• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakteristik Umum Konsumen Pasar Ciputat

Latar belakang konsumen dapat menjadi faktor bagi konsumen memilih untuk berbelanja di Pasar Ciputat. Memiliki pengetahuan mengenai perbedaan pada latar belakang konsumen dapat membantu pengelola Pasar Ciputat dalam membuat suatu perencanaan bisnis terutama dalam menentukan strategi pemasaran. Informasi mengenai karakteristik konsumen penting untuk dimiliki suatu perusahaan agar teknik pemasaran dan penjualan tepat sasaran. Konsumen yang menjadi responden dipilih saat sedang melakukan kunjungan di Pasar Ciputat dan setidaknya pernah melakukan pembelian minimal sebanyak dua kali. Jumlah responden diambil sebanyak 100 orang. Karakteristik responden dapat menjadi suatu pengetahuan mengenai latar belakang sosial dan ekonomi dari setiap responden. Karakteristik yang menjadi faktor pembeda antar responden antara lain usia, jenis kelamin, domisili, status pernikahan, pendidikan terakhir, pekerjaan, dan pendapatan rata-rata per bulan (uang saku bagi pelajar). Data

sebaran responden berdasarkan karakteristik umum konsumen Pasar Ciputat dapat dilihat pada Tabel 6.

Tabel 6. Sebaran Responden Pasar Ciputat Berdasarkan Karakteristik Demografi

Karakteristik Umum Kategori Modus (%)

Usia 17 – 25 tahun 26 – 35 tahun 36 – 45 tahun 46 – 55 tahun 56– 65 tahun >65 tahun 11 32 28 29 1 1 Jenis Kelamin Perempuan

Laki-laki

97 3 Domisili Kecamatan Ciputat

Luar Kecamatan Ciputat

96 4 Status Pernikahan Belum menikah

Menikah 0 100 Pendidikan Terakhir SD SLTP SLTA Diploma Sarjana Pascasarjana 5 5 88 0 2 0 Pekerjaan Pelajar/Mahasiswa Pegawai Negeri/BUMN Pegawai Swasta

Ibu Rumah Tangga Wirausaha Pensiunan 0 1 0 96 3 0 Pendapatan/Uang

Saku per bulan

<Rp 500.000 Rp 500.000 – Rp 1.499.000 Rp 1.500.000 – Rp 2.499.000 Rp 2.500.000 – Rp 3.499.000 Rp 3.500.000 – Rp 4.500.000 Lebih dari Rp 4.500.000 10 79 9 2 0 0 Usia

Depkes RI (2009) mengkategorikan usia manusia menjadi masa balita (0 – 5 tahun), masa kanak – kanak (5 – 11 tahun), masa remaja awal (12 – 16 tahun), masa remaja akhir (17 – 25 tahun), masa dewasa awal (26 – 35 tahun), masa dewasa akhir (36 – 45 tahun), masa lansia awal (46 – 55 tahun), masa lansia akhir (56 – 65 tahun), dan masa manula (lebih dari 65 tahun). Dalam penelitian ini usia terendah dibatasi pada 17 tahun karena dianggap sudah bisa memberikan penilaian. Hasil survei pada Tabel 6 menunjukkan bahwa usia produktif mendominasi usia responden konsumen Pasar Ciputat.

32

Jenis Kelamin

Berdasarkan hasil survey, dari 100 orang responden didapatkan bahwa konsumen Pasar Ciputat didominasi oleh perempuan, dengan rincian sebanyak 97 orang perempuan dan 3 orang laki-laki. Hal ini dapat menunjukkan kegiatan perbelanjaan diserahkan kepada perempuan dan atau barang-barang yang dijual di Pasar Ciputat lebih menarik perhatian kaum perempuan.

Domisili

Pasar Ciputat lebih banyak didatangi konsumen yang berdomisili di wilayah Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Data menunjukkan sebanyak 96% responden berdomisili di Kecamatan Ciputat. Pasar Ciputat dikategorikan sebagai Pasar Kelas 1 dimana sifat kegiatannya bercorak eceran. Dengan banyaknya konsumen yang tinggal di Ciputat, dapat menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan sehari-hari bisa didapatkan secara eceran di Pasar Ciputat yang lokasinya dekat dari tempat tinggal sehingga tidak memerlukan waktu lama dalam menjangkaunya.

Status Pernikahan

Keseluruhan responden konsumen Pasar Ciputat diketahui telah menikah. Hal ini didukung dengan dominasi data usia yang berada pada rentang produktif dan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga.

