• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV TEMUAN HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Temuan Penelitian

A.1 Gambaran Umum Satuan Polisi Pamong Praja dan

a. Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Datar a.1 Gambaran Umum

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2016-2021. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanah Datar Tahun 2016-2021 adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode 5 (lima) tahunan, merupakan penjabaran dari visi, misi dan program Kepala Daerah yang berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJM) Nasional dan RPJMD Provinsi Sumatera Barat. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah serta Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2010 tentang Prosedur Perencanaan Pembangunan Partisipatif.

Guna mengoperasionalkan program yang ada dalam RPJMD, Organisasi Perangkat Daerah harus menyusun Rencana strategis Perangkat Daerah yang menindaklanjuti program RPJMD ke dalam program dan kegiatan Perangkat Daerah selama lima tahun. Program dan kegiatan dalam renstra Perangkat Daerah harus terkait dengan

sasaran RPJMD, dengan demikian renstra Perangkat Daerah tidak terlepas dari sasaran yang telah ditetapkan dalam RPJMD.

Program RPJMD yang termasuk bidang urusan lingkup Satuan Polisi Pamong Praja perlu ditampung dalam kegiatan-kegiatan yang kemudian diwujudkan menjadi visi Satuan Polisi Pamong Praja dalam Rencana Strategis Satuan Polisi Pamong Praja. Penyusunan kegiatan perlu memperhatikan kedudukan dalam urusan, evaluasi kegiatan RPJMD sebelumnya, proyeksi lima tahun ke depan, skala prioritas dan memperhitungkan sumber daya yang tersedia. Sehingga rencana strategis Satuan Polisi Pamong Praja yang dirumuskan dengan prinsip bertindak cepatdan tepat, efektif, efisien dan akuntabel.

Penyusunan Rencana Strategis Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Datar Tahun 2016-2021, selanjutnya disebut Renstra Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Datar pada dasarnya dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menjalankan amanat yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku serta turut mendukung suksesnya pencapaian sasaran pembangunan daerah sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanah Datar Tahun 2016-2021.Untuk itu, dalam rangka melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi yang dimiliki Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Datar, maka disusunlah Renstra Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Datar sebagai salah satu bagian yang utuh dari manajemen kerja dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Rencana Strategis yang disusun oleh Satuan Polisi Pamong Praja Tanah Datar merupakan langkah awal untuk melaksanakan mandat tersebut diatas, yang dalam penyusunannya perlu melaksanakan analisis terhadap lingkungan baik internal maupun eksternal. Rencana ini merupakan suatu proses yang berorientasi pada proses dan hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu lima tahun, dengan tetap memperhatikan potensi yang ada. Rencana strategis

disusun untuk jangka waktu lima tahun, dan diimplementasikan kedalam RencanaKerja (Renja) tahunan.

a.2 Visi, Misi dan Motto Tim Pelaksana Pelayanan Publik Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Datar

Visi : Mewujudkan ketentraman, ketertiban dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanah Datar.

Misi :

1. Meningkatkan kegiatan operasional wilayah demi menjaga ketentraman dan ketertiban umum di Kabupataen Tanah Datar. 2. Peningkatan Terhadp SDM Aparatur Satuan Polisi Pamong

Praja Kabupten Tanah Datar.

Motto: Mengayomi, Responsif, Humanis, Berwibawa, Layanan Terbaik

a.3 Maksud dan Tujuan

Dalam rangka mencapai Visi dan Misi yang telah ditetapkan oleh Bupati Tanah Datar, maka unit organisasi harus merumuskan visi dan misi tersebut kedalam bentuk yang lebih operasional dan terarah berupa maksud dan tujuan organisasi.

Melalui perumusan Misi Kabupaten Tanah Datar akan memberikan arah jangka panjang dan terciptanya stabilitas dalam manejemen dan kepemimpinan Kabupaten Tanah Datar, meletakkan acuan dan pedoman dasar dalam Merumuskan tujuan dan sasaran serta kebijakan-kebijakan dalam pelaksanaan pemerintahan serta memberikan kenyamanan dan ketentraman kepada masyarakat Kabupaten Tanah Datar terutama yang harmonis dan aman, sehingga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari akan selalu merasa tenang dalam beraktivitas dan bekerja.

a.) Maksud

Maksud penyusunan Rencana Strategis Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Datar adalah:

1) Pedoman bagi Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Datar dalam melaksanakan program sebagai amanah visi dan misi RPJMD sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

2) Dasar penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah dalam rangka mewujudkan terciptanya tujuan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

3) Mempermudah pengendalian kegiatan serta pelaksanaan koordinasi dengan instansi terkait, monitoring, analisis, evaluasi kegiatan, baik secara internal maupun eksternal. 4) Memberikan informasi kepada pemangku kepentingan

(stakeholders) tentang rencana pembangunan tahunan.

