BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAAN
4.1. Hasil Penelitian
Hasil penelitian ini terdiri dari proses penelitian tindakan kelas siklus I dan siklus II, hasil motivasi belajar siklus I dan siklus II, serta hasil prestasi belajar siswa siklus I dan siklus II.
4.1.1 Proses Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Proses penelitian tindakan kelas ini menjelaskan, pra siklus yang terdiri dari uji coba soal, siklus I dan siklus II yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.
4.1.1.1Prasiklus
Pra siklus dilakukan pada siswa kelas IV B tahun ajaran 2015/2016 SD Negeri Tlacap yang berjumlah 18 siswa. Pra siklus dilaksanakan pada tanggal 1 dan 7 Oktober 2015. Peneliti melakukan observasi di kelas IV B pada saat pembelajaran sedang berlangsung. Data motivasi yang diperoleh peneliti pada saat observasi adalah sebagai berikut:
Tabel 4.1 Data Kondisi Awal Observasi Motivasi Siswa
No Nama Indikator Capaian
1 2 3 4 5 6 Skor Kategori
1. Elsa 9 11 6 7 12 7 52 Rendah
2. Elsa 10 11 7 9 12 7 56 Rendah
Menurut Uno (2007: 23) indikator motivasi belajar diklasifikasikan menjadi 6 indikator sebagai berikut: 1) hasrat dan keinginan berhasil, 2) dorongan dan kebutuhan dalam belajar, 3) adanya harapan dan cita-cita masa depan, 4) adanya penghargaan dalam pembelajaran, 5) kegiatan menarik, 6) lingkungan belajar kondusif. Berdasarkan tabel 4.1 dapat diketahui observasi motivasi belajar pada indikator 1 diperoleh skor 9 dan 10, indikator 2 diperoleh skor 11 dan 11, indikator 6 dan 7, indikator 4 diperoleh skor 7 dan 9, indikator 5 diperoleh skor 12 dan 12, dan indikator 6 diperoleh skor 7 dan 7. Hasil rata-rata observasi pada kondisi awal diperoleh rata-rata skor sebesar 54 (rendah).
Tabel 4.2 Data Kondisi Awal Kuesioner Motivasi Belajar Siswa
No Nama Indikator Capaian
1 2 3 4 5 6 Skor Kategori 1. AA 9 11 6 6 10 8 50 Rendah 2. MAS 7 8 6 7 12 8 48 Rendah 3. RAS 10 9 6 6 10 8 49 Rendah 4. ASB 14 12 8 9 12 10 65 Sedang 5. DNM 13 12 9 9 12 11 66 Tinggi 6. DPS 10 7 8 8 8 9 50 Rendah 7. DPN 10 8 7 5 8 8 46 Rendah 8. FMPN 15 13 8 9 12 13 70 Tinggi 9. FGR 8 8 6 7 12 8 49 Rendah 10. GL 9 9 6 6 12 9 51 Rendah 11. KIP 13 14 7 9 12 11 66 Tinggi 12. MANH 10 8 7 7 12 8 52 Rendah 13. ONR 8 10 5 7 11 9 50 Rendah 14. RS 15 12 6 7 12 13 65 Sedang 15. RNLI 11 8 6 7 12 8 52 Rendah 16. DAE 9 8 6 7 11 9 50 Rendah 17. AFZ 14 11 9 9 12 11 66 Tinggi 18. ADK 7 10 5 6 10 8 46 Rendah Jumlah 989 - Rata-rata 54,94 Rendah
Hasil perhitungan kuesioner kondisi awal diperoleh rata-rata skor sebesar 54,94 (rendah).
Tabel 4.3 Data Hasil Rata-rata Kondisi Awal Motivasi Belajar Siswa
Variabel Instrumen Hasil
Motivasi Lembar observasi 54
Kuesioner 54,94
Rata-rata 54,47
Hasil perhitungan siswa diperoleh dengan menghitung lembar observasi dan kuesioner. Dapat diperoleh rata-rata motivasi siswa kondisi awal sebesar 54,47 (rendah).
Daftar nilai mata pelajaran IPA kelas IV B pada semester 1, tahun ajaran 2014/2015 Kompetensi Dasar: 3.7 Mendeskripsikan hubungan antara sumber daya alam dengan lingkungan, teknologi, dan masyarakat.