Pendidikan Terakhir

Biasanya semakin tinggi pendidikan, maka akan semakin tinggi seleranya. Konsumen Pasar Ciputat didominasi oleh lulusan SMA sebanyak 88%, diikuti lulusan SD dan SMP masing-masing sebanyak 5%, dan lulusan S1 sebanyak 2%.

Menurut Sumarwan (2011), tingkat pendidikan seseorang akan mempengaruhi cara berpikir, cara pandang, dan persepsinya dalam suatu masalah. Konsumen yang memiliki pendidikan yang lebih baik akan sangat rensponsif terhadap informasi dan mempengaruhi konsumen dala menentukan pilihan produk maupun merek.

Pekerjaan

Sebanyak 96% konsumen berprofesi sebagai ibu rumah tangga, 1% pegawai negeri/BUMN, dan sebanyak 3% berwirausaha. Hal ini dapat menunjukkan keputusan pembelian terbanyak berada pada tangan para istri.

Pendapatan atau Uang Saku

Menurut Asian Development Bank (2010), masyarakat akan dikategorikan sebagai golongan menengah ke bawah jika memiliki pendapatan Rp 500.000 – Rp 2 500.000, golongan menengah dengan pendapatan Rp 2.500.000 – 3.500.000, dan golongan menengah atas mempunyai pendapatan lebih dari Rp 3.500.000 per bulannya. Data menunjukkan, konsumen Pasar Ciputat banyak datang dari golongan menengah ke bawah. Ada sebanyak 10% konsumen berpendapatan dibawah Rp 500.000, 75% berpendapatan pada kisaran Rp 500.000 – Rp 1.499.000, dan 9% berpendapatan pada kisaran Rp 1.500.000 – Rp 2.499.000.

Perilaku Konsumsi dari Konsumen Pasar Ciputat

Setiap konsumen memiliki perilaku dan karakteristik yang berbeda dalam menggunakan produk dan jasa Pasar Ciputat. Perilaku konsumsi produk dan jasa yang diamati dari setiap responden meliputi sumber informasi, motivasi berbelanja di Pasar Ciputat, frekuensi berbelanja di Pasar Ciputat, posisi lapak/kios pedagang waktu berbelanja di Pasar Ciputat, dan jenis produk yang sering dibeli.

Informasi mengenai keberadaan dan produk-produk yang ditawarkan oleh Pasar Ciputat dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti internal dan eksternal. Sumber internal berdasarkan pada pengalaman pribadi, sedangkan sumber eksternal dapat bersumber dari teman, keluarga, media masa, dan lain-lain. Sebaran responden berdasarkan sumber informasi dapat dilihat pada Tabel 7. Sebanyak 100% konsumen mendapatkan informasi tentang Pasar Ciputat dan pengetahuan produk-produk yang dijual di dalamnya berdasarkan sumber internal atau pengalaman pribadi. Kebiasaan dan pengalaman berbelanja di Pasar Ciputat membuat konsumen telah memiliki informasi yang cukup tentang barang apa saja yang dapat ditemui, kisaran harga jual produk, letak-letak pedagang barang tertentu dan pedagang langganan.

Setiap konsumen memiliki alasan yang berbeda-beda saat berbelanja di Pasar Ciputat. Peneliti melihat motivasi berbelanja berdasarkan tujuan penggunaan produk yang dibeli di Pasar Ciputat dan alasan kenapa membeli di Pasar Ciputat. Untuk pertanyaan alasan kenapa membeli di Pasar Ciputat, peneliti menyediakan tujuh alasan bagi responden untuk dipilih sebagai alasan utama. Tujuh alasan yang disediakan antara lain jenis dan kelengkapan barang, suasana tempat, harga, pelayanan lokasi (jarak), kejujuran pedagang, dan kualitas barang. Dari tujuh alasan tersebut hanya tiga alasan yang dipilih oleh 100 responden, yakni faktor harga (89%), jarak ke Pasar Ciputat (8%), dan jenis dan kelengkapan barang (3%).

Konsumen mengenali kebutuhan pribadi (keluarga) akan barang konsumsi perlu dipenuhi setiap hari. Hal ini diperkuat dengan data bahwa sebanyak 100% responden beralasan datang ke lokasi perdagangan adalah untuk mencari atau membeli barang yang dibutuhkan untuk keperluan pribadi. Motif ini diperkuat fakta bahwa demografi konsumen didominasi oleh para ibu rumah tangga yang membutuhkan bahan makanan segar untuk diolah setiap harinya. Produk agribisnis segar bersifat mudah rusak (perishable) sehingga hanya memiliki umur pendek untuk layak dikonsumsi, sehingga biasanya konsumen tidak menumpuk bahan makanan di rumah namun lebih memilih membeli kembali tiap harinya.

