• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III: METODE PENELITIAN

H. Hipotesis Statistik

2. Hasil Angket Siswa

Hasil angket siswa disajikan dalam bentuk persentase berdasarkan pilihan jawaban pernyataan yang dipilih oleh masing-masing siswa terhadap pernyataan yang terdapat di dalam angket sikap nasionalisme. Nilai persentase diperoleh berdasarkan perhitungan dengan membagi frekuensi siswa yang memilih masing-masing jawaban pernyataan dibagi dengan banyaknya siswa dikali 100%. Lalu menentukan presentase tiap indikator sikap nasionalisme dengan cara membagi nilai skor dengan nilai harapan dikali 100%.

Indikator sikap nasionalisme yang terdapat didalam angket siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol di kelas V-A dan V-B MI. Jam’iyyatul Khair adalah sebagai berikut:

1. Cinta tanah air

Cinta tanah air dapat ditunjukkan dengan tindakan giat belajar, disiplin, serta senang dan bangga menjadi warga negara Indonesia, dalam penelitian ini untuk indikator Cinta tanah air terdiri dari 9 pernyataan. Untuk lebih jelasnya masing-masing indikator akan dideskripsikan sebagai berikut:

a. Giat belajar

Giat belajar merupakan bagian dari tindakan yang mencerminkan sikap nasionalisme. Indikator sikap nasionalisme yang mencermin sikap giat belajar diantaranya adalah bersungguh-sungguh memperhatikan pada saat guru menjelaskan langkah-langkah pembelajaran, bersungguh-sungguh memperhatikan pada saat guru memberikan pertanyaan pendahuluan mengenai materi Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan yang akan dipelajari hari ini, bersungguh-sungguh memperhatikan pada saat guru memberikan bahan tulisan kepada masing-masing kelompok, giat menyimpulkan hasil diskusi yang

telah dipresentasikan di depan kelas, bersungguh-sungguh menyimak penjelasan nilai-nilai positif yang terdapat di dalam pembelajaran dan nilai negatifnya. Hasil angket siswa mengenai sikap giat belajar dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.21 Hasil Angket Sikap Nasionalisme Giat Belajar Sikap

nasionalisme

Indikator sikap Hasil Angket Kelas

Kontrol

Kelas Eksperimen Giat Belajar Bersungguh-sungguh

memperhatikan pada saat guru menjelaskan langkah-langkah pembelajaran

86% 86%

Bersungguh-sungguh memperhatikan pada saat guru memberikan pertanyaan pendahuluan mengenai materi Perjuangan

Mempertahankan Kemerdekaan yang akan dipelajari hari ini

80% 88%

Bersungguh-sungguh memperhatikan pada saat guru memberikan bahan tulisan kepada masing-masing

kelompok

82% 86%

Giat menyimpulkan hasil diskusi yang telah dipresentasikan di depan kelas

Bersungguh-sungguh menyimak penjelasan nilai-nilai positif yang terdapat didalam pembelajaran dan nilai negatifnya

84% 84%

Persentase sikap nasionalisme giat belajar

82% 85%

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat persentase sikap nasionalisme siswa pada indikator giat belajar pada kelas eksperimen dan kontrol. Rata-rata persentase angket pada kelas eksperimen lebih besar dari pada rata-rata persentase angket pada kelas kontrol. Pada kelas kontrol, rata-rata persentase angket pada indikator mampu menghormati orang lain sebesar 82% sementara itu, kelas eksperimen persentasenya sebesar 85%.

b. Disiplin

Disiplin merupakan bagian dari tindakan yang mencerminkan sikap nasionalisme. Indikator sikap nasionalisme yang mencermin sikap disiplin diantaranya adalah selalu tertib dalam belajar, selalu berdoa sebelum belajar, berusaha tertib berdoa bersama guru pada saat menutup pelajaran. Hasil angket siswa mengenai sikap disiplin dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.22 Hasil Angket Sikap Nasionalisme Disiplin Sikap

nasionalisme

Indikator sikap Hasil Angket Kelas

Kontrol

Kelas Eksperimen Disiplin Selalu tertib dalam

belajar

62% 91%

belajar

Berusaha tertib berdoa bersama guru pada saat menutup pelajaran

87% 89%

Persentase sikap nasionalisme disiplin 80% 90%

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat persentase sikap nasionalisme siswa pada indikator disiplin pada kelas eksperimen dan kontrol. Rata-rata persentase angket pada kelas eksperimen lebih besar dari pada rata-rata persentase angket pada kelas kontrol. Pada kelas kontrol, rata-rata persentase angket pada indikator mampu menghormati orang lain sebesar 80% sementara itu, kelas eksperimen persentasenya sebesar 90%.

