C. Format tampilan
2.2. Area SpreadKeys
Highlight range M4:AH8 kemudian tekan Ctrl+c. Letakkan kursor pada sel AH4 kemudian tekan
Enter untuk menyalin diagram tuts dimulai dari sel tersebut. Ulangi langkah penyalinan ini pada setiap sel di sudut kiri atas bingkai tuts C hingga Anda mencapai kolom FF. Highlight range FD8:FF9 kemudian gunakan shortcut Alt-h-m-c untuk menggabungkan sel-sel nada C terakhir dalam sel FD8.
Gambar 2.27. Melengkapi seluruh jangkauan oktaf piano hingga sel FD8.
2. Menandai 8 wilayah oktaf
Ketikkan "G1:L1" dalam Name Box, kemudian gunakan shortcut Alt-h-m-c untuk menggabungkan range tersebut. Ketikkan angka "0" bercetak tebal dalam range yang baru saja Anda gabungkan. Angka tersebut berfungsi untuk menunjukkan wilayah oktaf bagi nada-nada A, Bb, dan B paling rendah yang terdapat dalam instrumen piano 88-kunci, sehingga ketiga nada tersebut secara lengkap disebut sebagai A0, Bb0, dan B0.
Gunakan shortcut Alt-n-s-h untuk membuka menu Shapes dan pilihlah grafikBasic Shapes → Left Bracket. Klik-geser di dalam sel G2 untuk menempatkan grafik Left Bracket di dalam sel tersebut. Tanda kurung ini akan kita pergunakan untuk menunjukkan tuts mana saja dalam area SpreadKeys yang berada dalam wilayah oktaf tertentu.
Pastikan bahwa opsi Snap to Grid dalamDrawing Tools → Format → Arrange → Align masih Anda aktifkan. KlikDrawing Tools → Format → Arrange → Rotate → Rotate Right 90° untuk memutar Left Bracket kepada posisi yang sesuai, kemudian gunakanlah handles di sekeliling grafik tersebut untuk menyesuaikan lebar dan tingginya dengan dimensi range G2:L2. KlikDrawing Tools → Format → Shape Outlineuntuk memilih warna dan ketebalan (Weight) grafik sesuai selera Anda, misalnya seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut:
C. Format tampilan
Ketikkan "M12:AG12" dalam Name Box, kemudian gunakan shortcut Alt-h-m-c untuk menggabungkan range tersebut. Ketikkan angka "1" bercetak tebal dalam range yang baru saja Anda gabungkan. Klik pada grafik Left Bracket dalam range G2:L2 kemudian tekan Ctrl+c untuk menyalin grafik tersebut ke dalam clipboard. Letakkan kursor pada sel M11 kemudian tekan Ctrl+v. Klik
Drawing Tools → Format → Arrange → Rotate → Flip Vertical untuk memutar grafik salinan tersebut ke posisi yang sesuai, lalu gunakanlah handles di sekeliling grafik tersebut untuk menyesuaikan lebar dan tingginya dengan dimensi range M11:AG11.
Ulangi langkah penulisan nomor oktaf dan penambahan grafik Left Bracket untuk wilayah oktaf 2 hingga 8 dengan cara menempatkan salinan nomor oktaf genap di atas SpreadKeys diikuti dengan menempatkan salinan nomor oktaf ganjil beserta grafik Left Bracket di bawah SpreadKeys. Perhatikan bahwa hanya terdapat 1 nada saja dalam wilayah oktaf 8 (yakni nada C8).
Khusus mengenai wilayah oktaf 4: Wilayah oktaf tersebut diawali oleh nada C4 yang sering juga disebut sebagai nada C tengah karena nada tersebut kira-kira terletak di titik tengah 88-kunci piano serta berada persis di antara 2 paranada not balok seperti ditunjukkan dalam gambar berikut:
Gambar 2.29. Letak nada C tengah dalam notasi balok.