Pasar Ciputat adalah pasar yang didalamnya dapat ditemui barang kebutuhan sehari-hari dan vital, seperti bahan makanan. Kebutuhan akan makanan merupakan kebutuhan harian yang tidak bisa untuk tidak dipenuhi. Hasil penelitian berupa ada sebanyak 87% konsumen melakukan kunjungan setiap hari ke Pasar Ciputat adalah bentuk kewajaran dalam memenuhi kebutuhan makan manusia. Terdapat pula 5% konsumen yang berkunjung sekali seminggu, 3% berkunjung tiga kali seminggu, 1% berkunjung sebanyak 4 kali, dan 3% berkunjung sebanyak 6 kali. Bagi konsumen yang tidak setiap hari datang ke Pasar Ciputat, konsumen biasanya melakukan kunjungan di hari kerja. Waktu

34

utama konsumen berkunjung ke Pasar Ciputat adalah di pagi hari, yakni di awal waktu kegiatan manusia dimulai sehingga bagi yang berbelanja bahan makanan dapat mengolahnya untuk suguhan siang dan malam hari di rumah.

Beraneka ragam jenis barang dapat ditemui di Pasar Ciputat, mulai dari produk segar, berbagai macam produk pangan dan sandang, serta peralatan rumah tangga. Pedagang produk agribisnis segar adalah yang paling mendominasi pemakai lahan dagang di kios-kios dan lapak-lapak, sehingga dalam satu sapuan panangan mata yang terlihat seperti hanya produk agribisnis segar. Produk agribisnis segar pula yang ternyata banyak dibeli sebagai tujuan utama kedatangan para konsumen ke Pasar Ciputat.

Pedagang-pedagang yang letak lapaknya terdapat di luar bangunan pasar lebih menarik konsumen, yaitu sebanyak 92% konsumen. Di luar bangunan pasar, produk agribisnis segar adalah yang paling banyak dijual. Barang kebutuhan lain seperti sandang juga dapat ditemui meskipun tidak sebanyak pedagang produk agribisnis segar. Hal ini sesuai dengan pengakuan konsumen bahwa tujuan utama berkunjung ke Pasar Ciputat adalah membeli produk agribisnis segar, seperti sayuran, ikan, daging, dan bumbu. Konsumen-konsumen tersebut mengakui terkadang tetap masuk ke dalam bangunan pasar untuk melihat-lihat membeli barang yang tidak dijual di lapak luar. Alasan lain yang mendasari pemilihan posisi lapak pedagang di luar bangunan pasar adalah udara terbuka. Konsumen tidak merasa nyaman masuk ke dalam bangunan pasar yang berlangit-langit pendek, sumpek, sempit, gelap dan ditambah percampuran berbagai macam bau tidak enak.

Tabel 7. Sebaran Perilaku Konsumsi dari Konsumen Pasar Ciputat

Perilaku Konsumsi Keterangan Persentase (%)

Sumber Informasi Sendiri (Internal) Pihak lain (Eksternal)

100 0 Tujuan Penggunaan Untuk Pemakaian Pribadi

Untuk Diperdagangkan Kembali

100 0

Alasan Memilih

Mengunjungi Pasar Ciputat

Jenis dan Kelengkapan Barang Suasana Tempat Harga Pelayanan Lokasi (Jarak) Kejujuran Pedagang Kualitas 3 0 89 0 8 0 0 Frekuensi Kunjungan ke

Pasar Ciputat dalam Seminggu 1 Kali 2 Kali 3 Kali 4 Kali 5 Kali 6 Kali 7 Kali 5 0 3 1 0 3 87 Letak Pedagang di Pasar

Ciputat

Dalam Bangunan Pasar Luar Bangunan Pasar/PKL

8 92 Jenis Barang yang Sering

Dibeli

Produk Agribisnis Segar

Makanan dan Minuman Kemasan Jajanan Pasar

Peralatan Rumah Tangga Sandang 100 0 0 0 0 Hari Kunjungan Hari Kerja Saja

Hari Libur Saja

Hari Kerja dan Hari Libur Tidak Tentu 13 0 87 0 Waktu Kunjungan (Pukul) Subuh (04.00 – 06.00 WIB) Pagi hari (06.00 s/d 11.00 WIB) Siang hari (11.00 s/d 15.00 WIB)

0 100

0

Dokumen terkait