BAB IV HASIL PENELITIAN
A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian
Perguruan tinggi merupakan pusat penyelenggaraan dan
pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni sebagai suatu
masyarakat ilmiah yang penuh dengan cita-cita luhur guna mencerdaskan
kehidupan bangsa dalam rangka mencapai tujuan nasional sebagaimana
tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Sejalan
dengan semakin majunya teknologi dan semakin berkembangnya
berbagai macam industri di tanah air, maka sangat terasa akan kebutuhan
dengan tenaga-tenaga terdidik yang profesional pada berbagai macam
disiplin ilmu dan keahlian.
Dalam usaha merealisasikan adanya tenaga-tenaga profesional
menangani berbagai Industri di tanah air, maka tahun 1979 pemerintah
telah merintis pendirian pendidikan tinggi pada jalur profesional yang
memperoleh dana bantuan dari Bank Dunia.
Pada tahun 1982, usaha tersebut telah terealisasikan dengan
didirikannya 6 (enam) Politeknik untuk tahap pertama yaitu :
1. Politeknik ITB di Bandung 2. Politeknik UI di Jakarta
3. Politeknik UNDIP di Semarang 4. Politeknik UNIBRAW di Malang
73 5. Politeknik USU di Medan
6. Politeknik UNSRI di Palembang
Melihat daya tampung dan luaran ke enam Politeknik di atas serta
kebutuhan industri akan tenaga-tenaga profesional yang siap pakai belum
bisa terpenuhi, maka pada tahun 1986 pemerintah mengadakan
persiapan pendirian Pendidikan Tinggi Politeknik untuk tahap kedua.
Persiapan pendirian Politeknik yang dirintis sejak tahun 1986, pada tahun
1987 barulah usaha itu terealisasikan dengan didirikannya 11 Pendidikan
Tinggi Politeknik untuk tahap kedua, yaitu :
1. Politeknik Unhas di Ujung Pandang 2. Politeknik Universitas Syahkuala di Aceh 3. Politeknik Universitas Andalas di Padang 4. Politeknik Universitas Udayana di Bali 5. Politeknik ITS di Surabaya
6. Politeknik Dili di Timor-Timor
7. Politeknik Universitas Syamratulangi di Menado
8. Politeknik Universitas Lambung Mangkurat di Banjarmasin 9. Politeknik UNLAM di Samarinda
10. Politeknik UNPAT di Ambon
11. Politeknik Universitas Nusa Cendana di Kupang
Pada awal berdirinya, Politeknik Unhas mempunyai 6 Jurusan yaitu:
1. Jurusan Teknik Sipil
2. Jurusan Teknik Telekomunikasi
3. Jurusan Teknik Listrik
74 5. Jurusan Teknik Mesin
6. Jurusan Teknik Energi
Berdasarkan Keputusan Menteri beberapa Jurusan mengalami
penggabungan sehingga dari 6 jurusan menjadi 4 Jurusan yaitu :
1. Jurusan Teknik Sipil
2. Jurusan Teknik Telekomunikasi terdiri atas Program Studi :
- Teknik Telkom
- Teknik Listrik
3. Jurusan Teknik Kimia
4. Jurusan Teknik Mesin
5. Teknik Mesin
6. Teknik Konversi Energi
Mengingat kebutuhan Industri yang semakin beragam dan
pesatnya Pembangunan Nasional, maka tahun ajaran baru 1991/1992
dibuka Jurusan Tata Niaga terdiri atas : program studi Kesekretariatan dan
Manajemen Kantor dan Program studi Akuntansi
Pada April 1997 resmilah Politeknik Negeri Ujung Pandang terpisah
dari induknya yaitu Universitas Hasanuddin menjadi Politeknik Negeri
Ujung Pandang, ini dikuatkan dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 082/O/1997 tertanggal 28 April
75
1. Fungsi dan Tugasnya Politeknik Negeri Ujung Pandang
Politeknik Negeri Ujung Pandang adalah unit organik di lingkungan
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, dipimpin oleh Direktur yang
berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan dan Pembinaan secara fungsional dilakukan
oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi.
Politeknik Negeri Ujung Pandang menyelenggarakan pendidikan
tinggi sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional yang berdasarkan
Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, bertujuan menyiapkan
mahasiswa menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan
profesional yang dapat mengembangkan, menyebarluaskan ilmu
pengetahuan, teknologi dan atau kesenian dan mengupayakan
penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat serta
memperkaya kebudayaan nasional, memikul tugas dan tanggung jawab
untuk pengembangan sumber daya manusia sesuai kebutuhan
pembangunan, dengan mengingat pula kedudukannya sebagai bagian
dari masyarakat ilmiah yang bersifat universal.
Politeknik Negeri Ujung Pandang mempunyai tugas melaksanakan
program pendidikan profesional dalam Program Diploma III. Untuk
menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, Politeknik Negeri Ujung
Pandang mempunyai fungsi :
a. Melaksanakan pengembangan pendidikan profesional ;
76 c. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat ;
d. Melaksanakan pembinaan sivitas akademika ;
e. Melaksanakan kegiatan pelayanan administrasi ;
2. Tata Kerja
Dalam melaksanakan tugasnya, setiap pimpinan satuan organisasi
di lingkungan Politeknik Negeri Ujung Pandang wajib menerapkan prinsip
koordinasi, intergrasi dan sinkronisasi baik di lingkungan masing-masing
maupun antar satuan organisasi di lingkungan Politeknik Negeri Ujung
Pandang serta dengan instansi lain di luar Politeknik Negeri Ujung
Pandang sesuai dengan tugas masing-masing.
