• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Pelaksanaan Penelitian

B. Analisa Data dan Pembahasan

3) Hasil Wawancara

Wawancara dilakukan terhadap 3 orang siswa, yang dipilih

berdasarkan tingkat prestasi yang berbeda yaitu tinggi, sedang,

maupun rendah. Dari setiap prestasi yang berbeda, pewawancara

mewawancarai 1 orang untuk setiap tingkat prestasi. Tingkat

prestasi ini diperoleh dari hasil belajar siswa selama Siklus I.

Wawancara dilakukan setelah Siklus II berakhir. Garis besar hasil

61

Tabel 13. Garis Besar Wawancara

No. Pertanyaan Jawaban

Responden 1 Responden 2 Responden 3

1. Dalam pelaksanaan kegiatan belajar dan pembelajaran dengan kegiatan Think Pair Share, bagaimanakah perasaanmu?

senang, model mudah diterima senang, suasana menjadi baru senang

2. Apakah anda mencari pustaka ketika mengerjakan LKS? Mengapa demikian?

iya, karena untuk mencari referensi yang dapat dipercaya

iya, untuk menambah pengetahuan dan referensi yang beda – beda

iya, karena butuh 3. Apakah yang diperoleh siswa dalam

pelaksanaan diskusi dan presentasi?

tahu bersama dan bisa saling menambahkan

diskusi bisa saling tukar pikiran, presentasi bisa melatih mental

menambah wawasan dan mengetahui pendapat teman yang lain

4. Apakah Think Pair Share, menjadi kegiatan pembelajaran yang

menyenangkan? Mengapa demikian?

menyenangkan , tidak membuat bosan menyenangkan, dapat suasana baru menyenangkan

5. Bagaimana cara anda mengatasi perbedaan pendapat selama kegiatan berdiskusi berlangsung?

cari referensi dari buku, mendiskusikan kembali, mencari jalan keluar

mendiskusikan bersama, mencari jalan keluar

memakai kedua jawaban 6. Apa yang anda suka dari kegiatan

pembelajaran ini?

diskusi, presentasi presentasi, menanggapi pertanyaan presentasi 7. Kesulitan apa yang anda rasakan dalam

kegiatan pembelajaran ini? Mengapa demikian?

belum ada kesulitan, karena memiliki kemampuan yang lebih untuk

menerima ilmu yang sifatnya teori

tidak, karena sudah pernah mendapatkan materi di SD dan SMP

Ya kurang

memahami, karena tidak terbiasa dengan pemberian soal secara terus menerus 8. Usaha apa yang anda lakukan untuk

memperoleh nilai

tertinggi/terendah/sedang?

memahami materi dengan cara memperhatikan ketika dikelas dan mengulanginya kembali ketika dirumah

belajar, memperhatikan ketika guru menerangkan dan bertanya ketika ada kesempatan

belajar dan bertanya ke teman

Hasil wawancara diatas mewakili respon siswa terhadap

pembalajaran menggunakan Model Kooperative tipe Think Pair Share

(TPS). Berdasarkan tabel tersebut sebagian besar siswa merasa senang

karena mendapatkan suasana yang baru, bahkan ada responden yang

mengatakan bahwa mudah menerima pembelajaran dengan

menggunakan Model Kooperative tipe Think Pair Share (TPS) serta

semua responden menyukai kegiatan diskusi dan presentasi bahkan ada

salah satu responden yang senang menanggapi pertanyaan. Diskusi dan

presentasi bagi sebagian besar responden bermanfaat baik untuk tukar

pikiran, menambah wawasan dan pengetahuan, mengetahui pendapat

orang lain serta mampu melatih mental baik dalam berdiskusi maupun

presentasi. Disamping itu menurut responden dengan diskusi dan

presentasi siswa menjadi sama-sama mengetahui dan dapat saling

tukar menukar pengetahuan antar siswa.

Dalam melakukan diskusi ketiga responden untuk mengatasi

perbedaan pendapat dengan pasangan diskusi memiliki cara yang

berbeda-beda. Responden pertama mengatasinya dengan terlebih

dahulu mencari referensi kemudian mendiskusikan kembali untuk

mencari jalan keluar yang terbaik, sedangkan untuk responden kedua

mengatasinya dengan mendiskusikan kembali dengan pasangan

kemudian mencari jalan keluar yang terbaik. Sedangkan responden

Dalam mengerjakan LKS sebagian besar responden menggunakan

buku untuk mencari referensi, bahkan ada salah satu responden yang

menggunakan lebih dari satu buku.

