BAB II KAJIAN PUSTAKA
L. Hakikat Evaluasi Hasil Program Pendidikan
1.Definisi Evaluasi Program
Ralph Tyler (Arikunto, S. & Jabar, C. P., 2014: 5) menyatakan bahwa
evaluasi program adalah proses untuk mengetahui apakah tujuan
pendidikan sudah dapat terealisasikan. Cronbach dan Stufflebeam
(Arikunto, S. & Jabar, C. P., 2014: 5) mengemukakan bahwa evaluasi
program adalah upaya menyediakan informasi untuk disampaikan kepada
2.Ciri-ciri dan Persyaratan Evaluasi Program
Sejalan dengan pengertian yang terkandung di dalam, maka evaluasi
program memiliki ciri-ciri dan persyaratan sebagai berikut:
a. Proses kegiatan penelitian tidak menyimpang dari kaidah-kaidah
yang berlaku bagi penelitian pada umumnya.
b. Dalam melaksanakan evaluasi, peneliti harus berpikir secara
sistematis, yaitu memandang program yang diteliti sebagai sebuah
kesatuan yang terdiri dari beberapa komponen atau unsur yang
saling berkaitan satu sama lain dalam menunjang keberhasilan
kinerja dari objek yang dievaluasi.
c. Agar dapat mengetahui secara rinci kondisi dari objek yang
dievaluasi, perlu adanya identifikasi komponen yang berkedudukan
sebagai faktor penentu bagi keberhasilan program.
d. Menggunakan standar, kriteria, atau tolok ukur sebagai
perbandingan dalam menentukan kondisi nyata dari data yang
diperoleh dan untuk mengambil kesimpulan.
e. Kesimpulan atau hasil penelitian digunakan sebagai masukan atau
rekomendasi bagi sebuah kebijakan atau rencana program yang
telah ditentukan. Dengan kata lain, dalam melakukan kegiatan
evaluasi program, peneliti harus berkiblat pada tujuan program
kegiatan sebagai standar, kriteria, atau tolok ukur.
f. Agar informasi yang diperoleh dapat menggambarkan kondisi
belum terlaksana, maka perlu ada identifikasi komponen yang
dilanjutkan dengan identifikasi subkomponen, sampai pada
indikator dari program yang dievaluasi.
g. Standar kriteria, atau tolok ukur diterapkan pada indikator, yaitu
bagian yang paling kecil dari program agar dapat dengan cermat
diketahui letak kelemahan dari proses kegiatan.
h. Dari hasil penelitian harus dapat disusun sebuah rekomendasi
secara rinci dan akurat sehingga dapat ditentukan tindak lanjut
secara tepat (Arikunto, S. & Jabar, C. P., 2014: 8-9).
3.Tujuan Evaluasi Program
Tujuan dari evaluasi program adalah untuk mengetahui pencapaian
tujuan program dengan langkah mengetahui keterlaksanaan kegiatan
program, karena evaluator program ingin mengetahui bagian mana dari
komponen dan sub komponen program yang belum terlaksana dan apa
sebabnya.
4.Manfaat Evaluasi Program
Dalam organisasi pendidikan, evaluasi program dapat disamaartikan
dengan kegiatan supervisi. Secara singkat, supervisi dapat diartikan
sebagai upaya mengadakan peninjauan untuk memberikan pembinaan,
maka evaluasi program adalah langkah awal dalam supervisi, yakni
mengumpulkan data yang tepat agar dapat dilanjutkan dengan
Berdasarkan pengertian di atas, supervisi sekolah yang diartikan
sebagai evaluasi program, dapat disamartikan dengan validasi lembaga
dan akreditasi. Evaluasi program merupakan langkah awal dari proses
akreditasi dan validasi lembaga. Berdasarkan uraian di atas, dapat
disimpulkan bahwa evaluasi program pendidikan adalah supervisi
pendidikan dalam pengertian khusus, tertuju pada lembaga secara
keseluruhan.
Informasi yang diperoleh dari kegiatan evaluasi sangat berguna bagi
pengambilan keputusan dari kebijakan lanjutan program, karena dari
masukan hasil evaluasi program itulah para pengambil keputusan akan
menentukan tindak lanjut dari program yang sedang atau telah
dilaksanakan. Wujud dari hasil evaluasi adalah sebuah rekomendasi dari
evaluator untuk pengambil keputusan. Ada empat kemungkinan
kebijakan yang dapat dilakukan berdasarkan hasil dalam pelaksanaan
sebuah program keputusan, yaitu:
a. Menghentikan program, karena dipandang bahwa program tersebut
tidak ada manfaatnya, atau tidak dapat terlaksana sebagaimana yang
diharapkan.
b. Merevisi program, karena ada bagian-bagian yang kurang sesuai
dengan harapan (terdapat kesalahan, tetapi hanya sedikit).
c. Melanjutkan program, karena pelaksanaan program menunjukkan
bahwa segala sesuatu sudah berjalan sesuai dengan harapan dan
d. Menyebarluaskan program (melaksanakan program di tempat-tempat
lain atau mengulangi program di lain waktu), karena program
tersebut berhasil dengan baik, maka sangat baik jika dilaksanakan
lagi di tempat dan waktu yang lain (Arikunto, S. & Jabar, C. P.,
2014: 21-22).
