HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Gambaran Objek Penelitian
4.1.1 PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk
Bank Mandiri didirikan pada 2 Oktober 1998, terbentuk dari empat bank pemerintah yaitu Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia dan Bank Pembangunan Indonesia dilebur menjadi Bank Mandiri.
Kinerja Bank Mandiri senantiasa mengalami perbaikan terlihat dari laba yang terus meningkat, kepercayaan masyarakat kepada Bank Mandiri juga terus tumbuh yang ditunjukkan dengan naiknya penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) menjadi Rp.636,4 triliun pada akhir 2014 dari Rp.556,4 triliun pada tahun sebelumnya. Bank Mandiri melakukan penawaran saham perdana pada 14 Juli 2003 sebesar 20% atau ekuivalen dengan 4 miliar lembar saham.
4.1.2 PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Bank ini didirikan pada tanggal 5 Juli tahun 1946. Saat ini BNI mempunyai 914 kantor cabang di Indonesia dan 5 di luar negeri. BNI juga mempunyai unit perbankan syariah, yang dinamakan BNI Syariah. BNI telah berhasil menjadi bank terbesar ke-4 di Indonesia bila dilihat dari total aset, total kredit maupun total dana pihak ketiga.
4.1.3 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan di Purwokerto, Jawa Tengah tanggal 16 Desember 1895. Pada 10 November 2003 silam, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. secara resmi melakukan IPO di BEI. Harga per
lembar sahamnya pada waktu itu tercatat sebesar Rp 875 per lembar. Kinerja asset tercatat tumbuh sebesar 21,1% per tahun, kinerja penyaluran kredit tumbuh sebesar 23,5% per tahun, raihan Dana Pihak Ketiga tumbuh 20,7% per tahun, sedangkan laba bersih atau net profit tumbuh hingga 22,5% per tahun
4.1.4 PT. Bank Central Asia Tbk
Bank Central Asia Tbk (BBCA) didirikan di Indonesia tanggal 10 Agustus 1955 dengan nama “N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory” dan mulai beroperasi di bidang perbankan sejak tanggal 12 Oktober 1956. Pada tanggal 11 Mei 2000, BBCA memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum Saham Perdana BBCA (IPO) sebanyak 662.400.000 saham dengan jumlah nilai nominal Rp500,- dengan harga penawaran Rp1.400,- per saham. Pada Q1 2016, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melaporkan kinerja yang cukup bagus dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 11,08% menjadi Rp4,51 triliun atau Rp183 per saham dibandingkan Rp4,03 triliun atau Rp165 per saham pada periode yang sama tahun sebelumnya.
4.1.5 PT. Bank CIMB Niaga Tbk
Bank CIMB Niaga Tbk (dahulu Bank Niaga Tbk) (BNGA) didirikan tanggal 4 Nopember 1955. Pada tanggal 2 Oktober 1989, BNGA memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BNGA (IPO dengan harga penawaran Rp12.500,- per saham.
Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 29 Nopember 1989. Dengan total aset mencapai Rp238,85 triliun per 31 Desember 2015, atau meningkat sebesar 2,4%, CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank terbesar kelima di Indonesia dari sisi aset.
4.1.6 PT. Bank MEGA Tbk
Bank Mega (IDX: MEGA) adalah perusahaan Indonesia yang berbentuk perseroan terbatas dan bergerak di bidang jasa keuangan perbankan. Dalam rangka memperkuat struktur permodalan maka pada tahun yang sama Bank Mega melaksanakan Initial Public Offering dan listed di BEJ maupun BES. PT Bank Mega Tbk (MEGA) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif sepanjang tahun 2015. Laba bersih Bank Mega tercatat naik 77% di tahun 2015 atau mencapai Rp 1,060 triliun
4.1.7 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara Tbk ( BTN ) adalah bank Indonesia yang pemimpin pasar di sektor pinjaman hipotek negara dan diposisikan dalam sepuluh besar bank terbesar di Indonesia dalam hal aset dan pinjaman kredit .
4.1.8 PT. Bank Permata Tbk
Bank Permata Tbk (dahulu Bank Bali Tbk) (BNLI) didirikan 17 Desember 1954 dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 5 Januari 1955. BNLI memperoleh izin dari Menteri Keuangan untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BNLI kepada masyarakat sebanyak 3.999.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp9.900,- per saham.
Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 15 Januari 1990.
4.1.9 Bank Windu Kentjana Internasional Tbk
Bank Windu Kentjana International Tbk (dahulu Bank Multicor Tbk) (MCOR) didirikan 2 April 1974. Bank Windu Kentjana International Tbk (MCOR) mencatat kenaikan laba bersih tahun berjalan tahun 2015 sebesar
27,37% menjadi Rp67,38 miliar atau Rp10,86 (dilusian Rp10,43) per saham dari Laba bersih pada 2014 sebesar Rp52,90 miliar atau Rp8,95 (dilusian Rp8,90) per saham.
