• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

4. Bauran Pemasaran Perguruan Tinggi

4.2. Harga

Harga merupakan keseluruhan biaya yang harus dibayar oleh

mahasiswa untuk dapat menikmati fasilitas dari jasa yang

ditawarkan dalam hal ini adalah jasa dari program studi. Harga

dalam hal ini mencakup semua biaya yang harus ditanggung

mahasiswa meliputi uang pembangunan, biaya sks, biaya

praktikum dsb.

4.3.Promosi

Sebagai penyedia jasa dan pemasar pihak Universitas perlu

melakukan promosi untuk menyampaikan informasi kepada calon

calon mahasiswa untuk membeli jasa atau memilih untuk

mengambil program studi yang ditawarkan. Promosi ini meliputi

promosi dari pihak Universitas ke SMA, keikutsertaan Universitas

dalam pameran pendidikan, promosi melalui brosur, media massa

maupun iklan.

4.4.Tempat

Dalam bauran pemasaran perguruan tinggi lokasi juga

merupakan komponen penting yang akan mempengaruhi keputusan

pembeli konsumen. Misalnya lokasi berada di kota atau desa dan

ketersediaan fasilitas di sekitar kampus misalnya kos-kosan.

4.5.Proses

Adalah seluruh kegiatan kerja (Payne,2000). Proses

merupakan faktor utama dalam bauran perusahaan jasa, karena

pelanggan akan sering memepersepsikan sistem penyampaian jasa

sebagai bagian dari jasa itu sendiri.

4.6.Orang

Orang mempunyai peran penting dalam pemasaran, karena

kesuksesan pemasaran suatu jasa sangat tergantung pada seleksi,

pelatihan, motivasi dan manajemen sumber daya manusia

(Payne,2000). Pentingnya orang bagi pemasaran jasa mengarah

pada minat yang lebih besar dalam pemasaran internal. Pemasaran

internal mempunyai tujuan untuk menguatkan perilaku efektif para

B. Penelitian Terdahulu

Penelitian ini didukung oleh penelitian yang berkaitan variable-

variabel yang digunakan. Penelitian tersebut diantaranya:

1) Minat siswa untuk Melanjutkan ke Sekolah Menengah Kejuruan

ditinjau dari Status Sosial Ekonomi Orang Tua (Studi SMP N 2

Berbah), 2011, oleh Fransisca Puspita Sari dari Prodi Pendidikan

Akuntansi FKIP USD.

2) Oleh Ninuk Indrayanti, Faktor-faktor yang mempengaruhi minat

melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi pada Siswa kelas

XII Akuntansi SMK N 6 Surakarta 2013, Jurnal Mei 2013.

C. Kerangka Pemikiran

1. Minat Siswa SMA Jurusan IPS dan SMK Program Keahlian

Akuntansi Terhadap Program Studi Pendidikan Ekonomi BKK

Akuntansi USD.

Minat adalah suatu kecenderungan yang menetap dalam

subyek untuk merasakan tertarik pada bidang atau hal tertentu dan

merasa sengan berkecimpung dalam bidang itu (Winkel: 1986).

SMA/SMK adalah dua pilihan pendidikan formal siswa SMP

yang akan melanjutkan ke tingkat atas. Siswa yang ingin

melanjutkan ke SMA akan lebih mudah untuk menentukan sekolah

mana yang akan dituju, sedangkan siswa yang ingin melanjutkan ke

SMK akan sedikit lebih sulit karena begitu banyak pilihan jurusan

Namun demikian sekarang SMK juga mulai banyak diminati

siswa yang berkeinginan dengan jurusan mata pelajaran tertentu dan

SMK sendiri juga menawarkan penyaluran kerja setelah lulus/ dapat

memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan masa studi. Seiring

dengan perhatian Pemerintah untuk mengubah persepsi SMK, gencar

pula promosi-promosi yang dilakukan melalui media massa, yang

bertujuan untuk meningkatkan minat siswa SMP untuk melanjutkan

ke SMK. Hal ini dikarenakan di SMK tidak hanya mengajarkan

pengetahuan layaknya sekolah lanjutan tingkat SMA, namun SMK

juga mengajarkan siswa ketrampilan dan kemandirian. Kesiapan

individu yang memiliki ketrampilan dan keahlian kerja sangat

dibutuhkan di dunia kerja saat ini. Untuk itu, keberadaan SMK

cukup menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Minat siswa terhadap Program Studi antara lain nampak dari

