• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV GAMBARAN UMUM

C. Gambaran Umum PT Indofood Sukses Makmur Tbk

Menurut data dari situs http://directory.umm.ac.id, http://www.indofood.com, Perseroan berkedudukan di Jakarta dan didirikan dengan nama PT Panganjaya Intikusuma berdasarkan Akta Pendirian No.228 tanggal 14 Agustus 1990 yang diubah dengan Akta No.249 tanggal 15 November 1990 dan yang diubah kembali dengan Akta No.171 tanggal 20 Juni 1991, semuanya dibuat dihadapan Benny Kristanto, SH., Notaris di Jakarta dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C2-2915.HT.01.01 Th.91 tanggal 12 Juli 1991, serta telah didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dibawah No.579, 580 dan 581 tanggal 5 Agustus 1991, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.12 tanggal 11 Februari 1992, Tambahan No.611.

Kemudian perseroan mengubah namanya yang semula PT Panganjaya Intikusuma menjadi PT Indofood Sukses Makmur, berdasarkan keputusan Rapat Umum Luar Biasa Para Pemegang Saham yang dituangkan dakam Akta Risalah Rapat No.51 tanggal 5 Februari 1994 yang dibuat oleh Benny Kristianto, SH., Notaris di Jakarta.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk berlokasi di Sudirman Plaza, Indofood Tower, Lantai 27, Jalan Jenderal Sudirman Kav.76-78, Jakarta.

b. Misi

1) Untuk menghasilkan kualitas tinggi, inovatif, terjangkau serta menjadi produk yang disukai oleh pelanggan

2) Untuk terus meningkatkan karyawan kami, proses kami dan teknologi kami 3) Untuk memastikan ketersediaan produk-produk kami kepada pelanggan

domestik dan internasional

4) Untuk memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia dengan penekanan pada gizi

5) Untuk terus meningkatkan stakeholders value c. Visi

Menjadi Total Food Solutions Company d. Tujuan

Tujuan PT Indofood Sukses Makmur Tbk adalah melayani para pelanggan dengan cara yang unik dan efektif.

Dalam operasi perusahaan ini melakukannya dengan integritas dan rasa hormat bagi banyak orang, organisasi dan lingkungan bisnisnya menyentuh selalu ada di hati dan dari tanggung jawab korporasi. Membuat dampak positif dalam berbagai cara: melalui merek-mereknya, operasi komersial dan hubungan, melalui kontribusi sukarela, dan melalui berbagai cara lain dimana mereka terlibat dengan masyarakat.

wewenang dan tanggung jawab dalam perusahaan. Dengan kata lain, melalui struktur organisasi maka dapat terlihat jelas wewenang serta tanggung jawab masing-masing bagian sehingga mempermudah bagi pimpinan untuk mengadakan pengawasan dan meminta pertanggung jawaban atas tugas yang telah dibebankan pada masing-masing bagian.

Berikut adalah bagan struktur organisasi PT Indofood Sukses Makmur Tbk: Perseroan BMI MLN MLS ISHPL INDOAGRI IOFPL SIMP

SIL MBP IIP KMS SAIN

ASL KGP SP CTP IP GMR RAP CKS JS

MCP MSA SBN LSPI

MPI GS ASP

CNIS

Pimpinan perusahaan yang menduduki tempat teratas mempunyai beberapa manajer yang dapat membantu dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Manajer-manajer itu adalah Commercial Director, Sales Director, Technical Director, Personal Director, General Manager Director Product, General Manager Personal, dan terdapat satu bagian yang merupakan staf yaitu Business Unit Head Unifood. Ini semua merupakan Dewan Direksi dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk.

Sales Director membawahi beberapa Branch Manager yang tersebar di Medan, Jakarta dan Surabaya dan seorang General Sales Operation Manager. Setiap Branch Manager membawahi beberapa Sales Manager yang berada di bawah kota. Dengan demikian tiap bawahan memiliki seorang pimpinan untuk mempertanggungjawabkan segala kewajiban-kewajibannya, sehingga para bawahan mengetahui dan siapa ia menerima perintah dan kepada siapa ia bertanggungjawab. Jadi tugas Branch Manager adalah:

1. Megawasi dan bertanggungjawab atas penjualan 2. Mengawasi perdagangan

3. Mengawasi penyebaran

4. Mengawasi segala aktifitas yang terjadi. f. Personalia

1) Karyawan

Jumlah karyawan tetap di perusahaan ini berjumlah 49.367 orang. Dan total tenaga kerja 62.000 orang. Serta 1200 kendaraan operasional.

bagian dari beban operasi. Termasuk dalam penghasilan Direksi adalah tunjangan fasilitas perumahan.

Jumlah biaya karyawan yang terjadi selama periode 2008 adalah Rp 411.645 sebagai bagian dari harga pokok penjualan dan beban operasi.

3) Imbalan kerja

a. Imbalan kerja jangka pendek

Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terhutang kepada karyawan berdasarkan metode akrual.

b. Imbalan pensiun

Perusahaan menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti yang mencakup seluruh karyawan yang memiliki hak atas manfaat pensiun sebagaimana yang ditentukan dalam peraturan Dana Pensiun Unilever Indonesia (“Dana Pensiun”). Program tersebut didanai melalui pembayaran kepada Dana Pensiun, yang ditentukan dengan perhitungan aktuaris secara berkala. Program pensiun imbalan pasti merupakan program pensiun yang menetapkan jumlah imbalan pensiun yang akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, yang biasanya tergantung pada satu faktor atau lebih, seperti umur, masa kerja, dan jumlah kompensasi.