5.Langkah-langkah Evaluasi Program
Menurut Arikunto, S. & Jabar, C. P. (2014), evaluasi program
dilaksanakan melalui beberapa tahapan. Secara garis besar tahapan
tersebut meliputi: tahap persiapan evaluasi program, tahap pelaksanaan
evaluasi program, dan tahap monitoring pelaksanaan program. 6. Evaluasi Hasil Program
a. Definisi evaluasi hasil program
Evaluasi hasil merupakan jenis evaluasi program yang paling tua.
Evaluasi hasil dimaksud sebagai hasil belajar dalam pengertian
pengetahuan yang dapat diserap oleh peserta didik. Jumlah
pengetahuan yang dimiliki peserta didik merupakan indikator
keberhasilan suatu program pembelajaran. Makin banyak pengetahuan
yang dimiliki peserta didik makin tinggi tingkat keberhasilan suatu
program pembelajaran (Arikunto, S. & Jabar, C. P., 2014: 113).
Menurut Arikunto (1988), penilaian hasil (evaluasi hasil) adalah
penilaian yang dilakukan oleh peneliti dalam mengukur keberhasilan
pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Pengukuran tujuan tersebut
sangat berguna bagi administrator dalam menentukan apakah program
diteruskan, dimodifikasi, atau dihentikan.
b. Prosedur pelaksanaan evaluasi hasil program
1)Menentukan tujuan evaluasi
Tahap pertama dalam melakukan evaluasi adalah menentukan
tujuan evaluasi. Penentuan tujuan ini merupakan hal yang sangat
penting karena berdasarkan tujuan inilah peneliti akan melakukan
evaluasi. Tujuan evaluasi secara umum berkaitan dengan dua hal,
yakni aspek yang akan dievaluasi dengan objek evaluasi.
Penentuan aspek hasil menandakan bahwa peneliti ingin
mengetahui dampak dari program. Aspek hasil evaluasi ini
bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat program yang
memberikan pengaruh pada pencapaian kompetensi/tujuan
layanan yang telah ditetapkan (Badrujaman, A, 2011: 114).
2) Menentukan kriteria evaluasi
Sebuah program akan dikatakan berhasil dan sukses apabila
memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Membahas
mengenai kriteria keberhasilan sebagai patokan evaluasi tidak
akan terlepas membahas standar dan indikator. Kriteria
merupakan karakteristik program yang dianggap sebagai basis
relevan dan penting untuk melakukan riset evaluasi. Menetapkan
kriteria sebagai patokan dalam evaluasi program memang tidak
cara untuk menentukan kriteria dalam evaluasi hasil, yaitu:
menggunakan pencapaian melalui persentase; membandingkan
pencapaian subjek yang mengikuti program dan yang tidak
mengikuti program; menanyakan kepada peserta didik, orang tua,
atau guru; serta dengan membandingkan skor pre-test dan post- test.
3) Memilih desain evaluasi
Desain evaluasi program merupakan suatu rencana yang
menunjukkan waktu evaluasi akan dilakukan dan dari siapa
evaluasi atau informasi akan dikumpulkan. Desain ini dibuat
untuk menyakinkan bahwa evaluasi akan dilakukan menurut
organisasi yang teratur dan menurut aturan evaluasi yang baik
(Badrujaman, A, 2011: 116).
4) Menyusun tabel perencanaan evaluasi
Berdasarkan tujuan evaluasi yang telah ditetapkan, maka
segera dilakukan penyusunan tabel perencanaan evaluasi. Tabel
perencanaan evaluasi terdiri atas empat kolom, yaitu: kolom
komponen, kolom indikator, kolom sumber data, dan kolom
teknik pengumpulan data (Badrujaman, A, 2011: 116).
5) Menentukan instrumen evaluasi
Teknik pengumpulan data yang umumnya digunakan dalam
evaluasi hasil ini adalah teknik pengumpulan data melalui
6)Menentukan teknik analisis data
Analisis data pada evaluasi hasil menggunakan teknik
analisis kuantitatif untuk mengetahui pengaruh program pada
pencapaian kompetensi/tujuan peserta didik yang diteliti
(Badrujaman, A, 2011: 117).
c. Penyusunan laporan evaluasi hasil program
Laporan evaluasi hasil berisi gambaran umum pencapaian tujuan
program. Laporan evaluasi hasil terdiri dari tiga komponen, yaitu:
deskripsi data evaluasi hasil, analisis data evaluasi hasil, dan