HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1.1 Gambaran Lokasi Pengumpulan Data
Pengkajian di lakukan di RSUD Jombang JL. KH. Wahchid Hasyim No. 52 Jombang Ruang Seruni, dengan kapasitas ruangan terdiri dari 50tempat tidur yang meliputi 8 tempat tidur HCU, 8 tempat tidur kelas I, 14 tempat tidur kelas II dan 20 tempat tidur untuk kelas III. Disertai fasilitas taman bermain anak-anak untuk klien.
4.1.2 Pengkajian
1.Identiras klien
Tabel 4.1 Identitas Klien
Identitas Klien Klien 1 Klien 2
Nama Umur Agama Pendidikan Pekerjaan Status Perkawinan Alamat Suku / bangsa Tanggal MRS Tanggal Pengkajian Jam Masuk No. RM Diagnosa Masuk An. R 4 tahun Islam Belum sekolah Belum bekerja Belum kawin Pulo, Jombang Jawa 18-1-2017 23-1-2017 23.00 WIB 340170 Thypoid An. D 5 tahun Islam TK Belum bekerja Belum kawin Megaluh, Jombang Jawa 18-1-2017 23-1-2017 21.10 WIB 206315 Thypoid
2. Riwayat Penyakit
Tabel 4.2 Riwayat Penyskit
Riwayat Penyakit Klien 1 Klien 2
Keluhan Utama
Riwayat Penyakit Sekarang
Riwayat Penyakit Dahulu
Riwayat Kehamilan dan Persalinan
Imunisasi
Ibu klien mengatakan anaknya mengalami penurunan nafsu makan. Tidak mau makan hanya minum susu yang terkadang dimuntahkan. Ibu klien mengatakan awalnya badan anaknya panas sejak pukul 12.00 wib disertai muntah ±5x dan mengatakan perutnya sakit, tetapi hanya dibiarkan di rumah selama 2 hari. Kemudian orang tua klien membawa klien ke RSUD Jombang pada tanggal 18-1-2017 pukul 23.00 wib. Karena panas yang tidak juga normal dan muntah yang tidak kunjung berkurang.
Ibu klien mengatakan bahwa klien tidak mempunyai riwayat penyakit seperti maag. Klien juga tidak mempunyai riwayat operasi maupun alergi terhadap obat ataupun makanan. Ibu klien mengatakan saat mengandung, beliau selalu memeriksakan
kandungannya ke bidan, serta tidak mempunyai riwayat HT, DM ataupun perdarahan. Klien lahir secara normal dengan BB 3,3 kg.
Ibu klien mengatakan klien sudah mendapatkan imunisasi hepatitis, DPT, BCG, polio dan campak. Sedangkan imunisasi lanjutan hepatitis dan campak belum dilakukan karena dilakukan pada sekolah dasar bekisar usia 7-9 tahun.
Ibu klien mengatakan anaknya mengalami penurunan nafsu makan. Makan 3-4 sendok dan minum susu terkadang dimuntahkan.
Ibu klien mengatakan awalnya badan anaknya panas naik turun sejak tanggal 15-1-2017, terjadi penurunan nafsu makan dan muntah ±4x dalam sehari. Tetapi hanya dibiarkan di rumah selama 3 hari. Kemudian klien dibawa oleh orang tuanya ke RSUD Jombang pada tanggal 18-1-2017 pukul 21.10 wib. Karena panas yang tidak juga normal dan muntah yang tidak kunjung berkurang.
Ibu klien mengatakan bahwa klien tidak mempunyai riwayat penyakit seperti maag. Klien juga tidak mempunyai riwayat operasi maupun alergi terhadap obat ataupun makanan. Ibu klien mengatakan saat mengandung, beliau hanya sekali memeriksakan kandungannya ke bidan dan tidak mempunyai riwayat HT, DM ataupun perdarahan. Klien lahir secara SC dengan BB 2,6 kg.
