BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Penelitian ini telah dilaksanankan mulai tanggal 25 Januari 2018 sampai dengan 26 Januari 2018. Pelaksanaan penelitian ini bertempat di SMA Negeri 2 Barru, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru dengan menggunakan metode penelitian deskriptif. Data diperoleh menggunakan kuesioner yang terdiri dari lima bagian yaitu karakteristik responden, hubungan keluarga terhadap bullying, teman sebaya terhadap bullying, media tehadap bullying dan perilaku bullying. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 75 responden dengan menggunakan metode stratified random sampling dan telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.
Langkah awal yang dilakukan oleh peneliti yaitu memberikan penjelasan tentang penelitian yang akan dilaksanakan kepada responden, peneliti meminta izin kepada responden, setelah responden setuju kemudian diberi lembar persetujuan untuk ditanda tangani, kemudian dilakukan pengisian kuesioner. Setelah semua data terkumpul kemudian diolah dan hasil penelitian di sajikan dalam bentuk tabel distribusi sebagai berikut:
50 1. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin, Kelas, Memiliki
Kelompok / Geng dan Jenis Keluarga.
Tabel 5.1
Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Karakteristik Siswa di SMAN 2 Barru, Kabupaten Barru (n = 75)
Karakteristik Responden f %
Jenis Kelamin
Laki-laki 25 33,3
Perempuan 50 66,7
Kelas
X MIPA 47 62,7
X IPS 28 37,3
Memiliki Kelompok/geng
Ya 75 100
Jenis Keluarga
Keluarga Biologis 65 86,7
Bukan Orang Tua Biologis 10 13,3
Keluarga Tiri 0 0
Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 5.1 menunjukkan bahwa dari 75 responden, diketahui jenis kelamin responden terbanyak yaitu Perempuan sebanyak 66,7 % (50 responden), Berdasarkan tingkatan kelas, paling banyak responden berada di kelas X MIPA yaitu sebanyak 62,7 % (47 responden). Responden semuanya memiliki Kelompok/Geng 100 % (75 responden), Berdasarkan Jenis Keluarga, Mayoritas responden tinggal bersama dengan Keluarga Biologis yaitu sebanyak 86,7 % (65 responden).
51 2. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Hubungan Keluarga pada Siswa SMAN 2 Barru, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru.
Tabel 5.2
Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Hubungan Keluarga pada Siswa SMAN 2 Barru, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru (n = 75)
Hubungan Keluarga f %
Kurang Baik 15 20
Baik 60 80
Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 5.2 menunjukkan bahwa dari 75 responden didapatkan hasil yaitu sebanyak 20 % (15 responden) memiliki hubungan keluarga kurang baik dan sebanyak 80 % (60 responden) memiliki hubungan keluarga baik.
52 3. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Teman Sebaya dengan Perilaku Bullying di SMAN 2 Barru, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru.
Tabel 5.3
Distribusi Frekuensi Berdasarkan Teman Sebaya Dengan Perilaku Bullying pada Siswa di SMAN 2 Barru, Kecamtan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru (n
= 75)
Teman Sebaya f %
Memiliki Teman Sebaya 75 100
Asal Teman Sebaya
Sekolah Yang Sama 55 73,3
Sekolah Lain 1 1,3
Tidak Sekolah 0 0
Semua Ada 19 25,3
Pengaruh Teman Sebaya
Tidak Dipengaruhi 19 25,3
Dipengaruhi 56 74,7
Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 5.3 menunjukkan bahwa dari 75 responden sebanyak 100 % (75 responden) memiliki Teman Sebaya yang dekat, yang berarti semua responden memiliki teman sebaya yang dekat dengan mereka, Selanjutnya sebanyak 73,3 % (55 responden) memiliki Teman Sebaya yang dekat berasal dari Sekolah yang sama, Sekolah Lain sebanyak 1,3 % (1 responden), Semua ada yang sudah termasuk dari sekolah yang sama, sekolah lain dan tidak sekolah
53 sebanyak 25,3 % (19 responden) dan sebanyak 25,3 % (19 responden) yang tidak dipengaruhi oleh Teman Sebaya, sedangkan sebanyak 74,7
% (56 responden) dipengaruhi oleh Teman Sebaya.
54 4. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pengaruh Media Terhadap Perilaku Bullying di SMAN 2 Barru, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru.
Tabel 5.4
Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pengaruh Media Terhadap Perilaku Bullying pada Siswa di SMAN 2 Barru,Kecamatan Soppeng Riaja,
Kabupaten Barru (n = 75)
Media f %
Tidak dipengaruhi oleh media 31 41,3
Dipengaruhi oleh media 44 58,7
Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 5.4 menunjukkan bahwa dari 75 responden, didapatkan responden yang tidak dipengaruh oleh media sebanyak 41,3 % (31 responden) sedangkan responden yang dipengaruh oleh media sebanyak 58,7 % (44 responden).
