BAB II KAJIAN TEORIKAJIAN TEORI
2.1 Tinjauan Teoritis
2.1.2 Public Relations (PR)
2.1.2.2 Fungsi dan Tujuan Public Relations (PR)
Hal apa saja yang harus dilakukan praktisi humas dalam melakukan pekerjaanya. Menurut Dominick, humas mencakup hal-hal sebagai berikut20:
1. Humas memiliki kaitan erat dengan opini public.
Pada satu sisi, praktisi humas berupaya untuk memengaruhi public agar memberikan opini yang positif bagi organisasi atau perusahaan, namun pada sisi lain humas harus berupaya mengumpulkan informasi dari khalayak, menginterpretasikan informasi itu dan melaporkannya kepada manajemen jika informasi itu memiliki pengaruh terhadap keputusan manajemen.
2. Humas memiliki kaitan erat dengan komunikasi.
Praktisi humas bertangung jawab menjelaskan tindakan perusahaan kepada khalayak yang berkepentingan dengan organisasi atau perusahaan. Khalayak yang berkepentingan akan selalu tertarik
18
Morrisan, M.A, 2010. Manajemen Public Relations, Strategi Menjadi Humas Profesional., Edisi I. Cetakan ke-2 Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Hal:8
19
Iriantara, Yosal, 2010.Community Relations. Konsep dan Aplikasinya.Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Hal:5.
20
Morrisan, M.A, 2010. Manajemen Public Relations, Strategi Menjadi Humas Profesional., Edisi I. Cetakan ke-2 Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Hal:8-9
dengan apa saja yang dilakukan perusahaan. Praktisi humas harus memberikan perhatian terhadap pikiran dan perasaan khalayak terhadap organisasi.Humas harus menjadi saluran arus bolak-balik antara organisasi dan khalayaknya.Organisasi pada dasarnya berhubungan dengan berbagai macam khalayak. Secara umum khalayak humas terbagi atas khalayak internal: karyawan, organisasi buruh serta pemegang saham yang namanya tercatat pada perusahaan dan khalayak eksternal seperti: badan atau institusi pemerintah, dealer, pemasok, masyarakat sekitar, media massadan pemegang saham yang tidak tercatat pada daftar pemegang saham.
3. Humas merupakan fungsi manajemen
Humas berfungsi membantu manajemen dalam menetapkan tujuan yang hendak dicapai serta menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang berubah.Humas juga harus secara rutin memberikan saran kepada manajemen, memiliki kegiatan yang terencana dengan baik, mampu mengoganisir dan mengarahkan dirinya untuk mencapai tujuan tertentu.
Tujuan utama dari Public Relations adalah mempengaruhi perilaku orang secara individu maupun kelompok saat saling berhubungan, melalui dialog dengan semua golongan, dimana persepsi, sikap dan opininya penting terhadap suatu kesuksesan sebuah perusahaan.
Public relations berfungsi menciptakan iklim yang kondusif dalam mengembangkan tanggung jawab serta partisipasi antara pejabat Humas atau Public Relations Officerdan masyarakat untuk
mewujudkan tujuan bersama. Fungsi tersebut dapat diwujudkan melalui beberapa aspek-aspek pendekatan atau strategi public relations21.
4. Strategi operasional
Melalui pelaksanaan program Public Relations yang dilakukan dengan pendekatan kemasyarakatan (sociologi approach), melalui mekanisme sosial kultural dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat dari opini publik atau kehendak masyarakat terekam pada setiap berita atau surat pembaca dan lain sebagainya yang dimuat di berbagai media massa.
5. Pendekatan persuasif dan edukatif
Fungsi Public Relations adalah menciptakan komunikasi dua arah (timbal balik) dengan menyebarkan informasi dari organisasi kepada pihak publiknya yang bersifat mendidik dan memberikan penerangan maupun melakukan pendekatan persuasif agar tercipta saling pengertian, menghargai pemahaman toleransi dan lain sebagainya.
6. Pendekatan tanggung jawab sosial
Public Relations nenumbuhkan sikap tanggung jawab sosial bahwa tujuan dan sasaran yang hendak dicapai bukan ditujukan untuk mengambil keputusan sepihak dari publik sasarannya (masyarakat) namun untuk memperoleh keuntungan bersama.
21
7. Pendekatan kerja sama
Berupaya membina hubungan yang harmonis antara organisasi dengan berbagai kalanagan baik hubungan ke dalam (internal relations) dan keluar (external relations) untuk meningkatkan kerjasama.
8. Pendekatan koordinatif dan integrative
Untuk memperluas peranannya dimasyarakat, maka fungsi
Public Relations dalam arti sempit hanya mewakili lembaga dan institusi yang dinaunginya.
Dalam konsepnya, fungsi Public Relations ketika menjalankan tugas operasionalnya, baik sebagai komunikator dan mediator, maupun organisator, menurut Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy, MA. Dalam bukunya, Hubungan masyarakat suatu komunikologis adalah sebagai berikut22:
a. Menunjang kegiatan manajemen dalam mencapai tujuan organisasi. b. Membina hubungan harmonis antara organisasi dengan publik internal
dan publik eksternal.
c. Menciptakan komunikasi dua arah dengan menyebarkan informasi dari organisasi kepada publiknya dan menyalurkan opini publik kepada organisasi
d. Melayani publik dan menasehati pimpinan organisasi demi kepentingan umum.
e. Operasionalosasi dan organisasi public relations adalah bagaiman membina hubungan harmonis antara organisasi dengan publiknya.
22
Mengenai konsep fungsional Public Relations Betrand R. Canfield dalam bukunya, Public Relations: Principles And Problems, mengemukakan fungsi public relations sebagai23:
1. Its should serve the public’s interest (mengabdi pada kepentingan umum).
2. Maintain good communication(memelihara komunikasi yang baik). 3. Stress good morals and manner (menitikberatkan moral dan perilaku
yang baik).
Yang pertama ditegaskan oleh Canfield mengenai Public Relations itu adalah pengabdian kepada kepentingan umum.Yang dimaksud dengan umum disini adalah publik intern dan ekstern, yang hubungannya dengan mereka harus dibina sehingga menjadi harmonis.
Fungsi kedua yang ditekankan adalah pemeliharaan komunikasi yang baik artinya yaitu hubungan komunikatif antara Public Relations dengan publik baik internal maupun eksternal, dan dengan manajer serta staffnya dilakukan secara timbal balik yang dilandasi empati sehingga menimbulkan rasa simpati. Ini mengandung arti bahwa dalam melancarkan komunikasinya itu, yang secara struktural dan fungsional mewakili organisasinya, paraPublic Relations memandang siapa saja yang berhubungan dengannya sebagai insan yang patut dihargai dan dihormati.
Fungsi Public Relations yang ketiga menurut Canfield, Menitik beratkan pada moral dan perilaku yang baik.Ditekan-kannya moral dan perilaku ini karena Public Relations berhubungan dengan publik, menjadi citra organisasi.Jika para Public Relations berlaku sopan dan santun dengan
23
Ruslan, Rosadi, 1999.Praktik dan Solusi Public Relations Dalam Krisis dan Pemulihan Citra. Jakarta: Ghalia Indonesia. Hal:33
moral bernilai tinggi maka organisasi yang diwakilinya itu memperoleh pandangan yang positif dari publik, baik publik internmaupunekstern.Ketiga fungsi Public Relations yang dikemukakakan Betrand Canfield ini apabila dilaksanankan dengan baik menjadi sebuah alat yang baik untuk mendapatkan dukungan atas pencapaian tujuan organisasi atau perusahaan.