BAB IV ANALISA DATA & PEMBAHASAN
A. Analisa Data
2. Hasil Penelitian
1 2011 9 2.6% 2 2012 141 41% 3 2013 57 16.5% 4 2014 86 25% 5 2015 51 14.8% Total 344 100%
Berdasarkan gambaran tabel 12 dapat diperoleh bahwa jumlah subjek penelitian yang terbanyak berada pada angkatan 2012 yakni sebesar 41% dari total subjek penelitian. Sedangkan, jumlah subjek penelitian paling sedikit adalah mahasiswa yang berada pada angkatan 2011 yakni sebesar 2.6 %.
2. Hasil Penelitian a. Uji Asumsi Penelitian
Sebelum data penelitian dianalisis, terlebih dahulu dilakukan uji asumsi pada data penelitian tersebut yakni meliputi uji normalitas dan uji linearitas. Kemudian setelah melakukan pengujian kedua asumsi tersebut dilanjutkan dengan uji hipotesis. Pengujian asumsi dan ujihipotesis menggunakan bantuan program SPSS 17.0 for windows.
1. Uji Normalitas Sebaran
Uji normalitas dilakukan untuk melihat apakah data penelitian terdistribusi normal agar dapat digeneralisasikan pada populasi. Data yang berdistribusi normal dianggap bisa mewakili populasi yang diteliti. Bila sebaran data tidak berdistribusi normal maka berarti data tidak mewakili populasi dan tidak bisa digeneralisasikan. Hasil uji normalitas dapat dilihat pada tabel 12 di bawah ini.
Tabel 12. Uji Normalitas dengan tes kolmogorov-smirnov
Student engagement Persepsi Iklim Kelas
Kolmogorov-Smirnov Z
1.109 1.210
Asymp. Sig. (2-tailed) 0.171 0.107
Ketentuan yang digunakan adalah apabila nilai p > 0.05 maka sebaran data penelitan tersebut dapat dikatakan normal. Sedangkan apabila nilai p < 0.05 maka sebaran data penelitian tidak normal (Field, 2009). Hasil uji normalitas terhadap variabel student engagement diperoleh nilai Z= 1.109 dan p = 0.171.
Hasil menunjukkan bahwa nilai p (0.171) ≥ 0,05 maka data dari variabel student
engagement terdistribusi secara normal. Hasil uji normalitas terhadap variabel persepsi iklim kelas diperoleh nilai Z = 1.210 dan p = 0.107. Hasil menunjukkan
bahwa nilai p (0.107) ≥ 0,05 maka data dari variabel persepsi iklim kelas
terdistribusi secara normal. Artinya data dapat di generalisasikan pada seluruh populasi.
2. Uji Linearitas
Uji linieritas dilakukan untuk mengetahui apakah variabel bebas, yakni persepsi iklim kelas, berkorelasi secara linier atau tidak terhadap variabel tergantung, yakni student engagement. Data dapat dikatakan linear apabila nilai signifikansi variabel lebih kecil dari 0,05. Hasil uji linearitas dapat dilihat pada tabel 13 berikut.
Tabel 13. Hasil Uji Linearitas F Linearity Keterangan
98.130 0.000 Linear
Berdasarkan tabel 13, diperoleh nilai F = 98.130 dan nilai ρ sebesar 0.000, nilai ini kurang dari 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel persepsi iklim kelas memiliki hubungan yang linear dengan variabel student engagement
b. Uji Hipotesis
Untuk melakukan pengujian statistik, maka dirumuskan hipotesis statistik sebagai berikut ini :
Ho : “Tidak ada pengaruh persepsi iklim kelas terhadap student
engagement pada mahasiswa USU”
Ha : “Ada pengaruh persepsi iklim kelas terhadap student engagement
Sesuai dengan tujuan dalam penelitian ini, maka dilakukan analisa statistik dengan menggunakan uji Regresi Linear Sederhana. Hasil uji statistik yang dapat digambarkan dalam tabel 14.
Tabel 14. Hasil Uji Regresi
Model F Sig.
1 Regression 91.876 .000a
Berdasarkan tabel 14 dapat dilihat bahwa nilai F = 91.876, p = .000 yang berarti p < 0.05. Hal ini berarti hasil model regresi ini secara siginifikan memprediksi dengan baik akan tingkat student engagement. Singkatnya, secara keseluruhan model regresi memprediksi student engagement secara signifikan (Field, 2009). Selanjutnya, pengujian seberapa besar pengaruh persepsi iklim kelas terhadap student engagement ditunjukkan melalui tabel 15.
Tabel 15. Uji Pengaruh
Model R R Square
Adjusted R Square
1 .460a .212 .209
Berdasarkan tabel 15 maka diperoleh nilai koefisien determinan (R-square) dari pengaruh persepsi iklim kelas terhadap student engagement pada mahasiswa USU adalah sebesar 0.212. Artinya, persepsi iklim kelas memberikan sumbangan efektif sebesar 21.2 % dalam memunculkan student engagement.
Kemudian sisanya sebesar 78.8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Kemudian persamaan regresi kedua variabel di dapat berdasarkan tabel 16.
