ketikkan "G6:FD8" dalam Name Box lalu klik Home → Styles → Conditional Formatting → Manage Rules. Jendela dialog Conditional Formatting Rules Manager akan terbuka dan menampilkan seluruh format tampilan yang telah Anda lakukan dalam area SpreadKeys. Jika diperlukan, Anda dapat memberikan nama "SpreadKeys" untuk range G6:FD8 dengan cara mengetikkan nama tersebut dalam Name Box (tentunya setelah meng-highlight area yang akan Anda beri nama). Perubahan atau penghapusan Conditional Formatting dapat Anda lakukan dengan cara memilih nama SpreadKeys dari Name Box kemudian mengakses jendela dialog Conditional Formatting Rules Manager.

Sebagai langkah penutup, highlight range B22:D23 dan ketikkan nama "Stabilo" dalam Name Box. Hal ini ditujukan untuk mempermudah pembersihan nilai-nilai dalam range tersebut secara sekaligus ketika sudah tidak dibutuhkan. Anda juga dapat mencoba menggunakan shortcut Alt-w-v-h untuk menghilangkan row & column headings dari tampilan Excel sehingga memperoleh tampilan SpreadKeys yang lebih bersih. Gunakan shortcut yang sama untuk kembali menampilkan row & column headings.

Akhir Bagian 3

Pada tahap ini, Anda telah melengkapi SpreadKeys dengan dua contoh fitur tambahan yang dibuat dengan menggunakan fitur Camera dan Data Validation dalam Excel. Anda juga telah menggunakan fungsi MATCH( ), COUNTBLANK( ), SMALL( ), serta memasukkan formula OFFSET( ) dalam jendela dialog Name Manager untuk membuat daftar nilai-nilai valid yang dinamis, dilanjutkan dengan menggunakan fungsi IF( ) di dalam jendela dialog Data Validation. Terakhir, Anda juga telah berhasil menyelesaikan seluruh langkah tutorial dengan lengkap.

Sebagai penutup, kami ucapkan selamat, dan kami juga berharap agar Anda dapat terus menggali manfaat rekreasional dan profesional yang tidak ada habisnya dari tutorial ini.

© 2018

A

A--22

T

Tuuttoorriiaall DDiiaaggrraamm PPiiaannoo ((EExxcceell 22001100))

[

[SSeerrii TuTutotorriiaallAAlltteerrnanattiiff YYaapYpYaappppaa]]

Seri Tutorial Alternatif YapYappa adalah serangkaian buklet tutorial yang berfokus pada pengembangan aplikasi-aplikasi informal dan rekreasional dengan sarana lingkungan pengembangan aplikasi yang mudah dijangkau: gratis, bersumber terbuka, atau sudah sangat umum dikenal dan dipergunakan.

Dalam Tutorial Diagram Piano (Excel 2010), Anda akan dibimbing untuk membangun diagram tuts piano atau keyboard yang menunjukkan lokasi dan fungsi nada dari formula skala atau akor yang Anda masukkan ke dalam antarmuka Excel. Perangkat lunak Excel dipilih sebagai piranti pengembangan aplikasi diagram piano karena, selain dilengkapi dengan fitur-fitur pengolahan data yang relatif cepat dan akurat, perangkat lunak tersebut telah cukup umum dikenal dan dipergunakan sehingga dapat menjadi "lingkungan pemrograman" alternatif untuk menjawab berbagai kebutuhan modifikasi yang mungkin Anda perlukan setelah menyelesaikan tutorial ini.

Dilengkapi dengan cuplikan layar, formula-formula Excel, panduan dan penjelasan langkah dari awal hingga akhir serta berkas final sebagai contoh, tutorial ini ditujukan agar tidak hanya memiliki manfaat rekreasional namun sekaligus juga mengasah kemampuan pemecahan masalah yang dibutuhkan dalam lingkup profesional.

Dalam dokumen Cover A -2. Oleh Tim YapYappa (Halaman 48-52)

Dokumen terkait