• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Uji Normalitas dan Homogenitas Varians

BAB 3. TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN

5.1 Hasil Uji Normalitas dan Homogenitas Varians

Tabel 5.1 Hasil uji normalitas keterampilan mengajar kelas eksperimen kelompok kecil dan eksperimen secara individu

Keterampilan Kelompok mengajar Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Hasil keterampila n mengajar

pretest kelompok kecil .257 20 .275 .856 20 .655

pretest kelompok individu .257 20 .125 .869 20 .113

postest kelompok kecil .188 20 .062 .910 20 .063

postest kelompok individu .152 20 .200* .960 20 .536

*. This is a lower bound of the true significance.

a. Lilliefors Significance Correction

Tabel 5.1 di atas menunjukkan bahwa hasil uji normalitas keterampilan mengajar kelas eksperimen kelompok kecil sebelum (pretest) dan kelas eksperimen individu sebelum (pretest), selanjutnya kelas eksperimen kelompok kecil sesudah (postest) dan kelas eksperimen individu sesudah (postsest). Semua kelompok keterampilan mengajar diperoleh nilai Asymp. Sig > 0.05 maka data hasil keterampilan kedua kelompok tersebut berdistribusi normal.

Tabel 5.2 Hasil uji homogeneity of Variance keterampilan mengajar kelas eksperimen kelompok kecil dan eksperimen secara individu

Levene Statistic

df1 df2 Sig.

Hasil keterampilan mengajar

Based on Mean 6.026 3 76 .597

Based on Median 2.824 3 76 .544

Based on Median and with adjusted df 2.824 3 45.204 .549

Based on trimmed mean 5.565 3 76 .417

Berdasarkan tabel 5.2 di atas dapat diketahui hasil uji homogenitas varians keterampilan mengajar kelas eksperimen kelompok kecil sebelum (pretest) dan kelas eksperimen

21

individu sebelum (pretest), selanjutnya kelas eksperimen kelompok kecil sesudah (postest) dan kelas eksperimen individu sesudah (postsest) dengan menggunakan uji Levene Statistic Test diperoleh nilai sig. > 0.05 maka data hasil keterampilan kedua kelompok tersebut homogen.

Table 5.3 Uji t-test kelas eksperimen kelompok kecil sebelum dan sesudah

Mean N Std. Deviation Std. Error Mean

t-hitung Sig.

Pair 1

Hasil keterampilan mengajar kelompok kecil sebelum

75.3000 20 2.20883 .49391 -11.088 0.000

Hasil keterampilan mengajar kelompok kecil sesudah

85.4150 20 4.87823 1.09081

Berdasarkan tabel 5.3 di atas dapat dipaparkan bahwa jumlah sampel kelas eksperimen kelompok kecil berjumlah 20 orang. Diperoleh hasil bahwa kelas eksperimen kelompok kecil sebelum besaran nilai mean dan standar deviasi adalah 75.3 ± 2.208, standar eror mean sebesar 0.493. Sedangkan hasil sesudah diperoleh nilai mean 85.41 ± 4.87, standar eror mean sebesar 1.098. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pengajaran otentik dari youtube berbasis diskusi kelompok kecil dapat meningkatkan hasil keterampilan guru Bahasa Inggris pemula dalam memperbaiki keterampilan mengajarnya, dapat diketahui dari besaran nilai mean terjadi peningkatan dan standar deviasi menyebar dari rata-rata yang diperoleh. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pengajaran otentik dari youtube dilakukan analisis data menggunakan uji paired sampel t-test, berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai t hitung > t tabel dan Sig. (2- tailed) < 0.05. Oleh karena nilai 11.088 > 2.024 dan Sig. (2- tailed) 0,000 <

taraf nyata (α= 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh yang signifikan. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh penggunaan model pengajaran otentik dari youtube berbasis diskusi kelompok kecil dalam upaya meningkatkan keterampilan mengajar guru Bahasa Inggris pemula.

22

Tabel 5.4 Uji t-test kelas eksperimen kelompok individu sebelum dan sesudah

Mean N Std. Deviation Std. Error Mean

t-hitung Sig.