Tabel 4.4 Daftar Nilai Kondisi Awal
No Nama Siswa Nilai Keterangan
1 ANG 42,5 Tidak Tuntas
2 TGR 50 Tidak Tuntas
3 BBW 52,5 Tidak Tuntas
4 APR 75 Tuntas
5 ASG 82,5 Tuntas
6 ANF 50 Tidak Tuntas
7 DA 70 Tuntas 8 AF 42,5 Tidak Tuntas 9 BA 85 Tuntas 10 AP 60 Tidak Tuntas 11 DADW 80 Tuntas 12 FSN 42,5 Tidak Tuntas 13 IM 70 Tuntas 14 LNA 80 Tuntas
15 LAA 60 Tidak Tuntas
16 RK 40 Tidak Tuntas
17 SRM 67,5 Tuntas
18 SW 70 Tidak Tuntas
20 NNL 40 Tuntas
21 AL 72,5 Tuntas
22 ANF 65 Tidak Tuntas
23 ARY 32,5 Tuntas
Jumlah 1397,5
Rata-rata 60,76 Tidak Tuntas
Jumlah Siswa Mencapai KKM 12 Siswa 52,17% Jumlah Siswa Belum Mencapai KKM 11 Siswa 47,83%
Data tersebut menunjukkan kondisi awal nilai rata-rata siswa adalah 60,76. Dari hasil perhitungan, ada 12 siswa yang sudah mencapai nilai KKM dengan persentase sebesar 52,17% dan 11 siswa yang belum mencapai nilai KKM dengan persentase sebesar 47,83%. Berdasarkan data tersebut, menunjukkan bahwa rata-rata kelas belum mencapai nilai KKM, selain itu masih banyak siswa yang belum mencapai nilai KKM.
Tabel 4.5 Data Keseluruhan
No Variabel Indikator Jumlah
1. Motivasi Rata-rata motivasi 54,47 2. Prestasi
Belajar
Rata-rata nilai ulangan 60,76 Persentase jumlah siswa
yang mencapai nilai KKM (62,7)
52,17%
Hasil data motivasi yang diperoleh melalui observasi dan kuesioner yang dibagikan kepada siswa menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa rendah, sehingga berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, peneliti memberikan solusi untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran berbasis IT.
4.1.1.2Siklus I
Siklus I dilaksanakan dalam dua kali pertemuan yaitu pada hari Sabtu, 17 Oktober 2015 dan Selasa, 20 Oktober 2015. Pada siklus I siswa mempelajari materi tentang jenis-jenis menurut ketersediannya di alam.
4.1.1.2.1 Perencanaan
Sebelum melaksanakan penelitian tindakan kelas pada siklus I, peneliti terlebih dahulu menyiapkan perangkat pembelajaran berupa silabus, RPP, LKS, bahan ajar, dan soal evaluasi. Peneliti juga menyusun lembar pengamatan motivasi siswa yang diisi oleh pengamat pada setiap pertemuan, dan kuesioner motivasi siswa yang diisi siswa pada akhir siklus I.
4.1.1.2.2 Pelaksanaan 4.1.1.2.2.1Pertemuan I
Pertemuan I dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Oktober 2015 pukul 07.00 –
08.45. Pada pertemuan ini peneliti dibantu oleh 2 teman yang bertugas mengamati motivasi siswa dan mendokumentasikan saat penelitian, serta guru kelas IV B sebagai pengamat motivasi siswa. Kegiatan awal, pertemuan I ini guru mengawali pembelajaran dengan memberikan salam pembuka, berdoa bersama yang dipimpin oleh salah satu siswa dan guru melakukan presensi. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari. Guru memberikan semangat kepada siswa dengan menyanyi
lagu “Sumber Daya Alam” gubahan lagu “Doraemon”.
