HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
IV.1 Hasil Penelitian
IV.2.1 Pengujian Hipotesis
IV.2.1.1 Hasil Uji Hipotesis Pertama
Hipotesis pertama menyatakan bahwa motivasi (X1), persepsi (X2), dan sikap (X3) berpengaruh terhadap keputusan konsumen memilih (Y) jasa pengiriman paket pada PT. Pos Indonesia (Persero) Medan.
Berdasarkan hasil regresi data primer yang telah diolah dengan menggunakan program SPSS versi 12, diperoleh hasil regresi linier berganda pada Tabel IV.33 berikut:
Tabel IV.33 Hasil Regresi Linier Berganda
Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients
B Std. Error Beta
(Constant) ,332 ,860
Motivasi ,249 ,092 ,278
Persepsi ,222 ,080 ,267
Sikap ,446 ,119 ,355
a Dependent Variable: Keputusan memilih Sumber: Hasil Penelitian, 2008 (Data Diolah)
Berdasarkan Tabel IV.33 di atas maka persamaan regresi linier berganda dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
Y = 0,332 + 0,249 X1 + 0,222 X2 + 0,446 X3
Keputusan konsumen memilih = 0,332 + 0,249 motivasi + 0,222 persepsi + 0,446 sikap
Pada persamaan tersebut dapat dilihat bahwa motivasi (X1), persepsi (X2), dan sikap (X3) berpengaruh positif terhadap naik atau turunnya variabel terikat yaitu keputusan memilih (Y). Hal ini terbukti dari koefisien persamaan regresi linier berganda yang masing-masing mempunyai kontribusi terhadap naik atau turunnya variabel terikat.
Untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas yaitu motivasi (X1), persepsi (X2), dan sikap (X3) terhadap keputusan konsumen memilih (Y) dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi (R2) pada Tabel IV.34 berikut:
Tabel IV.34 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model R R Square Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
,812(a) ,660 ,648 1,453
a Predictors: (Constant), Sikap, Persepsi, Motivasi b Dependent Variable: Keputusan memilih
Dari Tabel IV.34 dapat dilihat bahwa nilai koefisisen determinasi (R2) sebesar 0,660 atau 66,0%. Ini memberi arti bahwa 66% variabel terikat yaitu keputusan memilih (Y) dapat dijelaskan oleh motivasi (X1), persepsi (X2), dan sikap (X3), sedangkan sisanya sebesar 34% merupakan variabel yang tidak diteliti dalam model penelitian ini seperti proses belajar konsumen dan pengetahuan konsumen terhadap pemilihan jasa.
Hipotesis pertama untuk pengujian secara serempak dan parsial.
1. Uji F (Uji Serempak)
Hipotesis penelitian yang dipergunakan dalam uji F, yaitu:
H0 : b1,b2,b3 = 0 (motivasi, persepsi, dan sikap secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap keputusan memillih konsumen).
H1 : b1,b2,b3≠ 0 (motivasi, persepsi, dan sikap secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan memilih konsumen).
Dengan kriteria pengambilan keputusan: H0 diterima jika Fhitung < Ftabel pada = 5%
H0 ditolak (H1 diterima) jika Fhitung > Ftabel pada = 5%
Hasil uji F (Uji Serempak) dapat dilihat pada Tabel IV.35 berikut: Tabel IV.35 Hasil Uji Serempak
Model
Sum of
Squares df Mean Square F Sig.