Ibu klien mengatakan klien sudah mendapatkan imunisasi hepatitis, DPT, BCG, polio dan campak. Sedangkan imunisasi lanjutan hepatitis dan campak belum dilakukan karena dilakukan pada sekolah dasar bekisar usia 7-9 tahun.
Tahap Kognitif
Riwayat Pertumbuhan dan perkembangan
Riwayat Keluarga
Anak mampu menjawab pertanyaan dengan tepat misal 2+ 3 = 5.
BB/TB : 12kg/96cm Ibu klien mengatakan klien dapat mengangkat kepala pada usia 4 bulan, duduk usia 8 bulan, merangkak usia 8 bulan.Berjalan usia 15 bulan, bisa bicara 13 bulan.
Ibu klien mengatakan bahwa dalam keluarga tidak ada yang memiliki riwayat penyakit diabetes maupun hipertensi.
Anak mampu menjawab pertanyaan dengan tepat misal 4+ 5 = 9.
BB/TB : 17kg/102cm Ibu klien mengatakan klien dapat mengangkat kepala pada usia 4 bulan, duduk usia 9 bulan, merangkak usia 9,5 bulan.Berjalan usia 14 bulan, bisa bicara 16 bulan.
Ibu klien mengatakan bahwa dalam keluarga tidak ada yang memiliki riwayat penyakit diabetes maupun hipertensi.
3. Perubahan Pola Kesehatan
Tabel 4.3 Perubahan Pola Kesehatan
Pola Kesehatan Klien 1 Klien 2
Pola manajemen kesehatan
Pola nutrisi
Ibu klien mengetahui sedikit banyak bagaimana pola hidup sehat. Ibu klien juga memberikan perubahan makanan yang berbeda setiap harinya. Saat sakit diberi obat-obatan warung.Berhubung penyakit klientak kunjung sembuh akhirnya klien dibawa keluarga berobat ke RSUD Jombang.
Di rumah :Ibu klien mengatakan sebelum sakit klien makan 3x/hari dengan menu nasi, sayur danlauk pauk sesuai keinginan klien, ibu klien juga mengatakan anaknya suka jajan makanan ringan seperti ciki-ciki dan mie. Minum air putih ±600ml/ hari dan minum susu setiap hari. Tetapi sekitar 6 hari yang lalu nafsu makan dan minum susu berkurang karena mual dan lidah terasa pahit saat makan.
Di RS : Ibu klien mengatakan nafsu makan menurun karena
Ibu klien kurang mengetahui bagaimana pola hidup sehat. Ibu klien jarang mengganti menu makanan karena sibuk berdagang. Saatklien sakit, hanya diberi obat-obatan warung atau ke tukang pijat saja.berhubung klien memerlukan perawatan, keluarga klien memutuskan berobat di RSUD Jombang. Di rumah : Ibu klien mengatakan sebelum sakit klien makan 3x/hari dengan menu nasi, sayur danlauk pauk sesuai selera atau seadanya, ibu klien juga mengatakan anaknya suka jajan makanan ringan seperti ciki-ciki, mie dan juga suka makanan pedas. Minum air putih kurang lebih ±800ml/ hari.
Di RS : Ibu klien mengatakan nafsu makan menurun karena mual, lidah terasa pahit saat
Pola eliminasi
Pola istirahat – tidur
Personal Hygiene
Pola Aktivitas
mual, muntah, lidah terasa pahit saat makan dan lidah kotor, saat di rumah sakit hanya mau sedikit minum susu dan tidak mau makan. Di rumah : Ibu klien mengatakan klien BAK dirumah kurang lebih 8x /hari, warna kuning jernihdan BAB 1x/ hari, warna kuning dengan konsistensi padat. Di RS : Ibu klien mengatakan ketika dirumah sakit klien mengatakan BAK 5x/ hari warna kuning jernih dan BAB kurang teratur.
Di rumah :Ibu klien mengatakan klien tidur dengan nyenyak selama 7-9 jam/hari. Di RS : Ibu klien mengatakan bahwa klien susah tidur, sering terbangun dan rewel. Di rumah : Ibu klien mengatakan klien mandi 2x/hari, menggosok gigi, ganti pakaian, keramas 3x/minggu dan memotong kuku setiap minggu.
Di RS : Ibu klien mengatakan bahwa selama di RS klien hanya di seka 2x/hari dan ganti baju, klien tidak mau menggosok gigi.
Di rumah : Ibu klien mengatakan saat di rumah klien melakukan aktivitas seperti belajar bersama orang tuanya, bermain dengan teman-temanya, bahkan kadang bermain sendiri dengan mainan yang dimilikinya.
Di RS : Ibu klien mengatakan klien lebih sering diam, berbaring juga duduk di tempat tidurnya. Klien kadang bercanda dengan ibunya dan bermain mainan yang dibawakan dari rumah seperti mobil dan robot.
makan dan lidah kotor, saat di rumah sakit hanya minum susu dan makan 3-4 sendok kadang dimuntahkan.
Di rumah : Ibu klien mengatakan klien BAK dirumah kurang lebih 7x /hari, warna kuning jernihdan BAB kurang teratur, warna kuning dengan konsistensi padat.
Di RS : Ibu klien mengatakan ketika dirumah sakit klien mengatakan BAK 4x/ hari warna kuning jernih dan BAB kurang teratur.
Di rumah :Ibu klien mengatakan klien tidur dengan nyenyak selama 7-8 jam/hari. Di RS : Ibu klien mengatakan klien bisa tidur nyenyak bila suasana ruangan tidak ramai. Di rumah : Ibu klien mengatakan klien mandi 2x/hari, menggosok gigi, ganti pakaian, keramas 3-4x/minggu dan memotong kuku setiap minggu.
Di RS : Ibu klien mengatakan bahwa selama di RS klien hanya di seka 2x/hari dan ganti baju, klien menggosok gigi 1x/hari.
Di rumah : Ibu klien mengatakan saat di rumah klien melakukan aktivitas seperti sekolah, bermain dengan teman-temanya seperti kelereng, petak umpet dll.
Di RS : Ibu klien mengatakan klien lebih sering diam, berbaring juga duduk di tempat tidurnya. Klien kadang bermain gadget milik ibunya.
4. Pemeriksaan Fisik
Tabel 4.4 Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan Fisik Klien 1 Klien 2
Keadaan umum Kesadaran Tanda-tanda vital Pemeriksaan Fisik Head To Toe a. Kepala b. Mata c. Hidung d. Mulut e. Telinga
f. Toraks dan paru
g. Jantung h. Abdomen Lemah Composmentis (GCS : 4 5 6) TD : 90/50 mmHg N : 114x/menit S : 37,4oC R : 25x/menit
Rambut tipis dan lurus, rambut agak kemerahan dan kulit kepala bersih tapi mudah patah, tidak ada benjolan dan lesi pada kepala, wajah simetris, gerakan pipi normal, tidak ada bendungan vena jugularis, tidak ada benjolan kelenjar tiroid dan dapat bergerak normal ke kanan kiri atas dan bawah.
Mata tidak strabismus, alis mata simetris, pupil isokor, reflek cahaya (+), mata cowong, konjungtiva pucat. Bentuk simetris, tidak ada nyeri tekan, mukosa lembab, tidak ada lesi, tidak ada pernafasan cuping hidung. Mukosa kering, bibir pecah-pecah, lidah kotor dan hiperemesis, tidak terdapat caries gigi, tidak ada faringitis.
Daun telinga simetris, bersih, tidak ada nyeri, tidak ada lesi dan benjolan, pendengaran normal.
