BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Setelah penulis melakukan penelitian selama kurang lebih 2 bulan dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi secara langsung, wawancara dengan beberapa informan yang terkait langsung dengan metode pendistribusian produk PT Telkomsel Area Pamasuka dan melakukan studi pustaka yang berhubungan dengan pendistribusian produk, maka penulis berhasil memperoleh data berhubungan dengan masalah yang diteliti.
Berdasarkan data yang diperoleh langsung pada lokasi penelitian, maka dalam bab ini penulis akan memaparkan sejumlah hasil penelitian tentang metode pendistribusian produk PT Telkomsel Area Pamasuka dalam Upaya memenuhi kebutuhan pasar/outlet.
1. Analisis metode pendistribusian produk terhadap upaya memenuhi kebutuhan pasar/outlet.
Berdasarkan metode pendistribusian yang telah dikemukakan sebelumnya, maka dapat dilihat pada tabel peningkatan distribusi produk.
46
47
Sumber : Canvaser Distibutor PT. Telkomsel Pamasuka, 2014
Berdasarkan tabel 1 diatas dapat dibuatkan grafik peningkatan distribusi produk pada kartu Halo sebagai berikut:
AKTIVASI
Berdasarkan tabel 1 dan grafik di atas, menunjukkan bahwa pendistribusian terhadap produk kartu halo pada minggu pertama bulan Desember 2013 sebanyak 15 pcs, meningkat pada minggu kedua sebanyak 20 pcs, minggu ketiga juga mengalami peningkatan sebanyak 23 pcs, dan minggu keempat mengalami penurunan penjualan
48
sebanyak 10 pcs, artinya pada minggu keempat jumlah penjualan menurun tetapi ini tidak merugikan pihak perusahaan dalam mendistribusikan produk ke distributor, karena produk kartu halo merupakan produk pasca bayar yaitu pengguna produk bagi kalangan menengah keatas. Penurunan pada minggu keempat tersebut disebabkan oleh sales yang bertugas menawarkan produk pasca bayar sudah sulit mendapatkan pelanggan.
Berdasarkan tabel 1 diatas dapat dibuatkan grafik peningkatan distribusi produk pada kartu Simpati sebagai berikut:
AKTIVASI
2500 2359
2000 2100
1510 1700
1500
1000 AKTIVASI
500
minggu I minggu II minggu III minggu IV
Berdasarkan tabel 1 dan grafik di atas, menunjukkan bahwa pendistribusian terhadap produk kartu Simpati pada minggu pertama bulan desember 2013 sebanyak 1.510 pcs, meningkat pada minggu kedua sebanyak 1.700 pcs, minggu ketiga dan
49
keempat meningkat sebanyak 2.100 pcs dan 2.359 pcs, artinya peningkatan jumlah penjualan produk simpati pada bulan desember 2013 sebesar 20 % perminggu.
Berdasarkan tabel 1 diatas dapat dibuatkan grafik peningkatan distribusi produk pada kartu As sebagai berikut:
AKTIVASI
Berdasarkan tabel 1 dan grafik diatas, menunjukkan bahwa pendistribusian produk kartu As pada minggu pertama bulan Desember 2013 sebanyak 1.500 pcs, meningkat pada minggu kedua sebanyak 2.100 pcs, kemudian pada minggu ketiga dan keempat sebanyak 2.350 pcs dan 2.595 pcs, artinya pada bulan Desember 2014 penjualan produk kartu Simpati mengalami peningkatan penjualan setiap minggunya sebesar 25 %.
50
Untuk pendistribusian produk pada bulan Januari 2014, dapat terlihat pada tabel 2. Performance Sales Team PT. Telkomsel Pamasuka sebagai berikut:
Minggu Produk
Sumber : Canvaser Distibutor PT. Telkomsel Pamasuka, 2014
Berdasarkan tabel 2 diatas dapat dibuatkan grafik peningkatan distribusi produk pada kartu Halo sebagai berikut:
AKTIVASI
Berdasarkan tabel 2 dan grafik di atas menunjukkan bahwa pendistribusian terhadap produk kartu halo pada minggu pertama bulan Januari 2014 sebanyak 16 pcs, meningkat pada minggu kedua sebanyak 21 pcs, minggu ketiga juga mengalami peningkatan sebanyak 24 pcs, dan minggu keempat mengalami penurunan penjualan
51
sebanyak 18 pcs, artinya pada minggu keempat jumlah penjualan menurun.
Penurunan pada minggu keempat tersebut disebabkan oleh sales yang bertugas menawarkan produk pasca bayar sudah sulit mendapatkan pelanggan.
Berdasarkan tabel 2 diatas dapat dibuatkan grafik peningkatan distribusi produk pada kartu Simpati sebagai berikut:
AKTIVASI
Berdasarkan tabel 2 dan grafik diatas menunjukkan bahwa pendistribusian produk kartu simpati pada minggu pertama bulan Januari 2014 sebanyak 3.000 pcs, meningkat pada minggu kedua sebanyak 3.450 pcs, kemudian pada minggu ketiga dan keempat sebanyak 4.580 pcs dan 4.891 pcs, artinya pada bulan januari 2014 penjualan produk kartu Simpati mengalami peningkatan penjualan setiap minggunya 30 %.
