• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN

D. Hasil Penelitian dan Pembahasan

Sebagai salah satu media sosial yang paling banyak diminati di Indonesia, berbeda dengan media sosial lainnya, WhatsApp memiliki keistimewaan tersendiri yang menjadi daya tariknya.

Berdasarkan wawancara peneliti dengan informan mengemukakan bahwa alasan menggunakan media sosial WhatsAppdisebabkan WhatsApp merupakan media sosial yang berperan sebagai alat komunikasi dan informasi yang paling sering digunakan dan menjadi tempat sharing”.17

Informasi yang disampaikan sesuai dengan artikel iNews.id yang menyatakan bahwa jumlah pengguna WhatsApp saat ini mencapai 2 Miliar

14 Mahmud Yunus, Kamus Bahasa Arab-Indonesia, (Jakarta: Hidakarya Agung, 1990), Cet. Ke-8, h. 98

15 Fatchur Rahman, Ikhtisar Musthalahul Hadits, (Bandung: PT Alma’arif, 1974), h. 20

16Ibid., h. 15

17 Wawancara dengan Mulyanah Asih, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, 01 Januari 2020

52

pengguna di seluruh dunia dan saat ini Indonesia menduduki posisi keempat dalam daftar 10 Negara teratas. Hal ini juga didukung berdasarkan laporan

Datareportal Digital Indonesia pada Januari 2020 bahwa pengguna internet

di dunia mencapai 175 Juta, dan WhatsApp menempati urutan pertama dalam top rangking pengguna aplikasi telepon di seluruh dunia.

Gambar 4.1 We Are Social

Peneliti telah melakukan wawancara dengan sepuluh informan mahasiswa Pendidikan Agama Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015 yang menggunakan media sosial WhatsApp dan mengikuti grup kajian Islam online. Berdasarkan wawancara peneliti dengan informan, terdapat tiga dari sepuluh informan yang mengikuti grup kajian

WhatsApp yang membahas dalam bidang fiqih saja, lima orang yang

membahas dalam bidang fiqih dan akhlak/sosial, dan dua orang yang membahas dengan fiqih, akhlak, dan hadis.

Adapun mahasiswa-mahasiswi Pendidikan Agama Islam UIN Jakarta mengetahui dan mengikuti kajian Islam melalui berbagai cara di antaranya

adalah melalui teman18 atau broadcast link yang dikirimkan melalui grup

WhatsApp.19

Kemudahan dalam berinteraksi melalui media sosial menjadi alternatif yang sangat dinikmati oleh pemuda-pemudi milenial, karena selain memperoleh manfaat dalam menerima informasi dan wawasan pengetahuan juga menghemat waktu dan ongkos. Di samping itu, jejaring sosial WhatsApp dilengkapi berbagai fitur yang memudahkan penggunanya untuk berinteraksi satu dengan yang lain dengan aman yang dilengkapi dengan enkripsi

end-to-end.

Di sisi lain, alasan mereka mengikuti grup kajian agama Islam dalam media sosial WhatsAppadalah sebagai berikut.

1. Dengan memanfaatkan grup kajian WhatsApp, dapat menambah ilmu mengenai ke-Islaman, serta membantu di dalam menambah wawasan pada waktu luang.20

2. Mengingat kembali pengetahuan agama yang telah tertupi atau terlupakan.21

3. Mengingatkan diri (self reminder) untuk berbuat baik atau memperbaiki diri, serta penggunaannya yang memudahkan sehingga tidak perlu bertatap muka yang menjadikannya hemat waktu, ongkos dan tempat.”22

4. Sebagai sarana untuk memperluas relasi.23

18 Wawancara dengan Mulyanah Asih, Nada Bikriyah, Mirawati, Ruhmina Ulfa, Eva Dianidah, Diti Meidifa, dan Astria, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, Januari-Mei 2020.

19 Wawancara dengan Rusli Adi Putra, Muhammad Sofyan, dan Endah Nuryanah Mahasiswa/i PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, Februari-Mei 2020.

