BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Pengujian Hipotesis
2. Gambaran Variabel Mutu Pembelajaran
Data tentang variabel Mutu Pembelajaran diperoleh dari ngket yang
disebarkan kepada responden sebanyak 14 guru dalam rumpun PAI yang
ditetapkan juga sebagai sampel dalam penelitian. Angket tentang Mutu
Profesional guru; b) Sarana dan Prasarana yang menunjang pembelajaran
yang bermutu; c) Pembelajaran. Indikator-indikator tersebut di atas
kemudian dikembangkan menjadi pertanyaan angket yang berjumlah 15
item.
Adapun data yang diperoleh dari variabel mutu pembelajaran adalah
sebagai berikut:
Tabel 4.34
Data Hasil Angket Mutu Pembelajaran
No. Urut Kode Sampel Skor
1 001 45 2 002 52 3 003 41 4 004 41 5 005 58 6 006 52 7 007 52 8 008 56 9 009 59 10 0010 57 11 0011 58 12 0012 60 13 0013 49 14 0014 50 Jumlah 730 Rata-rata 52,14 Skor tertinggi 60 Skor terendah 41
a. Analisis skor ideal
Guna menjawab pertanyaan penelitian kedua yakni gambaran tentang
mutu pembelajaran digunakan Analisis Kriteria Skor Ideal, yakni
membuat kriteria-kriteria gambaran variabel Y melalui
pengelompokkan skor masing-masing variabel.
X ideal + Z (SD ideal)
Data penelitian variabel X dan variabel Y dibagi menjadi tiga kategori
yang didasarkan pada kriteria ideal dengan ketentuan sebagai berikut:
Kategori I : Berada pada luas daerah kurva sebesar 27% atau
sebesar 0,73 kurva normal dengan Z = 0,61.
Kategori II : Berada pada luas daerah kurva sebesar 46% atau
letaknya terentang antara 0,72 kurva normal dengan
Z = -0,61 sampai dengan Z = +0,61.
Kategori III : Berada pada luas daerah kurva sebesar 27% atau
0,23 kurva normal dengan Z = 0,61
Jika dikonversikan dengan rumus di atas, maka didapat kriteria sebagai
berikut:
X≥Xid+0,61sd adalah tinggi/baik
Xid-0,61sd<X<Xid+0,61sd adalah sedang/cukup
Dengan ketentuan:
Xid : ½ skor maksimal
Sdid : 1/3 Xid
Berdasarkan rumus-rumus kategori di atas, maka asumsi statistik
untuk variabel Y (Mutu Pembelajaran) perhitungannya adalah sebagai
berikut:
Skor ideal : 15 x 4 = 60 (15 = butir instrumen, 4 = skor
tertinggi)
Xid : ½ x 60 = 30
Sdid : 1/3 x 30 = 10
Dari hasil perhitungan di atas selanjutnya dilakukan perhitungan,
maka kategori-kategori untuk variabel mutu pembelajaran sebagai berikut:
a. Kategori dirasa tinggi = X≥30 + 0,61(10) = X≥ (30 + 6,1) = 36,1
b. Kategori dirasakan cukup = 30 – 0,61 (10) <X <30 + 0,61 (10)
= 30 – 6,1 <X 30 + 6,1
= 23,9 <X 36,1
c. Kategori dirasakan kurang = X≤30 – 0,61 (10) = X≤ (30 – 6,1) = 23,9
Berdasarkan kategori di atas, maka gambaran variabel hasil jawaban
Tabel 4.35 Gambaran Variabel Y
Kategori Rentang skor F %
Tinggi X > 36,1 14 100%
Sedang 23,9 < X 36,1 0 0
Kurang X < 23,9 0 0
Jumlah 14 100 %
Berdasarkan tabel 4.34, maka dapat disimpulkan bahwa 100%
responden termasuk kategori tinggi kemudian sisanya 0% responden
termasuk kategori sedang dan rendah atau kurang.