Sebagian besar responden menyatakan belum mengalami kesulitan

dalam memahami materi dan dalam mengikuti pembelajaran, namun 1

responden mengalami kesulitan yaitu kurang memahami materi karena

kurang terbiasa dengan kegiatan pembelajaran yang memberikan soal

secara terus menerus. Untuk memperoleh nilai dan memahami materi

sebagian besar siswa menyatakan dengan memperhatikan guru, belajar

dan bertanya jika kurang jelas baik kepada guru maupun teman yang

lain. Akan tetapi ada satu orang responden yang memiliki cara berbeda

untuk memperoleh nilai dan memahami materi yaitu dengan cara

memperhatikan dan menerima yang dapat diterima ketika guru

menjelaskan, namun bagi yang belum bisa dipahami dan diterima

maka responden akan membaca dan mengulanginya kembali ketika

dirumah.

b. Pembahasan Aspek Afektif

Peningkatan aktivitas siswa yang dapat mendukung pemahaman

kognitif siswa diketahui dari hasil observasi pengamatan menunjukkan

bahwa pada Siklus I siswa memiliki aktivitas yang tinggi dan keaktifan

meningkat pada Siklus II. Hal ini juga didukung dengan hasil

kuesioner reflektif siswa yang menunjukkan kategori respon aktivitas

yang tinggi terhadap kegiatan selama pembelajaran.

Hasil pengamatan terhadap aktivitas siswa menunjukkan bahwa

tinggi pada Siklus II. Hasil ini telah memenuhi target penelitian yaitu

60 % siswa memiliki tingkat aktivitas tinggi karena rata-rata skor

klasikal telah memenuhi kriteria tersebut.

Skor cenderung mengalami kenaikan, namun ada beberapa

pernyataan yang memiliki skor tetap pada Siklus I maupun Siklus 2

yaitu pada pernyataan no. a aspek 1” siswa mempersiapkan alat /bahan yang dibutuhkan termasuk buku, alat tulis dll”. Hal ini dikarenakan

siswa baru datang dan akan memulai kegiatan pembelajaran, sehingga

belum terlalu memperhatikan guru, terlebih di setiap pertemuan kedua

baik pada Siklus I maupun Siklus II siswa masih teringat dengan mata

pelajaran sebelumnya.

Dari hasil kuesioner reflektif Siklus I maupun Siklus II, siswa telah

menyatakan telah memiliki sikap yang aktif dalam mengikuti proses

pembelajaran. Hal ini diketahui dari kategori respon siswa yang Tinggi

baik dalam Siklus I maupun II, yang berarti siswa menyatakan telah

aktif mengikuti pembelajaran pada Siklus I dan lebih aktif lagi pada

Siklus II.

Hasil wawancara juga menunjukkan tanggapan siswa yang positif

terhadap aktivitas yang dilaksanakan dalam pembelajaran. Siswa

merasa senang dalam melaksanakan kegiatan yang bervariasi, yang

berkorelasi positif dengan tingginya aktivitas siswa. Kegiatan yang

bervariasi dan baru membuat siswa lebih aktif dalam belajar, tidak

bosan dan merasa tertantang.

Berdasarkan hasil pengamatan aktivitas siswa, hasil respon siswa

mengalami peningkatan dan telah memenuhi target penelitian yaitu

sekurang-kurangnya 60 %. Hal ini diperkuat dengan grafik

perbandingan tingkat aktivitas dan respon aktivitas siswa pada Siklus I

dan Siklus II. Adapun grafik tingkat aktivitas yaitu sebagai berikut.

Grafik 3. Perbandingan Prosentase Tingkat Aktivitas Siswa

Grafik 4. Perbandingan Respons Aktivitas Siswa

Ketiga tabel menunjukkan adanya peningkatan aktivitas siswa dari

Siklus I dan Siklus II.

Hal ini berarti penelitian ini berhasil meningkatkan pemahaman

dan aktivitas siswa melalui kegiatan Think Pair Share (TPS) yang

67 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN