BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Gambar an Objek Penelitian
Dalam menyampaikan ide dan kreatifitas seseorang menuangkannya dengan berbagai macam cara. Misalkan saja seorang seniman pelukis menuangkan inspirasi dan kreatifitasnya menjadi sebuah lukisan. Begitu juga dengan seorang seniman atau musisi yang bergerak di bidang musik, mereka menuangkan ide dan kreatifitasnya menjadi sebuah harmoni dan lantunan yang indah, yang disebut lagu. Hasil kreatifitas tersebut dapat dinikmati oleh banyak orang dan dapat memberikan insipasi atau manfaat. Hal itu juga terjadi pada grup band asal kota Jakarta yaitu 21st Night. 21st Night terdiri dari lima orang personil pria. Yaitu Dimas (vokal), Vicky (gitar), Joey (bass), Kido (keyboard), dan Aryo (drums). Saat ini, siapa yang tidak kenal mereka. 21st Night menjadi grup band yang terkenal karena salah satu single-nya yang berjudul “ Selamanya Indonesia ”, Lagu ini mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat Indonesia. Mereka sering muncul di berbagai media massa, baik media elektronik dan media cetak, nasional maupun lokal. 21st Night sendiri popular pada 2011 yaitu ketika salah satu single-nya “ Selamanya Indonesia ” menjadi hits bertepatan dengan acara Sea Games yang berlangsung di Jakarta dengan Palembang. Sehingga kesuksesan 21st Night dalam meliris single-nya
50 Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :
hampir menyamai dengan kesuksesan yang diraih band Netral dengan lagunya yang berjudul “ Garuda di Dadaku ”.
4.1.1 Sejar ah Awal 21st Night
21st Night Beranggotakan Dimas (Vocal), Aryo (Drum), Joey (Bass), Vicky (Guitar), dan kido (Keyboard). Terbentuk pd tgl 21 Sep 2004 ini awalnya hanya 4 personel sampai Dimas (Vocal) bergabung pada 2008. Berawal dari Aryo, Vicky dan Kido bersahabat dari Sma yang berencana membuat band pada 2003. Sehingga Vicky yang juga mempunyai teman bernama Joey untuk bergabung bersama mereka. Sehingga terbentuk 21st Night pada 2004. Dan sebelum Dimas bergabung dengan 21st Night pada 2008, sang vocalis sebelum Dimas yang bernama Dennis pada akhir 2007 memutuskan hengkang dari band yang membesarkan namanya yaitu 21st Night. Dennis memilih untuk berfokus pada kuliahnya keluar negeri. Sehingga 21st Night memutuskan untuk mencari vocalis baru sehingga mengadakan audisi vocal untuk menggantikan Dennis. Sehingga Dimas yang terpilih sebagai vocalis yang menggantikan Dennis.
4.1.2 Sejar ah Nama Band 21st Night
Pemilihan nama 21st Night ini dipilih melalui proses yang cukup unik, dikarenakan berawal dari Aryo dan Vicky menonton bioskop di 21 sehingga muncul dalam benak mereka berdua untuk memakai nama 21 di depan nama band nya. Dan first sendiri berawal dari pemikiran Kido yang selalu ingin menjadi no 1 dan selalu di ingat dan kebetulan mereka mendirikan band ini pada tanggal 21.
Akhirnya terpilih nama band 21st Night yang dipakai sampai sekarang. Dengan menaruh harapan Aryo, Vicky dan Kido memakai nama 21st Night ini masyarakat dari seluruh kalangan di Indonesia ini akan mengingat bahwa 21st Night selalu menyuguhkan lagu-lagu yang berkualitas dan selalu bisa dinikmati sampai kapan pun. Sedangkan Night simbol dari kota besar jadi kesimpulan nya 21st Night menggambarkan spirit musik anak muda yang hidup di kota besar”.
4.1.3 For masi Per sonil 21st Night
Pada tanggal 21 September 2004 21st Night terbentuk dan hanya beranggotakan 3 orang personil saja yaitu Aryo (Drum), Vicky (Guitar) dan Kido (Keyboard). Lalu untuk mengisi posisi bass Vicky mengajak temannya yang bernama Joey untuk mengisi posisi Bass. Yang dimana Joey ini teman Vicky di bangku awal kuliah. Sehingga tinggal mencari posisi untuk vocalis. Maka Aryo memutuskan untuk mengadakan audisi untuk mengisi posisi vocal dan terpilih lah Dennis sebagai vocalis band 21st Night.