Pair 1

Hasil keterampilan mengajar kelompok individu sebelum

75.2750 20 2.25058 .50325 1.388 0.214

Hasil keterampilan mengajar kelompok individu sesudah

82.3900 20 2.34967 .52540

Berdasarkan tabel 5.4 di atas dapat dipaparkan bahwa jumlah sampel kelas eksperimen kelompok individu berjumlah 20 orang. Diperoleh hasil bahwa kelas eksperimen kelompok individu sebelum besaran nilai mean dan standar deviasi adalah 75.27 ± 2.250, standar eror mean sebesar 0.50. Sedangkan hasil sesudah diperoleh nilai mean 85.39 ± 2.34, standar eror mean sebesar 0.524. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pengajaran otentik dari youtube berbasis diskusi kelompok individu dapat meningkatkan hasil keterampilan guru Bahasa Inggris pemula, tetapi peningkatannya tidak signifikan, Untuk mengetahui ada tidaknya signifikan pengaruh model pengajaran otentik dari youtube dilakukan analisis data menggunakan uji paired sampel t-test, berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai t hitung < t tabel dan Sig. (2- tailed) > 0.05. Oleh karena nilai 1.388 < 2.024 dan Sig. (2- tailed) 0,214 > taraf nyata (α= 0,05) maka Ho diterima dan Ha ditolak yang artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan model pengajaran otentik dari youtube berbasis diskusi kelompok individu dalam upaya meningkatkan keterampilan mengajar guru Bahasa Inggris pemula.

Tabel 5.5 Uji t-test kelas eksperimen kelompok kecil dan kelompok individu

kelas N Mean Std.

Deviation

Std. Error Mean

t-hitung Sig.

Hasil keterampilan mengajar

kelompok kecil dan individu

kelas kelompok kecil

20 85.4150 4.87823 1.09081 2.498 0.017

kelas kelompok individu

20 82.3900 2.34967 .52540

23

Berdasarkan tabel 5.5 di atas diperoleh hasil Sig. (2- tailed) adalah 0,017. Karena nilai Sig. (2- tailed) 0,027 < taraf nyata (a= 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan model pengajaran otentik dari youtube berbasis diskusi kelompok kecil dan kelompok individu dalam upaya meningkatkan keterampilan mengajar guru Bahasa Inggris pemula. Oleh karena itu kelompok diskusi kecil cenderung lebih baik karena nilai mean lebih besar dibandingkan kelompok individu.

Tabel 5.6 Uji Multivariat ANOVA (Uji F)

Effect Value F Hypothesis df Error df Sig.

Intercept

Pillai's Trace .998 10074.413b 2.000 37.000 .000

Wilks' Lambda .002 10074.413b 2.000 37.000 .000

Hotelling's Trace 544.563 10074.413b 2.000 37.000 .000 Roy's Largest Root 544.563 10074.413b 2.000 37.000 .000

Kelas

Pillai's Trace .144 4.120b 2.000 37.000 .036

Wilks' Lambda .856 4.120b 2.000 37.000 .036

Hotelling's Trace .169 4.120b 2.000 37.000 .036

Roy's Largest Root .169 4.120b 2.000 37.000 .036

a. Design: Intercept + Kelas b. Exact statistic

Berdasarkan tabel 5.6 di atas uji Multivariate Anova menunjukkan bahwa hasil uji pengaruh secara bersama-sama antara media video youtube terhadap motivasi mengajar dengan menggunakan Uji Multivariate Anova (Manova) atau Uji F. Dari tabel tersebut diketahui nilai F-hitung sebesar 4,120 dan nilai F-tabel sebesar 4,10 dengan nilai p sebesar 0,036. Karena nilai F-hitung > F-tabel atau nilai p < 0,05 maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh penggunaan model pengajaran otentik dari youtube berbasis diskusi kelompok kecil terhadap motivasi dalam upaya meningkatkan keterampilan mengajar guru Bahasa Inggris pemula.

24

Tabel 5.7 Data Gain Pretest dan Posttest Hasil keterampilan mengajar kelas eksperimen kelompok kecil

