• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

4.6 Hasil Analisis Bivariat

4.6.1 Pengaruh Usia Menarche terhadap Menopause

Tabel 4.21. Pengaruh Usia Menarche terhadap Menopause di Kelurahan Titi Papan Kota Medan Tahun 2009

Usia Menarche

Menopause

Total p

Menopause Belum Menopause

n % n % n %

0,022

< 15 tahun 49 39,2 35 28,0 84 67,2

≥ 15 tahun 15 12,0 26 20,8 41 32,8

Total 64 51,2 61 48,8 125 100

Dari hasil analisis pengaruh usia menarche terhadap menopause diperoleh 49 responden (39,2%) yang usia menarchenya < 15 tahun telah menopause, sedangkan dari responden yang usia menarchenya ≥ 15 tahun terdapat 15 responden (12%) yang telah menopause. Secara statistik dibuktikan ada pengaruh yang bermakna antara usia menarche dengan terjadinya menopause (p=0,022).

4.6.2 Pengaruh Status Pekerjaan dan Beban Pekerjaan terhadap Menopause Tabel 4.22. Pengaruh Status Pekerjaan terhadap Menopause di Kelurahan Titi

Papan Kota Medan Tahun 2009 Status Pekerjaan

Menopause

Total p

Menopause Belum Menopause

n % n % n %

0,175

IRT/Tidak Bekerja 49 39,2 40 32,0 89 71,2

Bekerja 15 12,0 21 16,8 36 28,8

Total 64 51,2 61 48,8 125 100

Dari hasil analisis pengaruh status pekerjaan terhadap menopause diperoleh 49 responden (39,2%) yang IRT/tidak bekerja telah menopause, sedangkan dari responden yang bekerja terdapat 15 responden (12%) yang telah menopause. Secara statistik dibuktikan tidak ada pengaruh yang bermakna antara status pekerjaan dengan terjadinya menopause (p=0,175).

Tabel 4.23. Pengaruh Beban Pekerjaan terhadap Menopause di Kelurahan Titi Papan Kota Medan Tahun 2009

Beban Pekerjaan

Menopause

Total p

Menopause Belum Menopause

n % n % n %

0,671

Berat 28 22,4 29 23,2 57 45,6

Ringan 36 28,8 32 25,6 68 54,4

Total 64 51,2 61 48,8 125 100

Dari hasil analisis pengaruh beban pekerjaan terhadap menopause diperoleh 28 responden (22,4%) yang memiliki beban pekerjaan berat telah menopause, sedangkan dari responden yang memiliki beban pekerjaan ringan terdapat 36 responden (28,8%) yang telah menopause. Secara statistik dibuktikan tidak ada pengaruh yang bermakna antara beban pekerjaan dengan terjadinya menopause (p=0,671).

4.6.3 Pengaruh Status Perkawinan terhadap Menopause

Tabel 4.24. Pengaruh Status Perkawinan terhadap Menopause di Kelurahan Titi Papan Kota Medan Tahun 2009

Status Perkawinan

Menopause

Total p

Menopause Belum Menopause

n % n % n %

0,729

Menikah 52 41,6 51 40,8 103 82,4

Belum Menikah 12 9,6 10 8,0 22 17,6

Total 64 51,2 61 48,8 125 100

Dari hasil analisis pengaruh status perkawinan terhadap menopause diperoleh 52 responden (41,6%) yang menikah telah menopause, sedangkan dari responden yang belum menikah terdapat 12 responden (9,6%) yang telah menopause. Secara statistik dibuktikan tidak ada pengaruh yang bermakna antara status perkawinan dengan terjadinya menopause (p=0,729).

4.6.4 Pengaruh Jumlah Anak terhadap Menopause

Tabel 4.25. Pengaruh Jumlah Anak terhadap Menopause di Kelurahan Titi Papan Kota Medan Tahun 2009

Jumlah Anak

Menopause

Total p

Menopause Belum Menopause

n % n % n %

0,000

< 4 orang 33 32,0 14 13,6 47 45,6

≥ 4 orang 19 18,4 37 35,9 56 54,4

Total 52 50,5 51 49,5 103 100

Dari hasil analisis pengaruh jumlah anak terhadap menopause diperoleh 33 responden (32%) yang memiliki jumlah anak < 4 orang telah menopause, sedangkan dari responden yang memiliki jumlah anak ≥ 4 orang terdapat 19 responden (18,4%) yang telah menopause. Secara statistik dibuktikan ada pengaruh yang bermakna antara jumlah anak dengan terjadinya menopause (p=0,000).

4.6.5 Pengaruh Usia Melahirkan Anak Terakhir terhadap Menopause

Tabel 4.26. Pengaruh Usia Melahirkan Anak Terakhir terhadap Menopause di Kelurahan Titi Papan Kota Medan Tahun 2009

Usia Melahirkan Anak Terakhir

Menopause

Total p

Menopause Belum Menopause

n % n % n %

0,046

< 40 tahun 43 42,6 32 31,7 75 74,3

≥ 40 tahun 9 8,9 17 16,8 26 25,7

Total 52 51,5 49 48,5 101 100

Dari hasil analisis pengaruh usia melahirkan anak terakhir terhadap menopause diperoleh 43 responden (42,6%) yang usia melahirkan anak terakhirnya < 40 tahun telah menopause, sedangkan dari responden yang usia melahirkan anak terakhirnya ≥ 40 tahun terdapat 9 responden (8,9%) yang telah menopause. Secara statistik dibuktikan ada pengaruh yang bermakna antara usia melahirkan anak terakhir dengan terjadinya menopause (p=0,046).

