4.1 Hasil
4.1.1 Karakteristik Responden
Responden dalam penelitian ini berjumlah 40 orang yang diberi perlakuan pemberian terapi musik instrumental dan terapi musik klasik. Kelompok musik instrumental berjumlah 20 orang sedangkan kelompok klasik berjumlah 20 orang, dengan karakteristik pasien dengan luka post
op, belum pernah dilakukan terapi musik instrumental atau musik klasik,
bersedia menjadi subjek penelitian, responden berada di RSUD Wonogiri dan jenis kelamin.
4.1.1.1 Distribusi Jumlah Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel 4.1. Distribusi jumlah responden kelompok instrumental berdasarkan jenis kelamin di RSUD Wonogiri tahun 2014.
No Jenis kelamin Jumlah Persentase (%)
1 Laki-laki 12 60%
2 Perempuan 8 40%
Jumlah 20 100%
Tabel 4.2. Distribusi jumlah responden Kelompok Klasik berdasarkan jenis kelamin di RSUD Wonogiri tahun 2014.
No Jenis Kelamin Jumlah Persentase
1 Laki-laki 11 55%
2 Perempuan 9 45%
Berdasarkan tabel 4.1 dan tabel 4.2 dapat diketahui bahwa responden yang terbanyak pada kedua kelompok adalah berjenis kelamin laki-laki dengan rincian pada kelompok terapi musik instrumental sebanyak 12 orang sedangkan dikelompok terapi musik klasik sebanyak 11 orang dengan jumlah presentase keseluruhan sebanyak 57%. Jenis kelamin perempuan pada kelompok terapi musik instrumental sebanyak 8 orang sedangkan dikelompok terapi musik klasik sebanyak 9 orang dengan jumlah presentase keseluruhan sebanyak 43%.
4.1.1.2 Distribusi Jumlah Responden Berdasarkan umur
Tabel 4.3. Distribusi jumlah responden kelompok instrumental berdasarkan umur di RSUD Wonogiri tahun 2014
No Kategori Umur Jumlah Persentase
1 12 - 31 tahun 2 10%
2 32 – 51 tahun 3 15%
3 52 – 71 tahun 9 45%
4 72 – 95 tahun 6 30%
Jumlah 20 100%
Tabel 4.4. Distribusi jumlah responden kelompok klasik berdasarkan umur di RSUD Wonogiri tahun 2014.
No Kategori Umur Jumlah Persentase
1 12 – 31 tahun 4 20%
2 32 – 51 tahun 8 40%
3 52 -71 tahun 6 30%
4 72 – 95 tahun 2 10%
Jumlah 20 100%
Berdasarkan tabel 4.3 dan tabel 4.4 dapat diketahui bahwa responden dari kedua kelompok rata-rata kategori umur 52 -71 tahun dengan rincian pada kelompok terapi musik instrumental sebanyak 9 orang sedangkan dikelompok terapi musik klasik sebanyak 6 orang dengan jumlah persentase keseluruhan sebanyak 28% (15 orang). Untuk keseluruhan kategori umur 12 - 31 tahun
54
sebanyak 15 % (6 orang), kategori umur 32 - 51 tahun sebanyak 27% (11 orang), dan kategori umur 72 - 95 tahun sebanyak 20% (8 orang).
4.1.1.3 Distribusi Jumlah Responden Berdasarkan Pendidikan
Tabel 4.5. Distribusi jumlah responden kelompok instrumental berdasarkan pendidikan di RSUD Wonogiri tahun 2014.
No Pendidikan Jumlah Persentase
1 Tidak Sekolah 1 orang 5%
2 SD 11 orang 55%
3 SMP 4 orang 20%
4 SMA/SMK 4 orang 20%
Jumlah 20 100%
Tabel 4.6. Distribusi jumlah responden kelompok klasik berdasarkan pendidikan di RSUD Wonogiri tahun 2014.
No Pendidikan Jumlah Persentase
1 Tidak Sekolah 0 orang 0%
2 SD 9 orang 45%
3 SMP 5 orang 25%
4 SMA/SMK 6 orang 30%
Jumlah 20 100%
Berdasarkan tabel 4.5 dan tabel 4.6 dapat diketahui bahwa responden yang terbanyak pada kedua kelompok adalah berpendidikan SD dengan rincian pada kelompok terapi musik instrumental sebanyak 11 orang sedangkan dikelompok terapi musik klasik sebanyak 9 orang dengan jumlah presentase keseluruhan sebanyak 50%. Pendidikan tidak sekolah hanya terdapat 1 orang (2%) di kelompok instrumental. Responden dengan pendidikan SMP dari kedua kelompok berjumlah 9 orang (23%) dan responden dengan pendidikan SMA/SMK jumlah keseluuhan 10 orang (25%).
