BAB III: UPAYA MENGEMBANGKAN MISI KONGREGASI PIJ DALAM
A. Gambaran Umum Asrama Putri Sang Timur Pakel
Pada awal mulanya Asrama Putri Sang Timur adalah asrama SPG karena sekolah Sang Timur dulu adalah SPG. Tahun 1969 SPG didirikan dan sejak itu pula beberapa siswi tinggal di asrama. Maka, mulailah terbentuk asrama untuk siswi-siswi SPG, namun tidak semua siswi SPG tinggal di asrama. Asrama diperuntukan hanya bagi siswi yang berasal dari luar kota atau yang berdomisili jauh dari Sang Timur.
Asrama SPG berdiri selama ±10 tahun dari tahun 1969 sampai tahun 1989. Tahun 1989 adalah tahun di mana peralihan fungsi SPG menjadi SMA, jadi tahun 1989 SPG tidak lagi menerima siswi baru. Tahun 1989 adalah tahun awal terbentuknya Asrama Putri Sang Timur, namun belum memiliki siswi yang mau tinggal di asrama hingga asrama vakum sampai tahun 2008.
a. Tahun 2008 merupakan tahun pertama Asrama Putri kembali diminati oleh beberapa siswi SMA. Jumlah pertama anak asrama adalah 4 orang.
b. Tahun 2008-2010, anak asrama 4 orang dengan pembimbing Sr. Beatrix PIJ. c. Tahun 2010-2012, anak asrama 12 orang dengan pembimbing Sr. Lucita PIJ. d. Tahun 2012-2014, anak asrama 21 orang dengan pembimbing Sr. Marcella
PIJ.
e. Tahun 2014-2016, anak asrama 46 orang dengan pembimbing Sr. Vera Maria PIJ.
f. Tahun 2016, anak asrama 52 orang dengan pembimbing Sr. Clara Crescentia PIJ.
Tahun 2013 adalah tahun awal mula bekerjasamanya SMA Sang Timur dengan pihak Pemerintahan Papua yang disebut anak ADEM (Afirmasi Pendidikan Menengah), sehingga ada 6 anak angkatan pertama Pemerintah Papua untuk sekolah di Sang Timur dengan Kepala Sekolah SMA waktu itu adalah Sr. Hellaria PIJ beralih ke Sr. Natalia PIJ (Th 2013-2014). Sedangkan Anak NON ADEM berasal dari berbagai daerah; Jakarta, Tanggerang, Flores, Medan, Banyuwangi, Kalimantan, Serang, Garut, Bengkulu, Gombong, Pakem dan Bali.
2. Visi, Misi, Sasaran Dan Tujuan Unit Asrama Puteri Sang Timur Yogyakarta (Tahun Pelajaran 2015-2016)
Dalam buku Evaluasi Program Kerja 2015/2016 Asrama Putri Sang Timur, dijelaskan dengan baik mengenai beberapa berikut:
a. Dasar Pendidikan Asrama Putri
Asrama Putri SANG TIMUR YOGYAKARTA adalah asrama pelajar SMA SANG TIMUR YOGYAKARTA, yang dikelola oleh YAYASAN CLARA FEY. Asrama ini didirikan oleh para suster Sang Timur (PIJ) dengan dasar pendidikan agama Katolik. Anak Asrama Putri beragama protestan dan katolik. Namun dalam pembinaan rohani lebih didasarkan pada pendidikan agama katolik misalnya mengikuti Perayaan Ekaristi wajib setiap hari, rekoleksi, doa malam bersama dan koor di Kapel.
1) Visi Dan Misi Asrama Putri
(a) Visi Asrama Putri Sang Timur Yogyakarta
Membentuk pribadi menjadi manusia utuh dan mampu bermasyarakat berdasarkan nilai-nilai Kristiani.
(b) Misi Asrama Putri Sang Timur Yogyakarta
Mampu menghormati dan menghargai diri sendiri, sesama dan lingkungan alam semesta sebagai karya ciptaan Allah.
Mampu mengaktualisasikan potensi diri dengan bertanggung jawab, kreatif dan mandiri.
Mampu membina diri agar sehat secara jasmani dan intelektual.
Mampu membina diri agar sehat secara mental maupun emosional sehingga mampu menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan gembira.
Mampu membina diri agar sehat secara spiritual, berkembang dalam hidup beriman, memiliki kejujuran dalam membela kebenaran dan keadilan.
Mampu menerapkan kasih persaudaraan, kegembiraan dan kesederhanaan, dalam hidup bersama dan bermasyarakat.
