HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Objek Penelitian
a. Sejarah Singkat Bursa Efek Indonesia (BEI)
Bursa Efek atau pasar modal telah, hadir sejak jaman kolonial Belanda dan tepatnya pada tahun 1912 di Batavia yang diselenggarakan oleh Vereniging Voor De Effecten Handel.Tujuan Didirikannya Bursa Efek Di Batavia adalah dalam rangka menampung efek-efek yang dimiliki orang Belanda yang sering di perjualbelikan Di Bursa Amsterdam. Sehingga kehadiran Bursa Efek di Indonesia pada jaman kolonial merupakan pelengkap dari Bursa Efek Amsterdam. Efek yang diperjualbelikan merupakan saham-saham dan obligasi perusahaan Belanda serta efek-efek Belanda yang lain.
Penetapan Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang pasar modal juga mengukuhkan peran BEJ dan BES sebagai bagian dari self organization (SRO) Pasar modal Indonesia sejak itu, BEJ tumbuh sangat pesat berkat sejumlah pencapaian dibidang teknologi perdagangan, antara lain dengan ditetapkannya Jakarta Automated Tranding System (JATS) di tahun 1995, perdagangan tanpa warkat (scripless tranding) di tahun 2001 dan (remote trending) system di tahun 2002. Sementara itu BES sendiri mengembangkan pasar obligasi dan derivative pada akhir tahun 2007. Melalui persetujuan para pemegang saham kedua Bursa, BES digabungkan kedalam BEJ yang kemudian menjadi BEI. Penggabungan menjadi 59 satu Bursa yang terintegritas ini menandai sebuah era baru dalam perkembangan pasar modal
Indonesia yang diharapkan dapat semakin berperan dalam rangka perkembangan elkonomi nasional yang berkelanjutan di masa mendatang.Peluncuran perdana sistem perdagangan baru PT Bursa Efek Indonesia yaitu JATS-NextG Dilakukan pada tanggal 2 maret 2009.
Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Excahage (IDX) adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan system dan sarana mempertemukan penawaran jual beli efek pihak-pihak lain dengan memperdagankan efek. Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan Bursa yang resmi di Indonesia, sehingga bagi perusahaan yang ingin go publik di Indonesia harus melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).
b. Gambaran umum perusahaan
Perusahaan yang dijadikan sampel adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah purposive sampling Adapun perusahaan yang dijadikan sampel penelitian teridiri sebanyak 17 perusahaan. Adapun perusahaan yang menjadi sampel yang diperoleh yaitu sebagai berikut:
1. PT. Adaro Energy Tbk.(ADRO) di dirikan pada 10 september 1966 dan mulai beroperasi secara komersial pada bulan juli 2005.
Kantor pusat ADRO berlokasi di gedung menara karya lantai 23, JL.H.R. Rasuna Said Blok X-5, Kav. 1-2, Jakarta selatan.
perusahaan ini adalah perusahaan yang berfokus pada pengembangan Adaro Indonesia yang beroperasi di tambang batu bara terbesar dibelahan bumi selatan. Adaro Energy beroperasi dengan izin perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu
bara (PKP2B) generasi I yang berakhir 2022. Pada 2011 forbes global 2000, adaro energy berada di peringkat ke- 1.527 sebagai perusahaan terbesar di dunia.
Pada tanggal 04 juli 2008, ADRO memperoleh peryataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan penawaran umum perdana saham ADRO (IPO) kepada masyarakat sebanyak 11.139.331.000 lembar saham dengan nominal Rp100,- per saham dan harga penawaran Rp1.100,- per saham.saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 16 juli 2008.
Sedangkan saham pendiri sebanyak 20.846.631.000 dan total saham yang terdaftar 31.985.962.000 dan sepanjang tahun 2021, saham ADRO sudah naik 21,68 persen menjadi Rp1.740 per saham.saham Adaro Energy Tbk berada dilevel tertinggi Rp1.785 dan terendah Rp1.150 per saham.
2. PT.Atlas Resources (ARII) berdiri sejak 26 januari 2007 dan mulai beroperasi secara komersial pada maret 2007.kantor pusat beralokasi di sampoerna strategis square, south tower, lt 18, Jl Jend sudirman kav, 45-46, Jakarta selatan.
perusahaan ini bergerak dalam bidang pertambangan batubara, transportasi dan kegiatan lainnya yang terkait dengan operasional penambangan batubara, seperti penyewaan peralatan dan kendaraan yang cukup di akui di indonesia. Dalam perjalanan usahanya selama 10 tahun, perseroan mengalami pertumbuhan bisnis yang pesat menyusul dilakukannya aksi
akuisisi, eksplorasi dan penembangan, dengan fokus awal pada wilayah pertambangan batubara regional berskala kecil.
