BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Data
3. Hasil Dokumentasi
Langkah dokumentasi yang dilakukan oleh peneliti disini adalah mengambil dn mengumpulkan gambar-gambar yang berkaitan dengan fasilitas yang tersedia di SMA IZADA. Dengan adanya dokumentasi ini peneliti dapat menggambarkan beberapa fasilitas yang tersedia di lingkungan SMA IZADA juga contoh format penelilaian autentik yang dilaksanakan oleh guru mata pelajaran Pendidikan
9
Wawancara penulis kepada Siswa mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti SMA IZADA (Lihat Lampiran)
63
AgamaIslam dan Budi Pekerti. Adapun hasil dokumentasi dapat dilihat sebagai berikut:
Gambar 4.1 Gerbang Masuk SMA IZADA
Gambar 4.1 diatas menunjukkan bahwa gerbang masuk sekolah SMA IZADA terbagi menjadi dua, yaitu gerbang masuk utama, dan gerbang masuk parkiran. Gerbang masuk utama digunakan sebagai jalur utama siswa-siswi masuk ke sekolah, sedangkan gerbang yang kedua digunakan untuk area parkir guru, siswa, karyawan, maupun tamu sekolah.
Gambar 4.2 Pos Keamanan dan Parkiran SMA IZADA
Dapat dilihat pada gambar 4.2 yaikni sekolah SMA IZADA sudah tersedia area parkir yang cukup luas dan dilengkapi dengan pos keamanan yang dijaga selama 24 jam oleh satpam. Dengan ini, membuat fasilitas tertata dengan baik dan aman.
Gambar 4.3 Lapangan dan Gedung SMA IZADA
Sekolah SMA IZADA dilengkapi dengan lapangan yang cukup bagus. Biasanya lapangan ini digunakan oleh para siswa untuk kegiatan-kegiatan olahraga seperti futsal, basket dll. Dan digunakan pula untuk kegiatan-kegiatan sekolah yang lain seperti upacara, apel, dll. Sedangkan bisa kita lihat tampak gedung sekolah yang menjulang tinggi yang terdiri dari 4 lantai. Model bangunan sekolahnya pun sangat bagus dan terkesan sangat modern.
Gambar 4.4 Mushalla dan Auditorium SMA IZADA
Tidak kalah pentingnya, sekolah SMA IZADA juga ditunjang dengan musholla dan auditorium yang besar. Kegiatan-kegiatan keagamaan yang
biasanya digunakan di mushola ini adalah shalat dzuhur berjama’ah, tadarus
Alquran, parktek ibadah, kegaiatan lailan bilwahah pada bulan ramadhan. Sedangkan auditorium sekolah digunakan untuk kegiatan sekolah, baik itu seminar, pelatihan guru, perkumpulan wali murid.
65
Gambar 4.5 Perpustakaan dan Ruang Guru SMA IZADA
Di SMA IZADA juga terdapat Perpustakaan dan ruang guru yang baik. Perpustakaan sekolah mempunyai buku-buku yang banyak untuk menunjang belajar siswa, tertata dengan rapi dan sudah diletakkan menurut jenis bukunya masing, sehingga memudahkan siswa untuk mencari buku. Ruang guru pun tak kalah bagusnya. Masing-masing guru mempunya tempat duduk dan tempat penyimpanan berkas-berkas. Sehingga, antara guru satu dengan yang lain tidak bercampur dan tertata rapi.
Gambar 4.6 Lab. Bahasa dan Lab. Komputer SMA IZADA
SMA IZADA dilengkapi dengan lab. Bahasa dan lab komputer. Di sekolah ini juga menyediakan akses internet 24 jam. Hal ini tentunya sangat membantu siswa untuk lebih mudah mempelajari kemajuan teknologi dan lebih memudahkan siswa untuk mencari referensi maupun bahan-bahan bacaan terkait dengan tugas-tugas sekolah .
Gambar 4.7 Suasana Belajar Kelas X SMA IZADA
Dalam rangka meningkatkan pendidikan yang baik, SMA IZADA juga mempunyai ruang kelas yang sangat cocok untuk belajar. Ruangan yang besar dengan murid yang tidak terlalu banyak, dengan di dukung dengan fasilitas yang lengkap dan baik, tentunya dapat memberikan pelayanan yang maksimal bagi setiap siswa yang belajar di sekolah. Suasana belajarpun menjadi lebih kondusif dan menyenangkan, dan guru pun bisa memperhatikan setiap aktivitas yang dialakukan oleh siswa, sehingga guru bisa melakukan pembelajaran dan penilaian dengan cermat dan objektif.
Selain gambar suasana belajar, peneliti juga akan menampilkan dokumentasi yang dilakukan oleh guru dalam penilaian autentik. Yang mencakup seluruh aspek pengetahuan yaitu sikap, pengetahuna dan keterampilan.
Guru SMA IZADA melakukan penilaian kompetensi sikap melalui observasi atau pengamatan perilaku dengan alat lembar pengamatan. Dalam satu semester genap, guru melakukannya satu kali, sehingga nilai sikap yang diberikan oleh siswa dengan melihat seluruh aktifitas/perilaku keseharian siswa di dalam maupun di luar kelas selama satu semester. Dan penilaian ini dilakukan pada akhir semester. Instrumen yang digunakan adalah berupa daftar cek dan skala penilaian.
Lembar Observasi Penilaian Sikap Siswa Terhadap Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti Nama Siswa :
67
Sekolah : SMA IZADA
Kelas/Semester : X IPA/IPS
Kompetensi : Sosial dan Spiritual dalam kehidupan sehari-hari N
o Aspek yang diamati
Katagori SB B C K 1 Tingkat Kedisiplinan Kehadiran
2 Ketepatan waktu mengerjakan tugas
3 Keaktifan dalam menyelesaikan tugas diskusi kelompok
4 Keaktifan dalam menanggapi presentasi kelompok lain
5 Sikap menyampaikan pendapat di forum diskusi
6 Sikap menghargai orang lain
7 Sikap tanggung jawab dalam kelompok diskusi 8 Sikap kerjasama dalam menyelaesaikan tugas 9 Sikap menyimak penjelasan guru
1
0 Sikap mengikuti pembelajaran PAI Total Nilai Keterangan: SB (Sangat Baik) : 4 = 90 - 100 B (Baik) : 3 = 80 - 89 C (Cukup) : 2 = 60 - 79
K (Kurang) : 1 = Kurang dari 60
Skor Perolehan
Nilai Akhir = x 100
Skor Maksimal (40)
Ttd,
Gambar 4.8 Lembar Observasi Penilaian Sikap
Dari lembar penialaian sikap siswa di atas, dapat diketahui bahwa guru menggunakan penilaian dari beberapa aspek yang diamati yang berhubungan sikap siswa ketika di dalam maupun di luar kelas. Dengan menggunakan daftar ceklis dengan katagori Sangat Baik, Baik, Cukup dan Kurang. Dan menggunakan skala penilaian 1 sampai 4.
Guru SMA IZADA melakukan penilaian kompetensi pengetahuan melalui tes tertulis yaitu diambil dari nilai harian, UTS dan UAS dengan menggunakan lembar penilaian pengetahuan.
Lembar Portofolio Penilaian Pengetahuan Siswa Terhadap Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti Mata Pelajaran : PAI dan Budi Pekerti
Sekolah : SMA IZADA
Kelas/Semester : X IPA/IPS
No Nama Siswa Nilai Harian UTS UAS NILAI 1 2 3 4 5 6 7
Ttd,
Abdul Hakim, S.Ag.
Gambar 4.9 Lembar Portofolio Penilaian Pengetahuan
Dari lembar penilaian siswa di atas, dapat dilihat bahwa guru melakukan penilaian pengetahuan dengan lembar potofolio selama 7 kali dalam satu semester. Nilai harian berupa tes tulis. Begitu pun UTS dan UAS juga berupa tes tulis.
69
Dalam penilaian keterampilan, Guru SMA IZADA melakukan penilaian melalui proyek. Sedangkan Instrumen yang digunakan adalah berupa daftar cek atau skala penilaian.
Lembar Proyek Presentasi Penilaian Keterampilan Siswa Terhadap Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti Nama Siswa :
Mata Pelajaran : PAI dan Budi Pekerti
Sekolah : SMA IZADA
Kelas/Semester : X IPA/IPS Kompetensi :
No Aspek yang diamati Katagori
SB B C K
1 Komunikasi
2 Sistematika penyampaian 3 Bahasa yang mudah dipahami 4 Wawasan
5 Keberanian 6 Antusias 7 Gestur Tubuh 8 Penampilan
9 Penguasaan topik bahasan 10 Tanggapan pertanyaan Total Nilai Keterangan: SB (Sangat Baik) : 4 = 90 - 100 B (Baik) : 3 = 80 - 89 C (Cukup) : 2 = 60 - 79
K (Kurang) : 1 = Kurang dari 60
Skor Perolehan
Nilai Akhir = x 100
Skor Maksimal (40)
Ttd,
Abdul Hakim, S.Ag.
Gambar 4.10 Lembar Proyek Presentasi Penilaian Keterampilan Dengan adanya penilaian autentik ini, siswa lebih semangat dan hasil belajar siswa lebih mengena karena seluruh aspek dinilai oleh guru, yaitu Sikap (afektif), pengetahuan (kognitif) dan keterampilan (psikomotik). Hal ini juga diungkapkan langsung oleh siswa. Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Lebih membuat siswa semangat dalam belajar, bersikap dan lebih kreatif.
Dari hasil dokumentasi di atas, peneliti menyimpulkan bahwa fasilitas yang tersedia di SMA IZADA sudah cukup memadai, hampir semuanya terpenuhi dan memenuhi standar sekolah nasional. Dengan sudah diterapkannya penilaian autentik yang mencakup aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, tentunya membangun semangat dan kreatifitas siswa dalam belajar sehingga hasil belajar siswa menjadi baik.