55 5. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pelaku dan Korban
Bullying di SMAN 2 Barru, Kabupaten Barru.
a. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pelaku Bullying pada Siswa di SMAN 2 Barru, Kabupaten Barru.
Tabel 5.5
Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pelaku Bullying pada Siswa di SMAN 2 Barru, Kabupaten Barru (n = 75)
Pelaku f %
Tidak Melakukan Bullying 25 33,3
Melakukan Bullying 50 66,7
Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 5.5 menunjukkan bahwa dari 75 responden, didapatkan Pelaku sebanyak 33,3 % (25 responden) tidak melakukan perilaku bullying dan sebanyak 66,7 % (50 responden) melakukan perilaku bullying.
56 b. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Korban Bullying
pada Siswa di SMAN 2 Barru, Kabupaten Barru.
Tabel 5.6
Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Korban Bullying pada Siswa di SMAN 2 Barru, Kabupaten Barru (n = 75)
Korban f %
Korban Bullying 75 100
Bukan Korban Bullying 0 0
Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 5.6 menunjukkan bahwa responden yang menjadi korban bullying sebanyak 100 % (75 responden) atau semua responden pernah menjadi korban bullying.
57 6. Hasil Crosstabulasi Pelaku Bullying Berdasarkan Hubungan Keluarga, Pengaruh Teman Sebaya Yang Dekat dan Pengaruh Media di SMAN 2 Barru, Kabupaten Barru.
a. Distribusi Frekuensi Pelaku Berdasarkan Hubungan Keluarga Terhadap Perilaku Bullying di SMAN 2 Barru, Kabupaten Barru.
Tabel 5.7
Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Hubungan Keluarga Terhadap Perilaku Bullying pada Siswa di SMAN 2 Barru, Kabupaten
Barru (n = 75)
Hubungan
Keluarga
Kategori Pelaku
Total Bukan
Pelaku Pelaku Nilai
P f % f % f % Hubungan Keluarga Kurang
Baik 9 60 6 40 15
100 0,014 Hubungan Keluarga Baik 16 26,7 44 73,3 60 100 Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 5.7 menunjukkan hasil uji analisis Chi Square yang menunjukkan bahwa adanya hubungan yang
bermakna pada Hubungan Keluarga responden terhadap perilaku bullying dengan nilai P=0,014 (P<0,05). Sebanyak 73,3 % (44
responden) yang memiliki hubungan keluarga yang baik tetapi menjadi pelaku bullying
.
58 b. Distribusi Frekuensi Pelaku Berdasarkan Pengaruh Teman Sebaya
Yang Dekat Terhadap Perilaku Bullying di SMAN 2 Barru, Kabupaten Barru.
Tabel 5.8
Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pengaruh Teman Sebaya Yang Dekat Terhadap Perilaku Bullying pada Siswa di
SMAN 2 Barru, Kabupaten Barru (n = 75)
Teman Sebaya
Kategori Pelaku
Total Bukan
Pelaku Pelaku Nilai P f % f % F % Tidak Dipengaruhi
Teman Sebaya 16 84,2 3 15,8 19
100 0,000 Dipengaruhi Teman
Sebaya 9 16,1 47 83,9 56 100
Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 5.8 menunjukkan hasil uji analisis Chi Square yang menunjukkan bahwa adanya hubungan yang sangat
bermakna pada Pengaruh Teman Sebaya Dekat responden yang terhadap perilaku bullying dengan nilai P=0,000 (P<0,05).
Sebanyak 83,9 % (47 responden) menjadi Pelaku Bullying yang diperngaruhi oleh teman sebaya yang dekat.
59 c. Distribusi Frekuensi Pelaku Berdasarkan Pengaruh Media
Terhadap Perilaku Bullying di SMAN 2 Barru, Kabupaten Barru.
Tabel 5.9
Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pengaruh Media Terhadap Perilaku Bullying pada Siswa di SMAN 2 Barru,
Kabupaten Barru (n = 75)
Media
Kategori Pelaku
Total Bukan
Pelaku Pelaku Nilai P f % f % f % Tidak dipengaruhi
oleh media 6 19,4 25 80,6 31 100
0,031 Dipengaruhi oleh
media 19 43,2 25 56,8 44 100
Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 5.9 menunjukkan hasil uji analisis Chi Square yang menunjukkan bahwa adanya hubungan yang sangat
bermakna pada Pengaruh Media pada responden terhadap perilaku bullying dengan nilai P=0,031 (P<0,05).
Sebanyak 56,8 % (25 responden) menjadi Pelaku Bullying dari pengaruh Media.
60