Kegiatan inti, Guru menggali pengetahuan siswa dengan bertanya jawab
seputar sumber daya alam,“Apakah di lingkungan tempat tinggalmu terdapat
tempat tinggalmu?”. Guru menampilkan gambar dan menjelaskan berbagai sumber
daya alam yang meliputi sumber daya alam yang kekal, sumber daya alam yang dapat diperbaharui, dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Setelah guru selesai menjelaskan materi guru membagikan LKS kepada siswa. Guru memberi pengarahan kepada siswa sebelum mengerjakan LKS. Selanjutnya, guru meminta siswa untuk mencari kata yang berhubungan dengan sumber daya alam, kemudian mengelompokkan kata berdasarkan sumber daya alam yang kekal, sumber daya alam yang dapat diperbaharui, dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Siswa diberi waktu 10 menit untuk mengerjakan tersebut. Pada saat siswa mengerjakan soal, guru berkeliling untuk melihat pekerjaan siswa dan membantu siswa yang mengalami kesulitan. Setelah semua siswa selesai mengerjakan tugas, siswa dan guru membahas hasil jawaban. Setelah selesai membahas hasil jawaban, guru menggali pengetahuan siswa dengan bertanya jawab
tentang proses pembuatan teh yang menggunakan teknologi, “Apakah pagi ini kalian minum teh”, “Menurut kalian, di manakah teh ditanam?”, “Pekerjaan apa saja yang ada di ebun teh”, “Tahukah kamu tentang proses pembuatan teh?”.
Selanjutnya guru menampilkan video tentang proses pembuatan teh yang menggunakan teknologi. Pada saat siswa mengamati proses pembuatan guru berkeliling untuk memberi penjelasan tentang video tersebut. Guru meminta siswa untuk menuliskan laporan sederhana langkah-langkah pembuatan teh sesuai dengan video yang sudah diamati. Setelah selesai menulis laporan sederhana, guru menunjuk beberapa siswa untuk mempresentasikan langkah-langkah pembuatan teh di depan kelas.
Kegiatan akhir, siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan. Kemudian, guru meminta siswa untuk menuliskan refleksi yang terdapat pada LKS tentang kegiatan pembelajaran hari ini. Guru memberi informasi mengenai materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya. Pembelajaran diakhiri dengan salam penutup dan mempersilahkan siswa untuk istirahat.
4.1.1.2.2.2Pertemuan 2
Pertemuan 2 dilaksanakan pada hari Selasa, 20 Oktober 2015 pukul 07.00-08.45. Pada pertemuan ini peneliti akan membahsa materi jenis-jenis sumber daya alam hayati dan sumber daya alam non hayati dan. Selama kegiatan penelitian peneliti dibantu oleh 2 teman yang bertugas untuk mengamati siswa dan mendokumentasikan saat penelitian, serta guru kelas IV B sebagai pengamat motivasi siswa. Kegiatan awal, guru mengawali pembelajaran dengan memberikan salam pembuka, berdoa bersama yang dipimpin oleh salah satu siswa dan guru melakukan presensi. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari. Guru memberikan semangat kepada siswa dengan menari, sesuai video yang ditayangkan.
Kegiatan inti, meminta siswa untuk memperhatikan meja, kursi, dan lemari yang berada di kelas. Pada saat itu guru mengajukan pertanyaan kepada
siswa,”Menurut kalian pekerjaan apa yang bertugas membuat meja, kursi, dan
lemari?”,“Berasal dari manakah bahan dasar untuk membuatnya?”. Dengan
bimbingan guru siswa menjawab pertanyaan yang diajukan. Kegiatan selanjutnya, guru membagi siswa menjadi 5 kelompok. Guru membagikan LKS dan memberi
pengarahan kepada siswa. Bersama teman sekelompoknya siswa diminta untuk mengamati gambar yang ada di LKS, kemudia siswa mendiskusikan tugas para pekerja yang terdapat pada gambar tersebut. Pada saat siswa mengerjakan tugas, guru berkeliling untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan. Setelah selesai mengerjakan tugas, guru menunjuk perwakilah salah satu siswa untuk membacakan hasil diskusinya dan dibahas secara bersama-sama. Guru menampilkan video proses pembuatan radio dan speaker yang terbuat dari bambu.