20 Wawancara dengan Astria, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, 02 Februari 2020

21 Wawancara dengan Ruhmina Ulfa, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, 12 Mei 2020

22 Wawancara dengan Mulyanah Asih, Mirawati, Diti Meidifa, dan Eva Dianidah, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, Januari-Mei 2020

23 Wawancara dengan Nada Bikriyah dan Muhammad Sofyan, Mahasiswa/i PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, 02 Februari 2020

54

Demikian, maraknya kajian agama Islam yang tersebar di media sosial membuat mahasiswa-mahasiswi Pendidikan Agama IslamUIN Syarif Hidayatullah Jakarta memilih untuk mengikuti kajian secara online.

Adapun kajian materi berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan informan disampaikanmelalui berbagai cara, yaitu sebagai berikut:

1. Dalam penyampaian materi selain dilakukan melalui chat grup dengan diskusi atau tanya-jawab24 juga memanfaatkan fitur lainnya seperti pesan suara(voice note) untuk menyampaikan materi yang cukup panjang.25 2. Mengirim dokumen melalui WhatsApp cukup sering dilakukan dalam

menyampaikan ilmu, terutama jurnal-jurnal pilihan dalam format PDF dan ebook yang banyak digunakan sebagai buku digital. Dengancara mengirim jurnal-jurnal pilihan PDF atau ebook keislaman dalam grup.26

3. Memberikan kata-kata mutiara atau video tausiyah.27

4. Menautkan link atau sumber kajian, baik yang membahas tentang materi kajian atau yang disampaikan oleh pemateri secara langsung.28

Di antara materi kajian hadisyang membahashal fiqih dalam kajian di

WhatsApp, salah satunya adalah hal-hal yang berhubungan dengan wanita

dalam beribadah, serta keutamaan-keutamaan lainnya seperti: Adab tentang waktu yang mustajab dalam berdo’a, hukum shalat jum’at bagi wanita, hukum wanita shalat tarawih di masjid, dan macam-macam lainnya yang disampaikan sesuai tema kajian sebagaimana yang terdapat dalam Al-Qur’an dan hadis.29

24 Wawancara dengan Rusli Adi Putra dan Diti meidifa, Mahasiswa/i PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, 02 Februari 2020

25 Wawancara dengan Mirawati dan Ruhmina Ulfa, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, Februari-Mei 2020

26 Wawancara dengan Mulyanah Asih, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, 01 Januari 2020

27 Wawancara dengan Mirawati, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, 01 Februari 2020

28 Wawancara dengan Eva Dianidah, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, 01 Januari 2020

29 Wawancara dengan Mulyanah Asih, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, 01 Januari 2020

Berikut salah satu contoh materi kajian Islam:

Gambar 4.2 Materi Kajian Islam

Gambar 4.2 di atas merupakan tangkapan layar dari materi kajian Islam yang bersumber dari hadis dan membahas tentang keutamaan shalat bagi wanita di rumahnya. Kajian dilakukan setiap hari jum’at melalui chat grup dan terkadang disertai dengan PDF atau Ebook yang sesuai dengan materi kajian. Kajian disampaikan oleh ustadzah secara terbuka dengan menyertakan sumber referensi yang berasal dari Al-Qur’an dan hadis tanpa mencamtukan derajat hadis yang digunakan.Serta pelajaran yang dapat diambil dalam Al-Qur’an dan hadis yang digunakan sesuai dengan tema yang dibahas. Kajian dalam grup WhatsAppberlangsung dengan membuka sesi tanya jawab setelah kajian diberikan. 30

30 Wawancara dengan Mulyanah Asih, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, 01 Januari 2020

56

Dalam bidang Akhlak, Informasi yang didapatkan dalam grup kajian

WhatsApp meskipun membahas tentang fiqih, tetapi juga diiringi dengan

nasihat-nasihat lainnya yang berhubungan dengan akhlak tasawuf, seperti: keutamaan-keutamaan dalam Islam, keutamaan menahan amarah dan memaafkan sesama, keutamaan bulan ramadhan serta amalan-amalannya, adab membaca Al-Qur’an, adab kepada orangtua, adab menggunakan sandal di area perkuburan, Muhasabah diri, dan lain-lain.”31