5) Menjadi kerangka dasar bagi Satuan Polisi Pamong Praja dalam upaya meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan.

b.) Tujuan

Tujuan disusunnya Rencana Strategis Perangkat Daerah Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Datar adalah:

1) Terciptanya hasil akhir dari program dan kegiatan yang tercakup harus sinergis mendukung sasaran pembangunan daerah.

2) Sebagai bahan dalam mengevaluasi pencapaian kinerja periode lima tahunan.

3) Sebagai pedoman penyusunan penetapan kinerja.

4) Terciptanya hubungan antara keluaran (output) dari masing-masing kegiatan dengan hasil (outcome) dan selanjutnya dengan dampak (impact) harus benar dan lengkap.

a.4 Tugas dan Fungsi Organisasi Satuan Polisi Pamong Praja Tugas Pokok dan fungsi Satuan Polisi Pamong Praja adalah:

1) Menyusun program dan pelaksanaan penegakan perda, peraturan Bupati, surat keputusan Bupati, menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

2) Melaksanakan pengawasan dan perlindungan masyarakat dalam pelaksanaan penegakan Perda, Peraturan Bupati dan Keputusan Bupati.

3) Melaksanakan pengawasan dan perlindungan masyarakat ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

4) Melaksanakan koordinasi penegakan Perda, Peraturan Bupati, Keputusan Bupati, penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dengan kepolisian Negara Republik Indonesia, TNI, Penyidik Pegawai Negeri Sipil Daerah dan aparat lainnya.

5) Pengawasan terhadap masyarakat, aparat atau badan hukum dan dunia usaha agar mematuhi dan mentaati Perda, Peraturan Bupati dan Keputusan Bupati. Penyelenggaraan pembinaan administrasi ketatausahaan yang meliputi urusan umum dan program padasatuan.

6) Meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian bersama melalui forum-forum pertemuan untuk ketertiban umum.

Tugas Unsur-unsur organisasi Satuan Polisi Pamong Praja 1) Kepala Satuan

Mempunyai tugas pokok memimpin, mengkoordinasikan dan mengendalikan Satuan Polisi Pamong Praja dalam membantu Bupati menyelenggarakan Pemerintahan Daerah dibidang penegakan Perda, Peraturan Bupati, Keputusan Bupati, menyelenggarakan ketertiban umum, ketentraman masyarakat dan perlindungan masyarakat.

2) Sekretariat

Mempunyai tugas pokok melaksanakan perencanaan program, menyusun pengelolaan urusan umum, kepegawaian dan pengelolaan keuangan dan peningkatan sumber daya ASN. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut diatas, Sub Bagian Umum dan Kepegawaian memiliki fungsi:

1. Melaksanakan penerimaan, pendistribusian dan pengiriman naskah dinas serta pengelolaan dokumen dan kearsipan.

2. Pelaksanaan pegelolaan administrasi kepegawaian. 3. Melaksanakan pendataan kebutuhan pegawai.

4. Penyiapan bahan pelaksanaan pembinaan kepegawaian dilingkungan kantor.

5. Penyiapan bahan perencanaan kebutuhan diklat pegawai. 6. Melaksanakan urusan umum menyangkut surat, kearsipan dan

perlengkapan kantor.

7. Pelaksanaan tugas kedinasan lain sesuai dengan arahan pimpinan.

Sedangkan fungsi sub bagian perencanaan dan keuangan adalah: 1. Pelaksanaan pengkoordinasian penyusunan program kerja dan

rencana anggaran pendapatan dan belanja perangkat daerah dengan para pimpinan dilingkungan perangkat daerah.

2. Melaksanakan pendataan untuk kebutuhan perencanaan. 3. Pelaksanaan pengelolaan administrasi keuangan.

4. Penyusunan dan penyiapan laporan keuangan perangkat daerah meliputi laporan realisasi anggaran, neraca dan catatan atas laporan keuangan.

3) Bidang penegakan Peraturan Daerah dan Pembinaan PPNS Seksi penegakan Peraturan Daerah dan pembinaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil mempunyai tugas melaksanakan kebijakan dibidang penegakan Peraturan Daerah, Peraturan Bupati,

Pembinaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan hubungan kelembagaan.

Seksi penegakan Peraturan Daerah mempunyai tugas menyiapkan bahan, data dan melaksanakan kebijakan teknis ruang lingkup Penegakan Peraturan Daerah sesuai kewenangan.

