BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
Berdasarkan kesepakatan dengan guru kelas pelaksanaan penelitian dimulai pada hari Kamis tanggal 3 Mei 2012. Penelitian tindakan dilaksanakan dalam 2 siklus dan tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Tiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Banyakan dengan jumlah siswa 20 anak yang terdiri dari 11 siswa putra dan 9 siswa putri.
Adapun pelaksanaan penelitian dituliskan pada tabel berikut. Tabel 6: Waktu Pelaksanaan Penelitian
Siklus Pertemuan ke - Hari/Tanggal
I II 1 2 1 2 Kamis, 3 Mei 2012 Senin, 7 Mei 2012 Kamis, 10 Mei 2012 Senin, 14 Mei 2012 Siklus I 1. Perencanaan
Sebelum melaksanakan penelitian, peneliti mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam penelitian. Tahap perencanaan yang telah dibuat juga dikonsultasikan dengan guru kelas. Dalam perencanaan siklus 1 peneliti mempersiapkan materi pembelajaran tentang pengaruh gaya terhadap gerak suatu benda, membuat RPP dan silabus, menyiapkan media pembelajaran , lembar kerja siswa, dan instrument yang sudah diuji validitasnya, serta menentukan jadwal pelaksanaan tindakan.
2. Pelaksanaan Tindakan
Pembelajaran pada siklus 1 dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 3 Mei 2012. Pembelajaran berlangsung dengan metode demonstrasi eksperimen yang berpedoman pada RPP yang dibuat oleh peneliti. Siklus 1 dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan dengan 4 JP (4x35 menit). Dalam pembelajaran kali ini siswa diajak belajar menggunakan metode baru yang berbeda dengan biasanya yaitu dengan metode demonstrasi eksperimen. Pada kegiatan awal peneliti menanyakan hal-hal yang dilakukan siswa sehari-hari yang ada hubungannya dengan gaya, kemudian menghubungkan dengan materi pelajaran yang akan dipelajari yaitu tentang pengaruh gaya terhadap gerak suatu benda. Pada kegiatan inti siswa dibagi dalam kelompok, setiap kelompok beranggotakan 5 siswa. Kelompok ditugaskan untuk mendiskusikan LKS dan melakukan percobaan dengan menggunakan alat yang sudah disediakan, serta mendiskusikan hasil percobaan,kemudian mempresentasikan di depan kelas.
3. Observasi
a. Pengamatan terhadap prestasi belajar
Selama melaksanakan tindakan dan selama siswa mengerjakan evaluasi, peneliti sekaligus mengadakan pengamatan yang dibantu oleh guru kelas.Selama pembelajaran berlangsung peneliti menemukan beberapa siswa yang aktif merespon pertanyaan yang diberikan oleh guru, siswa terlibat dalam penggunaan media yang digunakan oleh guru, siswa aktif mengikuti diskusi kelompok dan aktif mencari sumber dan mengisi LKS. Dalam wawancara dengan rugu siswa aktif merespon pertanyaan
yang diberikan oleh guru. Berdasarkan pengamatan ,baik pengamatan peneliti dengan pengamatan guru tidak jauh berbeda namun masih belum memenuhi apa yang diharapkan. Keberanian bertanya dan berpendapat. Berdasarkan pengamatan dari peneliti masih banyak siswa yang tidak berani menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru. Siswa belum berani mengungkapkan pendapat, usul, atau ide. Siswa belum berani menanggapi pendapat temannya. Berdasarkan dari hasil pengamatan di atas diperoleh gambaran bahwa keberanian bertanya dan berpendapat masih sangat rendah. Siswa belum memiliki keberaniaan untuk mengungkapkan pendapat atau sekedar bertanya dari proses pembelajaran serta siswa belum mau menjelaskan kepada teman yang belum paham. Ketika bekerja dalam kelompok siswa sudah mau mendengarkan usul dari teman namun dalam penyampaian hasil diskusi siswa masih nampak gugup dan ragu-ragu.Hal ini terlihat dari suara siswa yang kurang bisa didengar oleh seluruh siswa . Peneliti meminta beberapa perwakilan siswa untuk membaca ulang.