c. Senang dan bangga menjadi warga negara Indonesia

Senang dan bangga menjadi warga negara Indonesia merupakan bagian dari tindakan yang mencerminkan sikap nasionalisme. Indikator sikap nasionalisme yang mencermin sikap senang dan bangga menjadi warga negara Indonesia diantaranya adalah bangga dan senang menyanyikan lagu nasional bersama guru pada saat pembelajaran. Hasil angket siswa mengenai sikap senang dan bangga menjadi warga negara Indonesia dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.23 Hasil Angket Sikap Nasionalisme Senang dan Bangga Menjadi Warga Negara Indonesia

Sikap nasionalisme

Indikator sikap Hasil Angket Kelas Kontrol Kelas Eksperimen Senang dan bangga menjadi

Bangga dan senang menyanyikan lagu nasional bersama guru

warga negara Indonesia

pada saat pembelajaran

Persentase sikap nasionalisme senang dan bangga menjadi warga negara

Indonesia

82% 92%

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat persentase sikap nasionalisme siswa pada indikator senang dan bangga menjadi warga negara Indonesia pada kelas eksperimen dan kontrol. Rata-rata persentase angket pada kelas eksperimen lebih besar dari pada rata-rata persentase angket pada kelas kontrol. Pada kelas kontrol, rata-rata persentase angket pada indikator mampu menghormati orang lain sebesar 82% sementara itu, kelas eksperimen persentasenya sebesar 92%.

2. Menghargai Jasa-jasa Pahlawan

Menghargai jasa-jasa pahlawan dapat ditunjukkan dengan tindakan rela berkorban dan jujur, dalam penelitian ini untuk indikator menghargai jasa-jasa pahlawan terdiri dari 2 pernyataan. Untuk lebih jelasnya masing-masing indikator akan dideskripsikan sebagai berikut:

a. Rela berkorban

Rela berkorban merupakan bagian dari tindakan yang mencerminkan sikap nasionalisme. Indikator sikap nasionalisme yang mencermin sikap rela berkorban diantaranya adalah rela membantu menjelaskan kepada teman yang kurang memahami bahan ajar yang diberikan guru. Hasil angket siswa mengenai sikap rela berkorban dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.24 Hasil Angket Sikap Nasionalisme Rela Berkorban Sikap

nasionalisme

Indikator sikap Hasil Angket Kelas Kontrol Kelas Eksperimen Rela berkorban Rela membantu menjelaskan kepada teman yang kurang memahami bahan ajar yang diberikan guru

78% 72%

Persentase sikap nasionalisme rela berkorban

78% 72%

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat persentase sikap nasionalisme siswa pada indikator rela berkorban pada kelas eksperimen dan kontrol. Rata-rata persentase angket pada kelas kontrol lebih besar dari pada rata-rata persentase angket pada kelas eksperimen. Pada kelas kontrol, rata-rata persentase angket pada indikator rela berkorban sebesar 78% sementara itu, kelas eksperimen persentasenya sebesar 72%.

b. Jujur

Jujur merupakan bagian dari tindakan yang mencerminkan sikap nasionalisme. Indikator sikap nasionalisme yang mencermin sikap jujur diantaranya adalah bersikap jujur dalam membacakan penilaian dan alasan kelompok saya terhadap bahan ajar yang telah diberikan guru. Hasil angket siswa mengenai sikap jujur dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.25 Hasil Angket Sikap Nasionalisme Jujur Sikap

nasionalisme

Indikator sikap Hasil Angket Kelas

Kontrol

Kelas Eksperimen Jujur Bersikap jujur dalam

membacakan penilaian dan alasan kelompok saya terhadap bahan ajar yang telah diberikan guru

82% 83%

Persentase sikap nasionalisme jujur 82% 83%

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat persentase sikap nasionalisme siswa pada indikator mampu menjalin persatuan dan kesatuan antar sesama pada kelas eksperimen dan kontrol. Rata-rata persentase angket pada kelas eksperimen lebih besar dari pada rata-rata persentase angket pada kelas kontrol. Pada kelas kontrol, rata-rata-rata-rata persentase angket pada indikator mampu menghormati orang lain sebesar 82% sementara itu, kelas eksperimen persentasenya sebesar 83%.

