012. PENYUSUNAN DATA BASE PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PERTANIAN
IV. Hasil yang dicapai :
1. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan realisasi masukan (input), keluaran (output) , dan hasil (outcome) terhadap rencana dan standar.
2. Fokus utama evaluasi diarahkan kepada keluaran (output), hasil (outcome) dan dampak (impacts) dari pelaksanaan rencana pembangunan. Oleh karena itu, dalam perencanaan yang transparan dan akuntabel, harus disertai dengan penyusunan indikator kinerja pelaksanaan rencana yang sekurang-kurangnya meliputi : (1) indikator masukan, indikator keluaran dan indikator hasil / manfaat. 3. Hasil yang dicapai adalah : Laporan Perkembangan kegiatan di Kabupaten/Kota se
–NTB .
4. Laporan Simonev (10 bulan)
V. Jumlah Dana untuk mendukung kegiatan : Pagu danai sebesar Rp. 50.000.000,-
Realisasi keuangan Rp. 46.828.700,- (93,66 %) Realisasi Fisik : 100 %)
Sisa dana Rp. 3.171.300,-
Alasan , adanya efisiensi perjalanan dinas dan pengiriman laporan
013. PELAPORAN SAI/SIMAK BMN 1. Latar Belakang
Laporan yang disampaikan, baik untuk anggaran dekonsentrasi, maupun tugas pembantuan Provinsi, meliputi laporan kinerja dan laporan Sistem Akuntansi Instansi (SAI) yang wajib dilakukan setiap bulan, triwulan dan semesteran.
Kinerja penyampaian laporan akan dijadikan salah satu dasar penentuan anggaran tahun berikutnya sebagai penerapan azas reward and punishment.
2. Kegiatan yang dilaksanakan a. Uraian kegiatan :
1) Melaksanakan input data SPM/ menyusun laporan SAI setiap bulan
2) Mengikuti Workshop Penyusunan Laporan SAI Semester I dan II , yang jadwalnya ditentukan oleh Pusat
VI VI VI VI ---- 63636363 LAPORAN TAHUNAN 2013
DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA
3) Mengikuti koordinasi pengelolaan keuangan .
b. Batasan kegiatan : Kegiatan ini hanya terbatas kepada pelaksanaan kegiatan SAI dan mengikuti pertemuan sesuai dengan agemda Pusat.
3. Maksud dan Tujuan Kegiatan (why)
a. Maksud kegiatan : Terselenggaranya koordinasi, pembinaan administrasi dan pengelolaan keuangan.
b. Tujuan Kegiatan :
1) Untuk mengetahui perkembangan realisasi keuangan per kegiatan pada setiap bulannya.
2) Untuk mengetahui Barang Milik Negara yang ada di Dinas Pertanian TPH 4. Indikator keluaran :
a. Indikator kualitatif : Diketahui perkembangan keuangan dan SABN setiap bulannya b. Indikator kuantitatif : Tersedianya laporan pembinaan administrasi dan
pengelolaan keuangan dan SABN selama 12 bulan. 5. Cara Pelaksanaan kegiatan
a. Berdasarkan data realisasi SPM dan SP2D dengan menitik beratkan pada penggunaan pos belanja pegawai, belanja barang, belanja barang, belanja modal dan belanja-belanja lainnya. Operator yang menangani SAI memasukkan / mengentri data ke dalam program SAI.
b. Laporan tersebut dilaporkan perkembangannya setiap bulan. c. Komponen pembiayaan, tertuang dalam RAB
6. Hasil Kegiatan: Laporan SAI dan SIMAKBMN
a. Laporan perkembangan realisasi keuangan dan SABN per kegiatan pada setiap bulannya.
b. Laporan Barang Milik Negara yang ada di Dinas Pertanian TPH
c. Laporan Pembinaan administrasi dan pengelolaan keuangan dan SABN selama 12 bulan
7. Jumlah Dana untuk mendukung kegiatan : Pagu danai sebesar Rp. 50.000.000,-
Realisasi keuangan Rp.43.948.300-(87,90 %) Realisasi Fisik :100 %
Sisa dana Rp. 6.051.700,-
Alasan : karena adanya efisiensi anggaran perjalanan dinas 015. PENGAWALAN DAN PEMBINAAN LM3 1. Latar Belakang
Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LM3) untuk sektor Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian pada tahun 2012 pada prinsipnya mengacu kepada
VI VI VI VI ---- 64646464 LAPORAN TAHUNAN 2013
DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA
Pedoman Penguatan Modal Usaha Kelompok dan Pondok Pesantren yang difasilitasi oleh Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian yaitu LM3 bidang usaha pasca panen, pengolahan dan pemasaran hasil pertanian yang merupakan usulan pada tahun 2012. Bantuan dana yang diberikan kepada LM3 merupakan bantuan sosial penguatan modal usaha yang harus dikelola dan dipertanggung jawabkan sesuai dengan Rencana Usaha Kegiatan (RUK). LM3 merupakan bentuk pola pemberdayaan kelompok, yang diwujudkan dalam bentuk penyaluran dana langsung ke rekening kelompok tani dan pondok pesantren. LM3 diterapkan guna mengatasi permasalahan utama di tingkat petani dan masyarakat yaitu keterbatasan modal petani, disamping permasalahan tingkat usaha tani yang lain, rendahnya pengusahaan teknologi serta lemahnya SDM dan kelembagaan petani. Melalui pola Pemberdayaan yang diterapkan, diharapkan dapat merangsang tumbuhnya kelompok usaha agribisnis dan mempercepat terbentuknya jaringan kelembagaan agribisnis disuatu wilayah.