Jika diibaratkan fiqih merupakan wujud peribadatan yang menjadi sebuah cangkang yang melapisi tubuh dan akhlak merupakan isi atau esensi dari tubuh tersebut, sehingga jika membicarakan tentang fiqih atau peribadatan seorang hamba tidak dapat terlepas dari esensi jiwa manusia itu sendiri yang terbentuk dalam amaliah/perbuatan manusia. Maka, erat kaitannya kajian fiqih perlu disanding dengan pemahaman terhadap akhlak sebagai esensi dalam beribadah kepada Allah SWT.yang perlu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kajian Akhlak menjadi salah satu sorotan bagi para remaja akhir atau dewasa awal untuk memulai langkah baru.Kajian materi Islam yang membahas tentang akhlak/sosial dalam grup WhatsApp, menurut informan penelitian,merupakan sesuatu yang dibutuhkan seiring dengan perkembangan manusia, yakni demi mencapai peningkatan dan kesempurnaan pribadinya, yaitu adalah “Hakikat dirinya sebagai seorang wanita, baik yang berhubungan dengan cinta/hub, memilih suami yang baik (ikhtiyari zauj), warna-warni kehidupan, dan persoalan hidup lainnya sesuai dengan kebutuhannya diusianya saat ini.”32

Pernyataan tersebut sesuai dengan perkembangan jiwa beragama menurut Zakiyah Darajat, bahwa pertumbuhan dan perkembangan fisik mempengaruhi perkembangan dan kecerdasan dalam berpikir, begitupula di

31 Wawancara dengan Mulyanah Asih, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, 01 Januari 2020

32 Wawancara dengan Nada Bikriyah, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang 02 Februari 2020

dalam menanggapi berbagai permasalahan dan tantangan yang terjadi di lingkungan masyarakat, yang menimbulkam suatu kegelisahan dan munculnya pergolakan. Pergolakan tersebut menunjukkan kesadaran umat Islam akan kepribadiannya sebagai muslim untuk berkesesuaian dengan ajaran Islam. Terdapat rasa kebanggaan umat terhadap agamanya serta menerapkan ajaran-ajarannya dalam realitas kehidupan.

Adapun kajian yang diikuiti oleh salah seorang informan membahas mengenai Al-quran dan hadis, membaca satu ayat, nasihat-nasihat, cerita-cerita kejadian Islam, tentang kehidupan, tentang sifat wanita, seperti bagaimana menjadi istri yang baik, dan sebagainya.Kajian tersebut disampaikan seminggu sekali setiap hari Jum’at melalui chat grup dengan melakukan feedback atau tanya jawab. Di sisi lain, yang menarik dari grup tersebutadalah bahwa kajian yang diikutinya tidak hanya berlangsung di grup melainkan juga dapat melakukan sharing di dunia nyata. Dengan demikian, dampak positif lainnya yang didapatkan melalui pemanfaatan media sosial

WhatsApp yang diikuti adalah memperluas relasi di kehidupan sosial.33

Berikut ini adalah salah satu contoh materi kajian yang membahas tentang fenomena yang terjadi saat ini yaitu, sebagai berikut.

33 Wawancara dengan Nada Bikriyah, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang 02 Februari 2020

58

Gambar 4.3 Materi Kajian Islam

Gambar 4.3 di atas membahas mengenai protokol bersin yang berhubungan dengan peristiwa kehidupan yang sedang terjadi saat ini, yang dikenal dengan covid-19 atau virus corona.Yaitu penyebaran virus yang dapat berpindah dengan cepat/menular disebabkan melalui cairan dalam tubuh yang menyebar melalui kontak fisik atau benda yang terkena cairan tubuh yang berpositif terkena virus. Pada konteks ini materi tersebut menjelaskan hubungan protokol bersin yang terjadi saat ini dengan tatacara bersin yang baik yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw.yaitu dengan menutup mulut atau wajah saat bersin, namun dalam konteks di sini lebih membahas kepada peristiwa bersin dianggap sebagai ancaman bagi oranglain karena dikhawatirkan tertular dengan pandemi yang tersebar saat ini. Sebagaimana bersin pada zaman Jahiliyah dianggap sebagai pertandakesialanuntuk

