Tabel 4.3 Analisis Gaya Hidup Milenial di Holywings
4.7 Hasil Analisis Gaya Hidup Generasi Millenial
Dari hasil penelitian yang peneliti lakukan di cafe Holywings peneliti menemukan beberapa fenomena mengenai gaya hidup generasi milenial. Gaya hidup yang diambil dari berbagai aspek seperti aktivitas generasi milenial di cafe Holywings. Gaya hidup milenial berupa Interest (ketertarikan) generasi milenial terhadap beberapa hal dan sudut pandang milenial terhadap gaya hidup milenial saat ini dan juga budaya nongkrong yang berpotensi konsumtif. Hal ini dapat dilihat dari keseharian milenial dalam mengunjungi Holywings. Milenial saat ini merasa senang untuk berkunjung ke cafe Holywings, dilihat dai hasil wawancara kepada semua informan sebagai pengunjung di cafe Holywings. Milenial cenderung menghabiskan waktu kurang lebih 5-7 jam di cafe tersebut dan dengan menggunakan fashion terbaik mereka.
Beberapa hal menjadi pertimbangan milenial dalam mengunjungi cafe Holywings bukan hanya sekedar bertemu teman tetapi juga mereka nongkrong.
Aktifivitas yang dilakukan seperti ngobrol-ngobrol berjam-jam sampai larut malam, bertemu teman, bersenang-senang seperti berfoto bersama, makan dan minum, menikmati musik sambil menari menikmati dj dicafe Holywings.
Aktivitas ini pun biasa mereka lakukan bersama teman kuliah, teman kerja, sahabat dan teman dekat lainnya. Hal ini menjadi sesuatu hal yang sangat menarik karena hal kecil seperti ngobrol dan bersantai menikmati musik menjadi sebuah gaya hidup generasi milenial saat ini. Datang ke sebuah cafe bukan lagi menjadi aktivitas yang kaku dan monoton sekedar datang makan dan pulang.
Setiap hari manusia selalu mempunyai inovasi yang direalisasikan kesebuah tempat seperti cafe dengan melihat kebutuhan milenial saat ini dan membuat
sebuah perubahan struktur sebuah gaya hidup. Cafe bukan hanya tempat makan dan minum tetapi menjadi tempat berkumpul milenial dengan berbagai macam aktivitas seperti menikmati live music, nyantai dan berkumpul. Biasanya cafe hanya menyediakan makanan dan minuman yang umum saja tetapi cafe Holywings memiliki perbedaan dari cafe biasanya. Holywings dan cafe kekinian yang sama menyediakan makanan sesuai lidah milenial saat ini dan minuman yang berbeda. Pada dasarnya cafe menyediakan coffee atau jus tetapi semakin berkembangnya zaman cafe Holywings menyediakan berbagai minuman modern seperti bir, coktail/mocktail dan minuman alkohol. Minuman-minuman seperti itu merupakan kesukaan milenial dan masyarakat yang muda hingga yang tua saat ini.
Pandangan milenial mengenai gaya hidup telah berubah yang dimana dulunya ketika seseorang mengunjungi cafe masih dianggap tabu tetapi saat ini berubah. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman justru pandangan milenial mengenai gaya hidup dan nongkrong di cafe yang berujung konsumtif dinilai menjadi sebuah kebutuhan milenial saat ini. Perubahan fungsi dari beberapa objek seperti pakaian, transportasi, makanan, minuman telah beralih makna yaitu demi sebuah representasi diri. Sebuah pakaian yang berfungsi untuk menutupi badan sekarang menjadi penentu identitas karena sebuah merek, dan beberapa produk yang melekat di tubuh bukan lagi memiliki makna pada umumnya tetapi sudah menjadi fungsi yang lebih pribadi dengan tujuan tertentu.