4.1.10 PT. Bank Sinarmas Tbk
Bank Sinarmas Tbk (BSIM) didirikan dengan nama PT Bank Shinta Indonesia tanggal 18 Agustus 1989. BSIM memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BSIM (IPO) kepada masyarakat sebanyak 1.600.000.000 dengan nilai nominal Rp100,- per saham saham dengan harga penawaran Rp150,- per saham
4.1.11 CIMB Bank Berhard
CIMB Group adalah salah satu yang bank investasi Asia terbesar dan salah satu bank syariah terbesar di dunia . CIMB Bank Berhard berkantor pusat di Kuala Lumpur, Malaysia dan menawarkan perbankan konsumer, perbankan komersial, perbankan syariah dan produk dan jasa pengelolaan aset. Sebagai kelompok perbankan terbesar kelima di ASEAN, CIMB memiliki lebih dari 40.000 staf di 17 lokasi di seluruh ASEAN, Asia dan sekitarnya .
4.1.12 Hong Leong Bank Berhard
Hong Leong Bank Berhad adalah sebuah perusahaan publik yang tercatat di Bursa Malaysia yang berdiri pada tahun 1905 di Kuching, Sarawak, Malaysia.
Pada tahun 2011 , Hong Leong Bank menyelesaikan merger dengan EON Bank Group. Merger ini secara efektif mengubah Bank menjadi kelompok perbankan lebih dari RM145 miliar aset dan perluasan jaringan 329 cabang nasional.
4.1.13 Malayan Banking Berhard
Maybank didirikan pada tahun 1960, dan saat ini merupakan perusahaan terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar di Bursa Malaysia (Bursa Malaysia).
Maybank adalah salah satu top 5 bank di Asia Tenggara dengan total aset USD183 miliar. Perusahaan ini memiliki jaringan internasional lebih dari 2.400 cabang dan kantor di 20 negara, mempekerjakan 47.000 karyawan yang melayani lebih dari 22 juta pelanggan.
4.1.14 Public Bank Berhard
Didirikan pada tahun 1966 oleh ketuanya, Tan Sri Dato' Sri Dr. Teh Hong Piow, Public Bank Berhard memasuki tahun ke-50 beroperasi di 2016. Saat ini, Public Bank Group adalah kelompok perbankan terbesar ketiga di Malaysia dengan ukuran aset dari RM363.76 miliar pada akhir 2015. Terdaftar di Bursa Malaysia pada tahun 1967, Public Bank Group adalah perusahaan terbesar ketiga dengan kapitalisasi pasar RM71.90 miliar pada akhir 2015. Dalam lima dekade pertumbuhan yang berkelanjutan, perusahaan mempekerjakan lebih dari 18.000 staf dan melayani lebih dari 9 juta pelanggan di seluruh wilayah.
4.1.15 DBS Bank Ltd
DBS adalah sebuah grup jasa keuangan terkemuka di Asia yang berkantor pusat di Singapura. DBS Bank diakui sebagai Bank of the Year, oleh Asia The Banker, anggota dari Times Financial Group, dan Bank Terbaik di Asia - Pasifik oleh Global Finance. Bank ini juga dijuluki "Bank teraman di Asia" oleh Global Finance selama tujuh tahun berturut-turut dari 2009 ke 2015.
4.1.16 OCBC Limited
OCBC Bank Limited beroperasi bisnis perbankan komersial di 15 negara dan teritori termasuk Singapura, Malaysia, Indonesia, Cina, Hong Kong SAR, Vietnam, Brunei, Jepang, Australia, Inggris dan Amerika Serikat. Pasar utama bank ini adalah Singapura, Malaysia, Indonesia dan China. OCBC Bank memiliki jaringan global lebih dari 450 cabang dan kantor perwakilan, termasuk 56 cabang di Singapura, 41 cabang di Malaysia, sekitar 460 cabang dan kantor di Indonesia, dan 16 cabang dan sub - cabang di 9 kota di Cina.
4.1.17 United Overseas Bank Limited
Didirikan oleh Datuk Wee Kheng Chiang, UOB didirikan pada tanggal 6 Agustus 1935 sebagai United Chinese Bank ; perubahan nama itu dilakukan pada tahun 1965. Melalui serangkaian akuisisi, selain Far Eastern Bank di Singapura , anak perusahaan perbankan besar UOB di wilayah tersebut adalah United Overseas Bank (Malaysia), United Overseas Bank (Thailand), PT Bank UOB Indonesia dan United Overseas Bank (China). Hari ini, UOB Group memiliki jaringan lebih dari 500 kantor di 19 negara dan teritori di Asia Pasifik, Eropa Barat dan Amerika Utara.