Pada tanggal 31 oktober 2011, ARII memperoleh pernyataan efekti Bapepam-LK untuk melakukan penawaran umum perdana saham ARII (IPO) kepada masyarakat sebanyak 650.000.000 saham.dengan nilai Rp200,- per saham serta harga penawaran Rp1.500,- per saham. Sedangkan saham pendirinya 2.350.000.000 dan total saham yang terdaftar 3.000.000.000.
Saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 08 September 2011.
3. PT.Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) di dirikan tanggal 31 oktober 1990 dan mulai kegiatan usahanya pada tahun 1990.
Tambang batu bara BSSR memulai tahap produksi pada bulan Juni 2011. Kantor pusatnya berlokasi di Jl. Sahid Sudirman Center, Suite C-D, lantai 56 No.86, Jakarta 10220 dan memiliki tambang batu bara yang terletak di Kalimantan timur.
Pada tanggal 8 November 2012 memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan penawaran umum perdana saham BSSR sebanyak 261.500.000,- per saham dengan penawaran Rp 1.950,- per saham, saham pendiri sebanyak 2.355.000.000 dan total saham terdaftar 2.616.500.000.Saham tersebut dicatatkan di BEI pada tanggal 08 November 2012.
4. PT.Bumi Resources Tbk (BUMI) berdiri pada tanggal 26 Juni 1973 dengan nama PT. Bumi Modern dan mulai beroperasi pada tanggal 17 Desember 1979. Kantor pusatnya berlokasi dilantai 12, Gedung
Bakrie Tower, Rasuna Epicentrum, Jl. H.R.Rasuna Said Jakata selatan.
Pada saat didirikan BUMI bergerak dalam industry perhotelan dan parawisata, kemudian pada tahun 1998, bidang usaha BUMI diubah menjadi industry minyak,gas dan pertambangan.
Pada tanggal 18 Juli 1990, BUMI memiliki saham sebanyak 10.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp4.500,- persaham. Pada tahun 2021 saham Bumi Resources Tbk melambung 21,43 persen ke posisi 68 persen Saham tersebut dicatatkan di BEI pada tanggal 30 juli 1990.
5. PT.Byan Resources Tbk (BYAN) di dirikan pada tanggal 07 Oktober 2004 dan mulai beroperasi ditahun 2004, kantor pusatnya terletak di Gedung Office 8 lantai 37, SCBD lot 28, Jl.Jenderal Sudirman Kav 52-53,Jakarta 12190-.
Byan Resources bergerak dalam usaha pertambangan dan selain BYAN juga memiliki dan mengoperasikan infrastruktur pembuatan batubara, selain itu BYAN dan anak usahanya merupakan produsen batubara dengan operasi tambang,pengelolahan dan logalistik terpadu.
Pada tanggal 12 Agustus 2012 Byan Resources memiliki Saham penawaran sebanyak 833.333.500 dengan nilai Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp5.800 sedangkan saham pendiri 2.500.000.000 dan total saham terdaftar 3.333.333.500 dan di tahun 2021 Bayan Resources Tbk memiliki saham 16,57 persen ke posisi Rp21.350.
6. PT.Darma Henwa Tbk (DEWA) mulai berdiri pada tanggal 08 Oktober 1991 dan mulai usaha komersialnya pada tahun 1996, kantor pusat Drma Henwa berlokasi di Gedung Bakrie Tower Lantai 8, Rasuna Epicentrum, Jl. HR.Rasuna Said, kuningan Jakarta dan proyek berlokasi di Bengalon dan Bingunan timur, Kalimantan timur dan Kalimantan selatan.
Pada tanggal 12 September 2007, DEWA memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan penawaran umum perdana saham DEWA (IPO) sebanyak 3.150.000.000 dengan nilai noinal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp335,- per saham dan di sertai 4.200.000.000 periode pelaksanaanya dimulai dari 26 maret 200 sampai 24 september 2010 dengan harga pelaksanaan sebesar Rp340 per saham,-.
Sedangkan saham pendiri DEWA 12.073.750.000.Saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 26 September 2007.
7. PT.Delta Dunia Makmur (DOID) adalah perusahaan induk dengan fokus investasi pada jasa penambangan, perusahaan ini di dirikan pada tanggal 26 November 1990 dan mulai beroperasi secara komersial tahun 1992.