Perusahaan harus menyediakan program pensiun dengan imbalan minimal tertentu sesuai dengan UU Ketenagakerjaan No. 13/2003 (“UU Ketenagakerjaan”). Karena UU Ketenagakerjaan menentukan rumus tertentu

c. Imbalan kesehatan pasca-kerja

Perusahaan memberikan imbalan kesehatan pasca-kerja untuk para karyawan yang telah pensiun. Hak atas imbalan ini pada umumnya diberikan apabila karyawan bekerja hingga mencapai usia pensiun dan memenuhi masa kerja tertentu. Perusahaan menggunakan asumsi bahwa program imbalan kesehatan pasca-kerja per tahun sebesar

d. Imbalan pasca-kerja dan jangka panjang lainnya

Perusahaan memberikan imbalan pasca-kerja lainnya sesuai dengan UU Ketenagakerjaan dan imbalan jangka panjang lainnya seperti jubilium (jubilee) dan imbalan cuti panjang. Hak atas imbalan ini pada umumnya diberikan kepada karyawan yang bekerja hingga mencapai masa kerja tertentu.

e. Program bonus

Perusahaan mengakui kewajiban dan beban atas bonus, berdasarkan suatu rumus yang memperhitungkan laba yang tersedia bagi perusahaan dan prestasi kerja karyawan setelah penyesuaian-penyesuaian tertentu.

g. Produksi

PT Indofood Sukses Makmur Tbk dalam memproduksi produknya dibagi menjadi empat bidang usaha, yaitu Divisi produk konsumen bermerek (seperti mie instan, makanan ringan, nutrisi, dan makanan khusus termasuk bumbu penyedap), Divisi produk tepung terigu (Bogasari), Divisi minyak goreng dan lemak nabati (perkebunan, minyak goreng dan magarin), serta Divisi distribusi. Setiap divisi memusatkan perhatiannya pada produk-produk tertentu.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk di dalam menyalurkan barang-barangnya kepada konsumen memakai para bantuan para distributor-distributor yang juga mambantu dalam promosi.

i. Keuangan

1) Keadaan keuangan

Berikut data penjualan bersih perusahaan(dalam jutaan rupiah):

2006 2005

16.038.156.117.616 13.538.959.916.505 338.310 223.804

2) Manajemen perusahaan

Pada tanggal 30 Juni 2004, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris 30 Juni 2004

Komisaris Utama : Manuel Velez Pangilinan Komisaris : Benny Setiawan Santoso Komisaris : Edward Anthony Tortorici Komisaris : Ibrahim Risjad

Komisaris : Robert Charles Nicholson Komisaris : Albert de Rosario

Kom. Independen : Utomo Josodirjo Kom. Independen : Torstein Stephansen Kom. Independen : Wahjudi Prakarsa Kom. Independen : Juan Bernal Santos

3) Modal saham

Nilai Nominal Rp 100 per saham

Pemegang Saham Saham % Rupiah

Modal Dasar

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:

CAB Holdings Limited

30.000.000.000

4.394.603.450 51,53

3.000.000.000.000

439.460.345.000 Dewan Direksi 30 Juni 2004

Direktur Utama : Anthoni Salim

Wakil Direktur : Cesar Manikan de la Cruz Wakil Direktur : Fransiscus Welirang Wakil Direktur : Darmawan Sarsito Direktur : Aswan Tukiaty Direktur : Tjhie Tje Fie

Direktur : Taufik Wiraarmadja Direktur : Philip Suwardi P. Direktur : C.M. Djoko Wibowo Direktur

Direktur

: M.P. Sibarani : Peter Kradolfer

Saham yang Diperoleh Kembali 915.600.000 91.560.000.000 Jumlah Modal Ditempatkan dan

Disetor Penuh

9.444.189.000 944.418.900.000

Saham dalam Portepel 20.555.811.000 2.055.581.100.000

3. Bidang Usaha

Perusahaan bergerak dalam bidang industri mie instan serta usaha di bidang penggilingan gandum menjadi tepung terigu dan penyertaan modal pada anak perusahaan yang bergerak di bidang makanan olahan terpadu, perkebunan, pengolahan minyak dan lemak nabati serta distribusi. Kronologinya :

1995 Didapatkan penggilingan tepung Bogasari

1997 Acquired 80% ekuitas saham di perkebunan, agribisnis dan perusahaan distribusi

2001 Memperoleh persetujuan pada pembelian kembali saham skema dan peluncuran sebuah Rencana Kepemilikan Saham Karyawan

2002 Diimplementasikan tahap pertama ESOP, melibatkan 228.9 juta saham

2004 Menerapkan ESOP tahap III, melibatkan 919.5 ribu saham Acquired 80% memegang di sebuah perusahaan karton bergelombang

2005 Perkembangan perusahaan patungan dengan Nestle, Didapatkan perusahaan perkebunan di Kalimantan Barat

2006 Early Eurobonds penebusan dari US $ 143.7 million

Didapatkan 55,0% saham di perusahaan pelayaran Pacsari Pte. Ltd

Didapatkan tambahan perusahaan perkebunan di Kalimantan Barat.

2007 Terdaftar di Agribisnis Group di Bursa Efek Singapura dan ditempatkan saham baru.

2008 Berpartisipasi dalam penerbitan baru PT Laju Perdana Indah saham dan memegang 60% kepemilikan

Acquired 100% saham Drayton Pte. Ltd yang secara efektif memiliki 68,57% saham di PT Indolakto, perusahaan susu terkemuka

Acquired 100% saham perusahaan perkebunan dengan fasilitas Bulking

Dokumen terkait