KOMPETENSI KEPRIBADIAN
PENGAWAS PENGANTAR
5. Gaya Pengambilan Keputusan
Pengertian Gaya Pengambilan Keputusan
Salah satu pengertian penting berkaitan dengan masalah pengambilan keputusan ini, yaitu dalam aktifitas sehari-hari manusia tidak bisa terlepas dari proses pengambilan keputusan (Matlin, 1998). Pengertian penting lainnya yaitu berkaitan dengan keunikan atau keanekaragaman pengambilan keputusan antara individu yang satu dengan individu yang lain. Dalam hal mengambil keputusan, antar individu yang satu dengan individu yang lain melakukan
Kepribadian dan Sosial-MKPS 64 pendekatan dengan cara yang tidak sama. Jadi ada gaya yang berbeda-beda antar individu yang satu dengan yang lain dalam melakukan pengambilan keputusan (Brigham Young University, 1999).
Gaya pengambilan keputusan dipahami sebagai cara respon yang dipelajari atau dibiasakan dimana melaluinya individu melakukan pendekatan dan melakukan pengambilan keputusan ( Bruce & Scott, 1999). Batasan yang lain menyatakan bahwa gaya pengambilan keputusan adalah cara-cara unik yang dilakukan seseorang di dalam membuat keputusan-keputusan penting dalam hidupnya (Harren, 1980). Dalam penjelasan berikutnya, Harren (1980) juga menyatakan bahwa tanpa memperhatikan keputusan-keputusan yang dibuatnya, tiap-tiap orang mempunyai cara unik untuk mengambil keputusan.
Harren, dkk. (1978) membedakan pengambilan keputusan ke dalam dua (2) gaya pengambilan keputusan yang berseberangan yaitu gaya rasional dan intuitif. Penggolongan dua gaya ini di dasarkan atas:
a. Tingkat individu dalam menggunakan strategi pengambilan keputusan yang bersifat logis berlawanan dengan strategi pengambilan keputusan yang bersifat emosional.
b. Cara individu dalam mengolah dan menanggapi informasi serta melakukan evaluasi dalam situasi pengambilan keputusan.
6. Gaya Pengambilan Keputusan dan Tipe Kepribadian
Salah satu fakta menunjukkan bahwa tidak semua individu melakukan pendekatan yang sama dalam mengambil keputusan. Antar individu mempunyai langkah maupun sudut pandang yang beragam dalam menentukan suatu keputusan dalam hidupnya. Pada penjelasan yang lebih lanjut, dinyatakan bahwa ada gaya yang berbeda-beda di dalam pengambilan keputusan yang dilakukan oleh individu (Brigham Young University, 1999). Gaya pengambilan keputusan didefinisikan sebagai cara unik seseorang membuat keputusan-keputusan dalam hidupnya (Harren, 1980). Harren, dkk. (1978) mempercayai bahwa tanpa memperhatikan keputusan-keputusan yang dibuat, tiap orang mempunyai cara unik untuk mengambil keputusan.
Gaya pengambilan keputusan juga dipahami sebagai cara respon yang dipelajari atau dibiasakan. Melalui hal ini individu melakukan pendekatan dan mengambil keputusan (Bruce dan Scott, 1999). Tidak ada satupun cara terbaik
Kepribadian dan Sosial-MKPS 65 yang dapat berlaku bagi semua orang. Tiap-tiap orang belajar mengandalkan suatu cara terbaik yang berlaku atas dirinya sesuai dengan pengalamannya (Harren, 1980).
Berdasarkan penjelasan di atas maka dapat ditarik suatu pengertian, bahwa gaya pengambilan keputusan bersifat melekat pada kondisi seseorang. Gaya pengambilan keputusan dipelajari dan dibiasakan oleh individu dalam kehidupannya, sehingga menjadi bagian dan miliknya serta menjadi pola respon saat individu menghadapi situasi pengambilan keputusan. Gaya pengambilan keputusan juga menjadi ciri atau bagian unik dari individu (Phillips, dkk. 1984). LATIHAN:
Untuk memantapkan pemahaman Anda atas materi kreativitas dan pengambilan keputusan, coba Anda kerjakan latihan berikut:
1) Jelaskan mengenai dua hal yang dapat mendukung proses berfikir kreatif yang mampu menyelesaikan beragam masalah?
