HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
Model yang digunakan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di MI Tegalsari Karanggede sebelum diterapkannya model Think Pair Share
adalah Pendekatan Konvensional yang sering digunakan, sehingga pemahaman siswa kurang dalam proses pembelajaran. Dari kondisi awal siswa diperoleh nilai murni siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagai pembanding antara sebelum dan sesudah diterapkannya model Think Pair Share. Adapun nilai Ketuntasan Kriteria Minimum (KKM) kelas IV MI Tegalsari pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu 70.
1.Siklus I
Pada siklus I peneliti telah menerapkan pembelajaran dengan menggunakan model Pembelajaran Think Pair Share untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV menulis pantun.
a. Data Hasil Pengamatan
Dari instrumen soal tes didapatkan nilai sebagai berikut:
Nama Nilai KET
M. Ilham Nur Hakim 80 Tuntas
M. Farid Auwalifan 80 Tuntas
Putra Ardiansyah 60 Tidak Tuntas
Toni Kurniawan 40 Tidak Tuntas
64
Ari Prakoso 80 Tuntas
Awalul Sukri Romadhon 80 Tuntas
Berliana Dwi Puspa Lintang 80 Tuntas
Bilqis khairani 100 Tuntas
Devita Aulia Setiana 80 Tuntas
Dicky Candra Sugarda 80 Tuntas
Gigih Elen Rulianto 60 Tidak Tuntas
Kamilia azizah 100 Tuntas
Meysa Nur alifa 60 Tidak Tuntas
M. Fajar Mulyanto 60 Tidak Tuntas
Nusa Septa akbari 60 Tidak Tuntas
Raysa andri Putra 80 Tuntas
Rasyad ahmad 60 Tidak Tuntas
Sifa Rahma Fauziyah 40 Tidak Tuntas
Wulan sri Lestari 100 Tuntas
Feiza Peptia Danti 80 Tuntas
Jumlah 1.540
Tuntas 61,90%
Tidak Tuntas 38,09%
Tabel 4.2 Nilai Siswa Siklus I
1) Nilai rata-rata Siklus I
M=
M=
65
2) Nilai persentase Siklus I
P = × 100%
P= × 100%
P= 61,90%
Dari data nilai Siklus I di atas dapat disimpulkan bahwa nilai siswa telah meningkat jika dibandingkan dengan pra siklus. Siswa yang tuntas pada nilai awal adalah sebanyak 6 siswa dengan nilai rata-rata 51,71 atau 28,57%, sedangkan siswa yang tidak tuntas sebanyak 15 atau 71,42%, dan siswa yang tuntas pada saat siklus I sebanyak 13 siswa atau 61,90% meningkat 7 siswa atau 33,33%, jika dibandingkan dengan nilai awal siswa. Nilai rata-rata pada siklus I adalah 73,33 atau 61,90%.
b. Lembar Pengamatan Guru Siklus I
Dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh guru sejawat yaitu ibu Jariyah, S.Pd.I (guru kelas VI) selama proses pembelajaran berlangsung pada siklus I dapat diketahui melalui tabel berikut:
No Aspek yang diamati Skor
A B C D Kemampuan guru membuka pelajaran
1. Menarik perhatian siswa √
2. Memberikan motovasi awal √ √
3. Memberikan apersepsi (kaitannya dengan materi)
√
4. Menyampaikan tujuan pembelajaran √ √
5. Memberikan acuan bahan pelajaran yang akan dipelajari
√ Sikap guru dalam proses pembelajaran
66 T a b e l T a b e l 4
Tabel 4.3 Hasil Pengamatan Guru Siklus 1
6. Kejelasan artikulasi suara √
7. Variasi gerakan badan tidak mengganggu siswa
√
8. Antusiasme dalam penampilan √
9. Mobilitas posisi belajar √
Penguasaan bahan belajar
10. Bahan belajar disajikan sesuai dengan langkah-langkah yang dibuat dalam RPP
√
11. Kejelasan dalam menjelaskan materi ajar √
12. Memiliki wawasan yang luas dalam menyampaikan bahan ajar
√ Kegiatan belajar mengajar
13. Penyajian bahan pelajaran sesuai dengan tujuan atau indikator yang telah diteteapkan
√
14. Memiliki keterampilan dalam merespon dan menanggapi pertanyaan siswa
√
15. Ketepatan dalam penggunaan alokasi waktu √
Pemanfaatan sumber belajar/media pembelajaran/alat peraga
16. Menggunakan media/alat peraga secara efektifdan efisien
√
17. Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media/alat peraga
√ Evaluasi pembelajaran
18. Penilaian relevan dengan tujuan yang telah ditetapkan
√
19. Penilaian yang diberikan sesuai dengan RPP √ Kemampuan menutup kegiatan
pembelajaran
20. Meninjau kembali materi yang telah diberikan
√
21. Memberikan kesempatan untuk bertanya dan menjawab pertanyaan
√
22. Memberikan kesimpulan kegiatan pembelajaran