Seksi hubungan kelembangaan mempunyai tugas menyiapkan bahan, data dan melaksanakan kebijakan teknis ruang lingkup hubungan kelembagaan yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan hubungan kelembagaan sesuai kewenangan.

4) Bidang Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat Bidang Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat mempunyai tugas pokok menyusun program dan merumuskan teknis menyelenggaraan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut diatas bidang ketertiban umum dan perlindungan masyarakat memiliki tugas:

1. Menyusun program dan pelaksanaan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

2. Pelaksanaan kebijakan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

3. Pelaksanaan koordinasi penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, TNI, Penyidik Pegawai Negeri Sipil di daerah dan/atau aparatur lainnya.

4. Pelaksanaan kegiatan membantu pengamanan dan penertiban dan ketentraman umum.

5. Pelaksanaan kegiatan membantu pengamanan dan penertiban penyelenggaraan keramaian daerah dan/atau kegiatan berskala masal.

6. Pelaksanaan kegiatan membantu pengamanan dan penertiban asset yang belum teradministrasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

7. Pelaksanaan tugas kedinasan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

8. Pelaksanaan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.

Seksi operasional dan pengamanan barang milik daerah mempunyai tugas menyiapkan bahan dan melaksanakan kebijakan teknis ruang lingkup operasional dan pengamanan barang milik daerah yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan operasional dan pengamanan barang milik daerah sesuai kewenangan.

Seksi pengendalian ketertiban umum mempunyai tugas menyiapkan bahan dan melaksanakan kebijakan teknis ruanglingkup pengendalian ketertiban umum yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan pengendalian ketertiban umum.

Seksi perlindungan masyarakat mempunyai tugas menyiapkan bahan dan melaksanakan kebijakan teknis ruang lingkup perlindungan masyarakat yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan perlindungan masyarakat sesuai kewenangan.

b. Dinas Pasar Kabupaten Tanah Datar (UPT Pengelolaan Pasar) a.1 Gambaran Umum

Dinas Pasar Kabupaten Tanah Datar (UPT Pengelolaan Pasar) merupakan salah satu unsur pelaksana Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dibidang Pasar yang dipimpin oleh seorang Kepala UPT Pengelolaan Pasar yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris Dinas, yang mana dibentuk berdasarkan Peraturan Bupati Tanah Datar Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pasar pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan.

UPT Pengelolaan Pasar dibentuk untuk melaksanakan kegiatan teknis pengelolaan pasar yang secara langsung berhubungan dengan pelayanan masyarakat dan melaksanakan kegiatan untuk mendukung pelaksanaan tugas dinas.

a.2 Kedudukan UPT Pengelolaan Pasar

Kedudukan UPT Pengelolaan Pasar diatur dalam Pasal 3 Peraturan Bupati Tanah Datar Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pasar Pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan yang berbunyi:

Pasal 3

(1) UPT Pengelolaan Pasar merupakan unsur pelaksana teknis Dinas yang melaksanakan kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang tertentu

(2) UPT Pengelolaan Pasar dipipimpin oleh Kepala UPT Pengelolaan Pasar.

(3) Kepala UPT Pengelolaan Pasar berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris Dinas.

a.3 Susunan Organisasi

Susunan organisasi UPT Pengelolaan Pasar terdapat dalam Pasal 8Peraturan Bupati Tanah Datar Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pasar Pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan yang berbunyi:

Pasal 8

(1) Susunan Organisasi UPT Pengelolaan Pasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 sebagai berikut:

a. Kepala

b. Sub Bagian Tata Usaha;dan c. Kelompok Jabatan Fungsional.

(2) Bagan struktur organisasi UPT Pengelolaan Pasar sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan satu kesatuan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini.

a.4 Tugas UPT Pengelolaan Pasar

Tugas UPT Pengelolaan Pasar terdapat dalam Pasal 5 Peraturan Bupati Tanah Datar Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pasar Pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan yang berbunyi:

Pasal 5

(1) UPT pengelolaan pasar mempunyai tugas melaksanakan kegiatan teknis pengelolaan pasar yang secara langsung berhubungan dengan pelayanan masyarakat dan melaksanakan kegiatan untuk mendukung pelaksanaan tugas dinas