Pada akhir siklus pertama ini, peneliti memberi soal evaluasi untuk mengetahui tingkat prestasi siswa apakah meningkat di kondisi awal. Hasil ulangan pada siklus I dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 7: Hasil Ulangan Pada Siklus I
No Nama Nilai Ketuntasan Ya Tidak
1 AS 65 v
2 AA 55 V
3 AF 55 V
5 AW 70 V 6 AN 90 V 7 DS 60 V 8 DA 75 V 9 SD 70 V 10 SF 50 V 11 ME 45 V 12 MA 40 V 13 EL 60 V 14 LD 85 V 15 LT 70 V 16 PB 70 V 17 SP 55 V 18 GD 85 V 19 WA 80 V 20 SK 60 V Rata-rata 65,5
Presentase siswa mencapai KKM
55% 45%
Dari hasil ulangan siswa pada tabel 7 diperoleh nilai rata-rata kelas mencapai 65,5 melebihi nilai rata-rata kondisi awal yaitu 57. Dari hasil ulangan tersebut siswa yang mendapat nilai 65 atau lebih adalah 11 siswa atau 55% dari jumlah seluruh siswa. Nilai rata-rata kelas pada siklus 1 belum memenuhi target pada siklus berikutnya yaitu 70, maka penelitian ini dilanjutkan pada siklus 2.
b. Pengamatan terhadap proses pmbelajaran :
Berdasarkan hasil wawancara guru dan siswa dapat diterangkan sebagai berikut:
1) Hasil wawancara peneliti dengan guru
a) Siswa belum melaksanakan instruksi dan dalam menjawab pertanyaan masih bersama-sama . Siswa belum berani menyampaikan pertanyaan.
b) Siswa sudah dilibatkan dalam penggunaan media c) Siswa sudah mengikuti diskusi namun belum maksimal d) Pemanfaatan buku sumber dan LKS perlu ditingkatkan
e) Dalam penyampaian hasil diskusi siswa masih tampak malu-malu, tergesa-gesa, dan harus ditunjuk guru.
2) Hasil wawancara peneliti dengan siswa
a) Siswa takut salah jika menjawab pertanyaan
b) Siswa merasa senang ketika disuruh memilih mengerjakan c) Siswa mengikuti diskusi kelompok
d) Siswa belum membaca buku
e) Siswa merasa malu jika ingin mengajukan pertanyaan dan menyampaikan hasil diskusi
f) Siswa sudah memberikan kesempatan pada teman satu kelompok untuk berpendapat
4. Refleksi
Dalam pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode demostrasi eksperimen yang sudah berjalan dengan baik adalah sebagai berikut:
a. Siswa aktif melakukan percobaan b. Siswa bekerja sama dengan kelompok c. Media digunakan secara efektif
Hal-hal yang tidak berjalan dengan baik adalah sebagai berikut:
a. Sebagian siswa masih kurang serius dalam melaksanakan percobaan b. Siswa belum maksimal dalam menggunakan buku pedoman
c. Siswa belum maksimal dalam membaca buku sumber.
Siklus II
1. Perencanaan
Sebelum melaksanakan penelitian, peneliti mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam penelitian. Tahap perencanaan yang dibuat dikonsultasikan dengan guru kelas. Dalam perencanaan siklus II peneliti mempersiapkan materi pembelajaran, silabus, media pembelajaran, lembar kerja siswa, dan instrument yang sudah diuji validitasnya, serta menentukan jadwal pelaksanaan tindakan.