Bentuk dada simetris, tidak ada keluhan sesak nafas, batuk kadang-kadang, suara nafas vasikuler, dan irama nafas teratur, pernafasan 25x/menit. Tidak ada nyeri dada, irama jantung teratur, CRT < 3 detik. Bentuk simetris, supel, tidak ada lesi, auskultasi timpani,
Lemah Composmentis (GCS : 4 5 6) TD : 100/70 mmHg N :100x/menit S : 37oC R : 23x/menit
Rambut tebal dan agak keriting, rambut agak kemerahan dan kulit kepala sedikit kotor, tidak ada benjolan dan lesi pada kepala, wajah simetris, gerakan pipi normal, tidak ada bendungan vena jugularis, tidak ada benjolan kelenjar tiroid dan dapat bergerak normal ke kanan kiri atas dan bawah. Mata tidak strabismus, alis mata simetris, pupil isokor, reflek cahaya (+), mata cowong.
Bentuk simetris, tidak ada nyeri tekan, mukosa lembab, tidak ada lesi, tidak ada pernafasan cuping hidung. Mukosa kering, bibir pecah-pecah, lidah kotor dan hiperemesis, terdapat caries gigi sebelah kanan bawah bagian belakang, tidak ada faringitis.
Daun telinga simetris, bersih, tidak ada nyeri, tidak ada lesi dan benjolan, pendengaran normal.
Bentuk dada simetris, tidak ada keluhan sesak nafas, tidak batuk, suara nafas vasikuler, dan irama nafas teratur, pernafasan 23x/menit.
Tidak ada nyeri dada, irama jantung teratur, CRT < 3 detik. Bentuk simetris, supel, tidak ada lesi, auskultasi
i. Ekstremitas dan persendian
Data Psikososial
Dampak Hospitalisasi
tidak ada nyeri tekan, tidak teraba massa dan tidak ada pembesaran hepar, terdapat peningkatan bising usus. Pergerakan sendi bebas tidak ada kelainan ekstremitas, tidak ada kelainan tulang belakang, turgor kulit kering, akral hangat dan tidak ada lesi. Klien sering merengek dan rewel. Klien menangis jika akan dilakukan tindakan seperti injeksi.
Hubungan dengan orang lain baik mampu berikteraksi. Ibu klien mengatakan klien rewel sejak MRS, sering mengajak ibunya ataupun tetangga yang menjenguk untuk pulang dan klien sering meminta mainan baru.
timpani,tidak ada nyeri tekan, tidak teraba massa dan tidak ada pembesaran hepar, terdapat peningkatan bising usus.
Pergerakan sendi bebas tidak ada kelainan ekstremitas, tidak ada kelainan tulang belakang, turgor kulit kering, akral hangat dan tidak ada lesi. Klien terlihat diam dan tenang saat akan dilakukan tindakan seperti injeksi.
Hubungan klien dengan orang lain baik mampu berikteraksi.
Ibu klien mengatakan klien tidak rewel dan bisa beradaptasi.
5. Hasil Pemeriksaan Diagnostik Tabel 4.5 Pemeriksaan Diagnostik
Pemeriksaan Klien 1 Klien 2 Nilai Normal
Pemeriksaan Darah HEMATOLOGI CELL DYN - Hemoglobin - Lekosit - Hematokrit - Eritrosit - Trombosit IMUNOLOGI
IgM S. Thypi Cito - IgM S. Thypi Widal - O - H - PA - PB 9,9 12.900 29,7 4.910.000 146.000 6 1/320 1/320 Negatif 1/80 13,2 19.000 43,4 7.650.000 200.000 4 1/160 1/80 Negatif 1/80 11,4 - 17,7 g/dl 4.700 - 10.300 /cmm 37 - 48 % L 4,5-5,5 ; P 4-5 jt/ul 150.000 – 350.000 /cmm
6. Terapi
Tabel 4.6 Terapi
Klien 1 Klien 2
Infus D5 ½ NS 1000 cc/24 jam Injeksi Meropenem 3x300 mg (IV) Injeksi Calsan 3x300 mg (IV) Paracetamol 3x15 cc (oral)
Infus D5 ½ NS 1000 cc/24 jam Injeksi Viccilin Sx 3x750 mg (IV) Injeksi Calsan 3x300 mg (IV) Pyrex 3x20 cc (IV)