2) Sasaran
Anak asrama puteri Sang Timur:
Memiliki sikap syukur, peka dan solider, mampu menemukan dan
menerima identitas diri serta mengembangkan dirinya sebagai citra Allah dalam hidup bersama dan bermasyarakat.
Memiliki kesehatan secara jasmani dan mental, potensi diri berkembang secara optimal dalam bidang pengetahuan, keterampilan, sikap dan kepribadian yang tangguh serta mengembangkan nilai-nilai hidup untuk siap terjun di tengah masyarakat.
Memiliki kemampuan untuk mengolah emosi.
Memiliki kematangan hidup rohani, sikap jujur, membela kebenaran dan keadilan.
Memiliki kemandirian, kecakapan dan berdedikasi tinggi bagi kemajuan bangsa, negara dan gereja berdasarkan visi dan misi Kristiani.
Memiliki kemampuan untuk bersikap sederhana, gembira dan penuh kasih persaudaraan.
3) Tujuan Asrama Putri
Membantu anak menjadi pribadi yang utuh, sehat jasmani rohani, serta berkembang dalam nilai-nilai kristiani.
Berusaha membantu anak dalam belajar dengan cara menyediakan tempat yang layak dan tenang, agar dapat mencapai tujuan pembelajaran, baik secara kognitif, afektif maupun psikomotorik.
Melatih anak membiasakan diri hidup tertib, teratur dan disiplin.
Melatih anak untuk semakin mampu dalam hidup bersama orang lain dalam semangat persaudaraan, kegembiraan dan kesederhanaan.
Setelah melihat Visi-Misi, tujuan, sasaran Asrama Putri Sang Timur Pakel, dapat disimpulkan bahwa semuanya sudah sejalan dengan Misi Kongregasi PIJ. Semuanya itu adalah penjabaran dari Misi Kongregasi “Menghantar anak-anak dan kaum muda yang miskin kepada Yesus”. Begitupun dengan nilai-nilai atau sasaran yang ingin ditanamkan dalam setiap pribadi anak asrama.
3. Situasi kaum remaja Asrama Putri Sang Timur, Pakel
Asrama Putri Sang Timur Pakel menampung anak-anak muda yang berasal dari berbagai daerah. Sebagian besar berasal dari Papua, dan Jakarta, ada juga yang berasal dari Kalimantan, Surabaya, dll. Jumlah anak Papua memang lebih banyak karena seperti yang sudah disampaikan karena adanya kerjasama dengan pihak pemerintah Papua. Berdasarkan pengalaman dan hasil wawancara dengan suster pembina asrama ada banyak persoalan yang terjadi antara lain, kurang peka, tidak taat pada aturan yang sudah disepakati bersama, melawan bila dinasihati bahkan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas, berbohong, dsb. Setelah ditelusuri mengapa persoalan-persoalan tersebut terjadi, akhirnya ditemukan bahwa kebanyakan dari mereka yang berulah adalah anak-anak yang punya latar belakang keluarga yang kurang baik (broken home). Mereka sering bersikap acuh tak acuh
bila diingatkan, mencari perhatian, dll. Begitu juga dengan anak-anak Papua yang memiliki kepribadian yang cukup keras, hal ini bisa dimaklumi karena situasi lingkungan asal membentuk mereka.
Menghadapi sifat dan karakter anak-anak yang demikian, Pembina asrama tegas, berani dalam sikap dan tingkah laku serta dalam mengambil keputusan. Berdasarkan sharing dari Pembina asrama bahwa anak-anak yang keras tidak boleh dihadapi dengan sikap yang keras juga. Mereka adalah pribadi yang sebenarnya terluka dan perlu di bantu.
4. Pentingnya Pendampingan Pastoral Remaja
Melihat kenyatan dan realitas yang terjadi pada remaja Asrama Putri Sang Timur, Pakel memang penting diadakan pendampingan pastoral bagi mereka. Remaja adalah pribadi yang sedang berkembang dan mencari jati diri, maka pendampingan pastoral sangatlah penting dilakukan bagi mereka. Pendampingan pastoral misalnya dalam kelompok OMK, pastoral care, dan katekese untuk mengarahkan, membantu dan mendampingi kaum remaja menghadapi persoalan-persoalan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga mengarahkan mereka kepada situasi yang dapat menjamin kehidupan mereka di tengah perkembangan zaman yang terus berkembang.
Maka pertama-tama yang harus dilakukan yakni mengenal dan mengetahui latar belakang tujuan pendampingan pastoral yang dilakukan terhadap kaum remaja. Secara sederhana, salah satu tujuan pendampingan pastoral kaum remaja ialah mencakup segala daya, budi, kehendak, perilaku dan seluruh hidup kaum remaja.