4.1.18 Bangkok Bank Public Company Limited
Didirikan pada tahun 1944 , Bangkok Bank adalah salah satu bank regional terbesar di Asia Tenggara dengan total aset sekitar 2.835,8 miliar Baht.
Bangkok Bank adalah pemimpin pasar Thailand di perbankan korporasi dan UKM dengan basis pelanggan ritel terbesar di negara itu. Bank ini memiliki 17 juta rekening termasuk bisnis dan ritel pelanggan, sekitar 240 pusat-pusat bisnis dan meja bisnis , dan jaringan nasional lebih dari 1.200 cabang.
4.1.19 Krung Thai Bank Public Company Limited
Krung Thai Bank merupakan bank terbesar kedua di Thailand jika dilihat berdasarkan total asetnya. Ini adalah satu-satunya dari empat bank negara milik pemerintah dimana kementerian keuangan tidak langsung memegang lebih dari 60% sahamnya. Bank ini didirikan pada tahun 1966 melalui penggabungan dua-negara milik bank, Kaset Bank dan Monton Bank. Ini adalah perusahaan milik negara pertama yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Thailand, pada tahun 1989.
4.1.20 Siam Commercial Bank
The Siam Commercial Bank PCL adalah Bank pertama Thailand, didirikan pada tahun 1906 di bawah Royal Charter. Menurut informasi keuangan bank ini merupakan bank komersial terbesar ketiga Thailand dalam hal total aset yaitu 2.843 miliar Baht, 1.951 miliar Baht pada deposito dan 1.839 miliar Baht dalam bentuk pinjaman.
4.1.21 Kasikornbank Public Company Limited
Pada Desember 2015 Kasikorn Bank merupakan bank komersial terbesar keempat di Thailand yang diukur dengan total aset, pinjaman dan deposito, dengan pangsa pasar masing-masing sebesar 14,5%, 14,6% dan 15,3%.
Kasikornbank memiliki modal terdaftar 30,5 miliar baht dengan modal disetor 23,9 miliar baht dan kapitalisasi pasar 360 miliar baht (kedua terbesar di sektor perbankan di Bursa Efek Thailand). KBank memiliki total aset 2.555 triliun baht , total simpanan 1.705 triliun baht, dan jumlah pinjaman (untuk pelanggan kurang pendapatan ditangguhkan) 1.610 triliun baht.
4.1.22 Kiatnakin Bank
Kiatnakin Bank adalah bank dengan layanan lengkap berbasis di Thailand.
Bank ini didirikan pada tahun 2005 di Bangkok dengan dana 17.000 juta baht, dan telah berkembang menjadi 52 cabang dan terdaftar di Bursa Efek dari SET50 Indeks Thailand. Kantor pusat perusahaan beradi di Bangkok.
4.1.23 Thanachart Bank Public Company Limited
Thanachart Bank Public Company Limited adalah bank yang berkantor pusat di Bangkok, Thailand. Bank ini mulai beroperasi pada 22 April 2002 dengan Thanachart Capital PCL (TCAP) sebagai perusahaan induknya, selain itu bank ini merupakan bank keenam terbesar di Tahailand jika dilihat dari total assetnya.
4.1.24 Bank of Ayudhya Public Company Limited
Bank of Ayudhya Public Company Limited didirikan pada tanggal 27 Januari 1945, dan saham biasa yang telah dicatatkan di Bursa Efek Thailand pada tahun 1977. Bank ini adalah bank terbesar kelima di Thailand dalam hal pinjaman dan deposito. Krungsri menyediakan berbagai layanan perbankan kepada para pelanggan komersial dan individual.
4.1.25 BDO Private Bank, Inc
BDO Private Bank (BDOPB) muncul sebagai ‘perbankan swasta dan manajemen kekayaan terbaik di Filipina’ dalam Survei Perbankan Swasta 2013 yang dilakukan oleh salah satu dunia publikasi keuangan terkemuka Euromoney.
Berdasarkan survei, BDOPB memimpin di bidang manajemen hubungan, privasi dan keamanan, berbagai produk investasi dan jasa penasehat, dan perencanaan kekayaan dipesan lebih dahulu, sehingga bank ini merupakan yang terbaik dari segi layanan perbankan swasta secara keseluruhan.
4.1.26 Metropolitan Bank and Trust
Metrobank adalah konglomerat keuangan terkemuka dengan diversifikasi portofolio bisnis termasuk : perbankan, investasi, penghematan perbankan, leasing dan pembiayaan, asuransi, dan kartu kredit. Didirikan pada tahun 1962 untuk menyediakan layanan keuangan kepada masyarakat Filipina - Cina. Mayoritas saham dimiliki oleh Keluarga Ty yang berkepentingan bisnis utama termasuk jasa keuangan, pengembangan real estate, kekuasaan dan manufaktur.