• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.1. Hasil Penelitian

5.1.3. Hasil Analisis Data

1. Karakteristik Penderita Kista Ovarium berdasarkan Kelompok Usia di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Berdasarkan pengolahan data sekunder terhadap 92 sampel penelitian, diperoleh karakteristik penderita kista ovarium berdasarkan kelompok usia sebagai berikut:

Tabel 5.1. Karakteristik Penderita Kista Ovarium berdasarkan Kelompok Usia di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Kelompok Usia (Tahun) Frekuensi (n) Persentase (%)

20-29 24 26,1

30-39 25 27,2

40-49 23 25,0

≥ 50 20 21,7

Total 92 100,0

Berdasarkan tabel 5.1. di atas diketahui bahwa penderita kista ovarium di RSUP H. Adam Malik mayoritas berusia 30-39 tahun yaitu sebanyak 25 orang (27,2%). Penderita kista ovarium yang minoritas terdapat pada kelompok usia ≥ 50 tahun yaitu sebanyak 20 orang (21,7%). Berdasarkan data usia penderita kista ovarium tersebut diperoleh nilai mean 39,3 tahun, median 38,5 tahun dan standar deviasi 12,5 tahun.

2. Karakteristik Penderita Kista Ovarium berdasarkan Jenis Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Berdasarkan pengolahan data sekunder terhadap 92 sampel penelitian, diperoleh karakteristik penderita kista ovarium berdasarkan jenis kista ovarium sebagai berikut:

Tabel 5.2. Karakteristik Penderita Kista Ovarium berdasarkan Jenis Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Jenis Kista Ovarium Frekuensi (n) Persentase (%)

Kistoma ovarii simpleks 0 0,0

Kistadenoma ovarii serosum 35 38,0

Kistadenoma ovarii musinosum 23 25,0

Kista endometroid 16 17,4

Kista dermoid 4 4,3

Tidak terdata 14 15,2

Total 92 100,0

Berdasarkan tabel 5.2. di atas diketahui bahwa jenis kista ovarium yang mayoritas ditemukan di RSUP H. Adam Malik adalah kistadenoma ovarii serosum yaitu sebanyak 35 orang (38%), sedangkan kistoma ovarii simpleks tidak ditemukan dalam panelitian ini.

3. Karakteristik Penderita Kista Ovarium berdasarkan Ukuran Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Berdasarkan pengolahan data sekunder terhadap 92 sampel penelitian, diperoleh karakteristik penderita kista ovarium berdasarkan ukuran kista ovarium sebagai berikut:

Tabel 5.3. Karakteristik Penderita Kista Ovarium berdasarkan Ukuran Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013 Ukuran Kista Ovarium (cm) Frekuensi (n) Persentase (%)

≤ 5 10 10,9

> 5 58 63,0

Tidak terukur 24 26,1

Berdasarkan tabel 5.3. di atas diketahui bahwa ukuran kista ovarium yang ditemukan di RSUP H. Adam Malik mayoritas > 5 cm yaitu sebanyak 58 orang (63,0%), sedangkan ukuran kista ovarium yang ≤ 5 cm ditemukan sebanyak 10 orang (10,9%). Berdasarkan data ukuran kista ovarium tersebut diperoleh nilai mean 8,7 cm, median 7,8 cm dan standar deviasi 7,9 cm.

4. Gambaran Siklus Menstruasi pada Penderita Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Berdasarkan pengolahan data sekunder terhadap 92 sampel penelitian, diperoleh gambaran siklus menstruasi pada penderita kista ovarium sebagai berikut:

Tabel 5.4. Gambaran Siklus Menstruasi pada Penderita Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Siklus Menstruasi Frekuensi (n) Persentase (%)

Teratur 72 78,3

Tidak teratur 12 13,0

Tidak terdata 8 8,7

Total 92 100,0

Berdasarkan tabel 5.4. di atas diketahui bahwa 72 orang (78,3%) dari penderita kista ovarium di RSUP H. Adam Malik mengalami siklus menstruasi yang teratur, sedangkan penderita kista ovarium yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur adalah sebanyak 12 orang (13%). Berdasarkan data siklus menstruasi pada penderita kista ovarium tersebut diperoleh nilai mean 24 hari, median 28 hari dan standar deviasi 14,9 hari.

5. Gambaran Gangguan Siklus Menstruasi pada Penderita Kista Ovarium berdasarkan Jenis Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Berdasarkan pengolahan data sekunder terhadap 92 sampel penelitian, diperoleh gambaran gangguan siklus menstruasi pada penderita kista ovarium berdasarkan jenis kista ovarium sebagai berikut:

Tabel 5.5. Gambaran Gangguan Siklus Menstruasi pada Penderita Kista Ovarium berdasarkan Jenis Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Jenis Kista Ovarium

SiklusMenstruasi Total Teratur Tidak teratur Tidak terdata

Kistoma ovarii simpleks n 0 0 0 0

% 0 0 0 0

Kistadenoma ovarii serosum n 27 4 4 35

% 37,5 33,3 50,0 38,0

Kistadenoma ovarii musinosum n 21 2 0 23

% 29,2 16,7 0,0 25,0 Kista endometroid n 12 3 1 16 % 16,7 25,0 12,5 17,4 Kista dermoid n 2 1 1 4 % 2,8 8,3 12,5 4,3 Tidak terdata n 10 2 2 14 % 13,9 16,7 25,0 15,2 Total n 72 12 8 92 % 100,0 100,0 100,0 100,0

Berdasarkan tabel 5.5. di atas diketahui bahwa penderita kista ovarium yang paling banyak mengalami siklus menstruasi tidak teratur adalah penderita kistadenoma ovarii serosum yaitu sebanyak 4 orang (33,3%).