Adapun saham perdana Delta Dunia Makmur 72.020.000,saham pendiri sebanyak 133.750.930 dan total saham terdaftar 205.770.930 dengan harga penawaran Rp150 per saham,-. Saham tersebut dicatatkan Di BEI.
8. PT.Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) bergerak dalam bidang penyediaan listrik, perdagangan, real estat dan infrastruktrur, dan jasa kontruksi. Perusahaan ini berdiri pada tanggal 02 September 1996 dan memulai beroperasi pada tahun 1998 kantor pusatnya berlokasi di Jakarta.
Pada tanggal 10 Desember 2009 DSSA memutuskan IPO dengan saham pendiri 670.552.320 dengan saham penawaran 100.000.000 dan total saham terdaftar 770.552.320. dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin 15 November 2021, emiten berkode saham DSSA menyampaikan nilai nominal saham perseroan setelah stock split adalah Rp250 per saham dari sebelumnya Rp 250 per saham dengan stock spilit jumlah saham perseroan yang beredar akan bertambah 7.705.532.200.
9. PT.Golden Energy Mines Tbk (GEMS) bergerakk dalam bidang penambangan batubara melalui anak perusahaanya dan barang lainnya. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 13 Maret 1997 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 2010.
Perusahaan ini beroperasi di bawah kelompok bisnis Sinarmas.
Perusahaan ini berlokasi di Sinar Mas Land Plaza, Tower II, 6th floor Jl.M.H.Tamrin No. 51 Central Jakarta. Pada tanggal 17 November 2011 GEMS memiliki saham pendiri 5.000.000.000,saham penawaran 882.353.000 dengan total saham terdaftar 5.882.353.000.
Saham PT. Golden Energy Mines Tbk melompat ke level tertinggi setelah perdagangan dibuka kembali oleh Bursa Efek Indonesia pada tanggal 26 April 2021 BEI mengumumkan pembukaan kembali saham GEMS sejak sesi I telah memiliki pemegang saham bukan engendali saham sebanyak 441,18 juta saham atau 7,5002 persen sehingga memenuhi aturan free float.
10. PT.Harum Energy Tbk (HRUM) di dirikan dengan nama PT Asia Antrasit pada tanggal 12 Oktober 1995 dan mulai beroperasi pada tahun 2007.perusahaan ini bergerak dalam bidang operasi dan investasi pada industry pertambangan ,perdagangan dan batubara.
Harum energy tbk berlokasi Jl.Imam Bonjol No.80 Central Jakarta.
Pada tanggal 6 Oktober 2010 Harum energy memiliki saham pendiri 2.200.000.000, saham penawaran 500.000.000 dan total saham terdaftar 2.700.000.000. dan di tahun 2021 saham batubara HRUM melambung tinggi saham tersebut di catatkan di Bursa Efek Indonesia.
11. PT.Indika Energy Tbk (INDY) bergerak di bidang perdagangan, kontruksi, pertambangan, transportasi dan jasa.perusahaan ini di dirikan pada tanggal 19 Oktober 2000 yang berlokasi Graha Mitra, 3rd floor Jl. Gatot Subroto Kav.21 jakarta.dan mulai beroperasi pada tahun 2004.
Pada 11 juni 2008 Indika Energy Tbk memutuskan IPO dengan saham pendiri 4.269.858.000, saham penawaran 937.284.000 dengan total saham terdaftar 5.207.142.000.dikala itu INDY saham di lepas dengan harga Rp2.850 rupiah perlembar. Terlihat dari
pergerakan harga sahamnya sejak pertama IPO,INDY pernah menyentuh harga Rp4.950 rupiah ditahun 2011,saham ini terus meroket hingga tahun 2018 ke harga Rp4.520 rupiah perlembarnya.
Saat ini nilai saham INDY berada di angka Rp1.730 rupiah pada tanggal 5 November 2021.
12. PT.Indo Tambangraya Megah Tbk (IMTG) di dirikan pada tahun 1987 yang bergerak dalam bidang produsen batubara dan berlokasi Pondok indah office tower III, 3rd floor Jl. Sultan Iskandar Muda,pondok kav.V-TA Jakarta.
Indo Tambangraya Megah Tbk mulai memutuskan IPO pada 18 desember 2007 dengan saham penawaran 225.985.000,saham pendiri 903.940.000, dan total saham terdaftar 1.129.925.000.
belakangan ini harga saham IMTG berada di zona merah, selama perdagangan 30 hari terakhir, harga saham IMTG turun Rp6.575 poin atau Rp25,61%. Harga saham Imtg tahun ini mencapai titik tertinggi pada 11 Oktober 2021 di level Rp26.750.