3. Rela Berkorban untuk Kepentingan bangsa dan negara

Rela berkorban dapat ditunjukkan dengan tindakan tidak memaksakan kehendak kepada orang lain, dalam penelitian ini untuk indikator menghargai jasa-jasa pahlawan terdiri dari 1 pernyataan. Untuk lebih jelasnya masing-masing indikator akan dideskripsikan sebagai berikut:

a. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain

Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain merupakan bagian dari tindakan yang mencerminkan sikap nasionalisme. Indikator sikap nasionalisme yang mencermin sikap tidak memaksakan kehendak

kepada orang lain diantaranya adalah menerima pendapat teman meskipun berbeda pendapat saat berdiskusi bahan ajar yang diberikan guru. Hasil angket siswa mengenai sikap mampu tidak memaksakan kehendak kepada orang lain dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.26 Hasil Angket Sikap Nasionalisme Tidak Memaksakan Kehendak Kepada Orang Lain Sikap

nasionalisme

Indikator sikap Hasil Angket Kelas Kontrol Kelas Eksperimen Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain menerima pendapat teman meskipun berbeda pendapat saat berdiskusi bahan ajar yang diberikan guru

75% 80%

Persentase sikap nasionalisme tidak memaksakan kehendak

kepada orang lain

75% 80%

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat persentase sikap nasionalisme siswa pada indikator tidak memaksakan kehendak kepada orang lain pada kelas eksperimen dan kontrol. Rata-rata persentase angket pada kelas eksperimen lebih besar dari pada rata-rata persentase angket pada kelas kontrol. Pada kelas kontrol, rata-rata persentase angket pada indikator mampu menghormati orang lain sebesar 75% sementara itu, kelas eksperimen persentasenya sebesar 80%.

4. Mengutamakan Persatuan Dan Kesatuan

Mengutamakan persatuan dan kesatuan dapat ditunjukkan dengan tindakan Mampu menjalin persatuan dan kesatuan antar sesama, dalam

penelitian ini untuk indikator Mengutamakan persatuan dan kesatuan terdiri dari 2 pernyataan. Untuk lebih jelasnya masing-masing indikator akan dideskripsikan sebagai berikut:

a. Mampu menjalin persatuan dan kesatuan antar sesama

Mampu menjalin persatuan dan kesatuan antar sesama merupakan bagian dari tindakan yang mencerminkan sikap nasionalisme. Indikator sikap nasionalisme yang mencermin sikap mampu menjalin persatuan dan kesatuan antar sesama diantaranya adalahselalu menjalin kerjasama dalam kelompok belajar di kelas dan selalu menjalin kerjasama dalam mengerjakan bahan ajar. Hasil angket siswa mengenai sikap mampu menjalin persatuan dan kesatuan antar sesama dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.27 Hasil Angket Sikap Nasionalisme Mampu Menjalin Persatuan dan Kesatuan Antar Sesama

Sikap nasionalisme

Indikator sikap Hasil Angket Kelas Kontrol Kelas Eksperimen Mampu menjalin persatuan dan kesatuan antar sesama

Selalu menjalin kerjasama dalam kelompok belajar di kelas

82% 84%

Selalu menjalin kerjasama dalam mengerjakan bahan ajar

80% 87%

Persentase sikap nasionalisme mampu menjalin persatuan dan kesatuan antar

sesama

81% 86%

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat persentase sikap nasionalisme siswa pada indikator mampu menjalin persatuan dan kesatuan antar sesama pada kelas eksperimen dan kontrol. Rata-rata

persentase angket pada kelas eksperimen lebih besar dari pada rata-rata persentase angket pada kelas kontrol. Pada kelas kontrol, rata-rata persentase angket pada indikator mampu menghormati orang lain sebesar 81% sementara itu, kelas eksperimen persentasenya sebesar 86%.

5. Berjiwa Pembaharu Dan Tidak Kenal Menyerah

Berjiwa pembaharu dan tidak kenal menyerah dapat ditunjukkan dengan tindakan pantang menyerah dan suka bekerja keras dalam penelitian ini untuk indikator berjiwa pembaharu dan tidak kenal menyerah terdiri dari 2 pernyataan. Untuk lebih jelasnya masing-masing indikator akan dideskripsikan sebagai berikut:

a. Pantang menyerah

Pantang menyerah merupakan bagian dari tindakan yang mencerminkan sikap nasionalisme. Indikator sikap nasionalisme yang mencermin sikap pantang menyerah diantaranya adalah giat mempelajari bahan ajar yang diberikan guru. Hasil angket siswa mengenai sikap mampu pantang menyerah dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.28 Hasil Angket Sikap Nasionalisme Pantang Menyerah Sikap

nasionalisme

Indikator sikap Hasil Angket Kelas Kontrol Kelas Eksperimen Pantang Menyerah

Giat mempelajari bahan ajar yang diberikan guru

64% 84%

Persentase sikap nasionalisme pantang menyerah

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat persentase sikap nasionalisme siswa pada indikator pantang menyerah pada kelas eksperimen dan kontrol. Rata-rata persentase angket pada kelas eksperimen lebih besar dari pada rata-rata persentase angket pada kelas kontrol. Pada kelas kontrol, rata-rata persentase angket pada indikator mampu menghormati orang lain sebesar 64% sementara itu, kelas eksperimen persentasenya sebesar 84%.

b. Suka bekerja keras

Suka bekerja keras merupakan bagian dari tindakan yang mencerminkan sikap nasionalisme. Indikator sikap nasionalisme yang mencermin sikap suka bekerja keras diantaranya adalah bekerja keras berdiskusi dalam mempelajari bahan ajar. Hasil angket siswa mengenai sikap suka bekerja keras dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 4.29 Hasil Angket Sikap Nasionalisme Suka Bekerja Keras

Sikap nasionalisme

Indikator sikap Hasil Angket Kelas Kontrol Kelas Eksperimen Suka bekerja keras Bekerja keras berdiskusi dalam mempelajari bahan ajar 78% 83%

Persentase sikap nasionalisme suka bekerja keras

78% 83%

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat persentase sikap nasionalisme siswa pada indikator suka bekerja keras pada kelas eksperimen dan kontrol. Rata-rata persentase angket pada kelas eksperimen lebih besar dari pada rata-rata persentase angket pada kelas kontrol. Pada kelas kontrol, rata-rata persentase angket pada indikator

mampu menghormati orang lain sebesar 78% sementara itu, kelas eksperimen persentasenya sebesar 83%.

6. Memiliki sikap Tenggang Rasa Sesama Manusia

Memiliki sikap Tenggang Rasa Sesama Manusia dapat ditunjukkan dengan mampu menghormati orang lain dalam penelitian ini untuk indikator Memiliki sikap tenggang rasa sesama manusia terdiri dari 5 pernyataan. Untuk lebih jelasnya masing-masing indikator akan dideskripsikan sebagai berikut:

a. Mampu menghormati orang lain

Mampu menghormati orang lain merupakan bagian dari tindakan yang mencerminkan sikap nasionalisme. Di dalam pembelajaran, mampu menghormati orang lain dapat ditunjukan dengan menjawab salam guru pada pendahuluan pembelajaran, menghormati guru pada saat guru sedang mengabsen, memperhatikan pada saat guru memberikan motivasi kepada siswa, mematuhi tugas pembelajaran yang diberikan serta memperhatikan pada saat guru menyampaikan informasi mengenai materi pelajaran yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya. Hasil angket siswa mengenai sikap mampu menghormati orang lain pada siswa di dalam pembelajaran dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.30 Hasil Angket Sikap Nasionalisme Mampu Menghormati Orang Lain

Sikap Nasionalisme

Indikator sikap Hasil Angket

Kelas kontrol Kelas eksperimen Mampu menghormati orang lain

Menjawab salam guru pada pendahuluan pembelajaran.

96% 97%

Menghormati guru pada saat guru sedang mengabsen

87% 83%

Memperhatikan pada saat guru memberikan motivasi kepada siswa

82% 86%

Mematuhi tugas pembelajaran yang diberikan

66% 86%

Memperhatikan pada saat guru menyampaikan informasi mengenai materi pelajaran yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya

74% 80%

Persentase sikap nasionalisme mampu menghormati orang lain

81% 86%

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat persentase sikap nasionalisme siswa pada indikator mampu menghormati orang lain pada kelas eksperimen dan kontrol. Rata-rata persentase angket pada kelas eksperimen lebih besar dari pada rata-rata persentase angket pada

kelas kontrol. Pada kelas kontrol, rata-rata persentase angket pada indikator mampu menghormati orang lain sebesar 81% sementara itu, kelas eksperimen persentasenya sebesar 86%.

3. Skor Rata-rata Angket Sikap Nasionalisme Siswa Pada Kelas

Dokumen terkait