Tabel 16. Tabel Model Parameter
T Sig.
(Constant) 7.777 .000
PIK 9.585 .000
Dari hasil tabel 16 diperoleh nilai t = 9.585 yang signifikan pada p < 0.05. Hasil ini menunjukkan bahwa persepsi iklim kelas merupakan prediktor terhadap student engagement atau dengan kata lain persepsi iklim kelas mempengaruhi student engagement secara signifikan. Dengan demikian, maka hipotesis nol (Ho) yang menyatakan tidak ada pengaruh persepsi iklim kelas terhadap student engagement pada mahasiswa USU ditolak sehingga hipotesis penelitian (Ha) yang menyatakan ada pengaruh persepsi iklim kelas terhadap student engagement pada mahasiswa USU diterima.
Persamaan garis regresi yang dihasilkan adalah Y = 43.088 + 0.831X. Artinya setiap penambahan satu satuan skor variabel persepsi iklim kelas (X), maka student engagement (Y) akan bertambah sebesar 0.831, dengan kata lain semakin positif mahasiswa mempersepsikan iklim kelas maka semakin tinggi pula tingkat student engagement.
c. Nilai Empirik dan Nilai Hipotetik Data Penelitian
Jumlah aitem yang digunakan untuk mengungkapkan variabel pengaruh persepsi iklim kelas adalah sebanyak 22 aitem yang diformat dengan skala Likert dengan 4 alternatif jawaban yang bergerak dari 1 sampai 4. Hasil perhitungan mean empirik dan mean hipotetik dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Tabel 17. Nilai Empirik dan Nilai Hipotetik Persepsi Iklim Kelas
Variabel Empirik Hipotetik
Persepsi Iklim Kelas
Min Max Mean SD Min Max Mean SD 40 82 63.6 5.68 0 88 44 14.6
Berdasarkan tabel diatas diperoleh mean empirik sebesar 63.6 sengan SD empirik sebesar 5.68, sedangkan mean hipotetik sebesar 44 dengan SD hipotetik sebesar 14.6.
2. Nilai Empirik dan Nilai HIpotetik Student engagement
Jumlah aitem yang dgunakan untuk mengungkapkan variabel student engagement adalah sebanyak 33 aitem yang diformat dengan skala Likert dengan alternatif 4 jawaban yang bergerak dari 1 sampai 4. Hasil perhitungan mean empirik dan mean hipotetik dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel 18. Nilai Empirik dan Nilai Hipotetik student engagement
Variabel Empirik Hipotetik
Student engagement
Min Max Mean SD Min Max Mean SD 60 126 95.9 10.2 0 132 66 22
Berdasarkan tabel diatas diperoleh mean empirik sebesar 95.9 sengan SD empirik sebesar 10.2, sedangkan mean hipotetik sebesar 66 dengan SD hipotetik sebesar 22.
d. Kategorisasi Data Penelitian
Berdasarkan hasil penelitian dapat dilakukan pengelompokkan yang mengacu pada kriteria pengkategorisasian yang didasarkan pada asumsi bahwa skor subjek penelitian terdistribusi secara normal (Azwar, 2012). Kriteria dibagi atas 3 kategori yaitu tinggi, sedang dan rendah dengan rumus.
Tabel 19. Rumus Kategori Data Student Engagement
Rumus Kategorisasi
X ≥ mean + 1 (SD) Tinggi
mean –1 (SD) ≤ X < mean + 1 (SD) Sedang
X< mean – 1 (SD) Rendah
Tabel 20. Kategorisasi Data Persepsi Iklim Kelas
Rumus Kategorisasi
X ≥ mean + 1 (SD) Positive
X< mean – 1 (SD) Negative
1. Kategorisasi data Student engagement
Berdasarkan deskripsi nilai empirik persepsi iklim kelas yang dapat dilihat pada tabel diatas, maka dapat dihitung norma kategorisasi jenjang. Hasilnya adalah sebagai berikut.
Tabel 21. Kategorisasi Data Student Engagement Variabel Rentang Nilai Kategori Jumlah
sampel Persentase Student engagement x ≥ 106 Tinggi 52 15.1% 85.7 ≤ X < 106 Sedang 247 71.8 % X < 85.7 Rendah 45 13.1 % Total 344 100 %
Berdasarkan kategorisasi pada tabel di atas menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa masuk ke dalam kategori tinggi sebanyak 52 mahasiswa,artinya sebanyak 15.1 % mahasiswa terlibat secara aktif. Kategori sedang sebanyak 247 (71.8%), artinya mahasiswa tidak terlibat dalam perkuliahan dan tidak juga bolos perkuliahan dan kategori rendah sebanyak 45 mahasiswa (13.1%), artinya mahasiswa sama sekali tidak perduli dengan perkuliahan yang sedang dijalani. 2. Kategorisasi Data Persepsi Iklim Kelas
Tabel 22. Kategorisasi data Persepsi Iklim Kelas Variabel Rentang Nilai Kategori Jumlah sampel Persentase Persepsi Iklim Kelas x ≥ 63.6 Positive 175 50.8% X < 63.6 Negative 169 49.2 % Total 344 100 %