b. Analisis Persentase
Dan selanjutnya untuk menggambarkan hasil setiap angket dilakukan
dengan analisis presentasi:
Tabel 4.36
Tabel Penafsiran Kuantitatif
Persentase Penafsiran
100% Seluruhnya
90% - 99 % Hampir seluruhnya
60% - 89% Sebagian besar
51% - 59% Lebih dari setengahnya
50% Setengahnya
10% - 39% Sebagian kecil
1% - 9% Sedikit sekali
0% Tidak ada sama sekali
Berdasarkan tabel 4.37, dapat diketahui bahwa sedikit sekali dengan
jumlah frekuensi 1 orang dan persentase (7,1%) responden menyatakan
tidak setuju bahwa guru adalah salah satu penjamin mutu pendidikan lebih baik, kemudian sebagian kecil dengan jumlah frekuensi 2 orang dan
persentase (14,3%) menyatakan kurang setuju, lalu hampir setengahnya
dengan jumlah frekuensi 6 orang dan persentase (42,9%) responden
menyatakan setuju, dan sebagian kecil dengan jumlah frekuensi 5 orang
dan persentase (35,7%) responden menyatakan sangat setuju. Total dari
valid percent dan cumulative percent sebesar 100%. Tabel 4.37
Guru adalah Salah Satu Penjamin Mutu Pendidikan Lebih Baik (Y1)
Frekuensi Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid Tidak Setuju 1 7,1 7,1 7,1
Kurang Setuju 2 14,3 14,3 21,4
Setuju 6 42,9 42,9 64,3
Sangat Setuju 5 35,7 35,7 100,0
Berdasarkan tabel 4.38, dapat diketahui bahwa tidak ada sama sekali
(0%) responden menyatakan tidak setuju dan kurang setuju bahwa
pembelajaran yang bermutu akan menghasilkan kualitas pendidikan yang
baik, kemudian hampir setengahnya dengan jumlah frekuensi 6 orang dan
persentase (42,9%) responden menyatakan setuju, dan lebih dari
setengahnya dengan jumlah frekuensi 8 orang dan persentase (57,1%)
responden menyatakan sangat setuju. Total dari valid percent dan
cumulative percent sebesar 100%.
Tabel 4.39
Salah Satu Faktor Pendukung Pembelajaran yang Baik Karena Lingkungan Belajar yang Kondusif (Y3)
Frekuensi Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid Setuju 6 42,9 42,9 42,9
Sangat Setuju 8 57,1 57,1 100,0
Total 14 100,0 100,0
Berdasarkan tabel 4.39, dapat diketahui bahwa tidak ada sama sekali
(0%) responden menyatakan tidak setuju dan kurang setuju bahwa salah
Tabel 4.38
Pembelajaran yang Bermutu akan Menghasilkan Kualitas Pendidikan yang Baik (Y2)
Frekuensi Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid Setuju 6 42,9 42,9 42,9
Sangat Setuju 8 57,1 57,1 100,0
satu faktor pendukung pembelajaran yang baik karena lingkungan belajar
yang kondusif, kemudian hampir setengahnya dengan jumlah frekuensi 6
orang dan persentase (42,9%) responden menyatakan setuju, dan lebih dari
setengahnya dengan jumlah frekuensi 8 orang dan persentase (57,1%)
responden menyatakan sangat setuju. Total dari valid percent dan
cumulative percent sebesar 100%.
Tabel 4.40
Pembelajaran yang Bermutu adalah Pembelajaran yang Membuat Siswa Aktif, Kreatif, Inovatif, serta Menyenangkan (Y4)
Frekuensi Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid Setuju 6 42,9 42,9 42,9
Sangat Setuju 8 57,1 57,1 100,0
Total 14 100,0 100,0
Berdasarkan tabel 4.40, dapat diketahui bahwa tidak ada sama sekali
(0%) responden menyatakan tidak setuju dan kurang setuju bahwa
pembelajaran yang bermutu adalah pembelajaran yang membuat siswa
aktif, kreatif, inovatif, serta menyenangkan, kemudian hampir setengahnya
dengan jumlah frekuensi 6 orang dan persentase (42,9%) responden
menyatakan setuju, dan lebih dari setengahnya dengan jumlah frekuensi 8
orang dan persentase (57,1%) responden menyatakan sangat setuju. Total
Tabel 4.41
Pengambilan Sumber Belajar Tidak Hanya Berbentuk Buku Fisik tapi juga dengan Buku Elektronik (Y5)
Frekuensi Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid Kurang Setuju 2 14,3 14,3 14,3
Setuju 4 28,6 28,6 42,9
Sangat Setuju 8 57,1 57,1 100,0
Total 14 100,0 100,0
Berdasarkan tabel 4.41, dapat diketahui bahwa tidak ada sama sekali
(0%) responden menyatakan tidak setuju bahwa pengambilan sumber
belajar tidak hanya berbentuk buku fisik tapi juga dengan buku elektronik,
kemudian sebagian kecil dengan jumlah frekuensi 2 orang dan persentase
(14,3%) menyatakan kurang setuju bahwa, lalu sebagian kecil dengan
jumlah frekuensi 4 orang dan persentase (28,6%) responden menyatakan
setuju, dan lebih dari setengahnya dengan jumlah frekuensi 8 orang dan persentase (57,1%) responden menyatakan sangat setuju. Total dari valid
percent dan cumulative percent sebesar 100%.