Regression 372,443 3 124,148 58,783 ,000(a)
Residual 192,189 91 2,112
Total 564,632 94
a Predictors: (Constant), Sikap, Persepsi, Motivasi b Dependent Variable: Keputusan memilih
Dari Tabel IV.35 diperoleh nilai Fhitung sebesar 58,783 dengan signifikansi 0,000. Sedangkan nilai Ftabel pada tingkat kepercayaan 95% ( = 0,05) maka diperoleh nilai Ftabel 0,05 (3,91) = 2,70. Dengan demikian Fhitung > Ftabel, yaitu 58,783 > 2,70. Oleh karena itu maka H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti bahwa motivasi (X1), persepsi (X2), dan sikap (X3) berpengaruh highly significant terhadap keputusan memilih (Y) jasa pengiriman paket pada PT. Pos Indonesia (Persero) Medan. Hal ini juga dapat dilihat dari nilai signifikansi pada uji F yaitu 0,000 yang lebih kecil daripada = 0,05. Makna highly significant menunjukkan bahwa motivasi, persepsi, dan sikap berpengaruh sangat nyata secara bersama-sama terhadap keputusan konsumen memilih jasa pengiriman paket pada PT. Pos Indonesia (Persero) Medan, sehingga dengan demikian semakin baik motivasi, persepsi konsumen terhadap PT. Pos Indonesia (Persero) Medan juga didukung oleh layanan petugasnya yang tanggap dan memuaskan tentu dapat mempengaruhi sikap konsumen terhadap jasa pengiriman paket pada PT. Pos Indonesia (Persero) Medan, maka keputusan untuk memilih jasa tersebut akan semakin meningkat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen yang memutuskan memilih jasa pengiriman paket pada PT. Pos Indonesia (Persero) Medan karena kepercayaan konsumen terhadap prestasi dan kualitas pelayanan layanan paket berdasarkan ketepatan waktu pengiriman sampai ke tujuan maupun berdasarkan jaminan keamanan dan kondisi paket yang dikirim tidak mengalami kerusakan, berkurang ataupun hilang. Selain itu pelayanan yang diberikan oleh petugas yang tanggap dan ramah pada loket pelayanan paket juga dapat mempengaruhi sikap konsumen untuk
pengiriman dan kenyamanan sewaktu melakukan transaksi pengiriman. Sehingga konsumen percaya memutuskan untuk memilih kembali dan tetap menggunakan jasa pengiriman paket pada PT. Pos Indonesia (Persero) Medan.
2. Uji t (Uji Parsial)
Hipotesis penelitian yang digunakan dalam Uji t yaitu:
H0 : bi = 0 ; (Faktor-faktor yang terdiri dari motivasi, persepsi, dan sikap tidak berpengaruh secara parsial terhadap keputusan memilih konsumen)
H1 : bi ≠ 0 ; (Faktor-faktor yang terdiri dari motivasi, persepsi, dan sikap berpengaruh secara parsial terhadap keputusan memilih
konsumen)
Dengan kriteria pengambilan keputusan yaitu: H0 diterima jika -ttabel ≤ thitung≤ ttabel pada = 5%
H0 ditolak (H1 diterima) jika thitung < -ttabel atau thitung > ttabel pada = 5% Hasil uji t (Uji Parsial) dapat dilihat pada Tabel IV.36 sebagai berikut:
Tabel IV.36 Hasil Uji Parsial Hipotesis Pertama Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta (Constant) ,332 ,860 ,386 ,700 Motivasi ,249 ,092 ,278 2,711 ,008 Persepsi ,222 ,080 ,267 2,780 ,007 Sikap ,446 ,119 ,355 3,734 ,000
a Dependent Variable: Keputusan memilih Sumber: Hasil Penelitian, 2008 (Data Diolah)
Secara parsial pada Tabel IV.36 menunjukkan hasil dari nilai thitung setiap variabel bebas. Nilai thitung akan dibandingkan dengan nilai ttabel pada tingkat
kepercayaan 95% ( = 0,05) diperoleh nilai ttabel (0,025;91) = 1,98. Untuk variabel motivasi (X1) diperoleh nilai thitung 2,711, karena thitung > ttabel yaitu 2,711 > 1,98 maka H0 ditolak dan H1 diterima, berarti motivasi berpengaruh terhadap keputusan memilih. Untuk melihat signifikansi dari variabel motivasi diperoleh tingkat signifikansi 0,008 jika dibandingkan dengan tingkat kepercayaan 95% ( = 0,05), berarti variabel motivasi dalam penelitian ini signifikan karena nilai signifikansi 0,008 < 0,05. Dari persamaan regresi linier di atas menunjukkan bahwa koefisien regresi motivasi (X1) mempunyai tanda positif. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi yang didasarkan atas kesesuaian harga, kemudahan mencapai lokasi, pengaruh orang lain, pengalaman dan tingkat kebutuhan sangat mempengaruhi peningkatan akan keputusan memilih(Y) terhadap jasa pengiriman paket pada perusahaan tersebut.