2. Pelaksanaan Tindakan
Pembelajaran pada siklus II dilaksanakan pada hari Kamis Tnggal 10 Mei 2012. Pembelajaran dilaksanakan dengan metode demonstrasi eksperimen yang berpedoman pada RPP yang dibuat oleh peneliti. Siklus II dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan dengan 4 JP (4x 35 menit). Dalam awal pembelajaran guru mrnanyakan hal-hal yang telah dipelajari pada siklus I di pertemuan minggu lalu. Pada kegiatan inti siswa dibagi dalam beberapa kelompok, tiap kelompok terdiri dari 3 siswa.Setelah dikelompokkan siswa diberi tugas untuk mendiskusikan lembar kerja .Secara berkelompok siswa melakukan percobaan dengan media yang sudah tersedia mengenai materi pengaruh gaya terhadap perubahan gerak suatu benda. Selesai melakukan
percobaan siswa mempresentasikan hasil kerja kelompok tersebut. Siswa yang lain memberikan tanggapan tentang hasil yang dipaparkan oleh kelompok tersebut dan guru memberikan tanggapan juga penjelasan secara singkat.
3. Pengamatan
Pengamatan terhadap prestasi belajar
Selama melaksanakan tindakan dan selama siswa mengerjakan evaluasi, peneliti sekaligus mengadakan pengamatan. Selama pembelajaran berlangsung dalam siklus II siswa secara aktif melakukan percobaan dan merespon pertanyaan-pertanyaan yang diajukan guru selama melaksanakan percobaan. Siswa aktif mengikuti diskusi kelompok dan aktif mencari sumber untuk mengisi LKS. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti sudah banyak siswa yang berani menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru.Sebagian besar siswa sudah mau mengungkapkan pendapat, usul atau ide. Siswa sudah terlibat dalam menjawab dan menanggapi pendapat temannya.Berdasarkan dari hasil pengamatan di atas diperoleh gambaran bahwa keberanian siswa dalam menjawab pertanyaan dan berpendapat sudah meningkat dibandingkan waktu pembelajaran pada siklus I. Pada akhir siklus II ini, peneliti memberi soal evaluasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan. Hasil evaluasi pada siklus II dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 8: Hasil Ulangan Pada Siklus II
No Nama Nilai Ketuntasan Ya Tidak 1 AS 70 V 2 AA 80 V 3 AF 85 V 4 AD 85 V 5 AW 85 V 6 AN 80 V 7 DS 100 V 8 DA 75 V 9 SD 85 V 10 SF 65 V 11 ME 65 V 12 MA 60 V 13 EL 75 V 14 LD 85 V 15 LT 65 V 16 PB 90 V 17 SP 60 V 18 GD 90 V 19 WA 80 V 20 SK 80 V Rata-rata 78
Presentase siswa mencapai KKM
90% 10%
Dari hasil evaluasi siswa pada tabel 8 diperoleh nilai rata-rata kelas mencapai 78 melebihi nilai rata-rata pada siklus I yaitu 65,5. Dari hasil evaluasi tersebut siswa yang mendapat nilai 65 atau lebih adalah 18 siswa atau 90% dari jumlah siswa. Sedangkan yang nilainya masih dibawah atau kurang dari 65 ada 2 siswa atau 10% dari jumlah siswa. Maka nilai rata-rata pada siklus II sudah memenuhi target yang diharapkan pada indikotor di atas.
Usaha yang dilakukan oleh peneliti antara lain: a. Menyiapkan media yang lebih menarik
b. Peneliti lebih mengaktifkan siswa dalam diskusi
c. Mengubah anggota kelompok dengan jumlah yang lebih sedikit d. Peneliti akan mengelola waktu yang lebih baik dalam pembelajaran e. Memberi waktu berfikir kepada anak dan tidak melempar pertanyaan
secara terburu-buru
f. Menggunakan LKS dan buku pelajaran sebagai media secara optimal 4. Refleksi
Dalam pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode demonstrasi eksperimen pada siklus II yang sudah berjalan dengan baik adalah sebagai berikut :
a. Siswa aktif melakukan percobaan
b. Siswa antusias dalam mengamati percobaan c. Siswa dapat bekerjasama secara optimal d. Siswa menggunakan media secara efektif.
Hal-hal yang tidak berjalan dengan baik dalam pembelajaran adalah sebagai berikut:
a. Sebagian siswa ada yang kurang memperhatikan proses percobaan b. Sebagian siswa ada yang belum bisa mengganakan media