Setelah selesai mengamati video siswa mengerjakan tugas untuk menyususn cerita pendek tentang proses pembuatan barang elektronik dari bambu berdasarkan video yang sudah diamati. Kemudian, salah satu membacakan cerita pendek yang telah dibuatnya. Setelah selesai membahas seputar cerita yang telah dibuat siswa, guru mengajukan pertanyaan kepada siswa tentang sumber daya alam hayati dan
sumber daya alam non hayati, “Apa itu sumber daya alam hayati dan sumber daya alam non hayati?” “Apa yang kalian ketahui tentang sumber daya alam hayai dan
sumber daya non hayati?”. Setelah itu guru memberikan penjelasan tentang sumber
daya alam hayati dan sumber daya alam non hayati, kemudian guru memberikan contoh sumber daya alah hayati dan sumber daya alam non hayati dengan menampilakan gambar pada layar proyektor. Kegiatan selanjutnya siswa bersama kelompok mendiskusikan manfaat sumber daya alam pada benda-benda yang terdapa pada LKS. Selesai berdiskusi siswa diminta untuk membaca teks bacaan tentang tiga jenis sumber daya alam. Setelah itu, siswa menyusun laporan sederhana dengan menulis jenis-jenis bahan dalam tabel piramida berdasarkan waku yang diperlukan untuk tersedianya bahan-bahan sumber daya alam yang terdapat pada
bacaan. Selama siswa mengerjakan laporan guru berkeliling untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan. Selesai mengerjakan laporan, guru menunjuk salah satu untuk membacakan hasil laporannya kemudian dibahas bersama-sama.
Kegiatan akhir, Siswa mengerjakan soal evaluasi yang berjumlah 25 soal pilihan ganda. Siswa mengerjakan soal secara individu. Setelah selesai jawaban dikumpulkan kepada guru. Setelah itu, siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan. Kemudian, guru meminta siswa untuk menuliskan refleksi yang terdapat pada LKS tentang kegiatan pembelajaran hari ini. Pada akhir pembelajaran guru membagikan kuesioner motivasi pada siswa. Pembelajaran diakhiri dengan salam penutup dan mempersilahkan siswa untuk istirahat.
4.1.1.2.3 Pengamatan (Observasi)
Pengamatan dalam penelitian ini dilakukan pada saat proses proses pembelajaran berlangsung yang dilakukan teman peneliti dan guru kelas IV B. Pengamatan dilakukan untuk mengamati proses pembelajaran apakah sudah sesuai atau tidak dengan rencana pembelajaran yang telah disusun. Selain itu, pengamatan dilakukan untuk mengamati motivasi belajar siswa. Observer mengamati motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran IPA melalui menggunakan media pembelajaran berbasis IT. Observer melakukan pengamatan dengan menggunakan lembar observasi motivasi belajar siswa.
Tabel 4.6 Data Capaian Motivasi Belajar Siswa Siklus I
No Nama Kondisi Awal Capaian Siklus 1
Skor Kategori Skor Kategori
1. AA 50 Rendah 63 Sedang
2. MAS 48 Rendah 65 Sedang
3. RAS 49 Rendah 78 Tinggi
4. ASB 65 Sedang 88 Tinggi
5. DNM 66 Tinggi 90 Tinggi 6. DPS 50 Rendah 79 Tinggi 7. DPN 46 Rendah 78 Tinggi 8. FMPN 70 Tinggi 91 Tinggi 9. FGR 49 Rendah 64 Sedang 10. GL 51 Rendah 80 Tinggi
11. KIP 66 Tinggi 85 Tinggi
12. MANH 52 Rendah 87 Tinggi
13. ONR 50 Rendah 63 Sedang
14. RS 65 Sedang 79 Tinggi
15. RNLI 52 Rendah 71 Tinggi
16. DAE 50 Rendah 77 Tinggi
17. AFZ 66 Tinggi 83 Tinggi
18. ADK 46 Rendah 61 Sedang
Jumlah 989 - 1382 -
Rata-rata 54,94 Rendah 76,77 Tinggi
Hasil perhitungan kuesioner pada kondisi awal diperoleh rata-rata skor motivasi belajar siswa sebesar 54,94 (rendah), kemudian setelah dilakukan penelitian tindakan kelas pada siklus I diperoleh rata-rata skor sebesar 76,77 (tinggi).
Tabel 4.7 Capaian Hasil Rata-Rata Motivasi Siswa Pada Siklus I
Variabel Instrumen Kondisi awal Siklus I
Skor Kategori Skor Kategori Motivasi Lembar observasi 54 Rendah 76,5 Tinggi
Kuesioner 54,94 Rendah 76,77 Tinggi
Hasil perhitungan siswa diperoleh dengan menghitung lembar observasi dan kuesioner. Dapat diperoleh rata-rata skor motivasi belajar siswa pada kondisiawal sebesar 54,47 (rendah), kemudian setelah dilakukan penelitian tindakan kelas pada siklus I diperoleh rata-rata skor sebesar 76,63 (tinggi).