(2) Kepala UPT pengelolaan pasar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mempunyai uraian tugas:

a. Mengoordinasikan, merumuskan sasaran, membina, mengarahkan dan menyelenggarakan UPT sesuai dengan kedudukan, tugas dan fungsi UPT;

b. Menyusun program kegiatan UPT pengelolaan pasar dengan berpedoman kepada kegiatan yang telah ditetapkan serta program kerja dinas sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas;

c. Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya; d. Memberi petunjuk dan bimbingan kepada bawahan agar

pelaksanaan tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan; e. Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan agar

tidak terjadi penyimpangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

f. Memeriksa dan mengoreksi hasil kerja bawahan sesuai dengan tugasnya sebagai bahan untuk peningkatan karir;

g. Menyelenggarakan kegiatan keuangan/perlengkapan dan administrasi umum pada UPT;

h. Menyiapkan dan menyusun pedoman serta petunjuk tatalaksana administrasi sebagai pedoman bagi bawahan dalam pelaksanaan tugas;

i. Memeriksa, meneliti dan menandatangani konsep yang diajukan oleh bawahan sesuai dengan petunjuk kerj agar tercpainya kebenaran dokumen;

j. Melaporkan kegiatan UPT sebagai bahan pertanggungjawaban kepada atasan;

k. Menyampaikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan sesuai dengan bidang tugas dan permasalahannya; dan

l. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

a.5 Tugas Sub Bagian Tata Usaha UPT Pengelolaan Pasar

Tugas sub bagian UPT Pengelolaan Pasar terdapat dalam Pasal 6 Peraturan Bupati Tanah Datar Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pasar Pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan yang berbunyi:

Pasal 6

(1) Sub bagian tata usaha mempunyai tugas melaksanakan kegiatan penatausahaan UPT pengelolaan pasar.

(2) Kepala sub bagian tata usaha dalam melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) mempunyai uraian tugas;

a. Menyiapkan bahan dan mengkoordinasikan penyusunan rencana, program kerja dan kegiatan di lingkungan UPT pengelolaan pasar; b. Melaksanakan pengelolaan administrasi umum, surat menyurat,

kearsipan kepustakaan serta kebersihan dan keamanan di lingkungan UPT pengelolaan pasar.

c. Melaksanakan pengelolaan administrasi perlengkapan/pembekalan rumah tangga UPT pengelolaan pasar yang meliputi perencanaan kebutuhan, pengadaan, pemanfaatan dan pemeliharaan serta penginventarisasian barang perlengkpan/perbekalan rumah tangga UPT pengelolaan pasar.

d. Melaksanakan pengelolaan keuangan dan administrsi kepegawaian di lingkungan UPT pengelolaan pasar.

e. Menghimpun dan menyajikan data serta informasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas UPT pengelolaan pasar; f. Mengiventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan bidang

tugasnya dan menyiapkan bahan petunjuk pemecahan masalah; g. Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya; h. Membimbing dan mengarahkan serta menilai kinerja bawahan; i. Memberikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik lisan

maupun tertulis yang berkaitan dengan bidang tugasnya;

j. Membuat laporan kegiatan UPT pengelolaan pasar sebagai bahan pertnggungjawaban kepada atasan;

k. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

a.6 Tata Kerja UPT Pengelolaan Pasar

Tata kerja UPT Pengelolaan Pasar terdapat dalam Pasal 10, 11, dan 12 Peraturan Bupati Tanah Datar Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pasar Pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan yang berbunyi:

Pasal 10

Kepala UPT dalam melaksanakan tugas memperhatikan prinsip-prinsip manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing.

Pasal 11

(1) Kepala UPT dalam melaksanakan tugas menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi dengan yang dipimpinnya. (2) Kepala UPT melaksanakan sistem pengendalian internal

dilingkungannya.

(3) Kepala UPT bertanggungjawab memimpin dan mengoordinir bawahan dan memberikan pengarahan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan.

(4) Kepala UPT dalam melaksanakan tugas melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas bawahan.

Pasal 12

(1) Kepala UPT mengikuti dan mematuhi petunjuk-petunjuk serta menyampaikan laporan tepat waktu sesuai peraturan perundang-undangan.

(2) Dalam menyampaikan laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala UPT dapat menyampaikan tembusan laporan kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja.

(3) Setiap laporan yang diterima oleh Kepala UPT dari bawahan wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan lebih lanjut dan dijadikan bahan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan.

a.6 Tugas Bagian Pelaksana UPT Pengelolaan Pasar

Tugas bagian pelaksana UPT Pengelolaan Pasar adalah melaksanakan semua perintah yang di suruh atau ditugaskan oleh Kepala UPT Pengelolaan Pasar yang secara langsung berhubungan dengan pelayanan masyarakat (wawancara dengan Ibu Wilda Usma S.Sos sebagai Pengelola Data Dinas UPT Pengelolaan Pasar).

a.7 Bagan susunan orgnisasi UPT pengelolaan pasar

A.2 Temuan Hasil Penelitian di Dinas UPT Pengelolaan Pasar

Dokumen terkait