oranglain.Materi tersebut disampaikan dengan menyertakan hadis-hadis lain dan sirah yang sesuai dengan tema kajian tersebut.34

Gambar 4.4 Materi Kajian Islam

Gambar 4.4 di atas menjelaskan tentang nasihat Rasulullah saw. kepada sahabat Mu’adz bin Jabal untuk selalu mengamalkan do’a di setiap penghujung shalat tanpa pernah meninggalkannya, serta adab dalam berdo’a yakni dengan merendahkan diri disertai dengan rasa takut kepada Sang Khalik.

Dalam praktiknya, kajian agama Islam yang dilaksanakan melalui media sosialWhatsApp memiliki kelebihan dan kekurangan di dalam pelaksanaannya.Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan salah satu informan, menyatakan bahwa, “Mengikuti kajian onlinemelalui media sosialWhatsApp memberi kemudahan di dalam menerima informasi yang berkaitan dengan ajaran Islam tanpa harus menghadiri kajian dalam suatu majlis.Selain itu, kajian yang dilaksanakan melalui WhatsApp tersebut tidak terikat dengan waktu, sehingga dapat dibaca kapan dan di mana saja.Namun,

34 Tangkapan layar materi kajian yang diikuti oleh Nada Bikriyah Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang 02 Februari 2020

60

Selain kemudahan yang dapat dirasakan dengan mengikuti kajian online

WhatsApp juga adanya kekurangan ataupun kendala yang dirasakan, yakni

adanya keterbatasan dalam berinteraksi serta pembahasan yang kurang mendalam yang tidak sepenuhnya memberi kepuasan bagi audiensi dalam menyimak materi yang disampaikan, sehingga materi yang disampaikan terasa menggantung.”35

Hal yang serupa juga disampaikan oleh informan lainnya, “Kekurangan dalam mengikuti kajian Islam media sosialWhatsApp ialah serba terbatas dalam memahami penjelasan yang disampaikan oleh narasumber serta keterbatasan sebagai peserta dalam sesi bertanya. Di samping itu, keterlambatan dalam mengikuti kajian menyebabkan kehilangan kesempatan dalam sesi tanya jawab. Namun, dari sisi positifnya peserta dapat lebih bebas menyampaikan pendapat dan bertukar pikiran serta membaca kajian kapan saja serta ilmu atau informasi yang diterima telah tercatat secara otomatis dalam Android”.36

Dengan demikian, berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan informan, peneliti menemukan kelebihan dan kekurangan dalam mengikuti kajian Islam melalui media sosial WhatsApp.Kelebihan dalam mengikuti kajian Islam melalui media sosial WhatsAppadalah sebagai berikut.

1. Kemudahan dalam mengikuti kajian kapan dan di mana saja. 2. Hemat waktu, tenaga dan biaya.

3. Kebebasan dalam menyampaikan pendapat.

Adapun kekurangan dalam mengikuti kajian Islam melalui media sosial

WhatsApp adalah sebagai berikut.

1. Keterbatasan dalam berinteraksi. 2. Pembahasan yang kurang mendalam. 3. Membutuhkan kuota internet.

35 Wawancara dengan Ruhmina Ulfa, Mahasiswi PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang, 12 Mei 2020

36 Wawancara dengan Muhammad Sofyan dan Eva Dianidah, Mahasiswa/i PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Angkatan Tahun 2015, Tangerang Februari-Mei 2020

E. Analisis Relevansi Pemanfaatan Media Sosial WhatsApp dalam

Dokumen terkait