• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II DESKRIPSI TEORITIS, KERANGKA PIKIR DAN HIPOTESIS 7

4. Hasil Belajar

a. Pengertian Hasil Belajar

Belajar dimaksudkan untuk menimbulkan perubahan perilaku yaitu perubahan dalam aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Perubahan-perubahan dalam aspek itu menjadi hasil dari proses belajar. 35 Hasil belajar adalah suatu kinerja (performance) yang diindikasikan sebagai suatu kapabilitas (kemampuan) yang telah diperoleh”. 36

Hasil belajar seringkali digunakan sebagai ukuran untuk mengetahui seberapa jauh peserta didik menguasai bahan ajar yang diajarkan. Hasil belajar merupakan wujud pencapaian peserta didik, sekaligus merupakan lambang keberhasilan pendidik dalam membelajarkan peserta didik.37 Hasil belajar dapat dikatakan sebagai hasil dari suatu interaksi tindakan belajar dan tindakan mengajar.

Hasil belajar akan tampak pada perubahan perilaku individi yang belajar.

seseorang yang belajar akan mengalami perubahan perilaku sebagai akibat kegiatan belajarnya. Pengetahuan dan keterampilannya bertambah, dan penguasaan nilai-nilai dan sikapnya bertambah pula.38

34 Jasa Ungguh Muliawan, Op cit., h. 217.

35 Purwanto, Evaluasi hasil Belajar, (Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2014), h.43-44.

36 Jamil Suprihatiningrum., Op cit. h.37.

37 Muri A Yusuf, Asesmen dan Evaluasi Pendidikan, (Jakarta: Prenadamedia Group, 2015), h. 181.

38 Tim Pengembang MKPD Kurikulum dan Pembelajaran, Op cit, h.125.

Hasil belajar merupakan pencapaian tujuan pendidikan pada siswa yang mengikuti proses belajar mengajar.39 Hasil belajar adalah bentuk pencapaian pemahaman siswa dalam proses pembelajaran serta pencapaian guru dalam kegiatan membelajarkan siswa. Dalam hal ini, guru mempunyai peran yang penting dalam membangun kegiatan pembelajaran, agar siswa dapat mencapai hasil belajar sesuai dengan tujuan yang diinginkan.

Hasil belajar siswa dapat diukur dengan alat evaluasi tertentu yang bertujuan untuk mendapatkan data pembuktian yang menunjukan tingkat kemampuan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Hasil belajar yang diperoleh siswa menjadi acuan untuk melihat pengguasaan siswa dalam menerima konsep yang diajarkan.

Menurut Bloom dikutip Muhammad Thobroni dan Arif Mustofa, hasil belajar mencakup kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik.40 Ketiga tingkatan ini dikenal dengan istilah Taksonomi Bloom. Pada penelitian ini penulis hanya akan mengungkapkan pada ranah kognitif saja. Ranah kognitif berkenaan dengan hasil belajar intelektual.

Domain kognitif adalah suatu ranah kemampuan berpikir tentang fakta-fakta spesifik, pola prosedural, dan konsep-konsep dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan intelektual.41 Ranah ini mempunyai enam tingkatan dari yang paling rendah: pengetahuan dasar (fakta, peristiwa, informasi istilah) sampai yang paling tinggi: evaluasi (pandangan yang didasarkan atas pengetahuan dan pemikiran sehingga merupakan suatu hierarki.42 Domain Kognisi Bloom dijelaskan sebagaimana pada Tabel 2.2 berikut:

39 Purwanto, Op cit, h.46.

40 Muhammad Thobroni, Arif Mustofa, Belajar dan Pembelajaran, (Jakarta: Ar-Ruzz Media, 2011), h.23.

41 Muhammad Yaumi, Prinsip-Prinsip Desain Pembelajaran, (Jakarta: Pranadamedia Group, 2013), h.90.

42 Nasution, Kurikulum dan Pengajaran, (Jakarta: PT Bumi Aksara), h.65.

23

Tabel 2.2 Domain Kognisi Bloom43 Bloom Taksonomi

Pengetahuan Peserta didik yang bekerja pada tingkat ini hanya berkisar pada mengingat atau menghafal informasi dari yang konkret ke informasi yang abstrak.

Pemahaman Pada tingkat ini, peserta didik mampu mengerti dan membuat rangkaian dari sesuatu yang dikomunikasikan.

Artinya, peserta didik mampu menerjemahkan, menginterpretasi, dan meramalkan kemungkinan dalam berkomunikasi.

Aplikasi Peserta didik menerapkan konsep yang sesuai dan abstraksi dari suatu masalah atau situasi sekalipun tidak diminta untuk melakukannya.