√ √ Tindak lanjut/follow up
23. Memberikan tugas kepada siswa √
24. Menginformasikan materi, bahan ajar yang akan dipelajari berikutnya
√
25. Memberikan motivasi untuk selalu terus belajar
√
Jumlah 12 39 14 2
Total 67
67 Keterangan: Skor nilai: A = 4 (sangat baik) B = 3 (baik) C = 2 (cukup) D = 1 (kurang)
Kategori total kinerja guru 76-100 = baik
51-75 = sedang 25-50 = kurang
c. Lembar Observasi Siswa Siklus I
Hasil pengamatan yang dilakukan oleh guru kelas IV yaitu Ibu Siti Mahmudah S.Pd.I selama proses pembelajaran berlangsung pada siklus I dapat diketahui melalui tabel berikut:
No Kriteria Penilaian terhadap siswa
Skor
A B C D
1 Merespon apersepsi yang diberikan oleh guru
√
2 Aktif dan semangat selama proses pembelajaran Bahasa Indonesia menulis pantun
√
3 Berani bertanya dan menjawab pertanyaan tentang pantun
√
4 Berani mengungkapkan pendapat saat mengshare hasil diskusi
√
5 Bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan guru
√
6 Perhatian siswa saat pembelajaran Bahasa Indonesia menulis pantun
√
7 Keterlibatan siswa saat pembelajaran Bahasa
68
Indonesia menulis pantun 8 Keaktifan partisipasi dalam
penggunaan alat peraga
√
9 Kerjasama siswa dalam kegiatan kelompok tentang materi pantun
√
10 Menyimpulkan pelajaran yang telah dipelajari bersama dari hasil pengeshare –an setiap kelompok
√
Tabel 4.4 Lembar Pengamatan Siswa Siklus I
Keterangan: Skor Nilai A = 4 (sangat baik) B = 3 (baik) C = 2 (cukup) D = 1 (kurang) d. Refleksi
Tahap akhir dari siklus pertama ini, peneliti dapat menemukan beberapa keberhasilan yang dicapai, diantaranya:
1) Sebagian siswa antusias dan mendengarkan saat pembelajaran berlangsung.
2) Sebagian siswa aktif saat melakukan tanya jawab dan saat mengshare hasil diskusinya.
3) Sebagian siswa dapat menjawab pertanyaan yang diberikan guru.
Selain menemukan beberapa keberhasilan, peneliti juga menemukan beberapa kekurangan yang menghambat dalam pembelajaran, antara lain:
69
1) Penggunaan waktu yang kurang efektif dan efisien.
2) Terdapat siswa yang kurang memperhatikan dan main sendiri dengan teman sebangku.
3) Terdapat siswa yang tidak dapat menjawab soal dari guru. Dalam pelaksanaan siklus ini masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Selain itu, meskipun ketuntasan belajar siswa telah mengalami peningkaatan, namun belum mencapai target yaitu kurang lebih 85% ketuntasan siswa. Oleh karena itu penelitian akan dilanjutkan pada siklus II.
2.Siklus II
Pada siklus ini selain memaksimalkan penerapan penggunaan model pembelajaran Think Pair Share peneliti juga mencoba mengatasi kekurangan pada siklus sebelumnya dengan memancing siswa untuk lebih aktif.
a. Data Hasil Pengamatan
Dari instrumen soal tes didapatkan nilai sebagai berikut:
Nama Nilai KET
M. Ilham Nur Hakim 80 Tuntas
M. Farid Auwalifan 100 Tuntas
Putra Ardiansyah 80 Tuntas
Toni Kurniawan 80 Tuntas
Andika Wisnu Zulfahmi 80 Tuntas
Ari Prakoso 80 Tuntas
70
Berliana Dwi Puspa Lintang 80 Tuntas
Bilqis khairani 100 Tuntas
Devita Aulia Setiana 80 Tuntas
Dicky Candra Sugarda 80 Tuntas
Gigih Elen Rulianto 40 Tidak Tuntas
Kamilia azizah 100 Tuntas
Meysa Nur alifa 80 Tuntas
M. Fajar Mulyanto 60 Tidak Tuntas
Nusa Septa akbari 80 Tuntas
Raysa andri Putra 100 Tuntas
Rasyad ahmad 80 Tuntas
Sifa Rahma Fauziyah 80 Tuntas
Wulan sri Lestari 100 Tuntas
Feiza Peptia Danti 100 Tuntas
Jumlah 1.740
Tuntas 90,47%
Tidak Tuntas 9,52%
Tabel 4.5 Nilai Siswa Siklus II
1) Nilai rata-rata Siklus II
M=
M=
71
2) Nilai persentase Siklus II
P = × 100%
P= × 100%
P= 90,47%
Dari data di atas, dapat disimpulkan bahwa siswa mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan jauh lebih meningkat. Nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan yaitu dari 73,33 atau 61,90% menjadi 82,85 atau 90,47%. Ada juga siswa yang mendapat nilai 100, bahkan ada yang mendapat nilai 100 dari siklus I. Peningkatan ketuntasan nilai pada siklus II sebanyak 19 siswa. Namun, masih ada siswa yang belum bisa tuntas dengan nilai KKM 70 yaitu 2 siswa.