6. Gambaran Perdarahan Menstruasi pada Penderita Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Berdasarkan pengolahan data sekunder terhadap 92 sampel penelitian, diperoleh gambaran perdarahan menstruasi pada penderita kista ovarium sebagai berikut:

Tabel 5.6. Gambaran Perdarahan Menstruasi pada Penderita Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Perdarahan Menstruasi Frekuensi (n) Persentase (%)

Hipermenorea 4 4,3

Normal 72 78,3

Hipomenorea 2 2,2

Tidak terdata 14 15,2

Total 92 100,0

Berdasarkan tabel 5.6. di atas diketahui bahwa sebagian besar penderita kista ovarium mempunyai perdarahan menstruasi normal yaitu sebanyak 72 orang (78,3%), hanya 4 orang (4,3%) mengalami hipermenorea dan 2 orang (2,2%) mengalami hipomenorea. Berdasarkan data perdarahan menstruasi pada penderita kista ovarium tersebut diperoleh nilai mean 4,7 hari, median 5 hari dan standar deviasi 2,6 hari.

7. Gambaran Gangguan Perdarahan Menstruasi pada Penderita Kista Ovarium berdasarkan Jenis Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Berdasarkan pengolahan data sekunder terhadap 92 sampel penelitian, diperoleh gambaran gangguan perdarahan menstruasi pada penderita kista ovarium berdasarakan jenis kista ovarium sebagai berikut:

Tabel 5.7. Gambaran Gangguan Perdarahan Menstruasi pada Penderita Kista Ovarium berdasarkan Jenis Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Jenis Kista Ovarium

PerdarahanMenstruasi Total Hiperme- norea Normal Hipome- norea Tidak terdata

Kistoma ovarii simpleks n 0 0 0 0 0

% 0 0 0 0 0

Kistadenoma ovarii serosum n 2 29 2 2 35

% 50,0 40,3 100,0 14,3 38,0

Kistadenoma ovarii mucinosum n 1 19 0 3 23

% 25,0 26,4 0,0 21,4 25,0 Kista endometroid n 0 12 0 4 16 % 0,0 16,7 0,0 28,6 17,4 Kista dermoid n 0 3 0 1 4 % 0,0 4,2 0,0 7,1 4,3 Tidak terdata n 1 9 0 4 14 % 25,0 12,5 0,0 28,6 15,2 Total n 4 72 2 14 92 % 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0

Berdasarkan tabel 5.7. di atas diketahui bahwa penderita kista ovarium yang mengalami gangguan perdarahan menstruasi adalah penderita kistadenoma ovarii serosum yaitu sebanyak 2 orang (50%) mengalami hipermenorea dan 2 orang (100%) mengalami hipomenorea.

8. Gambaran Dismenorea pada Penderita Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Berdasarkan pengolahan data sekunder terhadap 92 sampel penelitian, diperoleh gambaran dismenorea pada penderita kista ovarium sebagai berikut:

Tabel 5.8. Gambaran Dismenorea pada Penderita Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Dismenorea Frekuensi (n) Persentase (%)

Positif 34 37,0

Negatif 49 53,3

Tidak terdata 9 9,8

Total 92 100,0

Berdasarkan tabel 5.8. di atas diketahui bahwa penderita kista ovarium yang mengalami dismenorea yaitu sebanyak 34 orang (37%), sedangkan yang tidak mengalami dismenorea yaitu sebanyak 49 orang (53,3%).

9. Gambaran Dismenorea pada Penderita Kista Ovarium berdasarkan Jenis Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Berdasarkan pengolahan data sekunder terhadap 92 sampel penelitian, diperoleh gambaran dismenorea pada penderita kista ovarium berdasarkan jenis kista ovarium sebagai berikut:

Tabel 5.9. Gambaran Dismenorea pada Penderita Kista Ovarium berdasarkan Jenis Kista Ovarium di RSUP H. Adam Malik pada Tahun 2012-2013

Jenis Kista Ovarium

Dismenorea

Total

Positif Negatif Tidak

terdata

Kistoma ovarii simpleks n 0 0 0 0

% 0 0 0 0

Kistadenoma ovarii serosum n 10 20 5 35

% 29,4 40,8 55,6 38,0

Kistadenoma ovarii musinosum n 6 17 0 23

% 17,6 34,7 0,0 25,0 Kista endometroid n 11 3 2 16 % 32,4 6,1 22,2 17,4 Kista dermoid n 2 1 1 4 % 5,9 2,0 11,1 4,3 Tidak terdata n 5 8 1 14 % 14,7 16,3 11,1 15,2 Total n 34 49 9 92 % 100,0 100,0 100,0 100,0

Berdasarkan tabel 5.9. di atas diketahui bahwa dismenorea paling banyak ditemukan pada penderita kista endometrioid yaitu sebanyak 11 orang (32,4%).

Dokumen terkait