52
Berdasarkan tabel 2 diatas dapat dibuatkan grafik peningkatan distribusi produk pada kartu As sebagai berikut:
AKTIVASI
Berdasarkan tabel 2 dan grafik diatas menunjukkan bahwa pendistribusian produk kartu As pada minggu pertama bulan Januari 2014 sebanyak 1.500 pcs, meningkat pada minggu kedua sebanyak 2.380 pcs, kemudian pada minggu ketiga dan keempat sebanyak 3.560 pcs dan 3.569 pcs, artinya pada bulan Januari 2014 penjualan produk kartu As mengalami peningkatan penjualan setiap minggunya sebesar 35%.
Selanjutnya pendistribusian produk pada bulan februari 2014, dapat terlihat pada tabel 3 Performance Sales Team PT. Telkomsel Pamasuka sebagai berikut:
53
Sumber : Canvaser Distibutor PT. Telkomsel Pamasuka, 2014
Berdasarkan tabel 3 diatas dapat dibuatkan grafik peningkatan distribusi produk pada kartu Halo sebagai berikut:
AKTIVASI
Berdasarkan tabel 3 dan grafik di atas menunjukkan bahwa pendistribusian terhadap produk kartu halo pada minggu pertama sebanyak 18 pcs, meningkat pada minggu kedua sebanyak 23 pcs, minggu ketiga juga mengalami peningkatan sebanyak 29 pcs, dan minggu keempat mengalami penurunan penjualan sebanyak 20
54
pcs, artinya pada minggu keempat jumlah penjualan menurun. Penurunan pada minggu keempat tersebut disebabkan oleh sales yang bertugas menawarkan produk pasca bayar sudah sulit mendapatkan pelanggan.
Berdasarkan tabel 3 diatas dapat dibuatkan grafik peningkatan distribusi produk pada kartu Simpati sebagai berikut:
AKTIVASI
5000
4000 3560 3598
3000 3210
2000
AKTIVASI .
2050
1000
minggu I minggu II minggu III minggu IV
pendistribusian produk kartu simpati pada minggu pertama bulan Februari 2014 sebanyak 2.050 pcs, meningkat pada minggu kedua sebanyak 3.210 pcs, kemudian pada minggu ketiga dan keempat sebanyak 3.560 pcs dan 3.598 pcs, artinya pada bulan Februari 2014 penjualan produk kartu Simpati mengalami peningkatan penjualan setiap minggunya sebesar 35 %.
55
Berdasarkan tabel 3 diatas dapat dibuatkan grafik peningkatan distribusi produk pada kartu As sebagai berikut:
AKTIVASI
5000 4580
4000 4490
3000 2950 3580
2000
AKTIVASI .
1000
minggu I minggu II minggu III minggu IV
pendistribusian produk kartu As pada minggu pertama bulan Februari 2014 sebanyak 2.950 pcs, meningkat pada minggu kedua sebanyak 3.580 pcs, kemudian pada minggu ketiga dan keempat sebanyak 4.490 pcs dan 4.580 pcs, artinya pada bulan februari 2014 penjualan produk kartu As mengalami peningkatan penjualan setiap minggunya sebesar 40%.
56
2. Daftar Penentuan Tarif Produk Telkomsel a. Kartu Halo
Layanan Tarif (Rp) Keterangan
TELEPON
Sesama Telkomsel 700/Menit
Time Unit 30 detik
Operator lain PSTN/CDMA 1,000/Menit
Time Unit 30 detik
SMS
Sesama Telkomsel 150/SMS -
Operator lain / CDMA 175/SMS -
International 500/SMS -
MMS 1,100 -
INTERNET 125.000/Bulan Unlimited
b. Kartu Simpati
Layanan Tarif (Rp) Keterangan
TELEPON
Sesama Telkomsel Rp 165/10 detik untuk 120 detik pertama Skema berulang
selanjutnya Rp 6/10 detik s.d. 300 detik.
Operator lain
PSTN/CDMA Rp 990 / 30 detik untuk 120 detik pertama Skema berulang
selanjutnya Rp 17 / 30 detik s. d. 300 dtk.
SMS
Sesama Telkomsel Rp. 150/SMS -
Operator lain / CDMA Rp 150/SMS -
International Rp 600/SMS -
MMS Rp 1,500/ MMS (300 KB) -
INTERNET 99.000 3 bulan Kuota 6 Gb
57
c. Kartu As
Layanan Tarif (Rp) Keterangan
TELEPON
1. Kantor Distribusi Telkomsel Pamasuka
Koperasi Telekomunikasi seluler (KISEL) adalah lembaga penyedia jasa Distribution Chanel (penjualan dan distribusi), layanan umum dan layanan infrastuktur telekomunikasi. Dengan jaringan kantor operasional sebanyak 58 buah kantor wilayah/cabang yang tersebar dari provinsi Nangroe Aceh Darussalam hingga provinsi Papua dan didukung oleh 3.778 orang anggota dengan mayoritas anggota adalah karyawan telkomsel.
Secara umum bisnis Distribusi Chanel menjadi medium bagi industry telco untuk menyalurkan produknya dari pusat metropolitan sampai kepelosok negeri.
Telco Infrastruktur menjadi medium bagi operator telco untuk menyelesaikan