Setiap pimpinan satuan organisasi wajib mengawasi bawahan
masing-masing dan apabila terjadi penyimpangan wajib mengambil
langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku dan bertanggungjawab memimpin dan
mengkoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan
bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan dan wajib
mengikuti dan mematuhi petunjuk dan bertanggungjawab kepada atasan
masing-masing serta menyampaikan laporan berkala pada waktunya.
Setiap laporan yang diterima oleh pimpinan satuan organisasi dari
bawahan, wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan untuk menyusun
laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan.
Direktur dan Pembantu Direktur Ketua Jurusan, Kepala Unit, Kepala Sub
77 mematuhi pedoman dan petunjuk teknis Direktur Jenderal Pendidikan
Tinggi serta wajib mengikuti dan memenuhi petujuk dan
bertanggungjawab kepada atasan masing-masing serta menyampaikan
laporan berkala pada waktunya. Dan laporan yang diterima oleh pimpinan
satuan organisasi dari bawahan, wajib diolah dan dipergunakan sebagai
bahan untuk menyusun laporan lebih lanjut dan untuk memberikan
petunjuk kepada bawahan.
Direktur dan Pembantu Direktur, Ketua Jurusan, Kepala Unit
Kepala Sub Bagian, dan Kepala Urusan dalam melaksanakan tugasnya
berkewajiban mematuhi pedoman dan petunjuk teknis Direktur Jendral
Pendidikan Tinggi. Para Pembantu Direktur dan Ketua Jurusan, Kepala
Unit, Kepala Sub Bagian, dan Kepala Urusan menyampaikan laporan
kepada Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang.
Direktur Politeknik menugaskan Kepada Kepala Sub Bagian
Administrasi Umum, Keuangan dan Kepegawaian menyusun laporan
Politeknik Negeri Ujung Pandang. Dalam menyampaikan laporan
masing-masing kepada atasannya, tembusan laporan yang lengkap dengan
semua lampirannya disampaikan kepada suatu organisasi lainnya secara
fungsional mempunyai hubungan kerja. Dalam melaksanakan tugasnya,
setiap pimpinan organisasi dibantu oleh semua kepala satuan organisasi
yang berada dibawahnya dan dalam rangkah pemberiaan bimbingan dan
petunjuk terhadap bawahan, wajib mengadakan rapat berkala dengan
78
3. Struktur Organisasi
Struktur organisasi pada kantor Politeknik Negeri Ujung Pandang
adalah termasuk tipe garis, yaitu setiap pegawai bertanggung jawab
kepada Kepala Bagian masing-masing. Untuk menunjang keberhasilan
dan pencapaian tujuan suatu bentuk kegiatan atau pekerjaan diperlukan
suatu organisasi. Seperti kita ketahui bahwa suatu organisasi yang baik
pada awal pembentukannya perlu dipertimbangkan prinsip, hakiki, besar
dan kecilnya kegiatan serta penempatan personil yang senantiasa dijiwai
oleh konsep-konsep dan konsekuensi perilaku administrasi.
Disamping itu keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai
tujuan ditentukan oleh terbinanya keharmonisan dan keserasian
hubungan timbal balik antara pimpinan dengan yang dipimpin dan antara
yang berhubungan kerja. Suasana yang demikian dapat menciptakan iklim
kebersamaan dan kesatuan sikap, langkah dan kerja sama. Iklim ini
tentunya haris menjadi tuntutan dalam kegiatan suatu organisasi sehingga
diperoleh kesan suasana kerja yang stabil, dinamis berkesinambungan
dan mantap.
Struktur organisasi Politeknik Negeri Ujung Pandang berdasarkan
SK : No. 699/N21.R/LL/2003 terdiri dari unsur pimpinan, senat politeknik,
unsur pelaksana akademik, unsur pelaksana administrasi, unsur
79 1. Unsur Pimpinan
Politeknik Negeri Ujung Pandang dipimpin oleh seorang Direktur yang
didampingi oleh 4 (empat) orang Pembantu Direktur yaitu :
a. Pembantu Direktur I (Bidang Akademik)
b. Pembantu Direktur II (Bidang Administrasi Umum)
c. Pembantu Direktur III (Bidang Kemahasiswaan)
d. Pembantu Direktur IV (Bidang Hubungan Industri)
2. Senat Politeknik
Senat Politeknik adalah badan normatif dan perwakilan tertinggi pada
Politeknik yang anggotanya terdiri atas :
a. Direktur
b. Pembantu Direktur
c. Ketua Jurusan
d. Kelompok dosen
3. Unsur Pelaksana Akademik
Unsur pelaksana akademik pada Politeknik Negeri Ujung Pandang
adalah jurusan, laboratorium/studio, unit penelitian dan pengabdian
pada masyarakat, unit Pelayanan MKU.
4. Unsur Pelaksana Administrasi
Bagian Administrasi Umum membawahi 2 Sub Bagian yaitu :
a. Subag Kepegawaian
80 Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan terdiri atas
2 Sub Bagian yaitu :
a. Subag. Administrasi Akademik & Kemahasiswaan
b. Subag Perencanaan dan Sistem Informasi
5. Unsur Penunjang
Unsur Penunjang adalah unit pelaksana teknis (UPT) terdiri atas : a. UPT Perpustakaan
b. UPT Hubungan Industri dan Produksi jasa c. UPT Pemeliharaan dan Perbaikan
d. UPT Komputer e. UPT Penerbitan f. UPT Bahasa
6. Dewan Penyantun
Dewan penyantun Politeknik Negeri Ujung Pandang terdiri dari
tokoh-tokoh masyarakat industri.