• Tidak ada hasil yang ditemukan

Populasi dan Sampel Penelitian

BAB II KAJIAN PUSTAKA

B. Populasi dan Sampel Penelitian

Populasi adalah semua data yang menjadi perhatian kita didalam ruang lingkup dan wakru yang ditentukan. Sugiyono (2018:80) mengemukakan bahwa “Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek

yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya”.

Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bajeng Kabupaten Gowa yang meliputi 10 kelas yaitu kelas A, B, C, D, E, F, G, H, I, dan J.

Tabel 3.1 Jumlah Populasi

No Kelas Jenis Kelamin

Jumlah Siswa Laki-Laki Perempuan

1 VIIA 10 20 30

2 VIIB 16 14 30

3 VIIC 12 19 31

4 VIID 15 15 30

5 VIE 13 17 30

6 VIIF 14 16 30

7 VIIG 12 18 30

8 VIIH 18 13 31

9 VIII 17 13 30

10 VIIJ 24 6 30

Jumlh 302

Sumber: Kantor Tata Usaha SMP Negeri 1 Bajeng Kabupaten Gowa 2. Sampel

Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Menurut Sugiyono (2018:81) “sampel penelitian adalah bagian besar dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut”. Menurut Arikunto (2006:131) “sampel adalah sebagian atau wakil dari jumlah populasi yang diteliti”. Teknik sampling yang di gunakan pada penelitian ini adalah sampling puposive. Sugiyono (2018:85) mengemukakan bahwa:

“sampling puposive adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu”.

Alasan menggunakan teknik purposive sampling adalah karena tidak ada kriteria yang semua sampel cocok dengan fenomena yang akan diteliti.

Oleh sebab itu, peneliti memilih teknik purposive sampling yang mengidentifikasi pertimbangan atau kriteria tertentu. Dalam penelitian ini kelas yang memenuhi kriteria atau fenomena adalah kelas VII.B Smpn 1 Bajeng Kabupaten.Gowa. Pertimbangannya karena hasi blajar ilmu pengetahuan alam dikelas VII lainnya itu memenuhi standar dan hanya kelas VII.B yang memiliki hasil belajar yang rendah.

Tabel 3.2 Jumlah Sampel

Kelas Jenis Kelamin

Jumlah Siswa Laki-Laki Perempuan

VII.B 16 14 30 Sumber: Kantor Tata Usaha SMP Negeri 1 Bajeng KabupatenGowa.

C. Definiisi Oprasional Variabel

Untuk menggambarkan variabel-variabel dalam penelitian ini secara oprasional adalah sbb:

1. Media Pembelajaran Macromedia Flash

Media Pembelajaran macromedia flash adalah media aplikasi yang digunakan untuk membuat animasi dan desain dalam lingkungan pembelajaran yang interaktif, menarik dan dinamis. Animasi bisa menjadi lebih sederhana, lebih cepat, dan lebih menarik. Macromedia Flash dapat digunakan secara online maupun offline.

2. Hasil Belajar Siswa

Hasil belajar merupakan kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah mengikuti proses belajar mengajar. Penilaian yang diperoleh siswa setelah mengikuti tes akhir yang berbentuk soal pilihan ganda pada akhir pertemuan.

D. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian merupakan alat yang digunakan dalam mengukur variabel. Menurut Sugiyono (2018:102), “instrumen penelitian adalah alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam dan sosial yang diamati”. Instrumen penelitian yang akan digunakan pada penelitian ini adalah observasi dan tes.

1. Observasi

Penelitian ini melakukan observasi untuk memahami aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash.

2. Tes

Tes dilakukan untuk memperoleh data hasil belajar yang diberikan kepada siswa. Sedangkan bentuk tesnya adalah tes tertulis berupa soal pilihan ganda, yang diajukan untuk mata pelajaran IPA sebanyak 20 soal, dengan masing-masing soal yang benar mendapat nilai 5 dan soal yang salah mendapat nilai 0.

E. Teknik Pengumpulan Data

Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yaitu sebagai berikut:

1. Observasi

Observasi adalah proses kompleks yang terdiri dari berbagai proses biologis dan psikologis. Observasi dilaksanakan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan proses pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash.

2. Tes

Metode tes adalah seperangkat rangsangan dan jawaban yang akan diterima, yang dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan skor angka.

Metode tes ini digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah penerapan media interaktif berbasis macromedia flash.

Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pilihan ganda dengan jumlah 20 soal. Dalam setiap soal yang dijawab dengan benar akan diberi nilai skor 5 dan jawaban salah skor 0, seperti pada tabel berikut ini:

Tabel 3.4 Pedoman Penskoran Nilai Hasil Belajar Siswa

Nomor Soal Bobot Soal

1-20 5

Jumlah Skor Maksimal 100

Djemari (2008:69)

3. Dokumentasi

Menurut Sugiyono (2018:240) mengemukakan bahwa “dokumentasi merupakan catatan peristiwa yang berlalu berbentuk gambar, foto, sketsa dan lain-lain”. Dokumentasi merupakan pelengkap dari teknik pengumpulan data observasi dan tes. Objek penelitian ini di dokumentasikan sebagai pendukung mengenai hasil observasi dan tes agar semakain akurat dan dipercaya.

F. Teknik Analisis Data

1. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif statistik. Deskriptif statistik mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul.

a. Deskripsi Ativitas Guru

Lembar observasi ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas yang dialakukan oleh guru pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung dengan menggunakan media interaktif berbasis macromedia flash. Lembar observasi aktivitas guru ini diisi dengan cara memberi tanda chek list (√) pada kolom kriteria dengan katogori yaitu: Ya dan Tidak.

b. Deskripsi Ativitas Siswa

Lembar observasi aktivitas siswa ini dilakukan untuk mengetahui seberapa persen aktivitas siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media interaktif berbasis macromedia flash. Lembar observasi aktivitas siswa ini diisi dengan cara memberi tanda chek list (√) pada kolom kriteria dengan katogori yaitu: Ya dan Tidak.

Untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran IPA kelas VII SMP Negeri 1 Bajeng kabupaten Gowa dengan menggunakan media interaktif berbasis macromedia flash digunakan rumus sebagai berikut:

DP = 𝑛

𝑁 x 100% Purwanto (2009:102) Keterangan:

n = Jumlah skor yang diperoleh N = Jumlah skor maksimal 100% = Bilangan tetap

Angka dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus di atas, maka dilakukan pengukuran yang dikemukakan oleh Arikunto (2003:246) sebagai berikut:

Tabel 3.5 Pengukuran Tingkat Hasil Observasi

Interval persentase Kategori

90% - 100% Sangat tinggi

80% - 89% Tinggi

70% - 79% Sedang

50% - 69% Rendah

0% - 49% Sangat rendah

c. Deskripsi Hasil Belajar Siswa

Hasil belajar siswa pada pembelajaran ilmu pengetahuan alam dengan menggunakan media interaktif berbasis macromedia flash dianalisis menggunakan deskriptif statistik dengan tujuan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan tingkat hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA setelah menggunakan media interaktif berbasis macromedia flash.

Untuk mengetahui bagaimanakah tingkat hasil belajar siswa setelah menggunakan media interaktif berbasis macromedia flash, maka digunakan rumus persentasi dari Arikunto (2003:246) sebagai berikut:

P = 𝑛

𝑁 x 100%

Keterangan:

P = Persentase (%)

n = Jumlah skor responden N = Jumlah skor jawaban ideal

Angka dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus di atas, maka dilakukan pengukuran yang dikemukakan oleh Arikunto (2003:246) sebagai berikut:

Tabel 3.6 Pengukuran Tingkat Hasil Belajar Siswa

Interval persentase Kategori

90% - 100% Sangat tinggi

80% - 89% Tinggi

70% - 79% Sedang

50% - 69% Rendah

0% - 49% Sangat rendah

Sumber: Arikunto,2003:246 2. Analisis Statistik Inferensial

Statistika infarensial yaitu teknik anaisis data yang di gunakan dalam menentukan derajat kemiripan antara hasil sampel dengan hasil populasi. Jenis statistik infrensial yang digunakan dalam penelitan ini adalah statistik

parametrik, yaitu metode yang di dasarkan pada asumsi bhwa yang digunakan berdistribusi baik dan mengunakan data interfal dan rasio.

Analisis parametrik ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media interaktif berbasis macromedia flash terhadap hasil belajar siswa. Oleh karena itu, perlu dilakukan uji hipotesis untuk melihat perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan.

Statistik inferensial yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi linear dengan bantuan program aplikasi SPSS 26 versi, yang merupakan program komputer untuk analisis statistik. Setelah hasil analisis ditentukan melalui SPSS, maka hipotesis ditentukan dengan tahapan sebagai berikut:

3. Jika thitung > ttabel maka H0= ditolak dan H1= diterima, berarti penggunaan media interaktif berbasis macromedia flash berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bajeng Kabupaten Gowa.

4. Jika thitung < ttabel maka H0=diterima dan H1= ditolak, berarti pengggunaan media interaktif berbasis macromedia flash tidak berpengaruh terhadap hasil hasi beajar IPA sisiwa kelas VII Smpn 1 Bajeng Kab.Gowa. Mencari nilai ttabel dengan menggunakan tabel distribusi t dengan taraf signifikan α=

0,05 dan df= N-1.

Dokumen terkait