4.6.6 Pengaruh Penggunaan Kontrasepsi dan Jenis Kontrasepsi terhadap Menopause

Tabel 4.27. Pengaruh Penggunaan Kontrasepsi terhadap Menopause di Kelurahan Titi Papan Kota Medan Tahun 2009

Penggunaan Kontrasepsi

Menopause

Total p

Menopause Belum Menopause

n % n % n %

0,002

Pernah 28 27,2 42 40,8 70 68,0

Tidak Pernah 24 23,3 9 8,7 33 32,0

Total 52 50,5 51 49,5 103 100

Dari hasil analisis pengaruh penggunaan kontrasepsi terhadap menopause diperoleh 28 responden (27,2%) yang pernah menggunakan kontrasepsi telah menopause, sedangkan dari responden yang tidak pernah menggunakan kontrasepsi terdapat 24 responden (23,3%) yang telah menopause. Secara statistik dibuktikan ada pengaruh yang bermakna antara penggunaan kontrasepsi dengan terjadinya menopause (p=0,002).

Tabel 4.28. Pengaruh Jenis Kontrasepsi terhadap Menopause di Kelurahan Titi Papan Kota Medan Tahun 2009

Jenis Kontrasepsi

Menopause

Total p

Menopause Belum Menopause

n % n % n %

0,270

Hormonal 28 40,0 39 55,7 67 95,7

Bukan Hormonal 0 0 3 4,3 3 4,3

Total 28 40,0 42 60,0 70 100

Dari hasil analisis pengaruh jenis kontrasepsi terhadap menopause diperoleh dari 70 responden yang pernah menggunakan kontrasepsi ada 28 responden (40%) yang menggunakan kontrasepsi hormonal telah menopause, sedangkan dari responden yang menggunakan kontrasepsi bukan hormonal belum ada responden yang menopause. Analisis dengan uji Chi-Square tidak dapat dilakukan karena terdapat 2 sel (50%) yang nilai harapannya kurang dari 5. Selanjutnya dilakukan uji

Exact Fisher. Secara statistik dibuktikan tidak ada pengaruh yang bermakna antara jenis kontrasepsi dengan terjadinya menopause (p=0,270).

4.6.7 Pengaruh Kebiasaan Merokok terhadap Menopause

Tabel 4.29. Pengaruh Kebiasaan Merokok terhadap Menopause di Kelurahan Titi Papan Kota Medan Tahun 2009

Merokok

Menopause

Total p

Menopause Belum Menopause

n % n % n %

0,011

Pernah 26 20,8 12 9,6 38 30,4

Tidak Pernah 38 30,4 49 39,2 87 69,6

Total 64 51,2 61 48,8 125 100

Dari hasil analisis pengaruh kebiasaan merokok terhadap menopause diperoleh 26 responden (20,8%) yang pernah merokok telah menopause, sedangkan dari responden yang tidak pernah merokok terdapat 38 responden (30,4%) yang telah menopause. Secara statistik dibuktikan ada pengaruh yang bermakna antara kebiasaan merokok dengan terjadinya menopause (p=0,011).

4.6.8 Pengaruh Kebiasaan Konsumsi Alkohol terhadap Menopause

Tabel 4.30. Pengaruh Kebiasaan Konsumsi Alkohol terhadap Menopause di Kelurahan Titi Papan Kota Medan Tahun 2009

Konsumsi Alkohol

Menopause

Total p

Menopause Belum Menopause

n % n % n %

0,274

Pernah 6 4,8 2 1,6 8 6,4

Tidak Pernah 58 46,4 59 47,2 117 93,6

Total 64 51,2 61 48,8 125 100

Dari hasil analisis pengaruh kebiasaan konsumsi alkohol terhadap menopause diperoleh 6 responden (4,8%) yang pernah mengkonsumsi alkohol telah menopause, sedangkan dari responden yang tidak pernah mengkonsumsi alkohol terdapat 58 responden (46,4%) yang telah menopause. Analisis dengan uji Chi-Square tidak

dapat dilakukan karena terdapat 2 sel (50%) yang nilai harapannya kurang dari 5. Analisis dilanjutkan dengan uji Exact Fisher. Secara statistik dibuktikan tidak ada pengaruh yang bermakna antara kebiasaan konsumsi alkohol dengan terjadinya menopause (p=0,274).

4.6.9 Pengaruh Riwayat Penyakit terhadap Menopause

Tabel 4.31. Pengaruh Riwayat Penyakit terhadap Menopause di Kelurahan Titi Papan Kota Medan Tahun 2009

Riwayat Penyakit

Menopause

Total p

Menopause Belum Menopause

n % n % n %

0,062

Pernah 7 5,6 1 0,8 8 6,4

Tidak Pernah 57 45,6 60 48,0 117 93,6

Total 64 51,2 61 48,8 125 100

Dari hasil analisis pengaruh riwayat penyakit terhadap menopause diperoleh 7 responden (5,6%) yang pernah memiliki riwayat penyakit telah menopause, sedangkan dari responden yang tidak memiliki riwayat penyakit terdapat 57 responden (45,6%) yang telah menopause. Analisis dengan uji Chi-Square tidak dapat dilakukan karena terdapat 2 sel (50%) yang nilai harapannya kurang dari 5. Analisis dilanjutkan dengan uji Exact Fisher. Secara statistik dibuktikan tidak ada pengaruh yang bermakna antara riwayat penyakit dengan terjadinya menopause (p=0,062).

Dokumen terkait