Arwana menerapkan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran dan kesetaraan dengan penjelasan masing-masing sebagai berikut:
1. Transparansi
Sebagai sebuah perusahaan publik, Arwana secara aktif dan rutin menyediakan berbagai publikasi dan dokumen untuk memenuhi kebutuhan informasi tentang perusahaan bagi para pemangku kepentingan pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Komitmen penyediaan informasi ini meliputi:
a. Penyusunan dan penjelasan tentang rencana kerja dan anggaran tahunan.
b. Penerbitan laporan tahunan.
c. Laporan keuangan berkala yang telah diaudit, meliputi laporan keuangan tahunan, tengah tahunan dan triwulanan.
d. Pemanfaatan situs www.arwanacitra.com sebagai saluran penyebaran informasi terbaru mengenai kegiatan, program dan produk, serta juga pengumuman resmi dari perusahaan.
2. Akuntabilitas
Arwana mengembangkan organisasi yang memiliki kejelasan fungsi, struktur, sistem dan pertanggungjawaban internal agar pengelolaan bisnis berjalan secara efektif dan efisien. Hal ini dituangkan dalam perumusan komprehensif tentang setiap posisi, jabatan, seksi, bagian dan departemen; hubungan tugas dan hubungan administrasi di antara mereka; serta sistem remunerasi, sanksi, dan pengukuran kinerja. Dengan demikian, seluruh organ perseroan memiliki kejelasan hak dan kewajiban, fungsi dan tanggung jawab, serta kewenangan dalam setiap kebijakan perseroan.
Pada tingkatan organisasi dan kedudukan Arwana sebagai sebuah perusahaan publik, akuntabilitas perseroan terhadap segenap pemangku kepentingan didukung oleh adanya lembaga Rapat
3. Law No. 8 Year 1995 on Capital Markets which specifies definitions, rights, obligations and procedures, as well as relations with external institutions, that arise as the result of Arwana’s legal position as a publicly-traded company.
4. Various regulations that have been issued by the Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan/OJK) and one of its preceding institutions, the Capital Market and Financial Institutions Supervisory Agency (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan/Bapepam-LK).
5. The General Guidance for Good Corporate Governance 2006 from the National Committee of Governance Policies.
Arwana adheres to the principles of transparency, accountability, responsibility, independency and fairness with each principle explained below:
1. Transparency
As a public company, Arwana actively and regularly issues a number of publications and documents in meeting the information needs about the company from the public in general as well as from the stakeholders in particular. This commitment to provide information includes:
a. Drafting and elaborating annual work plans and annual budget plans.
b. Issuance of annual reports.
c. Periodical issuance of audited financial reports; including annual financial reports, semi-annual financial reports, and quarterly financial reports.
d. Propagation of information regarding Arwana’s latest activities, products and programs, as well as official announcements, through the website
www.arwanacitra.com.
2. Accountability
Arwana seeks to develop an organization with clear and definite functions, systems, structure and internal accountability so that all business management activities can be performed effectively and efficiently. This purpose is comprehensively expressed into the individual descriptions of every position, section, unit and department; the administrative and working relationship between them; as well as into the remuneration, punishment, and performance assessment systems within the company. As the result, every company organ is provided with clear and definite rights and obligations, functions and responsibilities, and authority with respect to every company policy.
As an organization and publicly-traded company, Arwana’s accountability towards its stakeholders is supported by the existence of the General Meeting of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners,
Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Dewan Direksi; rumusan tugas dan wewenang ketiga organ perseroan tersebut; serta penilaian kinerja.
3. Tanggung Jawab
Arwana memiliki kesadaran bahwa perseroan memiliki dampak terhadap lingkungan, masyarakat, karyawan, maupun pemangku kepentingan lainnya. Seberapapun besar atau kecil dampak tersebut, Arwana senantiasa memperhitungkan variabel-variabel tersebut dalam perumusan setiap kebijakan. Sejak awal pendiriannya, Arwan memiliki perhatian khusus pada pengendalian dampak lingkungan operasi manufaktur perseroan; kesadaran untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan keamanan masyarakat sekitar lingkungan pabrik; serta misi memberdayakan anak bangsa dan mengangkat profil ekonomi Indonesia di mata dunia. Untuk itu, Arwana menerapkan prinsip pertanggungjawaban korporat dan sosial dengan cara:
a. Secara rutin menjalankan berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR).
b. Mengejar standar tertinggi dalam menjalankan operasi manufaktur ramah lingkungan.
c. Memenuhi kewajiban perpajakan secara baik dan tepat waktu.
d. Mematuhi seluruh aturan hukum dan perundang- undangan yang berlaku.
e. Melaksanakan kewajiban terkait keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
4. Independensi
Arwana berkomitmen untuk mengimplementasikan dan mengembangkan struktur organisasi, prosedur internal dan fungsi organ perseroan yang meminimalisir potensi benturan kepentingan, tekanan dan dominasi pihak-pihak tertentu dalam internal perseroan maupun dalam hubungan dengan pihak-pihak eksternal.
5. Kewajaran dan Kesetaraan
Perlakuan setara dan wajar, dan pertimbangan asas keadilan merupakan prinsip yang dipegang teguh dan diterapkan dengan serius dalam seluruh aspek perseroan. Hal ini berlaku komprehensif, dari sistem rekrutmen yang tidak diskriminatif dan memandang unsur SARA ataupun fisik para kandidat, hingga sistem perhitungan remunerasi, keputusan promosi dan demosi, maupun jenjang karir karyawan secara umum. Sama halnya, prinsip ini juga dijunjung tinggi dalam hubungan perseroan dengan segenap pemangku kepentingan.
and the Board of Directors; their set of powers and duties; and performance assessments.
3. Responsibility
Arwana acknowledges that the company has inevitable impacts on the environment, communities, employees, as well as the other stakeholders. Irrespective of how big or small that impact may be, Arwana is committed to always take those variables into consideration in planning every company policy. Since its inception, Arwana has taken a special concern in controlling the environmental impact of its manufacturing operations; the awareness to better improving the quality of life and safety of communities living around its factories; and a mission of empowering the nation’s human capital, as well as enhancing the country’s economic profile on the global stage. As such, Arwana has enacted upon its role as a socially-responsible company by:
a. Routinely carrying out various Corporate Social Responsibility (CSR) programs.
b. Striving to implement the highest standards of environmentally-friendly manufacturing practices. c. Meeting all tax obligations in a proper and timely manner. d. Abiding by all applicable laws and regulations.
e. Meeting all obligations regarding disclosure in accordance with applicable laws and regulations.
4. Independency
Arwana is committed to implementing and developing an organizational structure, internal procedures, and corporate organ functions that minimize the potential of conflicts of interest and the pressure or dominance of certain parties; whether internally as well as with regards to relationships with external parties.
5. Fairness
Fair treatment and impartiality are implemented consistently throughout all aspects of the company’s operations, extending from a non-discriminative employee recruitment system with regards to race, ethnicity, religion and physical characteristics, to the remuneration system, promotion and demotion decisions, and career plans for the employees. Furthermore, Arwana also holds this principle in the highest regard with respect to relationships with all stakeholders.