• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Uji Koefisien Determinasi ( Uji R )

Dalam dokumen JURNAL EKONOMI DAN BISNIS (Halaman 52-55)

X4 : Jumlah anggota keluarga (orang) X 5 : Luas bangunan rumah (m 2 )

TRIPLE HELIX SEBAGAI PINTU GERBANG PERGURUAN TINGGI MENUJU KECERMELANGAN

3. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Uji Koefisien Determinasi ( Uji R )

Uji determinasi bertujuan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model, yaitu variasi variabel bebas dalam menerangkan variasi variabel terikatnya. Nilai koefisien

deterninasi (R2) yang diperoleh dalam penelitian ini sebesar 0.789 atau 78,09% yang

menunjukkan kemampuan variabel Gaya Kepemimpinan, Motivasi, dan Disiplin Kerja dalam menjelaskan variasi yang terjadi pada Kinerja 78,9%, sedangkan sisanya sebesar 21,1% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model.

Uji Serempak (Uji F)

Untuk menguji hipotesis ini digunakan statistik F dengan kriteria pengambilan keputusan jika nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel , maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dari hasil

penelitian ini didapat bahwa Fhitung = 68,536 dan Ftabel = 3,17, Fhitung lebih besar dari Ftabel dan

nilai signifikan adalah 0.000 lebih kecil dari nilai alpha 0.05. Keputusan yang diambil adalah H0

ditolak dan H1 diterima. Diterimanya hipotesis alternatif menunjukkan variabel bebas X1, X2,

dan X3 mampu menjelaskan keragaman dari variabel terikat (Y) atau dengan kata lain Gaya

Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin Kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja pegawai di kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Uji Parsial (Uji t)

Untuk menguji hipotesis pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi, dan Disiplin Kerja secara parsial dilakukan uji terhadap kinerja. Pengujian ini dilakukan dua arah, menggunakan tingkat signifikansi alpha 5% dan derajat bebas (n-k-1).

Pengujian hipotesis dilakukan dengan membandingkan antara nilai thitung dengan nilai

ttabel dengan kriteria keputusan adalah :

Jika thitung < ttabel H0 diterima atau H1 ditolak

Jika thitung > ttabel H0 ditolak atau H1 diterima

Hasil pengujian dari data penelitian menunjukkan bahwa nilai konstanta

adalah sebesar 4.070 dan nilai koefisien masing-masing variabel adalah sebesar -0.053 untuk X1,

sebesar 0,028 untuk X2, sebesar 0.726 untuk X3. Maka model regresi untuk penelitian ini adalah

sebagai berikut :

Y = 4.070 - 0,053X1 + 0.028X2 + 0.726X3

Dimana :

Y = Kinerja Pegawai ; X1 = Gaya Kepemimpinan

X2 = Motivasi; X3 = Disiplin Kerja

Dari hasil pengujian data penelitian menunjukkan bahwa koefisien variabel Gaya Kepemimpinan sebesar -0,053 yang berarti bahwa nilai variabel Gaya Kepemimpinan naik 1% maka Kinerja akan turun sebesar 0,053 dengan menganggap nilai variabel lain konstan. Nilai thitung Gaya Kepemimpinan sebesar -0,417 lebih kecil dari nilai ttabel sebesar 2,92 yang berarti H0

diterima yaitu bahwa Gaya Kepemimpinan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai di kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Koefisien Variabel Motivasi sebesar 0,028 berarti bahwa jika Motivasi naik 1% maka Kinerja pegawai akan naik sebesar 0,028 dengan menganggap nilai variabel lain konstan. Nilai thitung Motivasi sebesar 0,254 lebih kecil dari 2,92 yang berarti H0 diterima yaitubahwa Motivasi

Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Koefisien Variabel Disiplin Kerja sebesar 0,726 berarti bahwa jika Disiplin Kerja naik 1% maka Kinerja pegawai akan naik sebesar 0,726 dengan menganggap nilai variabel lain konstan. Nilai thitung Disiplin Kerja sebesar 8,461 lebih besar dari 2,92 yang berarti H0 diterima

yaitubahwa Disiplin Kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai di

kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

4. KESIMPULAN DAN SARAN

Dari hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel independen (bebas) yaitu Gaya

Kepemimpinan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen (Kinerja) di Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

2. Hasil pengujian menunjukkan variabel independen (bebas) yaitu Motivasi tidak

berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen (Kinerja) di Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

3. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel Disiplin Kerja berpengaruh signifikan

terhadap Kinerja pegawai di Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

4. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel Gaya Kepemimpinan, Motivasi, dan

Disiplin Kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja pegawai pada Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Sebagai implikasi dari hasil penelitian ini, peneliti mengemukakan saran-saran sebagai berikut :

1. Bagi para pimpinan Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan

Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebaiknya berusaha selalu menjaga dan meningkatkan Gaya Kepemimpinan serta selalu berusaha meningkatkan pemberian Motivasi kepada para pegawainya.