No Kelas Pretest Postest

Postest-Pretest 100-Pretest N-Gain Kategori

N-Gain Persentase

1 1 73,5 87,8 14,3 26,5 0,54 sedang 53,96

2 1 72 82 10 28 0,36 sedang 35,71

3 1 73,5 90 16,5 26,5 0,62 sedang 62,26

4 1 72 79 7 28 0,25 rendah 25

5 1 74 83 9 26 0,35 sedang 34,62

6 1 76,5 92 15,5 23,5 0,66 sedang 65,96

7 1 77,5 87,5 10 22,5 0,44 sedang 44,44

8 1 72 75 3 28 0,11 rendah 10,71

9 1 78,5 88 9,5 21,5 0,44 sedang 44,19

10 1 76,5 85 8,5 23,5 0,36 sedang 36,17

11 1 76,5 84 7,5 23,5 0,32 sedang 31,91

12 1 77 87 10 23 0,43 sedang 43,48

13 1 76 82 6 24 0,25 rendah 25

14 1 77 87 10 23 0,43 sedang 43,48

15 1 77 88 11 23 0,48 sedang 47,83

16 1 77 92 15 23 0,65 sedang 65,22

17 1 76,5 90 13,5 23,5 0,57 sedang 57,45

18 1 77,5 86,5 9 22,5 0,4 sedang 40

19 1 72 87,5 15,5 28 0,55 sedang 55,36

20 1 73,5 75 1,5 26,5 0,06 rendah 5,66

0,4135 Sedang

Tinggi Sedang Rendah Jumlah

0 17 3 20

Tabel 5.8 Data Gain Pretest dan Posttest Hasil keterampilan mengajar kelas eksperimen kelompok individu

Nomo

r Kelas Pretest Postest

Postest-Pretest

100-Pretest N-Gain Kategori

N-Gain Persentas

e

1 2 73,5 83,3 9,8 26,5 0,37 sedang 36,98

2 2 72 80,5 8,5 28 0,3 sedang 30,36

3 2 73,5 85,5 12 26,5 0,45 sedang 45,28

4 2 71,5 75,5 4 28,5 0,14 Rendah 14,04

5 2 74 81,5 7,5 26 0,29 Rendah 28,85

6 2 76,5 86 9,5 23,5 0,4 sedang 40,43

7 2 77,5 81,5 4 22,5 0,18 Rendah 17,78

8 2 72 77 5 28 0,18 Rendah 17,86

9 2 78,5 84,5 6 21,5 0,28 Rendah 27,91

10 2 76,5 81,5 5 23,5 0,21 Rendah 21,28

25

11 2 76,5 82 5,5 23,5 0,23 Rendah 23,4

12 2 77 83 6 23 0,26 Rendah 26,09

13 2 76 80,5 4,5 24 0,19 Rendah 18,75

14 2 77 83,5 6,5 23 0,28 Rendah 28,26

15 2 77 83,5 6,5 23 0,28 Rendah 28,26

16 2 77 84,5 7,5 23 0,33 sedang 32,61

17 2 76,5 84 7,5 23,5 0,32 sedang 31,91

18 2 77,5 83 5,5 22,5 0,24 Rendah 24,44

19 2 72 84,5 12,5 28 0,45 sedang 44,64

20 2 73,5 78,5 5 26,5 0,19 Rendah 18,87

0,2785 Rendah

Tinggi Sedang Rendah Jumlah

0 7 13 20

Uji N-gain skor digunakan ketika terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata nilai pretest dan posttest pada masing-masing kelompok. Dari kedua tabel diatas memang terlihat kelas eksperimen kelompok kecil lebih baik dibandingkan kelompok individu karena kelompok kecil termasuk kategori sedang hasil keterampilannya sedangkan kelompok individu termasuk kategori rendah.

Dari hasil yang telah dicapai, penelitian ini juga melihat hasil penelitian terkait dengan keterampilan mengajar mana yang paling dominan meningkat. Hasil tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 5.1 Keterampilan yang paling dominan meningkat

Berdasarkan gambar 5.1 diagram batang di atas dapat menampilkan perbandingan rerata keterampilan kelas eksperimen kelompok kecil postest dan kelas eksperimen individu

87.1 86.8

82.25

84.25

76 78 80 82 84 86 88

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Kelompok Kecil vs Kelompok Individu

Postest Kelompok Kecil Postest Kelompok Individu

26

postest. Secara umum hasil keterampilan kelompok kecil lebih tinggi (diagram batang berwarna merah) dibandingan kelompok individu (diagram batang berwarna biru).

Keterampilan mengajar pada kelompok eksperimen kelompok kecil paling dominan berada pada explaining skill (keterampilan menjelaskan) diperoleh nilai rata-rata 87.1, selanjutnya pada keterampilan conclusion (kesimpulan) diperoleh nilai rata-rata 86,8.

Sedangkan kelompok individu secara umum terlihat jelas lebih rendah.