Berikanlah warna khusus untuk membedakan wilayah oktaf 4 dari wilayah oktaf lainnya. Jika diperlukan, Anda dapat memilih grafik-grafik Left Bracket dengan menggunakan kombinasi Shift+klik kemudian menon-aktifkan opsi Snap to Grid untuk dapat memindahkan letak grafik-grafik tersebut secara manual dengan menggunakan tombol-tombol panah pada keyboard. Berikut ini adalah contoh hasil yang dapat Anda peroleh setelah melengkapi penandaan wilayah oktaf (tingkat perbesaran tampilan 70%):
2.2. Area SpreadKeys
3. Menandai letak Root dan fungsi nada 1
Untuk mempermudah pembacaan diagram, setiap letak nada Root dan fungsi nada 1 akan kita tandai dengan warna arsir. Awali dengan menggunakan jendela dialog Go To atau Name Box untuk meng-highlight range G8:FD8. KlikHome → Styles → Conditional Formatting → Highlight Cells Rules → Equal To. . . lalu klik pada sel C2 sehingga "=$C$2" tertera di dalam kotak input Format cells that are EQUAL TO:, jendela dialog Equal To. Biarkan jendela dialog tersebut tetap terbuka lalu klik ikon panah bawah di sudut kanan kotak input with. Pilihlah opsi Custom Format... sehingga jendela dialog Format Cells terbuka.
Gambar 2.31. Memilih opsi Custom Format dalam jendela dialog Equal To.
Klik tab Border dalam dialog Format Cells, lalu klik Presets → Outline. Lanjutkan dengan meng-klik tab Fill dan pilihlah warna sesuai selera Anda untuk menandai letak nada Root dalam area SpreadKeys. Tutup jendela dialog Format Cells dan Equal To setelah Anda selesai memasukkan pengaturan yang Anda kehendaki.
Gambar 2.32. Menandai letak nada Root dalam seluruh area SpreadKeys, tuts putih.
Biarkan range G8:FD8 tetap ter-highlight. Kali ini Anda akan menandai setiap letak fungsi nada 1 dalam tuts putih dengan warna yang sama dengan yang telah Anda pergunakan. Klik option button C5, lalu klikHome → Styles → Conditional Formatting → Highlight Cells Rules → Equal To. . . dan ketikkan angka "1" dalam kotak input Format cells that are EQUAL TO:. Ulangi langkah pembuatan bingkai dan pemilihan warna seperti yang telah Anda lakukan sebelumnya untuk menandai letak nada Root, lalu tutuplah semua jendela dialog yang masih terbuka.
C. Format tampilan
Gambar 2.33. Menandai letak fungsi nada 1 dalam seluruh area SpreadKeys, tuts putih.
Langkah-langkah penandaan Root dan fungsi nada 1 juga perlu Anda lakukan terhadap tuts-tuts hitam, diawali dengan meng-highlight range G6:FF7 melalui dialog Go To atau Name Box dan diikuti dengan langkah-langkah seperti yang telah Anda lakukan untuk memformat tampilan tuts putih. Jika diperlukan, Anda dapat memberikan format khusus berupa warna font hitam untuk setiap alfabet atau fungsi nada 1 tuts hitam melalui jendela dialog Format Cells, tab Font, kotak input Color.
Terakhir, gunakanlah shortcut Alt-w-v-g untuk menghilangkan tampilan Gridlines jika Anda menghendaki tampilan SpreadKeys yang lebih bersih.
Gambar 2.34. Letak fungsi nada 1 skala Eb Minor Pentatonik dalam SpreadKeys.
Akhir Bagian 2
Pada tahap ini, Anda telah membangun kalkulator transposisi sederhana dengan memanfaatkan fitur Form Controls, Cell Styles, serta fungsi-fungsi VLOOKUP( ), IF( ), dan ROW( ). Anda juga telah menempatkan nilai keluaran operasi transposisi ke dalam area SpreadKeys dengan menggunakan fungsi INDEX( ), COUNTIF( ), MOD( ), COLUMN( ), dan AND( ), diikuti dengan penggunaan fitur Conditional Formatting untuk menandai letak nada Root dan fungsi nada 1. Silahkan melanjutkan ke Bagian 3 yang