2. Maksud dan Tujuan
a. Maksud kegiatan adalah melalui kegiatan ini diharapkan akan tumbuh usaha agribisnis yang berdaya saing di LM3 sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat disekitar lokasi LM3.
b. Tujuan :
1) Tumbuhnya kesadaran LM3 dalam pengembangan usaha agribisnis di lembaganya.
2) Meningkatkan kemampuan petani/ kelompok tani dalam mengelola usahanya 3) Meningkatkan kualitas dan kuantitas produk yang berdaya saing.
3. Hasil yang dicapai :
A. Sosialisasi Program LM3, Evaluasi LM3 Tahun sebelumnya :
1. Tempat dan Waktu, Kegiatan Sosialisasi Program LM3, Evaluasi LM3 tahun sebelumnya dilaksanakan Di Hotel Lombok Plaza tanggal 15 April 2013. 2. Peserta, Peserta Sosialisasi Program LM3, Evaluasi LM3 tahun sebelumnya ini
berasal dari Gapoktan/ Poktan dan Petugas Kabupaten/ Kota se Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan rincian sebagai berikut :
Tabel VI-8. Petugas & Peserta Sosialisasi Program LM3 Kabupaten/Kota se-NTB
Kabupaten Petugas Peserta
1. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Keluatan Kota Mataram 1 1
2. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat 1 1
VI VI VI VI ---- 65656565 LAPORAN TAHUNAN 2013
DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA
4. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Timur 1 1
5. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan
Kabupaten Lombok Utara
1 1
6. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dompu; 1 1
7. Kepala Dinas Kehutanan, Pertanian dan Perkebunan Kabupaten
Sumbawa Barat
1 1
8. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumbawa 1 1
9. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Bima; 1 1
10. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan Kota Bima; 1 1
TOTAL 20
3. Nara Sumber
Nara Sumber pada kegiatan Sosialisasi Program LM3, Evaluasi LM3 tahun sebelumnya ini berasal dari :
a. Dinas Pertanian TPH Provinsi NTB. b. Bank BRI cabang Mataram
4. Rumusan Hasil Sosialisasi :
a. Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LM3) merupakan lembaga mandiri yang tumbuh dan berkembang di masyarakat dengan kegiatan meningkatkan gerakan moral melalui kegiatan pendidikan dan keterampilan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk dalam kategori LM3 antara lain Pondok Pesantren, Seminari, Paroki dan Gereja, Pasraman, Vihara, Subak dll.
b. Dengan adanya pertemuan Sosialisasi Kebijakan dalam Rangka Peningkatan Partisipasi Masyarakat (LM3) sehingga dapat menumbuhkan kesadaran LM3 serta meningkatkan semangat dan kapasitasnya untuk mengembangkan usaha agribisnis LM3 agar dapat lebih berperan dalam pembangunan masyarakat, baik dalam aspek moral – spiritual, sosial maupun ekonomi. c. LM3 terpilih yang akan menjadi sasaran peserta pemberdayan dan
pengembangan usaha adalah LM3 berbasis keagamaan dan berwawasan agribisnis yang mempunyai kendala permodalan untuk menjalankan usahanya dibidang pertanian. Guna memperoleh manfaat secara luas, maka penetapan LM3 terpilih berdasarkan atas beberapa kriteria, yaitu: Kriteria umum, Kriteria administrasi,Kriteria teknis serta, Kriteria kompetensi.
S a r a n
a. Tim pembina dan tim teknis agar meningkatkan pembinaan teknis dan pengendalian kegiatan LM3 dan petugas Pendamping agar meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait dalam pendampingan LM3.
b. Pembinaan LM3 dilakukan secara berkelanjutan yang meliputi pelatihan usaha, pemberdayaan kelompok tani dan bimbingan teknis, agar mampu mengembangkan usahanya secara mandiri, yang selanjutnya diharapkan sebagai motivator/fasilitator pengembangan agribisnis pada masyarakat sekitarnya.
c. Pemerintah Kabupaten/ Kota melalui dinas lingkup pertanian Provinsi melakukan koordinasi, sosialisasi, pembinaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan LM3 serta melakukan pembinaan lanjutan bagi LM3 yang pernah difasilitasi Departemen Pertanian.
VI VI VI VI ---- 66666666 LAPORAN TAHUNAN 2013
DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA
d. Menyusun laporan bulanan secara tertib dan dikirim sesuai pedoman umum bagi kelompok tani penerima LM3
e. Dalam rangka Sosialisasi LM3 lebih diharapkan untuk mengadakan sosialisasi di kabupaten/ kota dengan mengumpulkan para petani sekitar lokasi ponpes, sehingga lebih efektif serta didukung dengan dana untuk perjalanan ke kabupaten.
5. Jumlah Dana untuk mendukung kegiatan : Pagu danai sebesar Rp.35.000.000,-
Realisasi keuangan Rp.35.000.000,-(100 %) Realisasi Fisik : 100 %
b. Sumber Dana Tugas Pembantuan
018.07.10. PRORGAM PENINGKATAN NILAI TAMBAH, DAYA SAING, INDUSTRI HILIR ,PEMASARAN EKSPOR HASIL PERTANIAN.