Tabel 4.8 Data Prestasi Belajar Siswa Siklus I
No Nama Siswa Nilai Keterangan
1 AA 68 Tuntas
2 MAS 60 Tidak tuntas
3 RAS 52 Tidak tuntas
4 ASB 80 Tuntas 5 DNM 80 Tuntas 6 DPS 64 Tuntas 7 DPN 52 Tidak tuntas 8 FMPN 84 Tuntas 9 FGR 40 Tidak tuntas 10 GL 72 Tuntas
11 KIP 60 Tidak tuntas
12 MANH 84 Tuntas
13 ONR 44 Tidak tuntas
14 RS 80 Tuntas
15 RNLI 80 Tuntas
16 DAE 80 Tuntas
17 AFZ 100 Tuntas
18 ADK 40 Tidak tuntas
Jumlah 1220
Rata-rata 67,77 Tuntas
Jumlah Siswa Mencapai KKM (62,7) 61,11% Jumlah Siswa Belum Mencapai KKM 38,89%
Data tersebut menunjukkan hasil perhitungan prestasi belajar siswa pada siklus I dengan rata-rata nilai 67,77. Dari hasil perhitungan, ada 11 siswa yang sudah mencapai nilai KKM dengan persentase sebesar 61,11% dan 7 siswa yang belum mencapai nilai KKM dengan persentase sebesar 38,89%.
Tabel 4.9 Data Siklus I Secara Global
No Variabel Indikator Kondisi
awal Siklus I 1. Motivasi Belajar Rata-rata motivasi 54,47 76,63 2. Prestasi Belajar
Rata-rata nilai ulangan 60,76 67,77 Persentase jumlah siswa
yang mencapai nilai KKM (62,7)
52,17% 61,11%
Hasil data tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar siswa, sehingga berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Hasil motivasi belajar pada kondisi awal diperoleh rata-rata skor sebesar 54,47, kemudian pada siklus I meningkat menjadi 76,63. Hasil prestasi belajar siswa pada kondisi awal diperoleh rata-rata sebesar 60,76 dengan persentase ketuntasan sebesar 52,17%, kemudian pada siklus I meningkat menjadi 67,77 dengan persentase ketuntasan sebesar 61,11%.
4.1.1.2.4 Refleksi
Refleksi kegiatan pembelajaran pada sikus I dilakukan oleh peneliti, guru kelas IV B, dan observer. Kegiaan pembelajaran pada siklus I dengan menggunakan media pembelajaran berbasis IT pada mata pelajaran IPA berjalan sesuai perencanaan yang sudah disusun oleh peneliti. Penggunaan proyektor pada mengalami kendala, dikarenakan proyektor jarang dipakai sehingga saat akan digunakan gambar tidak jelas, setelah menunggu sekitar 5 menit gambar semakin terlihat jelas. Pada pertemuan kedua peneliti mengecek dan menyiapkan proyektor sebelum pembelajaran berlangsung. Pada pertemuan kedua ini guru mengajukan
pertanyaan yang salah contohnya, “Menurut kalian pekerjaan apa yang bertugas membuat meja, kursi, dan lemari?” seharusnya kalimat yang tepat adalah, “Coba
sebutkan pekerjaan apa yang menghasilkan perabot rumah tangga seperti meja,
kursi dan lemari?”. Pada pembelajaran siklus I siswa sudah menunjukkan
ketertarikan terhadap pembelajaran, meskipun masih ada siswa yang mengobrol dengan teman sebangkunya. Secara keseluruhan kegiatan pembelajaran siklus I berjalan dengan lancar siswa terlihat lebih memperhatikan saat guru menjelaskan dengan media IT.