Pilihan menu makanan dan minuman juga dapat menjadi cara milenial dalam merepresentasikan diri terhadap lingkungannya. Holywings menyediakan makanan khas luas negri sehingga pengunjung merasa bahwa makanan tersebut
memiliki kemewahan karena citranya yang begtu mahal. Tidak hanya pada makanan, minuman juga menjadi alat milenial sebagai pembentuk tanda serta identitas diri karena Holywings menyediakan minuman beralkohol yang berkisaran ratusan hingga jutaan rupiah per botolnya. Hal terebut menjadi pandangan milenial bahwa tidak semua orang mampu membelinya. Ketika pengunjung mampu membeli minuman tersebut maka ia telah mencapai kepuasan karna dianggap memiliki status sosial yang tinggi yang diekspresikan melalui minuman tersebut.
Saat ini milenial dapat dikatakan sebagai milenial yang candu akan gadget. Berdasarkan penelitian juga walaupun milenial duduk bersama dengan teman-temannya untuk nongkrong di sebuah cafe bukan berarti mereka akan menghabiskan waktunya untuk berbagi bersama temannya. Kenyataanya kebanyakan milenial lebih memilih untuk tetap berada di dunia maya. Setiap aktivitas yang dilakukan di cafe juga selalu di publish ke media sosial untuk menjadi bahan postingan harian di media sosial demi eksistensi diri. Ketika seorang milenial telah mengunggah kesegiatannya di cafe Holywings dengan tujuan eksistensi di dunia maya maka ia telah memasuka tahap hiperealitas.
Milenial tersebut sudah memasuki suatu kondisi dimana didalamnya terdapat kepalsuaan yang berbaur dengan keaslian, merasa dirinya bangga karena mampu nongkrong di cafe yang mahal dibanding cafe yang lain. Hal tersebut memnyebabkan milenial memiliki kepuasan diri. Kepuasan diri inilah yang disebut dengan simulacra keadaan dimana citra, nilai, kode dan fakta,kebohongan berupa tanda atau image seseorang yang jauh dari realitas orang tersebut. Hal ini
sesuai dengan apa yang peneliti temukan selama proses observasi dan wawancara berlangsung di cafe Holywings di Kota medan.
4.7.1 Aktivitas di Holywings sebagai Gaya Hidup Milenial
Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan di cafe Holywings terhadap pengunjung cafe Holywings yaitu milenial sangat menikmati suasana cafe Holywings pada saat itu, beberapa pengunjung terlihat asik dengan teman yang ada disekitarnya dengan berbagai makanan dan minuman di meja, semuanya terlihat menikmati live music yang menjadi keunggulan cafe Holywings ini, beberapa pengunjung terlihat ngobrol sambil minum dan ada yang merokok pada saat itu. Ada yang berkelompok, berpasangan dan sendiri pada saat itu. Berkunjung ke cafe Holywings bukan hanya tempat hiburan biasa bagi milenial tetapi juga aktivitas alternatif yang dapat dilakukan oleh milenial saat ini untuk mengisi waktunya yang kosong dan juga meghilangkan kepenatan di kampus, pekerjaan dan lain-lain. Ada juga pengunjung milenial yang seluruh waktunya di dalam cafe dihabiskan dengan smartphone ataupun gadgetnya lain yang mereka miliki untuk menikmati fasilitas wifi agar dapat mengoperasikan samrtphone maupun gadget mereka. Menikmati live music yang sudah disediakan oleh cafe kepada pengunjung serta penampilan DJ yang akan menghibur pengunjung yang ingin menghabiskan waktunya di cafe lebih malam lagi membuat cafe ini semakin ramai dikunjungi oleh milenial.