2) Sebutkan proses-proses untuk menjadi kreatif?
3) Jelaskan secara singkat proses pengambilan keputusan
4) Sebutkan faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat memengaruhi pengambilan keputusan?
5) Benarkah pengambilan keputusan yang tepat dapat menyelesaikan konflik yang terjadi di llingkungan organisasi pendidikan, diskusi dengan kelompok anda?
RANGKUMAN
Kreativitas dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya. Pengawas ataupun pendidik dituntut untuk dapat berfikir kreatif. Pemikiran kreatif didukung oleh dua hal yakni pengerahan daya imajinasi dan proses berpikir ilmiah.
Gaya pengambilan keputusan dapat diartikan sebagai cara-cara unik yang dilakukan oleh seseorang dalam membuat keputusan-keputusan penting dalam hidupnya. Pengambilan keputusan dilakukan karena adanya alternatif yang dihadapi individu (terutama pemecahan masalah) dan pilihan yang diambil individu terhadap alternatif yang ada. Proses pengambilan keputusan
Kepribadian dan Sosial-MKPS 66 dipengaruhi oleh aspek internal dan aspek eksternal dari individu yang bersangkutan.
Pengawas sebagai problem solver yang menjalankan fungsi yang kompleks sehingga harus memiliki kreativitas dalam memecahkan masalah dan mengembangkan alternatif penyelesaiannya. Gaya pengambilan keputusan bersifat melekat pada kondisi seseorang. Gaya pengambilan keputusan dipelajari dan dibiasakan oleh individu dalam kehidupannya, sehingga menjadi bagian dan miliknya serta menjadi pola respon saat individu menghadapi situasi pengambilan keputusan.
REFLEKSI
Dari semua materi bahan belajar mandiri ini apakah anda sudah dapat mengimplementasikan ke dalam kehidupan sehari-hari? Sudahkah anda mampu menerapkan langkah-langkah untuk mengembangkan kreativitas serta melakukan pengambilan keputusan yang sebaik-baiknya?
Jika anda menganggap materi bahan belajar mandiri ini sulit untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, anda dapat mendiskusikan materi tersebut dengan nara sumber yang bersangkutan.
DAFTAR PUSTAKA
Arroba, T. 1998. Decision Making by Chinese – US. Journal of Social Psychology. 38, 102 – 116.
Birgham Young University. 1999. Career and Major: Decision Making. Utah: Birgham
University.http://www.byu.edu/ccc/career_planning/assistance/decision. htm.
Bruce, R.A. ; Scott, S.G. 1999. The Moderating Effect of Decision Making Style on The Turnover Process : An Extention of Previous Research.
Cropley, A. J. 2001. Creatifity in Education & Learning: A Guide For Teachers and Educato. London: Kogan Page.
Kepribadian dan Sosial-MKPS 67 Harren, V.A. 1980. Assesment of Carrer Decision Making. Los Angelos: Western
Psychological services. Sons, Inc.
Matlin, M.W. 1998. Cognition. New York: Holt, Rinehart and Winston, Inc. Morris, Philip. 2003. Resolving Business Conflict. Jakarta: Prestasi Pustaka. Robbins, S.P. 1996. Perilaku Organisasi: Konsep, Kontraversi, Aplikasi. Jakarta:
Prenhallindo.
Siagian. 1991. Teori dan Praktek Pengambilan Keputusan. Jakarta: CV. Haji Mas Agung
Simatupang, L. 1986. Pengambilan Keputusan dalam Beternak Ayam Ras : Studi Kasus di Kelurahan Soropadan, Kec. Pring Surat, Temanggung. Skripsi. Tidak diterbitkan. Fakultas Sastra, UGM.
Semiawan, C, dkk. 1984. Memupuk Bakat dan Kretivitas Siswa Sekolah Menengah. Jakarta: Gramedia.
Bahan Bacaan Yang Disarankan
Semiawan, C, dkk. 1984. Memupuk Bakat dan Kretivitas Siswa Sekolah Menengah. Jakarta: Gramedia.