pandangan siswa terhadap :

a. Kualitas Program Studi

Kualitas program studi yang ditawarkan oleh pihak

Universitas tentu saja akan menarik minat siswa terhadap

program studi pendidikan tersebut. Siswa akan cenderung

tertarik untuk memilih program studi yang berkualitas dan

dapat diandalkan. Kualitas program studi antara lain dapat

dilihat dari : status akreditasi program studi dan kesesuaian

mempertimbangkan terlebih dahulu status akreditasi dari

progam studi apakah program studi yang bersangkutan

sudah terakreditasi atau belum, dan bila sudah terakreditasi

status A, B atau C.

Selain itu siswa/i juga akan mempertimbangkan

kesesuaian program studi dengan dunia kerja apakah setelah

lulus nantinya akan mudah untuk mendapatkan pekerjaan

atau tidak.

b. Biaya

Biaya juga ikut dipertimbangkan jika siswa/i hendak

memilih program studi. Biaya meliputi biaya semester,

biaya sks, biaya praktikum dll. Karena tentu biaya kuliah

yang sesuai kemampuan keuangan akan semakin

memantapkan siswa/i untuk mendalami bidang tertentu di

perguruan tinggi.

c. Tempat

Lokasi yang strategis dari perguruan tinggi juga

menjadi salah satu pertimbangan siswa/i untuk tertarik

memilih program studi tertentu. Misalnya dengan lokasi

yang strategis dan ketersediaan berbagai fasilitas di sekitar

kampus yaitu kos-kosan, perpustakaan, tempat hiburan,

sarana transportasi yang mudah diakses dll.

Promosi juga tidak kalah penting sebagai media yang

mampu memberikan informasi mengenai Universitas dan

Program Studi yang ditawarkan yang tentu akan menarik

siswa/i untuk memilih program Studi yang dikehendaki.

Tanpa adanya promosi, maka semakin kecil kemungkinan

siswa/i untuk masuk dan memilih program studi yang

ditawarkan karena minimnya informasi siswa/i. Promosi

dari perguruan tinggi bisa bermacam-macam misalnya :

melalui keikutsertaan perguruan tinggi dalam pameran

pendidikan, promosi ke SMA, iklan, brosur dan promosi

dari humas (M. M. Mia Tri Susetyaningsih, 2012 prodi PE

USD).

Minat dalam penelitian ini menjadi salah satu faktor untuk

melihat perbedaan pandangan Siswa SMA jurusan IPS dan SMK

Program Keahlian Akuntansi mendaftar ke Program Studi

Pendidikan Ekonomi BKK Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata

Dharma, sebagai pilihan siswa untuk melanjutkan ke jenjang

pendidikan tinggi (Universitas)

Gambar 2.1. Kerangka berfikir :

(X) Prodi (Y)

SMK SMA

D. Hipotesis Penelitian

Berdasarkan deskripsi teori dan kerangka berpikir yang telah

dikemukakan, maka dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut :

Ha 1: Terdapat perbedaan Minat Siswa SMA Negeri dan SMA Swasta

Jurusan IPS mendaftar ke Program Studi Pendidikan Ekonomi

BKK Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma.

Ha2: Terdapat perbedaan Minat Siswa SMK Negeri dan SMK Swasta

Program Keahlian Akuntansi mendaftar ke Program Studi

Pendidikan Ekonomi BKK Pendidikan Akuntansi Universitas

Sanata Dharma.

Ha3: Terdapat perbedaan Minat Siswa SMA Jurusan IPS dan SMK

Program Keahlian Akuntansi mendaftar ke Program Studi

Pendidikan Ekonomi BKK Pendidikan Akuntansi Universitas

Sanata Dharma.

Untuk menentukan hasil hipotesis tersebut, maka peneliti akan

melakukan penelitian berdasarkan data yang diperoleh dari sekolah. Selain

Dokumen terkait