13. PT.Resources Alam Indonesia Tbk (KKGI) Didirikan 08 Juli 1981 yang bergerak dalam bidang pembuatan High pressure laminate.perusahaan berlokasi dipontianak, Kalimantan barat dan Palembang,sumatera selatan.
Resources Alam Indonesia Tbk mulai memutuskan IPO 1 Juli 1991 dengan saham penawaran 4.500.000,saham pendiri 4.500.00 dan total saham terdaftar 900.000.000. pada tanggal 15 januari 2021 lalu, KKGI melakukan peningkatan jual beli saham perusahaan baru sebesar 70 % saham PT BMI dan PT BMN
dengan nilai transaksi sebesar Rp175 juta. Pembelian saham kedua perusahaan tersebut dilakukan dalam rangka persiapan KKGI berekspansi bisnis tambang nikel.
14. PT.Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) bergerak dalam bidang pertambangan batubara dan didirikan pada tanggal 28 Oktober 1992 dan mulai beroperasi malinau, Kalimantan utara ditahun 2008.perusahaan ini berlokasiGraha Baramulti Jl.Suryopranoto N.2 komplek Harmoni Blok 8A central Jakarta.
Mitrabara Adiperdana Tbk mulai memutuskan IPO tanggal 10 juli 2014 dengan saham penawaran 245.454.400, saham pendiri 981.817.552 dan total saham terdaftar 1.227.271.952. saham MBAP pada tahun ini di perdagankan berada di zona hijau karena mengalami kenaikan 150 poin atau Rp4,53 persen ke Rp3.460 dan bergerak dikisaran Rp 3.40 sepanjang tahun berjalan, saham MBAP sudah bergerak naik sampai Rp 28,62 persen.
15. PT. Samindo Resources Tbk (MYOH) didirikan pada tanggal 15 Maret 2000. perusahaan ini bergerak dalam bidang investasi jasa penambangan batubara dan pertambangan dan mulai beroperasi secara komersial pada bulan Mei 2001 yang berlokasi Menara Mulia, 16th floor Jl.Jendl.Gatot Subroto Kav.9-11 jakarta.
PT.Samindo Resources Tbk mulai memutuskan IPO pada tanggal 27 Juli 2000 dengan saham 150.000.000, saham pendiri 1.531.000.000 dan total saham terdaftar 1.681.000.000.
16. PT.Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) didirikan pada tanggal 7 Februari 1983 dan mulai beroperasi secara komersial pada bulan November 1985 yang berlokasi Wisma UIC,2nd floor Jl.Gatot Subroto Kav6-7 jakarta.
UNIC mulai memutuskan IPO pada tanggal 6 November 1989 dengan penawaran saham 9.000.000 dan PT.Unggul Indah Cahaya Tbk akan membagikan deviden kedua ditahun 2020. Emiten industry kimia ini membegikan total Rp99,28 milliar dari laba tahun 2020. Deviden yang setara dengan Rp259 per saham.
17. PT.Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) di dirikan pada tanggal 24 Juli 1959, kantor pusat molindo berlokasi di Jl. Sumber waras No. 225, lawing malang, jawa timur.
Pada tanggal 24 Agustus 2018 MOLI memperoleh pernyataan Efektif dari Otoritas jasa keuangan (OJK) untuk melakukan penawaran umum perdana saham MOLI 351.000.000 Saham dengan nilai Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp580,- per saham. Saham tersebut dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 30 Agustus 2018.
c. Bursa efek Indonesia
1. Visi Dan Misi Bursa Efek Indonesia a. Visi
Menjadi bursa yang kompetitif dengan kredibilitas tingkat dunia.
b. Misi
Membangun bursa efek yang mudah diakses dan memfasilitasi mobilisasi dana jangka panjang. Untuk seluruh industry dan semua segala bisnis perusahaan. Tidak hanya dijakarta tapi di seluruh Indonesia. Tidak hanya bagi insititusi, tapi juga bagi individu yang memenuhi kualifikasi mendapatkan pemerataan melalui pemilikan.
Serta meningkatkan reputasi Bursa Efek Indonesia, melalui pemberian layanan yang berkualitas dan konsisten kepada seluruh stekeholders perusahaan.
2. Struktur Organisasi
Gambar 4.1
Struktur Organisasi Bursa Efek Indonesia
Sumber: Bursa Efek Indonesia (BEI) 2021