Hasil observasi yang dilakuakan pada proses pembelajaran siklus I pada pertemuan I dan pertemuan II menunjukkan kategori (tinggi) dengan rata-rata skor motivasi sebesar 76,5. Sedangkan rata-rata skor motivasi yang dibagikan kepada siswa pada kategori (tinggi) dengan rata-rata skor motivasi sebesar 76,77. Hasil rata-rata untuk skor motivasi siklus I menunjukkan kategori (tinggi) dengan skor motivasi sebesar 76,63. Kriteria keberhasilan motivasi peneliti untuk siklus I menargetkan pencapaian sebesar 70. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa motivasi yang dimiliki siswa dalam mengikuti pembelajaran IPA mengaami peningkatan. Hasil rata-rata nilai tes evaluasi pada siklus I sebesar 67,77. Sedangakan kriteria akhir siklus I peneliti menargetkan pencapaian sebesar 70. Jumlah siswa yang mencapai KKM ada 11 siswa dengan persentase sebesar 61,11%. Sedangkan kriteria keberhasilan akhir siklus I peneliti menargetkan pencapaian ketuntasan sebesar 65%. Hal ini menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa belum mencapai target sehingga peneliti melanjutkan penelitian pada siklus II.
4.1.1.3Siklus II
Siklus II dilaksankan dalam dua kali pertemuan yaitu pada hari Selasa, 3 November 2015 dan Sabtu, 7 November 2015. Pada siklus II siswa mempelajari materi tentang manfaat sumber daya alam, dampak pengambilan sumber daya alam secara berlebihan, dan upaya pelestarian sumber daya alam.
4.1.1.3.1 Perencanaan
Sebelum melaksanakan penelitian tindakan kelas pada siklus II, peneliti terlebih dahulu menyiapkan perangkat pembelajaran berupa silabus, RPP, LKS, bahan ajar, dan soal evaluasi. Peneliti juga menyiapkan lembar pengamatan motivasi siswa yang diisi oleh pengamat pada setiap pertemuan, dan kuesioner motivasi siswa yang diisi oleh pengamat pada setiap pertemuan, dan kuesioner motivasi siswa yang diisi siswa pada akhir siklus II.
4.1.1.3.2 Pelaksanaan 4.1.1.3.2.1Pertemuan I
Pertemuan I dilaksanakan pada hari Selasa, 3 November 2015 pukul 07.00-08.45. Pada pertemuan ini peneliti dibantu oleh 2 teman yang bertugas mengamati motivasi siswa dan mendokumentasikan saat penelitian, serta guru kelas IV B sebagai pengamat motivasi siswa. Kegiatan awal, guru mengawali pembelajaran dengan memberikan salam pembuka, berdoa bersama yang dipimpin oleh salah satu siswa dan guru melakukan presensi. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari. Guru memberikan semangat kepada siswa dengan menyanyikan lagu
“Indonesia Raya”. Sebelum memulai pembelajaran guru bertanya jawab tentang materi yang sudah dipelajari pada siklus I.
Kegiatan inti, guru membagikan LKS kepada siswa. Guru meminta siswa untuk mengamati peta sumber daya alam di LKS. Guru mengajukan pertanyaan
kepada siswa, “Apa saja yang kalian lihat pada peta tersebut?”, “Apakah semua pulau di Indonesia menghasilkan kekayaan alam?”. Setelah selesai melakukan
tanya jawab, siswa mengisi tabel untuk mengidentifikasi kekayaan alam Negara Indonesia. Guru berkeliling untuk memantau pekerjaan siswa dan membantu siswa yang mengalami kesulitan. Selesai mengidentifikasi kekayaan alam pada peta, guru dan siswa membahas tabel. Setelah itu, guru menampilkan tentang sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan manusia dan dampak pengambilan bahan alam terhadap lingkungan. Setelah mengamati gambar dan video, siswa membuat mind map tentang dampak pengambilan bahan alam seara berlebihan terhadap keseimbangan sumber daya alam.
Kegiatan akhir, siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan. Kemudian, guru meminta siswa untuk menuliskan refleksi yang terdapat pada LKS tentang kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan. Guru memberi informasi mengenai materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya. Pembelajaran diakhiri dengan salam penutup dan mempersilahkan siswa untuk istirahat.
