DESKRIPSI DAN INTERPRETASI DATA PENELITIAN 4.1 Sejarah Cafe
1. Live music
4.4 Gaya Hidup Konsumtif dan Keberadaan Cafe
4.4.2. Interest (Minat) milenial di Cafe Holywings
Pada bagian ini peneliti akan membahas mengenai ketertarikan informan terhadap sesuatu yang berkaitan dengan gaya hidup yang mencakup makanan dan minuman yang digemari di Cafe Holywings, fashion informan ketika datang ke Holywings, transportasi yang mereka gunakan saat mengunjungi holyiwngs serta pengaktualisian diri informan yang ditunjukkan di media sosial. Sebagai makhluk hidup tentunya sudah hal yang lumrah jika manusia memiliki ketertarikan terhadap sesuatu. Dimana banyak manusia menaruh minat atau ketertarikan dibidang tertentu . tidak hanya soal pekerjaan, dalam hal gaya hidup pun minat sangat mempengaruhi pola hidup seseorang. Seperti yang dikatakan oleh Engel, Blecwell dan Miniard dalam Della Aresa menjelaskan bahwa minat mengacu
pada tingkat kegairahan yang disertai perhatian khusus maupun terus-menerus terhadap suatu obyek, peristiwa, atau topik tertentu. Ini artinya seseorang akan memiliki rasa senang dan perhatian khusus terhadap sesuatu hal yang diminatinya atau yang disukainya.
Dalam hal ini setelah peneliti melakukan observasi dan wawancara sehingga dapat diketahui bahwa para pengunjung sangat menyukai makanan dan minuman beralkohol rendah dan tinggi bahkan ada dari mereka tidak keberatan mengeluarkan uang untuk membeli minuman mahal seperti bir, wine, vodka yang berkisar dari ratusan hingga jutaan per botolnya, seperti yang dikatakan oleh infroman DA, salah satu informan yang sangat kecanduan dengan alkohol, dan beliau mengatakan bahwa ia selalu memesan minuman beralkohol sesuai kesukaannya di cafe mana pun yang menjual minuman beralkohol. DA dalam wawancara:
“Kalau bisa jujur saya ini kecanduan alkohol sudah pasti saya nyari yang beralkohol kayak bir, tequila,wiski, vodka karna ga semua cafe ada. Jarang sih saya makan, kalau makan harus sama keluarga dirumah. Kalau soal fashion saya lebih suka dengan brand tertentu, karna saya tidak ragu lagi dengan kualitasnya,supaya lebih pede aja gitu kalau pergi saya lebih milih pakai mobil sendiri.
Berbeda halnya dengan wanita berinisal C walaupun ia juga menyukai bir tetapi ia tidak menjadikan minuman itu sebagai minuman prioritas yang harus ia konsumsi walaupun ia nongkrong di cafe seperti cafe Holywings, ia memesan jus pada saat itu dan tidak mengkonsumsi alkohol sama sekali, seperti yang beliau katakan:
”kadang pesan bir kalau lagi mau aja, ini lagi minum jus.
Kalau makanan aku lebih suka fast food, di cafe saya lebih milih cemilan daripada makanan berat gitu .soal brand sih
bagus kan dibanding yang murah,enak aja gitu dibawa pergi, tadi saya kesini sama pacar saya naik mobil.
Menu makanan yang terdapat bervariasi ada western food, korean food dan japanese food dan juga tersedia makanan lokal. Milenial yang mengunjungi cafe Holywings berdasarkan hasil observasi dan wawancara rata-rata memesan makanan non lokal karena lebih cepat dan tidak berat seperti chicken wings, dimsum, dan salted egg cemilan seperti kentang, nugget, dan sosis. SS mengungkapkan bahwa ia suka semua jenis makanan yang penting halal dan pada saat itu ia memesan salted egg sebegai cemilannya, dan VG yang memilih untuk membeli cemilan juga seperti chicken wings karena merupakan menu bestseller di cafe Holywings karena memiliki banyak rasa seperti yang beliau katakan dalam wawancara :
“ minuman beralkohol kayak bir, vodka soju gitu aku suka pesan sih, dan makanan aku lebih milih fast food ya contohnya tuh kayak chicken wings soalnya banyak rasa trus rekomended juga disini. Soal fashion aku milih branded juga selain bahannya bagus kita pun pakainya enak apalagi ke sini, gitu. Dan juga aku kesini sama temenku naik mobilnya”
Lalu dalam hal segi berpakaian, peneliti menemukan banyak hal diantara pengunjung yang berpakaian sangat santai dan casual, sexy/mini, tidak sedikit pula yang datang dengan pakaian formal dan rapi. Salah satunya EV, beliau suka menggunakan pakaian yang lebih terbuka jika berpergian ke cafe tetapi ia akan menyesuaikan pakaiannya kemana pun ia pergi dan EV juga mengatakan bahwa ia tidak terlalu terlalu menginginkan merek atau brand pada pakaian yang ia gunakan hanya saja ia menyukai pakaian dengan kualitas yang bagus, EV saat wawancara:
“Pasti lah kak kalau ngebir, aku milih fast food aja soal makanan, aku sih orangnya tidak terlalu gimana banget ya
sama yang namanya brand atau merek tapi aku juga lihat kualitas bahannya seperti apa. Dan aku memang cenderung suka pakaian yang mini gitu daripada yang tertutup. Soal transportasi juga aku suka pakai jasa transportasi online kalau mau berpergian”
Jika EV suka memakai pakaian terbuka sama halnya seperti dengan MC, beliau mengatakan bahwa ia akan menggunakan pakaian yang membuatnya nyaman mau itu terbuka atau tertutup, dan ia suka dengan brand yang terkenal atau merek yang sedang ramai dipakai orang karena kualiatas dari merek tidak berbeda jauh baginya. Berdasarkan hasil wawancara kebanyakan dari mereka menggunakan mobil pribadi dibanding yang lain seperti kereta atau sepeda.
Seperti yang diungkapkan oleh DA, ia mengatakan bahwa jika pergi kemana pun ia selalu menggunakan mobil pribadi miliknya karena ia menganggap mobil sebuah alat transportasi yang terbaik jika ingin berpergian jauh dan pergi ke tempat yang bagus juga salah satunya cafe Holywings walaupun hanya sekedar nongkrong. Berbeda halnya dengan DR yang memilih untuk menggunakan jasa online yaitu grab car karena menurutnya cafe ini terlalu jauh dari lokasi tempat tinggalnya dan menurutnya lebih aman menggunakan jasa transportasi online seperti grab car.
Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa milenial saat ini tidak mempersoalkan uang yang dikeluarkan untuk membeli makanan dan minuman karena hal itu sangat sesuai dengan apa yang bisa mereka inginkan dan sukai, seperti minuman bir yang rata-rata memiliki harga yang fantastis atau cenderung lebih mahal daripada minuman lain justru menjadi kesukaan milenial saat ini sebagai teman nongkrong di cafe, sebagian besar milenial sebagai pengunjung Holywings menyesuaikan tempat makan dan minuman yang mereka
pilih. Dalam pemilihan fashion juga dapat disimpulkan bahwa mereka cenderung menyesuaikan tempat, dan milenial saat ini masih mementingkan merek/brand karena berpendapat bahwa jika sebuah barang sudah memiliki brand dengan nilai yang lebih dimata masyarakat maka kualitasnya yang bagus serta dapat meningkatkan kepercayaan diri pemakainya, begitu juga dalam hal transportasi rata-rata milenial saat ini memilih untuk pergi menggunakan mobil / jasa transportasi online seperti gocar/grabcar.