X4 : Jumlah anggota keluarga (orang) X 5 : Luas bangunan rumah (m 2 )
TRIPLE HELIX SEBAGAI PINTU GERBANG PERGURUAN TINGGI MENUJU KECERMELANGAN
3. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Uji Koefisien Determinasi ( Uji R )
Uji determinasi bertujuan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model, yaitu variasi variabel bebas dalam menerangkan variasi variabel terikatnya. Nilai koefisien
deterninasi (R2) yang diperoleh dalam penelitian ini sebesar 0.789 atau 78,09% yang
menunjukkan kemampuan variabel Gaya Kepemimpinan, Motivasi, dan Disiplin Kerja dalam menjelaskan variasi yang terjadi pada Kinerja 78,9%, sedangkan sisanya sebesar 21,1% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model.
Uji Serempak (Uji F)
Untuk menguji hipotesis ini digunakan statistik F dengan kriteria pengambilan keputusan jika nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel , maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dari hasil
penelitian ini didapat bahwa Fhitung = 68,536 dan Ftabel = 3,17, Fhitung lebih besar dari Ftabel dan
nilai signifikan adalah 0.000 lebih kecil dari nilai alpha 0.05. Keputusan yang diambil adalah H0
ditolak dan H1 diterima. Diterimanya hipotesis alternatif menunjukkan variabel bebas X1, X2,
dan X3 mampu menjelaskan keragaman dari variabel terikat (Y) atau dengan kata lain Gaya
Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin Kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja pegawai di kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Uji Parsial (Uji t)
Untuk menguji hipotesis pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi, dan Disiplin Kerja secara parsial dilakukan uji terhadap kinerja. Pengujian ini dilakukan dua arah, menggunakan tingkat signifikansi alpha 5% dan derajat bebas (n-k-1).
Pengujian hipotesis dilakukan dengan membandingkan antara nilai thitung dengan nilai
ttabel dengan kriteria keputusan adalah :
Jika thitung < ttabel H0 diterima atau H1 ditolak
Jika thitung > ttabel H0 ditolak atau H1 diterima
Hasil pengujian dari data penelitian menunjukkan bahwa nilai konstanta
adalah sebesar 4.070 dan nilai koefisien masing-masing variabel adalah sebesar -0.053 untuk X1,
sebesar 0,028 untuk X2, sebesar 0.726 untuk X3. Maka model regresi untuk penelitian ini adalah
sebagai berikut :
Y = 4.070 - 0,053X1 + 0.028X2 + 0.726X3
Dimana :
Y = Kinerja Pegawai ; X1 = Gaya Kepemimpinan
X2 = Motivasi; X3 = Disiplin Kerja
Dari hasil pengujian data penelitian menunjukkan bahwa koefisien variabel Gaya Kepemimpinan sebesar -0,053 yang berarti bahwa nilai variabel Gaya Kepemimpinan naik 1% maka Kinerja akan turun sebesar 0,053 dengan menganggap nilai variabel lain konstan. Nilai thitung Gaya Kepemimpinan sebesar -0,417 lebih kecil dari nilai ttabel sebesar 2,92 yang berarti H0
diterima yaitu bahwa Gaya Kepemimpinan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai di kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Koefisien Variabel Motivasi sebesar 0,028 berarti bahwa jika Motivasi naik 1% maka Kinerja pegawai akan naik sebesar 0,028 dengan menganggap nilai variabel lain konstan. Nilai thitung Motivasi sebesar 0,254 lebih kecil dari 2,92 yang berarti H0 diterima yaitubahwa Motivasi
Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Koefisien Variabel Disiplin Kerja sebesar 0,726 berarti bahwa jika Disiplin Kerja naik 1% maka Kinerja pegawai akan naik sebesar 0,726 dengan menganggap nilai variabel lain konstan. Nilai thitung Disiplin Kerja sebesar 8,461 lebih besar dari 2,92 yang berarti H0 diterima
yaitubahwa Disiplin Kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai di
kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
4. KESIMPULAN DAN SARAN
Dari hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel independen (bebas) yaitu Gaya
Kepemimpinan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen (Kinerja) di Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
2. Hasil pengujian menunjukkan variabel independen (bebas) yaitu Motivasi tidak
berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen (Kinerja) di Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
3. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel Disiplin Kerja berpengaruh signifikan
terhadap Kinerja pegawai di Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
4. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel Gaya Kepemimpinan, Motivasi, dan
Disiplin Kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja pegawai pada Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sebagai implikasi dari hasil penelitian ini, peneliti mengemukakan saran-saran sebagai berikut :
1. Bagi para pimpinan Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan
Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebaiknya berusaha selalu menjaga dan meningkatkan Gaya Kepemimpinan serta selalu berusaha meningkatkan pemberian Motivasi kepada para pegawainya.