Karir bermusik mereka dimulai tampil di acara-acara prom dan pensi dan Berbagai acara 'Tribute' juga pernah mereka jalani sebagai proses mengasah diri. Beberapa prestasi dalam Band Festival juga pernah diraih, sampai kepada 'The Access – Road to A Mild Soundrenaline 2006' yang merupakan salah satu event musik terbesar di Indonesia. Layaknya ujian, mereka menjadi yang terbaik menyisihkan ratusan band dan berhak tampil di panggung utama Soundrenaline 2006, bersanding bersama musisi-musisi papan atas Indonesia. Penggarapan album perdana mereka yang diberi judul "Diatas Awan" dilakukan di Organic Labs, studio recording milik Maliq & d'essentials.
Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :
Hampir 1 tahun materi-materi 21st Night digodok lewat seleksi ketat Widi Puradiredja sebagai Produser. 21st Night menawarkan musik Pop dengan sentuhan R&B, Soul, Funk bahkan Jazz, yg mrk namakan "Organic Sound". 21st Night mengajak pendengar dan penikmat musik untuk larut ke dalam lirik, melodi ditambah dengan live performance, yang menjadi salah satu kekuatan mereka. Dan sebelum pada akhirnya sang vocalis Yogi pada akhir 2007 memutuskan hengkang dari band yang membesarkan namanya yaitu 21st Night.Yogi memilih untuk berfokus pada kuliahnya keluar negeri dan meneruskan usaha orang tua nya.
Dan pada akhirnya 2008 21st Night mengadakan audisi pada bulan Februari di kota Jakarta sehingga terpilih Dimas sebagai vocalis baru tentunya dengan kualitas yang tidak kalah dengan Yogi vocalis sebelumnya. 21st Night sempat jadi perbincangan di industri musik Indonesia saat mereka merilis singel Tergila di tahun 2008. Berada di bawah satu manajemen yang sama dengan Maliq & D'Essentials, band ini sering tampil satu panggung dengan "seniornya" tersebut. Bahkan mereka pun mengakui bahwa 21st Night ditarik oleh label rekaman Organic Records untuk "menemani Maliq di genre-nya."
Namun setelah album pertama lahir, band ini mendadak hilang. Dari radio, televisi, dan panggung. Persis sebelum pendengar musik nyaris melupakan eksistensi mereka, 21st Night muncul kembali dengan single terbaru mereka yang berjudul Selamanya Indonesia. Namun ada efek kejut yang mereka tampilkan kali ini, yaitu vokalis baru dan musik yang baru. Dan 21st Night menjelaskan tentang perubahan yang mereka alami, ke mana arah musik mereka saat ini, sekaligus
memberi penegasan dan menyatakan bahwa 21st Night adalah band yang beraliran rock bukan jazz lagi.
4.1.4 21st Night Membuat Album
Karir bermusik mereka dimulai tampil di acara-acara prom dan pensi dan Berbagai acara 'Tribute' juga pernah mereka jalani. Beberapa prestasi dalam Band Festival juga pernah diraih, sampai kepada 'The Access – Road to A Mild Soundrenaline 2006' yang merupakan salah satu event musik terbesar di Indonesia. Sehingga mereka di pegang oleh produser yang bernama Widi Puradiredja yang juga produser dari band Maliq & D'Essentials. Sehingga yang awalnya band ini beraliran jazz berubah menjadi rock dengan bergabung nya Dimas pada 2008. Tepat pada bulan April mereka merilis album pertama yang berjudul Terdiam dengan single pertama yang berjudul Selamanya Indonesia.
Dengan single pertama berjudul Selamanya Indonesia, 21st Night mengusung tema nasionalisme. Selain tentang nasionalisme, 21st Night juga menyuarakan isu global warming, sampe laki-laki untuk meraih mimpinya. band ini mengaku “seru” banget jika karya mereka bisa menginspirasi banyak orang melalui karya-karyanya. Dan pada bulan November 2011 penjualan album pertama 21st Night ini laku hingga mencapai 120 ribu copy di seluruh Indonesia.
Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :
4.2 Penyajian dan Hasil Analisis Data