4.1.2 Analisa Univariat
Pengaruh nyeri saat Wound Care dengan pemberian terapi musik.
Responden dalam penelitian ini mengalami penurunan nyeri yang berbeda-beda setelah diberikan terapi musik instrumental dan terapi musik klasik akibat Wound care pada pasien post op diruang Mawar RSUD Dr.Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.
Tabel 4.7 skala nyeri dengan terapi musik instrumental diruang Mawar RSUD Dr.Soediran Mangun Sumarso Wonogiri tahun 2014
Klasifikasi nyeri
Jenis kelamin Jumlah %
L P Tidak nyeri 0 0 0 0% Nyeri ringan 10 5 15 75% Nyeri sedang 2 3 5 25% Nyeri berat 0 0 0 0% Jumlah 12 8 20 100%
Berdasarkan tabel 4.7 dapat diketahui bahwa responden yang terbanyak mengalami nyeri ringan sebanyak 15 orang (75%) dan nyeri sedang sebanyak 5 orang (25%), sedangkan tidak ada yang mengalami nyeri berat
Tabel 4.8 skala nyeri dengan terapi musik klasik diruang Mawar RSUD Dr.Soediran Mangun Sumarso Wonogiri tahun 2014
Klasifikasi nyeri
Jenis kelamin Jumlah %
L P Tidak nyeri 0 0 0 0% Nyeri ringan 5 1 6 30% Nyeri sedang 6 6 12 60% Nyeri berat 0 2 2 10% Jumlah 11 9 20 100%
56
Berdasarkan tabel 4.8 dapat diketahui bahwa responden yang terbanyak mengalami nyeri sedang sebanyak 12 orang (60%) dan nyeri ringan sebanyak 6 orang (30%), sedangkan yang mengalami nyeri berat sebanyak 2 orang (10%). Tabel 4.9. Distribusi skala nyeri dengan terapi musik instrumental dan musik klasik
diruang Mawar RSUD Dr.Soediran Mangun Sumarso Wonogiri tahun 2014 Klasifikasi Nyeri Musik Instrumental Klasik Jumlah % Jumlah % Tidak nyeri 0 0% 0 0% Nyeri ringan 15 75% 6 30% Nyeri sedang 5 25% 12 60% Nyeri berat 0 0% 2 10% Jumlah 20 100% 20 100%
Berdasarkan tabel 4.9 diperoleh bahwa penurunan nyeri akibat Wound
Care pada pasien post op diruang Mawar RSUD Dr.Soediran Mangun Sumarso
Wonogiri setelah diberikan terapi musik dibagi dalam beberapa kategori tingkat nyeri, pada hasil penelitian ini tingkat nyeri responden lebih banyak terdapat pada kategori tingkat nyeri ringan, hal itu dapat terlihat dari presentase yang diperoleh yaitu 52%, untuk nyeri sedang dapat diperoleh 43% dan untuk berat yaitu 5%.
Kelompok perlakuan terapi musik instrumental yang mengalami nyeri saat
wound care hanya terdapat nyeri ringan dan nyeri sedang. Nyeri ringan sebanyak
15 orang (75%) dan untuk nyeri sedang yaitu 5 orang (25%).
Kelompok perlakuan terapi musik Klasik yang mengalami nyeri saat
Wound Care terbagi dalam beberapa kategori yaituu nyeri ringan, nyeri sedang
sedang saat dilakukan terapi musik klasik lebih banyak yaitu 12 orang (60%) dan untuk nyeri berat terdapat 2 orang (10%).
4.1.3 Analisa Bivariat
1. Hasil Uji Kolmogorov-Smirnov Test
Tabel 4.10 Uji Normalitas Data
Berdasarkan hasil uji Kolmogorov hasil nilai p dari nyeri instrumental 0,016 di mana < 0,05 yang artinya data berdistribusi tidak normal, sedangkan dari nyeri klasik 0,727 dimana >0,05 yang artinya data berdistribusi normal. Hal ini menunjukan bahwa Ha ditolak yang artinya data berdistribusi tidak normal. Sehingga uji bivariat yang dilakukan dengan uji u mann whitney
2. Hasil Test Statistik pada Uji U Mann-Whitney
Setelah dilakukan test Uji U Mann-Whitney berdasarkan dari
tabel hasil Statistik pada nilai p 0,017, yang berarti < 0,05 maka terdapat
perbedaan bermakna antara dua kelompok atau yang berarti Ha diterima
yang artinya ada pengaruh pemberian terapi musik instrumental dan musik klasik terhadap penurunan nyeri saat wound care pada pasien post op.
nyeri_instrumen nyeri_klasik
Asymp. Sig. (2-tailed)
58 BAB V