Analisis Peserta didik dapat memilah dan membagi materi ke dalam beberapa bagian dan mampu mendefinisikan hubungan antara bagian-bagian tersebut.

Sintesis Peseta didik menciptakan produk, menggabungkan bagian-bagian dari pengalaman sebelumnya dengan bagian-bagian yang baru untuk menciptakan keseluruh bagian.

Evaluasi Peserta didik memberikan keputusan terhadap nilai dari suatu materi pembelajaran, argument, atau pandangan yang berkenaan dengansesuatu yang diketahui, dipahami, dilakukan, dianalisis, dan dihasilkan.

b. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Hasil Belajar

Keberhasilan proses belajar yang optimal selalu dikaitkan dengan hasil belajar siswa. Proses belajar yang optimal, siswa dapat belajar dengan penuh semangat, terlibat aktif dalam proses pembelajaran, dan berani mengemukakan pendapatnya. Pencapaian hasil belajar yang optimal merupakan perolehan dari proses belajar yang optimal pula. Oleh karena itu, agar proses dan hasil belajar siswa optimal, maka mulai dari tahap

43 Muhammad Yaumi, Op cit, h. 91-92.

perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, dan sampai pada tahap penilaian harus dipersiapkan dan dilaksanankan secara baik.44

Kegiatan pembelajaran di dalamnya terdapat faktor-faktor yang dapat memengaruhi perbedaan hasil belajar siswa. Faktor-faktor yang dapat memengaruhi kegiatan proses sistem pembelajaran diantaranya faktor guru, faktor siswa, sarana, alat dan media yang tersedia, serta faktor lingkungan.45

Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal, yaitu faktor-faktor yang ada dalam diri siswa dan faktor eksternal, yaitu faktor-faktor yang berada diluar diri siswa. Faktor yang tergolong internal ialah faktor fsiologis atau jasmani individu, faktor psikologis, dan faktor kematangan fisik maupun psikis. Sedangkan yang tergolong faktor eksternal ialah faktor sosial yang terdiri atas faktor lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, faktor lingkungan masyarakat, dan faktor kelompok.46

Faktor lainnya yaitu yang mempengaruhi hasil belajar adalah materi pelajaran. Faktor ini hendaknya disesuaikan dengan usia perkembangan peserta didik begitu juga dengan metode mengajar guru, disesuaikan dengan kondisi perkembangan peserta didik. Karena itu, agar guru dapat memebrikan kontribusi yang poditif terhadap aktivitas belajar peserta didik, maka guru harus menguasai materi dan berbagai metode mengajar yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi peserta didik.47

Dalam proses pembelajaran yang dilakukan selalu ada aspek-aspek yang masih belum sesuai harapan, sehingga memengaruhi hasil belajar siswa.

Perbedaan hasil belajar siswa disebabkan oleh beberapa faktor. Menurut Hamzah faktor penyebab kegagalan proses dan hasil belajar adalah kualitas

44 Hamzah B.Uno.,Satria Koni, Assessment Pembelajaran, (Jakarta: Bumi Aksara, 2013), h.10.

45 Wina Sanjaya, Kurikulum dan Pembelajaran, (Jakarta: Penada Media Group, 2011), h.197.

46 Tim Pengembang MKPD Kurikulum dan Pembelajaran., Op cit. h. 140-141.

47 Tuti Supatminingsih.,dkk, Belajar dan Pemeblajaran, (Bandung: Media Sains Indonesia, 2020), h. 84-85.

25

LKS rendah (tingkat keterbacaan rendah), media pembelajaran yang digunakan kurang memadai, dan pengelolaan kelas kurang baik.48

Uraian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang telah dikemukakan tersebut mempengaruhi proses belajar yang dilakukan siswa yang akan berpengaruh pada hasil belajar yang diperoleh siswa. Tinggi dan rendahnya hasil belajar yang diperoleh siswa berkaitan dengan faktor yang mempengaruhinya. Hasil belajar siswa yang rendah disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal, yaitu faktor-faktor yang berasal dari individu siswa dan faktor eksternal, yaitu faktor yang berasal dari luar individu siswa seperti kondisi keluarga, lingkungan masyarakat, dan sekolah.

Metode mengajar dan media belajar yang digunakan juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar. Metode pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran diperlukan guru agar penggunaannya bervariasi sesuai dengan pembelajaran yang ingin dicapai. Sehingga pada tahap perencanaan, pelaksanaan dan pembelajaran harus dipersiapkan model pembelajaran dengan baik. Model pembelajaran digunakan sebagai pedoman untuk mencapai tujuan pembelajaran yang didalamnya terdapat metode pembelajaran dan media pembelajaran.

Dokumen terkait