2. Bagi Peneliti Berikutnya.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi terhadap Disiplin Kerja Pegawai Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebesar 78,9% menunjukkan selain Gaya Kepemimpinan dan Motivasi masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi Disiplin Kerja Pegawai Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sedangkan Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi terhadap Kinerja Pegawai Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebesar 21,2% menunjukkan selain Gaya Kepemimpinan dan Motivasi masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi Disiplin Kerja Pegawai Kantor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BTKL-PPM) Kelas I Medan Kementerian Kesehatan
Republik Indonesia. Oleh karena itu bagi peneliti berikutnya sebaiknya meneliti faktor- faktor lain di luar model penelitian ini.
DAFTAR PUSTAKA
As Ad. 1987. Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara. Arikunto Suharsimi. 2003. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar Saifuddin. 1992. Reliabelitas dan Validitas seri Pengukuran Psikologi. Yogyakarta: Sigma Alfha.
Buhler, Patricia, 2004, Alpha Teach Yourself Management Skills, Edisi Pertama, diterjemahkan oleh
Sugeng Haryanto, Sukono Mukidi, dan M. Rudi Atmoko, Jakarta: Prenada.
Davis, Keith., 2002. Fundamental Organization Behavior, Diterjemahkan Agus Dharma, Jakarta:
Erlangga
Dessler, Gary., 1992, Manajemen Sumber-daya Manusia, Jakarta: Prenhallindo
Cohran. 1991. Teknik Penarikan Sampel. Jakarta: Universitas Indonesia.
Fattah, Nanang. 2000. Landasan Manajemen Pendidikan, bandung ; PT Remaja Rosdakarya
Gibson, James L., Invancevich, John M., dan Donnelly, Jame H. Jr., 1996. Organisasi, alih bahasa
Ir. Nunuk Ardiani, MM. Jakarta: Bina Aksara.
Handoko, T Hani, 2001. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE
UGM.
Hamzah, 2008. Teori Motivasi dan Pengukurannya : Analisis Di Bidang Pendidikan. Cetaan
Ketiga. Jakarta : Bumi Aksara.
Handoko, Hani., 1997. Manajemen, BPFE, Yogyakarta.
Maryoto, Susilo, 2000, Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE UGM.
Salusu, J. 2000. Pengambilan Keputusan Sitrategik Jakarta: Grasindo.
Santoso, Singgih. 2002. SPSS Versi 16 Mengolah Data Statistik Secara Frofesional: Jakarta: Gramedia.
Siagian Sondang P. 1994. Teori dan Praktik Kepemimpinan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sedarmayanti. 2001. SDM dan Produktivitas Kerja. Bandung: Mandar Maju.
Sutarto. 2001.Dasar-Dasar Kepemimpinan Administrasi, Yokyakarta : Ghalia Indonesia
Sudjana. 1992. Metode Statistik. Bandung Tarsito
Thamrin Abdullah, Hubungan Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja dan Kemampuan Manajerial atasan dengan Kepuasan Kerja Pegawai di Universitas Negeri Jakarta
Timpe, A Dale. 1993. Kinerja. Terjemahan Sofyan Cikmat Jakarta: PT. Gramedia Asri Media. Tomatala Yakob, 1997. Kepemimpinan yang dinamis. Malang ; Gandum Mas
JURNAL EKONOMI DAN BISNIS NOMMENSEN
Tulisan merupakan karya asli dan tidak melanggar hak cipta (copyright) dan belum
pernah diterbitkan serta tidak dikirimkan pada waktu yang bersamaan kepada penerbit lain. Hak cipta berbentuk cetak , elektronik dan bentuk lainnya dipegang oleh Jurnal Ekonomi dan Bisnis Nommensen. Maka penulis perlu menulis pengalihan hak cipta dengan mengisi dan
menandatangani pernyataan Pengalihan Hak Cipta dan diserahkan bersamaan dengan
penyerahan tulisan. Setelah tulisan telah melewati proses penyutingan dan diterima, penulis
mengirimkan berkas Pernyataan Pengalihan Hak Cipta dalam bentuk hardcopy asli ke alamat
redaksi Jurnal Ekonomi dan Bisnis Nommensen.