Hasil pembelajaran ini sudah memenuhi standar ideal ketuntasan belajar karena sudah mencapai nilai rata-rata 82,85 atau 90.47%. Adapun 2 siswa yang belum tuntas, menurut pengamatan guru memang kurang memiliki motivasi untuk belajar, banyak main-mainnya, tidak memperhatikan dalam mengikuti pembelajaran, dan kurang aktif pada saat pembelajaran berlangsung.
b. Lembar Pengamatan Guru Siklus II
Dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh guru sejawat yaitu ibu Jariyah, S.Pd.I (guru kelas VI) selama proses pembelajaran berlangsung pada siklus II dapat diketahui melalui tabel berikut:
72
No Aspek yang diamati Skor
A B C D Kemampuan guru membuka pelajaran
1. Menarik perhatian siswa √ √
2. Memberikan motovasi awal √
3. Memberikan apersepsi (kaitannya dengan materi)
√
4. Menyampaikan tujuan pembelajaran √
5. Memberikan acuan bahan pelajaran yang akan dipelajari
√ Sikap guru dalam proses pembelajaran
6. Kejelasan artikulasi suara √
7. Variasi gerakan badan tidak mengganggu siswa
√
8. Antusiasme dalam penampilan √ √
9. Mobilitas posisi belajar √
Penguasaan bahan belajar
10. Bahan belajar disajikan sesuai dengan langkah-langkah yang dibuat dalam RPP
√
11. Kejelasan dalam menjelaskan materi ajar √
12. Memiliki wawasan yang luas dalam menyampaikan bahan ajar
√ Kegiatan belajar mengajar
13. Penyajian bahan pelajaran sesuai dengan tujuan atau indikator yang telah diteteapkan
√
14. Memiliki keterampilan dalam merespon dan menanggapi pertanyaan siswa
√
15. Ketepatan dalam penggunaan alokasi waktu √ Pemanfaatan sumber belajar/media
pembelajaran/alat peraga
16. Menggunakan media/alat peraga secara efektifdan efisien
√
17. Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media/alat peraga
√ Evaluasi pembelajaran
18. Penilaian relevan dengan tujuan yang telah ditetapkan
√
19. Penilaian yang diberikan sesuai dengan RPP √ √ Kemampuan menutup kegiatan
pembelajaran
20. Meninjau kembali materi yang telah diberikan
√
21. Memberikan kesempatan untuk bertanya dan menjawab pertanyaan
73
Tabel 4.6 Hasil Pengamatan Guru Siklus 1I
Keterangan: Skor nilai: A = 4 (sangat baik) B = 3 (baik) C = 2 (cukup) D = 1 (kurang)
Kategori total kinerja guru 51-57 = baik
51-75 = sedang 25-50 = kurang
c. Lembar Observasi Siswa Siklus II
Hasil pengamatan yang dilakukan oleh guru kelas IV yaitu Ibu Siti Mahmudah S.Pd.I selama proses pembelajaran berlangsung pada siklus II dapat diketahui melalui tabel berikut:
No Kriteria Penilaian terhadap siswa
Skor
A B C D
1 Merespon apersepsi yang diberikan oleh guru
√
2 Aktif dan semangat selama proses pembelajaran Bahasa Indonesia menulis pantun
√
22. Memberikan kesimpulan kegiatan pembelajaran
√ Tindak lanjut/follow up
23. Memberikan tugas kepada siswa √
24. Menginformasikan materi, bahan ajar yang akan dipelajari berikutnya
√
25. Memberikan motivasi untuk selalu terus belajar
√
Jumlah 40 39 6 0
Total 85
74
3 Berani bertanya dan menjawab pertanyaan tentang pantun
√
4 Berani mengungkapkan pendapat saat mengshare hasil diskusi
√
5 Bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan guru
√
6 Perhatian siswa saat pembelajaran Bahasa Indonesia menulis pantun
√
7 Keterlibatan siswa saat pembelajaran Bahasa Indonesia menulis pantun
√
8 Keaktifan partisipasi dalam penggunaan alat peraga
√
9 Kerjasama siswa dalam kegiatan kelompok tentang materi pantun
√
10 Menyimpulkan pelajaran yang telah dipelajari bersama dari hasil pengeshare –an setiap kelompok
√
Tabel 4.7 Lembar Pengamatan Siswa Siklus II
Keterangan: Skor Nilai A = 4 (sangat baik) B = 3 (baik) C = 2 (cukup) D = 1 (kurang)
Berdasarkan pada lembar hasil peneliti yang diperoleh, nilai pada siklus II lebih meningkat jika dibandingkan dengan siklus I. Pada siklus II ini hanya dua siswa yang belum dapat mencapai ketuntasan KKM. Penelitian pada siklus I dan siklus II telah cukup untuk memperlihatkan adanya peningkatan hasil belajar, sehingga
75
peneliti tidak perlu melanjutkan ke siklus berikutnya. Pada siklus II ini, peneliti telah berhasil dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia menulis pantun melalui model Think Pair Share (TPS)
pada siswa kelas IV MI Tegalsari Karanggede Kabupaten Boyolali.