Tabel 4.42
Sekolah Memfasilitasi dan Menginspirasi Belajar dan Kreatifitas Peserta didik Sesuai Karakter yang Diperlukan dalam Penggunaan Teknologi (Y6)
Frekuensi Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid Kurang Setuju 2 14,3 14,3 14,3
Setuju 6 42,9 42,9 57,1
Sangat Setuju 6 42,9 42,9 100,0
Berdasarkan tabel 4.42, dapat diketahui bahwa tidak ada sama sekali
(0%) responden menyatakan tidak setuju bahwa sekolah memfasilitasi dan
menginspirasi belajar dan kreatifitas peserta didik sesuai karakter yang
diperlukan dalam penggunaan teknologi, kemudian sebagian kecil dengan
jumlah frekuensi 2 orang dan persentase (14,3%) menyatakan kurang
setuju, lalu hampir setengahnya dengan jumlah frekuensi 6 orang dan persentase (42,9%) responden menyatakan setuju, dan hampir setengahnya
dengan jumlah frekuensi 6 orang dan persentase (42,9%) responden
menyatakan sangat setuju. Total dari valid percent dan cumulative percent
sebesar 100%.
Tabel 4.43
Guru Secara Aktif Membangun Komunikasi dengan Teman Sejawat Mengenai Proses Pembelajaran agar Menghasilkan Pembelajaran yang Berkualitas (Y7)
Frekuensi Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid Setuju 8 57,1 57,1 57,1
Sangat Setuju 6 42,9 42,9 100,0
Total 14 100,0 100,0
Berdasarkan tabel 4.43, dapat diketahui bahwa tidak ada sama
sekali (0%) responden menyatakan tidak setuju dan kurang setuju bahwa
guru secara aktif membangun komunikasi dengan teman sejawat mengenai
proses pembelajaran agar menghasilkan pembelajaran yang berkualitas,
kemudian lebih dari setengahnya dengan jumlah frekuensi 8 orang dan
dengan jumlah frekuensi 6 orang dan persentase (42,9%) responden
menyatakan sangat setuju. Total dari valid percent dan cumulative percent
sebesar 100%.
Berdasarkan tabel 4.44, dapat diketahui bahwa tidak ada sama sekali
(0%) responden menyatakan tidak setuju dan kurang setuju bahwa
evaluasi pembelajaran melalui penelitian tindak kelas menjadi bahan untuk
memperbaiki proses pembelajaran, kemudian setengahnya dengan jumlah
frekuensi 7 orang dan persentase (50%) responden menyatakan setuju, dan
setengahnya dengan jumlah frekuensi 7 orang dan persentase (50%)
responden menyatakan sangat setuju. Total dari valid percent dan
cumulative percent sebesar 100%.
Tabel 4.44
Evaluasi Pembelajaran Melalui Penelitian Tindak Kelas Menjadi Bahan untuk Memperbaiki Proses Pembelajaran (Y8)
Frekuensi Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid Setuju 7 50,0 50,0 50,0
Sangat Setuju 7 50,0 50,0 100,0
Tabel 4.45
Kemampuan Guru Merencanakan Pembelajaran, Proses Pembelajaran, serta Evaluasi Pembelajaran yang Baik Menghasilkan Lulusan yang Baik (Y10)
Frekuensi Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid Setuju 7 50,0 50,0 50,0
Sangat Setuju 7 50,0 50,0 100,0
Total 14 100,0 100,0
Berdasarkan tabel 4.45, dapat diketahui bahwa tidak ada sama sekali
(0%) responden menyatakan tidak setuju dan kurang setuju bahwa
kemampuan guru merencanakan pembelajaran, proses pembelajaran, serta
evaluasi pembelajaran yang baik menghasilkan lulusan yang baik pula,
kemudian setengahnya dengan jumlah frekuensi 7 orang dan persentase
(50%) responden menyatakan setuju, dan setengahnya dengan jumlah
frekuensi 7 orang dan persentase (50%) responden menyatakan sangat
setuju. Total dari valid percent dan cumulative percent sebesar 100%.