4.1.1.3.2.2Pertemuan 2
Pertemuan 2 dilaksanakan pada hari Sabtu, 7 November 2015 pukul 07.00-08.45. Pada pertemuan ini peneliti dibantu oleh 2 teman yang bertugas mengamati motivasi siswa dan mendokumentasikan saat penelitian, serta guru kelas IV B sebagai pengamat motivasi siswa. Kegiatan awal, guru mengawali pembelajaran
dengan memberikan salam pembuka, berdoa bersama yang dipimpin oleh salah satu siswa dan guru melakukan presensi. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari. Guru memberikan semangat kepada siswa dengan menari, sesuai video yang ditayangkan. Sebelum memulai pembelajaran guru mengingatkan kembali materi yang dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
Kegiatan inti, guru membagikan LKS kepada siswa. Guru meminta siswa
untuk membaca teks cerita tentang “Pak Sukri”. Siswa mengerjakan soal tentang
teks bacaan dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam bentuk peta pikiran. Guru memberi tugas kepada siswa untuk melakukan observasi dengan beberapa benda yang ada di sekolahnya. Siswa mengamati beberapa benda yang ada di sekolahnya, kemudia memprediksi bagaimana benda tersebut diolah. Setelah kembali ke kelas, guru dan siswa membahas benda yang ditemukan siswa dan cara pengolahannya. Setelah itu, guru menjelaskan beberapa hal tentang upaya pelestarian sumber daya alam. Guru kemudian menampilkan gambar upaya pelestarian sumber daya alam pada layar proyektor. Setelah mengamati gambar, siswa menuliskan upaya pelestarian alam yang mereka ketahui.
Kegiatan akhir, Siswa mengerjakan soal evaluasi yang berjumlah 25 soal pilihan ganda. Siswa mengerjakan soal secara individu. Setelah selesai jawaban dikumpulkan kepada guru. Setelah itu, siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan. Kemudian, guru meminta siswa untuk menuliskan refleksi yang terdapat pada LKS tentang kegiatan pembelajaran hari ini. Pada akhir pembelajaran guru membagikan kuesioner motivasi pada siswa.
Pembelajaran diakhiri dengan salam penutup dan mempersilahkan siswa untuk istirahat.
4.1.1.3.3 Pengamatan (Observasi)
Pengamaan dalam penelitian ini dilakukan pada saat proses proses pembelajaran berlangsung yang dilakukan teman peneliti dan guru kelas IV B. Pengamatan dilakukan untuk mengetahui mengamati proses pembelajaran apakah sudah sesuai atau tidak dengan rencana pembelajaran yang telah disusun. Selain itu, pengamatan dilakukan untuk mengamati motivasi belajar siswa. Observer mengamati motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran IPA dengan menggunakan media pembelajaran berbasis IT dengan menggunakan lembar pengamatan motivasi belajar siswa. Pada siklus II ini proses pembelajaran berjalan sesuai dengan RPP yang telah dibuat oleh peneliti. Saat proses pembelajaran berlangsung siswa terlihat semangat dalam mengikui pembelajaran. Siswa menjadi lebih akif dalam bertanya kepada guru.
Tabel 4.10 Capaian Kuesioner Motivasi Siswa Pada Siklus II
No Nama Kondisi Awal Siklus I Siklus II
Skor Kategori Skor Kategori Skor Kategori
1. AA 50 Rendah 63 Sedang 77 Tinggi
2. MAS 48 Rendah 65 Sedang 90 Tinggi
3. RAS 49 Rendah 78 Tinggi 81 Tinggi
4. ASB 65 Sedang 88 Tinggi 93 Tinggi
5. DNM 66 Tinggi 90 Tinggi 91 Tinggi
6. DPS 50 Rendah 79 Tinggi 88 Tinggi
7. DPN 46 Rendah 78 Tinggi 80 Tinggi
8. FMPN 70 Tinggi 91 Tinggi 92 Tinggi
9. FGR 49 Rendah 64 Sedang 75 Tinggi
10. GL 51 Rendah 80 Tinggi 82 Tinggi
11. KIP 66 Tinggi 85 Tinggi 88 Tinggi
12. MANH 52 Rendah 87 Tinggi 88 Tinggi
13. ONR 50 Rendah 63 Sedang 78 Tinggi
15. RNLI 52 Rendah 71 Tinggi 79 Tinggi
16. DAE 50 Rendah 77 Tinggi 79 Tinggi
17. AFZ 66 Tinggi 83 Tinggi 83 Tinggi
18. ADK 46 Rendah 61 Sedang 69 Tinggi
Jumlah 989 - 1382 - 1496 -
Rata-rata 54,94 Rendah 76,77 Tinggi 83,11 Tinggi Hasil perhitungan kuesioner pada kondisi awal diperoleh rata-rata skor