2. Bagi Peneliti Berikutnya.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi terhadap Disiplin Kerja Pegawai Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebesar 78,9% menunjukkan selain Gaya Kepemimpinan dan Motivasi masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi Disiplin Kerja Pegawai Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sedangkan Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi terhadap Kinerja Pegawai Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebesar 21,2% menunjukkan selain Gaya Kepemimpinan dan Motivasi masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi Disiplin Kerja Pegawai Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan

Republik Indonesia. Oleh karena itu bagi peneliti berikutnya sebaiknya meneliti faktor- faktor lain di luar model penelitian ini.

DAFTAR PUSTAKA

As Ad. 1987. Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara. Arikunto Suharsimi. 2003. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar Saifuddin. 1992. Reliabelitas dan Validitas seri Pengukuran Psikologi. Yogyakarta: Sigma Alfha.

Buhler, Patricia, 2004, Alpha Teach Yourself Management Skills, Edisi Pertama, diterjemahkan oleh

Sugeng Haryanto, Sukono Mukidi, dan M. Rudi Atmoko, Jakarta: Prenada.

Davis, Keith., 2002. Fundamental Organization Behavior, Diterjemahkan Agus Dharma, Jakarta:

Erlangga

Dessler, Gary., 1992, Manajemen Sumber-daya Manusia, Jakarta: Prenhallindo

Cohran. 1991. Teknik Penarikan Sampel. Jakarta: Universitas Indonesia.

Fattah, Nanang. 2000. Landasan Manajemen Pendidikan, bandung ; PT Remaja Rosdakarya

Gibson, James L., Invancevich, John M., dan Donnelly, Jame H. Jr., 1996. Organisasi, alih bahasa

Ir. Nunuk Ardiani, MM. Jakarta: Bina Aksara.

Handoko, T Hani, 2001. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE

UGM.

Hamzah, 2008. Teori Motivasi dan Pengukurannya : Analisis Di Bidang Pendidikan. Cetaan

Ketiga. Jakarta : Bumi Aksara.

Handoko, Hani., 1997. Manajemen, BPFE, Yogyakarta.

Maryoto, Susilo, 2000, Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE UGM.

Salusu, J. 2000. Pengambilan Keputusan Sitrategik Jakarta: Grasindo.

Santoso, Singgih. 2002. SPSS Versi 16 Mengolah Data Statistik Secara Frofesional: Jakarta: Gramedia.

Siagian Sondang P. 1994. Teori dan Praktik Kepemimpinan. Jakarta: Rineka Cipta.

Sedarmayanti. 2001. SDM dan Produktivitas Kerja. Bandung: Mandar Maju.

Sutarto. 2001.Dasar-Dasar Kepemimpinan Administrasi, Yokyakarta : Ghalia Indonesia

Sudjana. 1992. Metode Statistik. Bandung Tarsito

Thamrin Abdullah, Hubungan Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja dan Kemampuan Manajerial atasan dengan Kepuasan Kerja Pegawai di Universitas Negeri Jakarta

Timpe, A Dale. 1993. Kinerja. Terjemahan Sofyan Cikmat Jakarta: PT. Gramedia Asri Media. Tomatala Yakob, 1997. Kepemimpinan yang dinamis. Malang ; Gandum Mas

JURNAL EKONOMI DAN BISNIS NOMMENSEN

Tulisan merupakan karya asli dan tidak melanggar hak cipta (copyright) dan belum

pernah diterbitkan serta tidak dikirimkan pada waktu yang bersamaan kepada penerbit lain. Hak cipta berbentuk cetak , elektronik dan bentuk lainnya dipegang oleh Jurnal Ekonomi dan Bisnis Nommensen. Maka penulis perlu menulis pengalihan hak cipta dengan mengisi dan

menandatangani pernyataan Pengalihan Hak Cipta dan diserahkan bersamaan dengan

penyerahan tulisan. Setelah tulisan telah melewati proses penyutingan dan diterima, penulis

mengirimkan berkas Pernyataan Pengalihan Hak Cipta dalam bentuk hardcopy asli ke alamat

redaksi Jurnal Ekonomi dan Bisnis Nommensen.

Dalam dokumen JURNAL EKONOMI DAN BISNIS (Halaman 52-55)

Dokumen terkait