Pengaruh parsial dari variabel persepsi (X2) diperoleh dengan nilai thitung
sebesar 2,780 dengan demikian thitung > ttabel yaitu 2,780 > 1,98 maka H0 ditolak dan H1 diterima, berarti variabel persepsi berpengaruh terhadap variabel keputusan memilih (Y) perusahaan jasa pengiriman paket. Untuk melihat signifikansi dari variabel persepsi diperoleh tingkat signifikansi 0,007 jika dibandingkan dengan tingkat kepercayaan 95% ( = 0,05), berarti variabel persepsi dalam penelitian ini mempunyai pengaruh signifikan karena nilai signifikansi 0,007 < 0,05. Dari koefisien regresi yang menunjukkan tanda positif, hal ini menunjukkan bahwa tingkat pelayanan, ketepatan waktu, jaminan kondisi dan jangkauan pelayanan mempengaruhi citra perusahaan untuk meningkatkan terhadap pemilihan jasa pengiriman paket pada PT. Pos Indonesia (Persero) Medan. Pelayanan yang
memuaskan dan jangkauan yang luas akan meningkatkan persepsi konsumen akan citra dari perusahaan tersebut.
Variabel sikap (X3) diperoleh dengan nilai thitung sebesar 3,734 dengan demikian thitung > ttabel yaitu 3,734 > 1,98 maka H0 ditolak dan H1 diterima, berarti variabel persepsi berpengaruh dan highly significant terhadap variabel keputusan memilih (Y) perusahaan jasa pengiriman paket. Untuk melihat signifikansi dari variabel sikap diperoleh tingkat signifikansi 0,000 jika dibandingkan dengan tingkat kepercayaan 95% ( = 0,05), berarti bahwa variabel sikap konsumen dalam penelitian ini mempunyai pengaruh signifikan karena nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dari persamaan regresi linier berganda bahwa koefisien variabel sikap (X3) bertanda positif. Hal ini menunjukkan bahwa sikap konsumen untuk keyakinan dan percaya untuk memilih kembali akan mempengaruhi keputusan memilih konsumen untuk tetap memilih jasa pengiriman paket pada PT. Pos Indonesia (Persero) Medan. Sikap konsumen ini berkaitan dengan keyakinan konsumen untuk memilih dan kepercayaan konsumen untuk tetap memililh bahkan merekomendasikan kepada konsumen yang lain dan tentunya akan mempengaruhi terhadap peningkatan permintaan jasa pengiriman paket pada PT. Pos Indonesia (Persero) Medan. Dalam hal pengiriman paket yang cepat, tepat dan terjamin, konsumen jasa biasanya lebih bergantung pada promosi dari mulut ke mulut daripada iklan perusahaan jasa, petugas yang tanggap dan ramah, suasana loket pelayanan pengiriman paket dengan menyediakan ruang tunggu yang nyaman akan mempengaruhi motivasi konsumen memutuskan jasa pengiriman paket yang akan dipilihnya dengan persepsi konsumen berdasarkan pengalaman konsumen tersebut sehingga mengambil sikap menentukan keputusan
pemilihannya. Konsumen sangat mengandalkan harga, personalia, dan petunjuk fisik untuk menilai jasa. Bila konsumen puas, mereka sangat setia pada penyedia jasa.