Tabel 4.46
Pembelajaran yang Bermutu adalah Pembelajaran yang Efektif (Y12)
Frekuensi Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid Setuju 8 57,1 57,1 57,1
Sangat Setuju 6 42,9 42,9 100,0
Total 14 100,0 100,0
Berdasarkan tabel 4.46, dapat diketahui bahwa tidak ada sama
pembelajaran yang bermutu adalah pembelajaran yang efektif, lebih dari
setengahnya dengan jumlah 8 orang dan persentase (57,1%) responden
menyatakan setuju bahwa pembelajaran yang bermutu adalah pembelajaran
yang efektif, dan hampir setengahnya dengan jumlah 6 orang dan persentase
(42,9%) responden menyatakan sangat setuju bahwa pembelajaran yang
bermutu adalah pembelajaran yang efektif. Total dari valid percent dan
cumulative percent sebesar 100%.
Tabel 4.47
Pembelajaran yang Bermutu harus Mempunyai Daya Tarik yang Kuat (Y13)
Frekuensi Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid Setuju 5 35,7 35,7 35,7
Sangat Setuju 9 64,3 64,3 100,0
Total 14 100,0 100,0
Berdasarkan tabel 4.47, dapat diketahui bahwa tidak ada sama sekali
(0%) responden menyatakan tidak setuju dan kurang setuju bahwa
pembelajaran yang bermutu harus mempunyai daya tarik yang kuat,
kemudian sebagian kecil dengan jumlah frekuensi 5 orang dan persentase
(35,7%) responden menyatakan setuju, dan sebagian besar dengan jumlah
frekuensi 9 orang dan persentase (64,3%) responden menyatakan sangat
Tabel 4.48
Pembelajaran Dianggap Bermutu jika Berhasil Mengubah Sikap, Perilaku dan Keterampilan Peserta didik (Y14)
Frekuensi Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid Kurang Setuju 2 14,3 14,3 14,3
Setuju 4 28,6 28,6 42,9
Sangat Setuju 8 57,1 57,1 100,0
Total 14 100,0 100,0
Berdasarkan tabel 4.48, dapat diketahui bahwa tidak ada sama sekali
(0%) responden menyatakan tidak setuju bahwa pembelajaran dianggap
bermutu bila berhasil mengubah sikap, perilaku dan keterampilan peserta
didik, kemudian sebagian kecil dengan jumlah frekuensi 2 orang dan
persentase (14,3%) menyatakan kurang setuju, lalu sebagian kecil dengan
jumlah frekuensi 4 orang dan persentase (28,6%) responden menyatakan
setuju, dan lebih dari setengahnya dengan jumlah frekuensi 8 orang dan persentase (57,1%) responden menyatakan sangat setuju. Total dari valid
percent dan cumulative percent sebesar 100%.
Tabel 4.49
Keberhasilan Mutu Pembelajaran Sangat Tergantung Pada: Guru, Siswa, Sarana Pembelajaran, Lingkungan Kelas, dan Budaya Kelas (Y15)
Frekuensi Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid Kurang Setuju 2 14,3 14,3 14,3
Setuju 4 28,6 28,6 42,9
Sangat Setuju 8 57,1 57,1 100,0
Berdasarkan tabel 4.49, dapat diketahui bahwa tidak ada sama sekali
(0%) responden menyatakan tidak setuju bahwa keberhasilan mutu
pembelajaran sangat tergantung pada: guru, siswa, sarana pembelajaran,
lingkungan kelas, dan budaya kelas, kemudian sebagian kecil dengan
jumlah frekuensi 2 orang dan persentase (14,3%) menyatakan kurang
setuju, lalu sebagian kecil dengan jumlah frekuensi 4 orang dan persentase (28,6%) responden menyatakan setuju, dan lebih dari setengahnya dengan
jumlah frekuensi 8 orang dan persentase (57,1%) responden menyatakan
sangat setuju. Total dari valid percent dan cumulative percent sebesar 100%.