4.7.2 Ketertarikan Milenial terhadap Cafe Holywings
Ketika peneliti berkunjung dan melakukan observasi di cafe Holywings peneliti menemukan beberapa hal yang membuat cafe Holywings ini sangat diminati milenial saat ini. Hal yang menjadi ketertarikan milenial sebagai
pegunjung cafe Holywings disini yaitu mengenai jenis makanan serta minuman yang menjadi pilihan mereka selama berada di cafe Holywings, fashion yang mereka pakai ketika mengunjungi cafe Holywings, serta transportasi yang mereka gunakan untuk mengunjungi cafe Holywings. Berdasarkan hasil penelitian yang digunakan dengan metode wawancara kepada informan mengenai ketertarikan/minat milenial sebagai pengunjung cafe Holywings yaitu milenial lebih menyukai makanan yang cepat saji atau makanan fastfood yang berasal dari luar negri/western food, korean dan japanese food daripada makanan lokal seperti masakan khas indonesia di cafe Holywings. Dalam pemilihan minuman juga milenial cenderung lebih menyukai jenis minuman yang memiliki kadar alkohol yang tinggi seperti bir, wine, soju, tequila dan sejenis minuman alkohol lainnya, dalam pemilihan fashion yang pengunjung gunakan saat ingin pergi ke cafe Holywings ini juga sebagian besar menggunakan fashin dengan brand luar negri yang terbilang cukup bagus dan modern baik itu pengunjung cowok dan juga pengunjung cewek. Bukan hanya itu saja, berbicara mengenai minta milenial mengenai transportasi yang digunakan saat mengunjungi cafe juga menjadi bahan informasi untuk penelitian ini, dimana milenial sebagai pengunjung cafe lebih banyak menggunakan mobil pribadi daripada kereta/sepeda. Hal ini pun dapat dilihat dari parkiran cafe Holywings yang sangat banyak di luar cafe.
4.7.3 Nongkrong yang berpotensi konsumtif di kalangan milenial Nongkrong sudah menjadi aktivitas yang bukan lagi berdasarkan keinginan tetapi kebutuhan milenial atau juga dapat dikatakan sebagai gaya hidup generasi milenial yang akan berubah dari waktu ke waktu. Nongkrong juga menjadi sebuah hal yang wajar untuk dilakukan siapa saja. Nongkrong merupaka
sebuah budaya baru akhir-akhir ini karena dibuktikan dengan banyaknya cafe-cafe bermunculan dengan segala kreativitas yang dikeluarkan untuk menarik pengunjung. Mengenai konsep nongkrong, secara ilmiah memang tidak ada yang membahas secara eksplisit tentang defenisi konsep ini. Namun pemaknaan secara empiris nongkrong dapat dilihat sebagai sebuah kegiatan yang dilakukan baik oleh sekelompok orang pada suatu tempat dalam kurun waktu tertentu. Saat nongkrong kegiatan yang dilakukan dapat bermacam-macam seperti duduk-duduk, mengobrol, bercanda dengan kerabat dan lain sebagainya yang pada intinya menyebabkan terjadinya interaksi sosial diantara orang-orang yang melakukan kegiatan nongkrong tersebut. Nongkrong biasanya identik dengan menghabiskan waktunya bersama dengan teman-teman atau kerabat. Untuk melakukan kegiatan ini dibutuhkan waktu, tempat dan fasilitas tertentu (Hidayat,2012). Milenial dan cafe merupakan kombinasi yang sulit dilepaskan. Seperti dari hasil penelitian ITB mengatakan bahwa fungsi cafe bukan lagi makan dan minum tetapi juga wadah sosialisasi, berkumpul, dan aktivitas lain sebagai pembunuh waktu milenial.
Dalam hal ini Holywings telah berhasil melihat fenomena nongkrong milenial dan memfasilitasi hobi milenial dengan memberikan suasana yang nyaman disambung dengan menu-menu yang menarik. Milenial yang nongkrong di cafe holyiwngs ini cenderung berpotensi konsumtif karena milenial akan mengeluarkan uang yang banyak ketika mengunjungi cafe ini, cafe Holywings mempunyai fasilitas makanan serta minuman yang harganya cukup mahal untuk milenial. Cafe Holywings memiliki jenis makanan luar negri serta minuman beralkohol yang diketahui memiliki harga yang sangat mahal hingga jutaan.